Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Hiburan Anime

Gaji dan Sifat 5 Ayah dalam Serial Animasi Jepang: Dari Crayon Shinchan sampai Dragon Ball

Primasari N Dewi oleh Primasari N Dewi
30 April 2022
A A
Gaji dan Sifat 5 Ayah dalam Serial Animasi Jepang: Dari Crayon Shinchan sampai Dragon Ball Terminal Mojok.co

Gaji dan Sifat 5 Ayah dalam Serial Animasi Jepang: Dari Crayon Shinchan sampai Dragon Ball (Avelyn/Shutterstock.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Kalau nonton serial animasi Jepang, sosok ayah peran utama sering kali muncul dalam cerita. Meskipun bukan menjadi perhatian utama cerita, nyatanya mereka tetap menarik. Setidaknya, mereka bisa dijadikan tambahan informasi kita untuk lebih mengenal tokoh utama.

Kira-kira, kamu pernah merasa penasaran nggak, sih, gaji para ayah dalam serial animasi Jepang? Apalagi, kalau sudah mengamati pekerjaan yang mereka lakukan. Apakah itu beneran relevan dengan kondisi di Jepang? Setelah mencari informasi dari berbagi sumber dan melihat ulang adegan di animasinya, kira-kira berikut rangkuman soal gaji dan sifat para ayah dalam serial animasi Jepang.

#1 Hiroshi Nohara (Crayon Shinchan)

  • Usia: 35 tahun
  • Pekerjaan: salaryman di Futaba Shoj
  • Keluarga: 4 orang dan 1 hewan (Misae, Shinnosuke, Himawari, anjing Shiro)

Keluarga Nohara tinggal di Kasukabe. Mereka tinggal di rumah dua lantai hasil pinjaman dan memiliki sebuah mobil berwarna biru. Rumahnya diperkirakan seharga 25,45 juta yen (atau sekitar 3 miliar rupiah) dan dicicil selama 35 tahun. Mobilnya diperkirakan sekitar 2,2 juta yen (atau sekitar 250 juta rupiah).

Hiroshi Nohara lahir di prefektur Akita. Dia bekerja di Futaba Shoji sejak usia 20. Ia bukan lulusan universitas mana pun karena sejak lulus SMA, ia merantau ke Tokyo. Setelah bekerja di Futaba Shoji, ia bertemu dengan Misae. Hiroshi merupakan sosok ayah yang normal, sayang terhadap keluarga, dan memiliki kepribadian yang positif. Ya, meski kadang mesum juga, sih.

Banyak teori yang menyebutkan bahwa gaji Hiroshi sekitar 6-6,5 juta yen per tahun. Untuk gaji bulanannya sekitar 300-400 ribu yen (35-45 juta rupiah). Ini bisa dilihat di episode 94 yang berjudul “Hisana Payday Zo”. Selain gaji pokok bulanan, ia juga mendapat bonus yang dibayarkan secara terpisah, sehingga pendapatan dalam setahun totalnya menjadi sekitar 6 juta yen.

Untuk usia 35 tahun, gaji Hiroshi ini sangatlah tinggi. Namun, kalau mengingat ia sudah 15 tahun bekerja dan jabatannya sekarang kakarichou (kepala tim), ya wajar juga, sih. Oh iya, Misae hanya memberikan uang saku 30.000 yen dalam sebulan, lho. Itu artinya hanya sekitar 1.000-1.400 yen tiap berangkat kerja. Uang segitu hanya cukup untuk beli makan siang, lah. Hiroshi sering ngomel karena ini, tapi ya mau bagaimana lagi. Ia memang digambarkan sebagai sosok ayah yang bertanggung jawab terhadap keluarga, sih, ya. Keren!

#2 Ayah Nobisuke Nobi (Doraemon)

Nobita dan Doraemon (Shutterstock.com)
  • Usia: 41 tahun
  • Pekerjaan: salaryman sebagai asisten manajer divisi perdagangan perusahaan XX
  • Keluarga: 3 orang dan 1 robot (Tamako, Nobita, dan robot Doraemon)

Mereka tinggal di pusat kota Nerima Ward. Perkiraan harga rumahnya sekitar 43 juta yen (sekitar 5 miliar rupiah). Ketika masih mahasiswa, impiannya menjadi seorang pelukis. Ia juga pernah setidaknya 32 kali gagal berhenti merokok. Sifatnya santai dan pelupa, hampir mirip dengan Nobita, lah, ya.

Nobisuke menjalani hidup yang sederhana sebagai salaryman. Ia bekerja lembur, pulang dalam keadaan mabuk setelah minum-minum dengan rekan kerja, dan pada hari libur menghabiskan waktu dengan keluarga.

Baca Juga:

Dennis Nggak Ada Apa-apanya ketimbang Nobita, Tokoh Paling Beban dan Nggak Tahu Diri!

