Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kampus Pendidikan

Indonesia Targetkan Punya 9 Juta Talenta Digital, Halu atau Harus Didukung? 

Aprilia Kumala oleh Aprilia Kumala
26 Agustus 2021
A A
Indonesia Targetkan Punya 9 Juta Talenta Digital, Halu atau Harus Didukung_ mojok.co
Share on FacebookShare on Twitter

Di Korea Selatan, penggemar bisa mendapatkan pesan langsung dari idola pop lewat media sosial buatan agensi tempat sang idola bernaung. Sementara, beberapa program televisi Korsel memperlihatkan aktor mereka memakai gadget terkini keluaran perusahaan domestik Negeri Ginseng. K-drama Start-Up menggambarkan kisah dibangunnya ekosistem startup terbesar di Korsel, yang mirip keadaan sesungguhnya: negara mau keluarkan hampir 2 miliar dolar AS untuk mengembangkan ekosistem startup, bekerja sama dengan pemerintah dan swasta.

Terdengar keren? Memang! Ekosistem teknologi digital di Korsel diistilahkan sebagai “kebangkitan meteorik”. Perumpamaan yang tepat untuk mengilustrasikan sesuatu yang tampak melesat, namun sebenarnya sudah menempuh perjalanan bertahun-tahun cahaya.

ADVERTISEMENT

Yah, kalau dimirip-miripin sama fenomena girl group Korsel, sih, misalnya gini: seorang Ji Hyo dari TWICE saja baru bisa debut sebagai idol setelah mengikuti pelatihan selama 10 tahun.

Terus, gimana dengan Indonesia?

Dalam The Global Startup Ecosystem 2020, Jakarta dinobatkan sebagai ekosistem perusahaan rintisan terbaik kedua pada daftar Top 100 Emerging Ecosystem setelah Mumbai di India. Penilaian ini berdasarkan poin performa startup, pendanaan, jangkauan pasar, dan talenta digital.

Tapi sayangnya, dari keempat aspek tadi, Indonesia memiliki nilai terendah untuk… talenta digital.

Artinya, talenta digital di negara kita, kalau tidak dikembangkan terus-menerus, bakal makin jauh dibandingkan dengan Korea Selatan atau India (sebagai informasi, gelar “Silicon Valley Asia” disematkan pada Kota Bangalore, India). Untuk itulah, Presiden Jokowi mengeluarkan instruksi agar pemerintah mendukung transformasi digital. Targetnya, per 2030 kita butuh tambahan 9 juta talenta digital terampil di Indonesia.

Mengingat angka 9 juta talenta digital tidaklah sedikit, disusun kerja sama antara pemerintah, platform digital, dan akademisi. Itulah sebabnya, sejak 2018, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menjalankan program Digital Talent Scholarship (DTS). Dikerjakan bersama Ditjen Dikti dari Kemendikbud Ristek–kementerian yang sedang menjalankan program Kampus Merdeka–program DTS berupaya menyusun kurikulum startup dan diktat online untuk 100 ribu dosen dan mahasiswa.

Baca Juga:

5 Profesi yang Kelihatannya Gampang, Padahal Nggak Segampang Itu

Betapa Dangkal Cara Berpikir Mereka yang Menganggap Jadi IRT Adalah Aib

Kerja sama melahirkan 9 juta talenta digital ini juga membutuhkan campur tangan komunitas bisnis. Telkomsel, misalnya, mendukung kegiatan Kampus Merdeka bersama Telkom University. Sementara itu, Tokopedia mengadakan program magang bersertifikat di bidang Software Engineering, Marketing, dan Business Development.

Bersama Universitas Indonesia, Tokopedia juga mendirikan AI Center of Excellence, sekaligus mengadakan mata kuliah e-commerce di Universitas Atma Jaya.

Tokopedia juga menginisiasi gerakan #9in9 melalui Tokopedia Academy. #9in9 ini adalah sebuah “mantra” yang bunyinya: 9 million Indonesian digital talents in 9 years atau harapan mencapai 9 juta talenta digital Indonesia dalam 9 tahun ke depan. “Mantra” ini disebutkan pada konferensi teknologi Tokopedia START Summit beberapa waktu.

