Hal yang Biasa Dijumpai di Temanggung, Daerah Lain Nggak Punya. Salah Satunya Pemandangan Jaran Kepang di Jalan

Hal yang Biasa Dijumpai di Temanggung, Daerah Lain Nggak Punya. Salah Satunya Pemandangan Jaran Kepang di Jalan

Hal yang Biasa Dijumpai di Temanggung, Daerah Lain Nggak Punya. Salah Satunya Pemandangan Jaran Kepang di Jalan (unsplash.com)

Temanggung bisa jadi kurang dikenal luas. Meski begitu, kabupaten di Jawa Tengah ini cukup identik dengan kopi, tembakau, dan wisata alamnya yang selalu menarik hati. Di Temanggung, budaya dan kebiasaan warga setempat masih terjaga. Ada beberapa hal unik di sini yang nggak bisa kita jumpai di daerah lainnya.

Pemandangan jaran kepang di mana-mana

Kesenian yang paling terkenal dan identik dengan Temanggung adalah reog. Sering disebut jathilan atau kuda lumping. Hampir tiap bulan pasti ada hiburan lokal jathilan, entah untuk memperingati hari penting atau hanya untuk hiburan semata. Bahkan di sekolah-sekolah juga sering kali mengadakan jathilan bersama.

Maka nggak usah heran kalau sedang lewat Temanggung kita akan menemukan pemandangan orang-orang membawa jaran kepang di kendaraannya. Tentu pemandangan ini jarang ditemukan di daerah lain, kan? Hanya ada di Temanggung, lho. Bahkan kalau sedang turun hujan, orang-orang melapisi jaran kepang yang dibawanya dengan jas hujan.

Baca juga: Magelang dan Temanggung: Dua Kota yang Terjebak dalam Bayang-Bayang Jogja dan Semarang.

Bakso uleg Temanggung yang istimewa

Salah satu jajanan unik di Temanggung adalah bakso uleg. Mungkin bisa dibilang bakso satu ini hanya ada di sini.

Sekilas mendengar namanya, orang akan salah paham dan menganggap jika kuliner ini adalah bakso yang diuleg. Padahal bukan begitu, lho. Bakso uleg merujuk pada lombok yang diuleg langsung di mangkok kemudian disiram bakso dan kuahnya. Makanya namanya bakso uleg.

Satu hal yang bikin kuliner ini unik adalah disajikan dengan lontong. Tambah kenyang, deh.

Mitos perempuan yang nggak boleh makan ceker ayam di sini

Hal unik lainnya di Temanggung adalah mitos soal perempuan yang nggak boleh makan ceker ayam. Konon katanya kalau makan ceker ayam, nanti saat menikah riasan wajah jadi nggak mulus. Mungkin mitos ini muncul karena ceker adalah bagian ayam yang sering digunakan untuk berjalan dan mencakar-cakar tanah. Jadinya dikaitkan dengan kebersihan wajah pas menikah.

Padahal jika melansir dari Alodokter, ceker memiliki kandungan kolagen yang cukup banyak. Sehingga bermanfaat untuk menjaga elastisitas kulit, kesehatan tulang, menjaga kesehatan sendi, dan menjaga keseimbangan gula darah. Boleh dimakan asal diolah dengan bijak.

Baca juga: Tempat Tinggal Terbaik di Kabupaten Temanggung Adalah Kecamatan Ngadirejo, Bukan Kedu.

Musim jemur tembakau yang membuat wajah Temanggung menjadi indah

Terkenal sebagai daerah penghasil tembakau, tentunya pemandangan menjemur tembakau sering terlihat di Temanggung. Jika kalian ke sini saat musim tembakau, kalian bakal disuguhi pemandangan tembakau yang sedang dijemur. Di halaman rumah hingga lapangan tak luput dari tembakau. Bahkan aroma tembakau mendominasi udara di Temanggung.

Musim jemur tembakau ini menjadi unik dan sulit dijumpai di daerah lain. Soalnya tembakau yang sedang dijemur terlihat indah karena didominasi dengan warna cokelat.

Itulah beberapa hal yang hanya bisa kita jumpai di Temanggung dan sulit ditemukan di daerah lain. Keunikan-keunikan di atas menunjukkan bahwa warga daerah ini sangat mencintai budaya dan juga alam yang mereka miliki. Sudah sewajarnya kita belajar dari warga Temanggung.

Penulis: Wulan Maulina
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Alasan Orang Temanggung Lebih Memilih Plesir ke Luar Kota.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Exit mobile version