Menguak Misteri Kenapa Dekisugi Jarang Muncul di Serial Doraemon

Kadang, ia memancing atau main golf bersama rekan kerjanya. Untuk urusan sekolah Nobita, biasanya diserahkan kepada istrinya. Jadi, ketika Pak Guru datang ke rumah, ya ibunya juga yang menemui. Termasuk acara kunjungan ke sekolah, ibunya juga yang datang. Hal ini sangat biasa di Jepang kalau si suaminya sibuk.
Perkiraan pendapatan tahunan perusahaan perdagangan khusus menengah adalah 4-6 juta yen. Dengan melihat usia (lama bekerja) dan jabatannya, gaji segitu standar sih, ya.

#3 Kogoro Mouri (Detektif Conan)

  • Usia: 38 tahun
  • Pekerjaan: detektif swasta (Agensi Detektif Mouri)
  • Keluarga: 4 orang (Eri, Ran, Conan)

Kogoro Mouri merupakan seorang mantan detektif dan sekarang menjadi detektif swasta di “Agensi Detektif Mori”. Ia juga merupakan ahli judo, tetapi sangat suka alkohol, perjudian, dan rokok. Conan selalu menidurkannya dengan penenang saat mengungkap kasus. Berkat Conan, banyak kasus bisa diselesaikan oleh Kogoro.

Agensi detektif memiliki pendapatan yang berbeda, tetapi mungkin lebih dari 10 juta yen. Untuk survei kasus, belum termasuk penyelesainnya, biayanya bisa mencapai ratusan ribu yen. Jadi, pendapatannya tergantung dari berapa banyak permintaan yang didapatkan. Kogoro Mouri masuk dalam daftar kategori detektif terkenal berkat Conan. Kalau ada banyak permintaan, 10 juta yen mungkin bisa masuk, lah.

#4 Hiroshi Sakura (Chibi Maruko-chan)

Chibi Maruko-chan (Shutterstock.com)
  • Usia: 40 tahun
  • Pekerjaan: wiraswasta sebagai penjual sayur (asumsi)
  • Keluarga: 6 orang (Tomozo, Kotake, Sumire, Sakiko, Momoko)

Hiroshi Sakura sangat suka merokok dan minum alkohol. Penyanyi favoritnya adalah Hibari Misora, sedangkan klub baseball favoritnya adalah Giants. Ia suka sekali minum-minum sambil menonton televisi. Sesekali, ia pergi ke laut untuk memancing ikan. Sifatnya egois dan sesuka hatinya. Ia sangat suka berdebat dengan orang lain dalam keluarganya.

Sebenarnya dalam serial animasinya, tidak begitu jelas apa pekerjaan Hiroshi ini. Lantaran Chibi Maruko-chan merupakan cerita masa kecil penulis, Momoko Sakura, maka kita bisa berasumsi dengan mengaitkan pekerjaan ayah si penulis. Pekerjaannya adalah penjual sayur karena rumah orang tua penulis adalah toko sayur. Jadi, bisa dianggap demikian, ya.

Ada berbagai jenis toko penjual sayur. Kalau kita menganggap mereka berjualan di dekat toko ritel, restoran, rumah sakit, dll., pendapatan tahunannya mungkin sekitar 4-5 juta yen. Asumsi penghasilan per bulannya sih sekitar 300-400 ribu yen. Sebetulnya, ada toko sayur yang pendapatannya dua kali lipat dari itu. Akan tetapi, kalau melihat rumah dan kesederhanan keluarga Sakura sih, sekitar 4-5 juta yen per tahun itu sudah cukup.

#5 Son Goku (Dragon Ball)

Son Goku (Shutterstock.com)
  • Umur: Sekitar 35 tahun (pertempuran Majin Buu)
  • Pekerjaan: pengangguran
  • Susunan keluarga: 4 orang (Chichi, Son Gohan, Son Goten)

Son Goku merupakan saiyan lahir di Bumi. Mungkin, ia yang terkuat di dunia bersama dengan Vegeta. Goku memang superhero yang telah menyelamatkan bumi berkali-kali. Sayangnya, ia tidak pernah mendapatkan pekerjaan tetap. Pekerjaan utamanya hanya berlatih dan berlatih. Ia memiliki sifat gigih, pantang menyerah, dan mudah bergaul dengan siapa saja.

Lantaran ia pengangguran, tentu saja tak punya pendapatan 1 yen pun. Tampaknya, ia memenuhi kebutuhan hidup dengan harta milik rumah orang tua Chichi.

