Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Otomotif

Semua Orang Membenci Honda PCX dan Yamaha NMAX, Sampai Mereka Mencoba Motor Tersebut

Rizky Prasetya oleh Rizky Prasetya
11 Juni 2025
A A
Motor Honda PCX, Motor yang Bakal Mengantarmu Naik Kasta Kehidupan yamaha NMAX pajero kunci keyless tangki honda pcx

Motor Honda PCX, Motor yang Bakal Mengantarmu Naik Kasta Kehidupan (Instagram welovehonda_id)

Share on FacebookShare on Twitter

Iya, saya nggak bercanda. Semua orang membenci NMAX dan Honda PCX, sampai mereka menjajal motor tersebut.

Saya dulunya mencibir motor skutik (katanya) premium macam Yamaha NMAX, Honda PCX, dan Honda ADV. Apalagi XMAX, yang gedenya nggak ngotak, makin-makin saya cibir. Wajar, dulu saya pengguna Honda BeAT, motor mungil yang buat saya sudah cukup banget. Bagi saya ya, motor matic itu ya kayak BeAT dan Vario. Udah, ukurannya cukup. Ngapain gede-gede, kek lingkar perut pejabat korup.

Tapi tiba waktu di mana saya diberi tawaran untuk dibelikan motor. Mau tak mau, saya memilih PCX. Alasan saya sederhana: saat itu, 2019, motor matic yang keyless (seingat saya) baru Honda PCX. Sebagai penyintas motor dimaling dua kali, jelas saya mengincar keyless, yang jelas lebih aman.

Saat itu pun saya ragu. Beneran nih saya beli matic gede, yang saya cibir terus-terusan di jalan?

Ketika tiba waktu saya berganti motor, saya langsung gunakan Honda PCX untuk perjalanan jarak jauh, Wonogiri-Jogja. Barulah saya merasa tertampar. Anjing, motor bisa seenak ini gimana ceritanya. Pegal yang selalu menghinggapi di tengkuk leher dan punggung saat perjalanan jauh tak terasa saat pakai motor ini.

Kebencian pada NMAX dan Honda PCX

Saya tahu, kebencian orang pada motor besar macam Yamaha NMAX dan Honda PCX itu gara-gara penggunanya yang nggak bisa dimungkiri, polahe akeh sing koyo tai. Masalahnya, kelakuan tersebut nggak eksklusif milik pengendara NMAX dan PCX saja. Sebab kalau mau adil, pengguna BeAT dan Vario yang polahe koyo asu ya banyak di jalanan.

Padahal kalau mau menjajal barang sebentar, motor ini menawarkan banyak hal yang menyenangkan. Tarikan yang jelas lebih garang (karena CC yang besar), kenyamanan berkendara yang jauh di atas matic yang lain, serta desain ciamik jadi senjata utama kenapa matic besar ini dipinang banyak orang.

Satu contoh sederhana aja deh. Kalau perjalanan jauh, kalian bisa selonjoran dan mengganti posisi riding kalian ke posisi yang lebih rileks. Ini nggak akan bisa kalian dapat kalau pake motor macam BeAT, karena motor tersebut seolah mengunci posisi riding kalian.

Baca Juga:

Yamaha Mio, Motor Lama yang Pernah Jadi Puncak Rantai Makanan, Kini Kembali Muncul dan Diburu Banyak Orang

Yamaha NMAX, Motor yang Tidak Ditakdirkan untuk Dimodifikasi

Bagi kalian yang sehari-hari melakukan perjalanan jauh, antarkabupaten misalnya, sumpah, kalian coba dulu pakai matic besar macam Yamaha NMAX dan Honda PCX ini. Oke, banyak pengendara kedua motor ini yang koyo asu, tapi lupakan itu, rasakan sensasi kenyamanannya saja. Percayalah, punggung dan leher kalian akan berterima kasih.

Dicoba dulu, siapa tau cinta

Ada yang bilang bahwa motor besar ini nggak cocok buat perjalanan dalam kota. Saya agak campur-campur perkara ini, sebab saya nggak merasakan kesulitan saat pakai motor ini. Nggak pernah merasa susah lah pakai motor ini. Tapi memang saya akui, motor ini nggak cocok untuk daerah yang isinya memaksa kalian untuk stop and go.

Motor ini baru terasa kenikmatannya kalau kalian dapat trek agak panjang dan bisa betot gas lebih dalam. Jadi ya, entah ini nilai minus atau plus, saya nggak tahu.

Tapi yang jelas saya mau sampaikan adalah, jangan kelewat dalam membenci NMAX dan Honda PCX. Jangan. Bisa jadi kalian malah kayak saya, awalnya sekeras itu mencibir, tapi jadi jatuh cinta sedalam-dalamnya gara-gara pakai motor ini.

Cuma ya, motor ini lumayan besar dan ground clearance-nya lumayan buat yang badannya nggak tinggi. Saran saya sih jauh-jauh dari motor ini. tapi kalau tinggi badan kalian 170-an, nggak akan ada masalah sama motor ini. Kalau 160 keknya bisa sih, nggak tau juga sih, coba aja.

