Pengalaman mengunjungi beberapa daerah di Indonesia menyadarkan saya akan satu hal. Motor Honda Beat hampir selalu lihat di jalanan di mana pun saya berada. Baik jalanan kota besar maupun jalanan kampung nan sempit.
Terlebih di kampung-kampung, Honda Beat benar-benar pantas dapat julukan kendaraan sejuta umat. Motor ini selalu ada di parkiran pasar, warung, kantor pemerintah, maupun di tempat-tempat lain. Popularitasnya bukan tanpa alasan, Honda Beat menawarkan keunggulan yang dirasa sempurna untuk kebutuhan warga kampung sehari-hari.
Honda Beat yang irit cocok di kantong banyak orang
Salah satu alasan Honda BeAT jadi pilihan banyak orang di kampung karena bahan bakarnya yang irit. Di tengah harga bahan bakar yang cenderung naik, motor yang irit tentu lebih banyak dilirik. Terlebih di kampung-kampung yang mungkin akses ke bahan bakar tidak semudah di kota-kota besar. Irit bahan bakar tidak sekedar penyemat kantong, tapi juga penyelamat waktu dan energi. Hidup jadi nggak ribet karena tak perlu bolak-balik mengisi bensin.
Tidak heran kalau Honda Beat kemudian jadi pilihan mereka yang baru pertama kali membeli motor. Disamping irit, motor ini tergolong entry-level yang cenderung ramah di kantong dibanding motor-motor lain.
Penggunaan dan perawatan yang mudah
Faktor lain yang membuat motor ini primadona warga kampung adalah perawatannya yang mudah dengan harga relatif terjangkau. Kemudahan ini tidak lepas dari suku cadang atau spare part yang melimpah di pasaran. Mayoritas bengkel juga sanggup menangani Beat yang rusak.
Bagi masyarakat kampung, faktor ini sangat penting. Motor bukan sekadar alat transportasi, tetapi juga bagian dari kebutuhan sehari-hari. Jika rusak, tentu harus bisa diperbaiki dengan cepat dan biaya yang tidak terlalu mahal.
Alasan lain yang membuat motor disukai adalah mudah dikendarai. Sistem transmisi otomatis membuat pengendara tidak perlu repot mengoper gigi seperti pada motor manual. Itu mengapa, Honda Beat cocok untuk siapa saja yang tidak mahir menggunakan motor kopling atau motor manual. Tinggal gas dan rem, kalian sudah bisa mengaspal di jalanan.
Selain itu, ukuran bodinya yang relatif kecil juga membuat motor ini terasa ringan. Banyak orang merasa lebih percaya diri mengendarainya, terutama bagi pemula atau orang yang baru belajar naik motor.
Di balik puja-puji terhadap Honda Beat di kampung, ada satu persoalan yang sebenarnya bikin pengendara motor khawatir. Honda Beat jadi sasaran empuk pencurian. Sudah terlalu sering saya dengar kabar orang kemalingan Beat padahal motor sedang terparkir di depan rumah, halaman kos, atau tempat parkir warung. Ditinggal meleng bentar, eh motor sudah raib.
Motor yang sempurna untuk dimaling
Awalnya saya kurang tahu kenapa motor ini jadi sasaran empuk para maling. Maklum, saya bukan maling. Tapi, membaca berbagai sumber, kasus pencurian Honda Beat banyak terjadi karena motor ini begitu diminati di pasar gelap. Dengan kata lain, motor Beat curian begitu mudah dijual lagi, baik secara utuh atau dalam bentuk spare part, karena permintaannya yang besar di pasar ilegal. Tentu permintaan ini tidak lepas dari popularitasnya di pasaran (pasar resmi).
Melansir Kompas, Honda Beat jadi salah satu kendaraan yang paling banyak dicuri. Melansir data Polda Metro Jaya, dari 1.500 kasus pencurian sepeda motor yang dilaporkan pada 2022, jenis yang paling banyak dibobol maling adalah Honda Beat, Honda Vario, Honda Scoopy, Yamaha Mio, dan Yamaha Nmax. Selain permintaan yang tinggi di pasar gelap, motor-motor ini dimaling karena sistem keamaannya relatif gampang dibobol.
Itu mengapa, di kampung-kampung saya mengamati, tidak sedikit pemilik motor yang kemudian menambah pengaman untuk kendaraannya. Entah memasang kunci ganda atau alarm motor. Garasi atau tempat menyimpan motor pun dibuat lebih aman, tidak lupa mengikatnya dengan rantai pengaman tambahan ketika terparkir di rumah.
Walau banyak kasus pencuiarn, popularitas motor ini tetap tidak berkurang. Honda Beat masih menjadi tulangpunggung penjualan roda dua Honda. Hanya saja, saran saya, tidak ada salahnya kita sebagai pengguna lebih berhati-hati.
Penulis: Intan Permata Putri
Editor: Kenia Intan
BACA JUGA Bagi Orang Bengkel, Honda Beat Adalah Motor Paling Masuk Akal yang Pernah Mengaspal
Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.



















