Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kuliner

Intermi, Mie Instan yang Tidak Terkenal, tapi Penyelamat Manusia yang Dihajar Krisis Ekonomi

Mochamad Firman Kaisa oleh Mochamad Firman Kaisa
5 Agustus 2025
A A
Intermi, Mie Instan yang Tidak Terkenal, tapi Penyelamat Manusia yang Dihajar Krisis Ekonomi

Intermi, Mie Instan yang Tidak Terkenal, tapi Penyelamat Manusia yang Dihajar Krisis Ekonomi

Share on FacebookShare on Twitter

Kita hidup di negeri di mana tanggal muda bikin semua terasa mungkin, dan tanggal tua bikin mie instan terasa seperti oase di tengah padang gersang. Tapi dari sekian banyak mie instan yang meramaikan rak minimarket, ada satu nama yang jarang kelihatan tapi selalu punya tempat istimewa di hati anak kos. Intermi, murah, enak, dan nggak banyak tingkah.

Anehnya, mie yang sering jadi penolong di hari-hari kritis ini justru nggak dijual luas. Nggak nongol di Indomaret, nggak pula nongkrong di Alfamart. Dia eksis tapi seperti cinta diam-diam, nggak semua orang tahu. Sekalinya tahu, nggak bisa lepas. Lalu kenapa Intermi seperti disembunyikan dari rak-rak ritel modern yang mudah dijangkau? Padahal jika dijual secara luas akan menjadi komoditas yang banyak dicari, terutama oleh anak kos.

Apa sih Intermi itu?

Intermi adalah produk mie instan dari PT Indofood CBP Sukses Makmur, perusahaan yang juga melahirkan Indomie, Supermi, dan Sarimi. Secara garis keturunan, dia adik jauh dari Indomie. Kalau Indomie anak kesayangan yang semua keinginannya dikabulkan, sedangkan Intermi, ibarat anak yang hanya dipenuhi kebutuhan pokoknya saja. Meski demikian keduanya tetap anak Indofood.

Jika ngomongin fisiknya, berat bersih Intermi sekitar 65 gram per bungkus, lebih kecil dibanding Indomie yang berkisar 80-85 gram. Bumbu yang disediakan pun minimalis, bubuk rasa, minyak, dan cabai kering. Tidak ada bawang goreng, tidak ada saus, pun tidak ada iklan besar-besaran seperti Indomie. Tapi justru di situ letak efisiensinya. Semua yang kamu butuhkan untuk bertahan hidup di ujung bulan, cukup tersedia dalam satu bungkus Intermi yang sederhana.

Soal rasa, jangan buru-buru meremehkan. Meskipun sederhana, mie ini masih layak dinikmati tanpa perlu ditambah ini itu. Buat anak kos yang sudah lihai berkreasi, Intermi ini seperti kanvas kosong, bisa ditambah sawi atau irisan cabai sisa beli gorengan kemarin.

Harga dan rasa yang nggak main-main

Salah satu alasan utama Intermi digandrungi adalah harganya. Rata-rata dijual di kisaran 1.300 sampai 1.500 per bungkus. Kalau beli satu dus isi 40, bisa dapat harga 57 ribuan saja. Bandingkan dengan Indomie yang bisa dua kali lipatnya. Dari sisi ini saja, Intermi sudah jelas unggul buat yang perlu makan dua kali sehari sambil nunggu awal bulan.

Rasa? Lumayan. Nggak bisa dibilang luar biasa, tapi untuk harga segitu, performanya sangat bisa diandalkan. Banyak pengulas di blog dan YouTube bilang, rasa nggak kalah sama Indomie, cuma ya beda bumbu saja. Memang, rasa bumbunya lebih tipis, kecapnya lebih cair, dan tidak ada saus apalagi bawang goreng. Tapi mienya tetap kenyal, nggak benyek, dan punya aroma khas. Bahkan ada yang tidak sedikit kawan yang bilang kalau lagi hemat, Intermi ini tetap masuk akal buat disantap dengan nikmat.

Penolong tanggal tua

Buat banyak orang, Intermi bukan sekadar mie instan murah. Dia adalah representasi dari daya tahan. Ketika dompet menipis, kuota sudah diingatkan provider untuk isi ulang, dan saldo rekening yang sudah tidak bisa digunakan untuk transaksi, Intermi hadir sebagai teman setia. Dengan harga sebiji gorengan, kamu bisa dapat sebungkus mie lengkap yang bisa menunda lapar sampai malam.

Baca Juga:

8 Kasta Saus Indomaret dari yang Pedas hingga yang Biasa Aja

Tak Ada Mie Instan yang Tetap Enak Dimakan Mentah selain Mie Sedaap Goreng

Bahkan ada orang yang jauh hari sudah memiliki stok Intermie. Tidak lain supaya dapat bertahan di tanggal-tanggal genting. Tapi justru dari keterdesakan itulah rasa syukur muncul. Intermi jadi simbol bahwa hidup masih bisa dijalani, meski tanpa kemewahan.

Baca halaman selanjutnya

Susah dicari!

