Indomie Coto Makassar: Indomie Kuah Paling Enak meski Rasanya Nggak Mirip-mirip Amat

Indomie Coto Makassar: Indomie Kuah Paling Enak meski Rasanya Nggak Mirip-mirip Amat

Indomie Coto Makassar: Indomie Kuah Paling Enak meski Rasanya Nggak Mirip-mirip Amat (Unsplash.com)

Kata orang Indomie Coto Makassar mirip sama coto yang sebenarnya. Tapi menurut lidah Sulawesi saya, agak kurang~

Di awal tahun seperti sekarang ini, hujan mulai turun hampir setiap hari. Udara berubah dingin setelah berbulan-bulan kemarau melanda. Cuaca dingin membuat perut sering merasa lapar.

Generasi kita yang terbiasa instan punya satu jalan keluar untuk kondisi tersebut. Menikmati mi instan kuah di kala hujan adalah jawabannya. Bagi saya, Indomie Coto Makassar adalah yang terbaik di antara sederet mi instan kuah di pasaran.

Sejak Indomie mengeluarkan varian rasa Nusantara pada tahun 2002, Coto Makassar menjadi varian rasa yang coba dihadirkan dalam sebungkus mi instan produksi Indofood ini. Indomie Coto Makassar dan Cakalang menjadi perwakilan rasa Nusantara dari timur Indonesia yang melengkapi varian rasa lainnya seperti Mi Aceh, Rendang, Soto Lamongan, hingga Soto Banjar.

Alasan di balik Indomie Coto Makassar menjadi mi instan kuah terbaik

Tentu saja terkait rasa kita bicara selera. Semua orang punya selera dan kesukaan yang berbeda-beda. Akan tetapi soal selera ini mungkin nggak berlaku pada penilaian kita terhadap Indomie goreng original. Semua orang sepertinya sepakat menyebut mi instan satu ini sebagai juaranya. Sementara untuk urusan mi instan kuah, Indomie Coto Makassar adalah salah satu yang terbaik.

Rasa kuah pada Indomie Coto Makassar yang khas, pedas, dan sedikit pekat dengan sedikit sensasi jeruk nipis membuat rasa yang kaya itu bisa langsung dinikmati dalam satu suapan. Dan tentu saja sebagai orang yang berasal dari selatan Sulawesi, rasa yang terasa familier itu lebih oke di lidah saya.

Saking nikmatnya mi kuah satu ini, banyak teman yang merantau keluar Sulawesi sengaja menyisakan ruang kosong di koper atau tas mereka untuk menyetok mi ini. Alasannya sih untuk mengobati rasa kangen mereka pada coto di tanah perantauan nanti. Maklum, rasa coto yang dijual di luar Sulawesi nggak pernah sama dengan rasa coto di tempat asalnya. Ditambah lagi harga coto di luar Sulawesi juga kurang bersahabat.

Sementara Indomie Coto Makassar menjadi pilihan tepat untuk melipur rasa kangen pada kuliner kampung halaman. Harganya lebih terjangkau dan mudah disajikan.

Enak, sih, tapi rasanya nggak mirip-mirip amat sama coto yang sebenarnya

Akan tetapi sebagai penyuka coto Makassar, saya ingin mengatakan bahwa rasa Indomie Coto Makassar ini sebenarnya nggak mirip-mirip amat dengan rasa coto yang sebenarnya. Saya nggak tahu apakah rasa khas yang coba dihadirkan dalam sebungkus Indomie rasa Nusantara lainnya juga sama. Karena saya nggak punya pengalaman mencicipi mi Aceh atau soto Lamongan yang otentik sehingga saya nggak bisa menilai kesesuaian rasa dari varian Indomie tersebut.

Meski begitu, Mbak Raden Fathria pernah menuliskan soal Indomie Coto Makassar ini di Terminal Mojok dua tahun lalu. Katanya, Indomie berhasil mewujudkan rasa coto yang sebenarnya dalam bentuk mi instan kuah.

Memang betul bahwa sensasi rempah langsung terasa dari kuahnya, tapi rasa rempahnya masih terasa kurang jika mau dibandingkan dengan coto yang sebenarnya. Coto punya rasa yang sangat khas yang diperoleh dari perpaduan 40 bumbu lokal yang direbus bersama daging serta jeroan untuk menghasilkan cita rasa kuah yang legit dan gurih. Perpaduan bumbu dan daging serta jeroan membuat kuah kaldu coto Makassar terasa khas.

Hal lain yang nggak terasa dari sebungkus Indomie Coto Makassar adalah sambal tauco yang menjadi sambal khas pelengkap. Sambal tauco menjadi pasangan pas untuk coto Makassar karena cita rasanya membuat kuah tambah kental. Selain itu, ada sensasi gurih berlemak dari campuran sambal tauco dan kuah coto yang nggak bisa kita rasakan dari sebungkus Indomie Coto Makassar.

Kita memang nggak bisa berharap lebih dan menaruh ekspektasi setinggi langit pada makanan instan. Karena rasa yang ditawarkan nggak sepenuhnya bisa sama. Meski begitu, Indomie Coto Makassar tetap menjadi pilihan tepat untuk dinikmati di kala hujan dan dalam kondisi kantong cekak tak bisa membeli coto.

Penulis: Anwar
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA 6 Indomie dengan Cita Rasa Nusantara Terbaik.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Exit mobile version