Informasi
ADVERTISEMENT

3 Hal Berbeda yang Bisa Kalian Temukan Hanya di Sepanjang Jalanan Pantura Pemalang

3 Hal Berbeda yang Bisa Kalian Temukan Hanya di Sepanjang Jalanan Pantura Pemalang

#2 Warung remang-remang

Jika kalian melakukan perjalanan dan melihat di sepanjang jalan banyak berdiri warung, tentu itu hal yang biasa. Tapi, sepanjang jalanan Pantura Pemalang, warung yang berdiri banyak juga yang bukan sekadar warung makan. Warung ini bisa disebut warung remang-remang. Eits, bukan karena warung-warung ini minim penerangan sehingga disebut remang-remang, lho. Maksudnya, selain menyediakan makanan, warung ini juga menyediakan layanan lain yang konon bisa membuat pelanggannya melepas lelah setelah mengendarai kendaraan.

Katanya lagi, untuk kaum pria harus kuat iman saat memasuki warung ini agar nggak goyah imannya. Tapi, kalau kalian cuma pengin mampir dan berniat membeli makanan atau minuman ya tentu saja bisa. Warung-warung ini jadi “remang-remang” jika pelanggan yang masuk nggak kuat godaan setan. Eh.

ADVERTISEMENT

Oh ya, biasanya ciri dari warung remang-remang sepanjang jalan Pantura Pemalang ini adalah keberadaan beberapa wanita yang duduk di depan warung dengan riasan mencolok. Biasanya warung-warung ini ramai oleh para sopir truk yang mampir untuk beristirahat. Namun nggak usah khawatir, banyak juga kok warung yang beneran warung makan di sepanjang jalanan Pantura Pemalang.

#3 Penjual nanas madu di pinggiran jalan

Nanas madu merupakan salah satu ikon dari Pemalang. Maka nggak usah heran saat melewati jalanan Pantura-Pemalang, kalian bakal menemukan banyak penjual nanas madu di tepi jalan. Nanas madu yang ditawarkan di pinggir jalan ini pun ada dua pilihan, yang sudah dikupas dan yang masih utuh dengan kulitnya.

Selain bisa dijumpai di pinggir jalan, tak jarang penjual nanas madu juga menjajakan barang dagangannya di lampu merah. Maklum, jalanan pantura tiap harinya nggak cuma dilewati motor atau mobil pribadi, tapi juga bus dan truk besar sehingga jadi peluang emas untuk para penjual menjual dagangannya. Kalau kebetulan kalian lewat jalan Pantura Pemalang, coba deh sesekali membeli nanas madu yang rasanya nikmat ini.

Selain pemandangan sawah dan bangunan, ketiga pemandangan unik di atas hanya bisa kalian jumpai di sepanjang jalur Pantura Pemalang. Jadi, jangan kaget kalau kalian melewati jalanan tersebut nantinya, ya.

Penulis: Hernika Aulia
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Mirisnya Menjadi Warga Kabupaten Pemalang.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 11 Maret 2023 oleh .

Hernika Aulia

Mahasiswa Administrasi Negara yang sedang belajar menulis.

Exit mobile version