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 6 Agustus 2025 oleh

Tags: indofoodintermiMi Instan
Mochamad Firman Kaisa

Mochamad Firman Kaisa

Alumni UIN Sunan Kalijaga yang sekarang bekerja sebagai guru di MAN 2 Rembang. Pemerhati politik dan sosial budaya.

ArtikelTerkait

Pengalaman Makan Mie Instan Overpriced di K3 Mart: Mahal, tapi Wajar, karena Memang Seenak Itu!

5 Tips Sehat Makan Mi Instan biar Usus Tetap Sejahtera dan Nggak Berujung di IGD  

16 Agustus 2025
Bakmi Mewah Rasa Sop Buntut, Mi Instan yang Menurut Saya Cukup Mewah terminal mojok

Bakmi Mewah Rasa Sop Buntut, Mi Instan yang Menurut Saya Cukup Mewah

25 Juni 2021
5 Mi Instan yang Cocok Dibikin Mi Nyemek, Lebih Enak daripada Indomie Goreng!

5 Mi Instan yang Cocok Dibikin Mi Nyemek, Lebih Enak daripada Indomie Goreng!

20 September 2023
Mamee Ghost Pepper Spicy Beef Mushroom, Pedasnya Bikin Nonjok Tenggorokan Terminal Mojok

Mamee Ghost Pepper Spicy Beef Mushroom, Mi Instan Terpedas yang Pernah Saya Cicipi

25 Mei 2022
Samyang Terlalu Mahal, Kaum Mendang-Mending Cocoknya Makan Mi Instan Best Wok Korean Spicy Cheese yang Nggak Kalah Enak

Samyang Terlalu Mahal, Kaum Mendang-Mending Cocoknya Makan Mi Instan Best Wok Korean Spicy Cheese yang Nggak Kalah Enak

11 Mei 2025
Pop Mie Pangsit Jontor, Nggak Sukses Bikin Bibir Jadi Jontor Terminal Mojok

Pop Mie Pangsit Jontor, Nggak Sukses Bikin Bibir Jadi Jontor

5 Desember 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

7 Indikator Purwokerto Salatiga Daerah Terbaik di Jawa Tengah (Unsplash)

7 Indikator Absolut yang Membuat Purwokerto dan Salatiga Adalah Tempat Terbaik Untuk Slow Living di Jawa Tengah

1 April 2026
Kulon Progo Terkesan Santai karena Warlok Tidak Banyak Pilihan Hidup, Bukan karena Menganut Slow Living Mojok.co

Kulon Progo Terkesan Santai karena Warlok Tidak Punya Banyak Pilihan Hidup, Bukan karena Menganut Slow Living

27 Maret 2026
Kulon Progo, Tempat Terbaik untuk Slow Living di Jogja (Wikimedia Commons)

Kulon Progo, Tempat Terbaik untuk Slow Living di Jogja

26 Maret 2026
WFA ASN, Kebijakan yang Bikin Negara Hemat tapi Pengeluaran ASN Membengkak Parah

WFA ASN, Kebijakan yang Bikin Negara Hemat tapi Pengeluaran ASN Membengkak Parah

27 Maret 2026
Makanan Malang yang Membuat Saya sebagai Perantau Kecewa, Sebaiknya Jangan Pasang Ekspektasi Ketinggian Mojok.co

Makanan Malang yang Bikin Pendatang seperti Saya Kecewa, Memang Sebaiknya Jangan Pasang Ekspektasi Ketinggian

1 April 2026
Weleri Kendal Baik-baik Saja Tanpa Mie Gacoan, Waralaba Ini Lebih Baik Incar Daerah Lain Mojok.co

Membayangkan Kendal Maju dan Punya Mall Itu Sulit, sebab Mie Gacoan Aja Baru Ada Setahun

31 Maret 2026

Youtube Terbaru

https://youtu.be/AXgoxBx-eb8?si=Oj6cw-dcHSgky7Ur

Liputan dan Esai

  • Kerja di Kafe Bikin Stres karena Bertemu Gerombolan Mahasiswa Jogja yang Nggak Beradab, Sok Sibuk di Depan “Budak Korporat”
  • Gagal Lolos SNBP UGM Bukan Berarti Bodoh, Seleksi Nilai Rapor Hanya “Hoki-hokian” dan Kuliah di PTN Tidak Menjamin Masa Depan
  • Siswa Terpintar 2 Kali Gagal UTBK SNBT ke UB, Terdampar di UIN Jadi Mahasiswa Goblok dan Nyaris DO
  • “Side Hustle” Bisa Hasilkan hingga Rp500 Juta per Bulan Melebihi Gaji Kerja Kantoran, tapi Bikin Tersiksa karena Tidak Pernah Berhenti Bekerja
  • Penyesalan Kaum Mendang-mending yang Dilema Pakai Kereta Eksekutif hingga Memutuskan Tobat dari Kondisi “Neraka” Kereta Ekonomi
  • Derita Jadi PNS atau ASN di Desa: Awalnya Bisa Sombong Status Sosial, Tapi Berujung Ribet karena “Diporoti” dan Dikira Bisa Jadi Ordal

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.