Yah, namanya juga usaha keras, tentu kita berharap hasilnya tak akan mengkhianati. Perjalanan menuju 9 juta talenta digital ini memang hanya punya dua kemungkinan, yaitu: (1) berhasil seperti Arief Muhammad yang bertahan di dunia digital sejak zaman Twitter, AskFM, YouTube, hingga main “ikoy-ikoyan” yang melegenda di Instagram, atau (2) tenggelam seperti Jakarta tahun 2030 di ramalan Joe Biden.

Foto: Suasana Tokopedia-UI AI Center of Excellence di Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia. Sumber Tokopedia-UI AI Center of Excellence.

BACA JUGA 4 YouTuber Indonesia Underrated dengan Konten Menarik dan Nggak Banyak Drama dan tulisan Aprilia Kumala lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 28 Agustus 2021 oleh

Tags: Content Creatordigital talentfeaturedJokowistartuptalenta digital
Aprilia Kumala

Aprilia Kumala

Editor lepas. Copywriter. Kata Pottermore, dia lulusan Hufflepuff. Saat ini menjadi seorang freelancer paruh waktu yang operasional hidupnya didorong oleh dedikasi penuh pada semesta Harry Potter.

ArtikelTerkait

selow

Melihat Ke-selow-an Kaesang sebagai Kunci Mendinginkan Panasnya Medsos

21 Juli 2019
Trend Startup Coffee Shop dan Permainan Berbahaya yang Mereka Lakukan: Bakar Duit Terus sampai Mampus! kediri

Trend Startup Coffee Shop dan Permainan Berbahaya yang Mereka Lakukan: Bakar Duit Terus sampai Mampus!

17 November 2023
jadi presiden selama sehari lambang negara jokowi nasionalisme karya anak bangsa jabatan presiden tiga periode sepak bola indonesia piala menpora 2021 iwan bule indonesia jokowi megawati ahok jadi presiden mojok

Jokowi Jadi Presiden Biar Aman Saat Mengkritik Negara: Sebuah Plot Twist

31 Mei 2021
kapan merger tokopedia gojek nilai valuasi keuntungan IPO saham mojok.co

Kalau Tokopedia dan Gojek Merger, Kira-kira Bakal Gimana ya?

6 April 2021
pancasilais pdi p pancasila PDIP mojok

Meramalkan Nasib PDIP setelah Kenaikan Harga BBM

7 September 2022
puan maharani dpr Pak RT mojok

Puan Maharani atau Tidak Sama Sekali: Kegalauan PDIP yang Rasional

10 Oktober 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Jangan Terbuai Romantisme Jogja, Kota Ini Punya Seribu Jebakan buat Mahasiswanya Mojok.co kota pelajar madura

3 hal langka di Madura, tapi umum di Jogja, sudah seharusnya Madura belajar pada Jogja!

16 Juli 2026
Sendang Senjoyo dulu jadi primadona, kini banyak orang nggak sudi buat ke sana!

Sendang Senjoyo dulu jadi primadona, kini banyak orang nggak sudi buat ke sana!

19 Juli 2026
Seminggu buka jastip sudah cukup membuat saya paham kenapa jastiper sering pasang fee mahal

Seminggu buka jastip sudah cukup membuat saya paham kenapa jastiper sering pasang fee mahal

18 Juli 2026
Gara-gara pada magang, nggak magang jadi kerasa aneh sendiri (Unsplash)

Gara-gara semua orang magang, nggak magang jadi kerasa aneh sendiri

21 Juli 2026
Terminal Bungurasih Momok bagi Pengguna Jalan Raya Waru Sidoarjo, Macet Ora Umum! Mojok terminal bungurasih surabaya

Waru Sidoarjo, kecamatan penuh keistimewaan dan kemudahan, paling top di Sidoarjo!

17 Juli 2026
3 Kebohongan tentang Lembang yang Perlu Diluruskan

Bukan cuma soal dingin, ini 4 kejanggalan di Lembang yang bikin wisatawan Semarang heran

15 Juli 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.