Kira-kira seperti itulah gambaran sifat dan gaji para ayah dalam beberapa serial animasi Jepang. Walaupun banyak teori dan asumsi, tokoh ayah dalam animasi ini juga dijadikan referensi ayah yang populer, lho. Sosok salaryman seperti ayah Shinchan dan Nobita juga memang gambaran nyata bagaimana ayah di Jepang membagi waktu untuk bekerja dan keluarga. Nah, untuk ayahnya Chibi Maruko-chan dan Son Goku memang pengecualian sih, ya. Keduanya memang agak spesial.

Penulis: Primasari N Dewi
Editor: Audian Laili

BACA JUGA Nyatanya, Keluarga Jepang seperti Chibi Maruko-chan Sudah Hampir Nggak Ada

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.

Terakhir diperbarui pada 30 April 2022 oleh

Tags: Animasi JepangayahChibi Maruko-chanConanCrayon shinchandoraemonson goku
Primasari N Dewi

Primasari N Dewi

Saat ini bekerja di Jepang, menjalani hari demi hari sebagai bagian dari proses belajar, bertahan, dan berkembang.

ArtikelTerkait

Gaya Parenting Ibu Nobita yang Patut Ditiru HanungHere Shutterstock

Gaya Parenting Ibu Nobita yang Patut Ditiru

24 April 2022
Daftar Alat Doraemon yang Bisa Digunakan untuk Mudik dengan Aman Sentosa terminal mojok

Daftar Alat Doraemon yang Bisa Digunakan untuk Mudik Tahun Ini dengan Aman Sentosa

2 Mei 2021
Begini Rasanya Jadi Murid yang Selalu Gagal kayak Nobita terminal mojok.co

Begini Rasanya Jadi Murid yang Selalu Gagal kayak Nobita

2 Agustus 2021
Dekisugi Doraemon Terminal Mojok

Dekisugi dalam Serial ‘Doraemon’ Adalah Second Lead Paling Legendaris yang Jarang Disorot Netizen

13 Maret 2021
Suneo Honekawa: Representasi Anak Tunggal di Seluruh Dunia

Suneo Honekawa: Representasi Anak Tunggal di Seluruh Dunia

10 Mei 2022
Nobita Adalah Sosok Impian Terpendam Orang Jepang Terminal Mojok.co

Nobita Adalah Sosok Impian Terpendam Orang Jepang

10 Mei 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Alasan Orang-Orang NTT Lebih Memilih Merantau Kuliah ke Jogja daripada Kota Besar Lainnya Mojok.co

Alasan Orang-Orang NTT Lebih Memilih Merantau Kuliah ke Jogja daripada Kota Besar Lainnya

29 Januari 2026
Sidoarjo Mengajarkan Saya untuk Melambat dan Lebih Menikmati Hidup Mojok.co

Sidoarjo Mengajarkan Saya untuk Melambat dan Lebih Menikmati Hidup

28 Januari 2026
4 Sisi Terang Mahasiswa Kupu-Kupu yang Selama Ini Dipandang Sebelah Mata Mojok.co

Mahasiswa Kupu-Kupu Jangan Minder, Kalian Justru Lebih Realistis daripada Aktivis Kampus yang Sibuk Rapat Sampai Lupa Skripsi dan Lulus Jadi Pengangguran Terselubung

27 Januari 2026
6 Waktu dan Cara yang Tepat Membunyikan Klakson di Jogja, Sebuah Panduan untuk Pengendara Luar Mojok.co

6 Waktu dan Cara yang Tepat Membunyikan Klakson di Jogja, Sebuah Panduan untuk Pengendara Luar

26 Januari 2026
Stasiun Plabuan Batang, Satu-Satunya Stasiun Kereta Api Aktif di Indonesia dengan Pemandangan Pinggir Pantai

Bisakah Batang yang Dikenal sebagai Kabupaten Sepi Bangkit dan Jadi Terkenal?

1 Februari 2026
5 Barang Indomaret yang Sebenarnya Mubazir, tapi Terus Dibeli Pelanggan Mojok.co

5 Barang Indomaret yang Sebenarnya Mubazir, tapi Terus Dibeli Pelanggan

31 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Misi Mulia Rumah Sakit Visindo di Jakarta: Tingkatkan Derajat Kesehatan Mata dengan Operasi Katarak Gratis
  • DLH Jakarta Khilaf usai Warga Rorotan Keluhkan Bau Sampah dan Bising Truk dari Proyek Strategis Sampah RDF
  • Fakta Pahit soal Stunting. Apabila Tidak Diatasi, 1 dari 5 Bayi di Indonesia Terancam “Bodoh”
  • Indonesia Hadapi Darurat Kualitas Guru dan “Krisis Talenta” STEM
  • Kisah Pelajar SMA di Bantul Melawan Trauma Pasca Gempa 2006, Tak Mau Kehilangan Orang Berharga Lagi
  • Ironi Jogja yang “Katanya” Murah: Ekonomi Tumbuh, tapi Masyarakatnya Malah Makin Susah

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.