Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Forrest Gump Adalah Gambaran Sempurna Kesetiaan dan Optimisme yang Menjengkelkan

M. Farid Hermawan oleh M. Farid Hermawan
7 September 2020
A A
Forrest Gump adalah Gambaran Sempurna Kesetiaan dan Optimisme yang Menjengkelkan rekomendasi film 90an tom hanks terminal mojok.co

Forrest Gump adalah Gambaran Sempurna Kesetiaan dan Optimisme yang Menjengkelkan rekomendasi film 90an tom hanks terminal mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

Kemarin malam saya sedikit menitikkan air mata. Tidak banyak, tapi agak berair. Itu terjdi karena saya melihat betapa anehnya cinta yang dimiliki oleh seorang pria bernama Forrest Gump. Melihat tindak tanduk seorang Tom Hanks yang berperan menjadi Forrest Gump. Saya seperti tertampar dan tertantang. 

Apakah sebagai seorang pria yang boleh dibilang normal, saya bisa seperti dia? Bagaimana kesetiaannya terhadap Jenny dan sikap optimis yang tiada tanding itu seperti menjadi teror yang membuat hati saya sesak dan pada akhirnya berseloroh, Forrest Gump adalah pria yang hebat tapi menjengkelkan.

Jika ditanya apa film favorit saya sepanjang masa, saya akan menjawab Forrest Gump. Film yang sudah saya tamatkan lima kali dan mungkin nanti akan saya tonton kembali. Film ini menggabungkan banyak unsur di dalamnya. Perang ada, cinta-cintaan ada, komedi ada, persahabatan ada, dan yang paling sering dijadikan bahan pergunjingan dari sebuah film adalah hikmahnya, tentu juga ada.

Melihat Forrest Gump dengan karakternya yang tampak bodoh seolah membuat saya tertawa sambil terenyuh. Tertawa ketika melihat tingkah konyolnya yang natural. Dan, terenyuh ketika sikap setianya membuat saya sering berteriak dalam hati, Jenny keparat! Saya bukan misoginis, tapi ketika melihat Jenny, saya merasa seperti melihat Summer di (500) Days of Summer dalam versi yang berbeda. Walau memang beda, Jenny dan Summer ini sangat layak  dinobatkan sebagai ikon fakgirl.

Film Forrest Gump adalah film adaptasi novel karya Winston Groom yang novelnya pertama kali terbit tahun 1986 dan baru rilis di 1994 yang pada akhirnya menjadi legendaris karena berhasil masuk 13 nominasi Academy Awards. Film ini juga menghantarkan Tom Hanks menyabet gelar aktor terbaik di Academy Award (Piala Oscar) 1994.

Digambarkan sebagai seorang pria yang hanya memiliki IQ 75, Forrest Gump selalu membuat saya iri. Iri dalam hal apa? Dalam hal sifat optimis dan kesetiaannya. Jika kalian sudah menonton film ini, kalian bisa melihat bahwa sifat optimis yang cenderung nothing to lose Forrest Gump ini kurang ajar, terlepas dari banyaknya pesan moral yang bisa didapat dari film ini. Selama lima kali saya menonton, rasa setia dan optimis Forrest Gump lah yang selalu membuat saya jengkel.

Pertama, soal kesetiaan

Hati saya selalu dibuat bergejolak ketika menyaksikan betapa seorang Forrest Gump seolah-olah tampak sempurna mempraktikkan perilaku tersebut. Kesetiaannya yang paling mencolok tentu saja terwujud pada kisah cintanya dengan Jenny. Kisah mereka memang bukan kisah cinta yang terjadi secara tiba-tiba, mereka sudah menjalin ikatan pertemanan sejak kecil dan berlanjut menjadi sebuah perasaan cinta yang tulus. 

Sayang, Jenny selalu menganggap Gump hanya teman dan sahabatnya. Berbeda dengan Jenny, Forrest Gump justru menganggap Jenny lebih dari sahabat. Bahkan Jenny adalah wanita yang sangat ia cintai selain ibunya. Tapi apa daya, Jenny selalu menolak. 

Baca Juga:

7 Rekomendasi Film Seks Terbaik Abad 21

7 Rekomendasi Film Dewasa Korea Terbaik Rating 18+ yang Sayang Dilewatkan

Mereka sempat terpisah, bertemu, terpisah, bertemu lagi hingga terpisah lagi. Forrest Gump yang sempat ikut perang Vietnam dan jadi tentara yang tangguh serta jadi atlet ping pong yang hebat, tetap saja membuat Jenny bergeming. Dan yang membuat hati saya tertusuk-tusuk, ia masih terus setia dengan Jenny sampai ajal memisahkan mereka. Jenny akhirnya mau menikah dengannya setelah menjalani kehidupan yang sangat kacau. Kehidupan liar bersama narkoba, seks bebas, dan alkohol membuat Jenny tampak berbeda seperti Jenny yang dahulu. 