Pesan saya, kalau benci sama sesuatu, sediakan ruang untuk ragu. Bisa jadi malah Tuhan kasih jalan untuk berubah, kayak saya, diberi Tuhan motor yang saya awalnya benci. Maka dari itulah, belakangan saya selalu memaki Honda Civic Turbo. Mobil anjing memang.

Penulis: Rizky Prasetya
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Review Honda PCX 150 setelah 5 Tahun: Motor Biadab!

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 15 Juni 2025 oleh

Tags: honda pcxYamaha NMAX
Rizky Prasetya

Rizky Prasetya

Redaktur Mojok. Founder Kelas Menulis Bahagia. Penulis di Como Indonesia.

ArtikelTerkait

Menjemput Dana Bansos Naik Yamaha NMAX (Shutterstock)

Wujud Orang Nggak Tahu Malu: Hidup Udah Sejahtera, tapi Tetap Makan Bansos, Ngambilnya Naik Yamaha NMAX Baru pula!

1 Februari 2024
PCX 160 Motor Mewah tapi Menyedihkan, Mending Beralih ke Lexi 155

PCX 160 Motor Mewah tapi Menyedihkan, Mending Beralih ke Lexi 155

7 Agustus 2025
motor Honda Stylo 160: Motor Matik Baru dari Honda tapi Sudah Disinisin karena Pakai Rangka eSAF, Bagusan Honda Giorno ISS Honda motor honda spacy

4 Motor Terbaik yang Pernah Honda Produksi, yang Jelas Nggak Ada Vario 160!

27 Juli 2024
Suzuki Avenis 125 Nggak Belajar dari Pengalaman. Apakah Suzuki Sengaja Memproduksi Sepeda Motor yang Nyeleneh biar Dibilang Rare di Masa Depan?

Suzuki Avenis 125 1999, “Nenek Moyang” Yamaha NMAX, Bukti bahwa Suzuki Sebenarnya Peramal Ulung!

17 Juli 2024
5 Hal yang Bikin Honda PCX Nggak Sesuai Ekspektasi Saya Terminal Mojok.co rekomendasi motor

9 Rekomendasi Motor Terbaik di Bawah Rp50 Juta Tahun 2023

1 Juli 2023
motor Honda Stylo 160: Motor Matik Baru dari Honda tapi Sudah Disinisin karena Pakai Rangka eSAF, Bagusan Honda Giorno ISS Honda motor honda spacy

5 Motor Honda yang Sebaiknya Nggak Usah Dibeli, Mending Jalan kaki atau Beli Yamaha Sekalian!

21 Maret 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Alasan Orang-Orang NTT Lebih Memilih Merantau Kuliah ke Jogja daripada Kota Besar Lainnya Mojok.co

Alasan Orang-Orang NTT Lebih Memilih Merantau Kuliah ke Jogja daripada Kota Besar Lainnya

29 Januari 2026
8 Kasta Saus Indomaret dari yang Pedas hingga yang Biasa Aja Mojok.co

8 Kasta Saus Indomaret dari yang Pedas hingga yang Biasa Aja

4 Februari 2026
Rangka Ringkih Honda Vario 160 “Membunuh” Performa Mesin yang Ampuh Mojok.co

Rangka Ringkih Honda Vario 160 “Membunuh” Performa Mesin yang Ampuh

4 Februari 2026
Jakarta Selatan Isinya Nggak Cuma Blok M, Ada Pasar Minggu yang Asyik Nggak Kalah Asyik Dikulik Mojok.co

Pasar Minggu Harus Ikuti Langkah Pasar Santa dan Blok M Square kalau Tidak Mau Mati!

4 Februari 2026
7 Kebiasaan Orang Kebumen yang Terlihat Aneh bagi Pendatang, tapi Normal bagi Warga Lokal Mojok.co

6 Mitos di Kebumen yang Nggak Bisa Dibilang Hoaks Begitu Saja

3 Februari 2026
Gudeg Malang Nyatanya Bakal Lebih Nikmat ketimbang Milik Jogja (Unsplash)

Membayangkan Jika Gudeg Bukan Kuliner Khas Jogja tapi Malang: Rasa Nggak Mungkin Manis dan Jadi Makanan Biasa Saja

1 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Salah Kaprah tentang Kerja di Surabaya, “Tipuan” Gaji Tinggi dan Kenyamanan padahal Harus Tahan-tahan dengan Penderitaan
  • Mitos dan Pamali adalah Sains Tingkat Tinggi yang Dikemas dalam Kearifan Lokal, Bisa Menjadi Peringatan Dini Bencana
  • Cabut dari Kota Tinggalkan Perusahaan demi Budidaya Jamur di Perdesaan, Beberapa Hari Raup Jutaan
  • Masturbasi di KRL dan TransJakarta: Maskulinitas Kota dan Tubuh yang Terjepit di Ruang Publik
  • Ngekos Bareng Sepupu yang Masih Nganggur Itu Nggak Enak: Sangat Terbebani, tapi Kalau Mengeluh Bakal Dianggap “Jahat”
  • Nelangsa Orang Tua di Desa: Diabaikan Anak di Masa Renta tapi Warisan Diperebutkan, Ortu Sehat Didoakan Cepat Meninggal

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.