Kedua, soal optimisme

Optimisme ini kadang bikin saya jengkel dan bikin saya ketawa. Coba lihat betapa jengkelnya Letnan Dan terhadap Forrest Gump. Saya juga sependapat dengan Letnan Dan. Forrest Gump terlalu seolah tidak tahu apa itu pesimis dan hal ini membuatnya selalu tampak baik-baik saja walau sedang tidak baik-baik saja. 

Ini menjengkelkan karena saya sangat sulit meniru perilaku seperti itu di dunia nyata. Dan yang semakin membuat saya jengkel, dari situ Forrest Gump justru berhasil dan sukses. Itu terbukti lewat usahanya bersama Letnan Dan yang diberi nama Bubba Gump Shrimp Corporation. Dia akhirnya membuat Letnan Dan yang cacat akibat perang sadar bahwa dengan berbagai kekurangan yang dimilikinya, ia ternyata masih berguna di dunia ini. Dan itu ngena banget di hati.

Hingga kombinasi sifat setia dan optimis yang sempurna pada karakter utama film ini membuat saya tertawa sambil terenyuh. Terutama ketika melihat dirinya lari selama tiga tahun untuk mencari Jenny. Bayangkan, tiga tahun untuk nyari orang yang telah menolak cintanya. Dari mulai klimis sampai jenggotan, Forrest Gump terus berlari sambil sesekali mencari Jenny. Aksinya tersebut ia akhiri karena ia merasa lelah dan Jenny tidak ia temukan.

Klimaks dari film ini semakin membuat saya berani menyimpulkan bahwa sifat setia dan optimis itu memang menjengkelkan. 

Akhir film ini juga keparat menurut saya. Jenny semakin saya benci karena berbagai tindakannya yang bisa dibilang bodoh. Dan karakter utama kita membuat saya yakin bahwa terlalu setia dan optimis itu memang sangat bagus dan baik. Tapi jika hal tersebut benar-benar diterapkan di kehidupan nyata saat ini, entahlah, tidak ada yang tahu. Kadang terlalu baik dan konyol justru seringkali sulit dibedakan.

Sumber gambar: YouTube Paramount Movies

BACA JUGA Kuliah di Jurusan Psikologi Itu Enaknya Nggak Ketulungan dan artikel M. Farid Hermawan lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 8 September 2020 oleh

Tags: rekomendasi filmReview Film
M. Farid Hermawan

M. Farid Hermawan

Saat ini aktif menangani proses rekrutmen harian serta seleksi kandidat.

ArtikelTerkait

Nasib Imigran yang Berjaya, Terlunta, dan Menderta di Film Martin Scorsese terminal mojok.co

Nasib Imigran yang Berjaya, Terlunta, dan Menderita di Film Martin Scorsese

9 Oktober 2020
7 Film yang Cocok Ditonton Saat Hujan, Bikin Hangat Acara Nonton di Rumah Terminal Mojok

7 Film yang Cocok Ditonton Saat Hujan, Bikin Hangat Acara Nonton di Rumah

25 November 2022
Pelajaran dari Film "Ford Vs Ferrari", Susahnya Dihargai Sama Bos yang Sentimen

Pelajaran dari Film “Ford Vs Ferrari”, Susahnya Dihargai Sama Bos yang Sentimen

26 November 2019
Nonton Film 'Home Alone' Adalah Cara Mudah Menyambut Natal bagi yang Tidak Merayakan terminal mojok.co

Nonton Film ‘Home Alone’ Adalah Cara Mudah Menyambut Natal bagi yang Tidak Merayakan

17 Desember 2020
Belajar Memaknai Hidup, Uang, dan Public Relations dari Operator Depot Galon Isi Ulang terminal mojok.co

Shoplifter Sebagai Manifestasi Para Pengutil di Hari Lebaran

6 Juni 2019
Cinephile Starter Pack_ Film-film yang Wajib Ditonton Kamu yang Ingin Naik Kelas Jadi Sinefil terminal mojok

Cinephile Starter Pack: Film-film yang Wajib Ditonton Kamu yang Ingin Naik Kelas Jadi Sinefil

3 November 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Universitas Terbuka (UT) Banyak Prestasinya Itu Bukan Kebetulan, tapi Memang Sistemnya yang Keren

Universitas Terbuka (UT) Banyak Prestasinya Itu Bukan Kebetulan, tapi Memang Sistemnya yang Keren

31 Januari 2026
Membayangkan Jalur KA Kalisat Jember-Bondowoso Aktif Kembali, Pasti Banyak Manfaatnya Mojok.co

Membayangkan Jalur KA Kalisat Jember-Bondowoso Aktif Kembali, Pasti Banyak Manfaatnya

28 Januari 2026
Sisi Gelap Solo, Serba Murah Itu Kini Cuma Sebatas Dongeng (Shutterstock)

6 Kebiasaan Warga Solo yang Awalnya Saya Kira Aneh, tapi Lama-lama Saya Ikuti Juga

27 Januari 2026
6 Waktu dan Cara yang Tepat Membunyikan Klakson di Jogja, Sebuah Panduan untuk Pengendara Luar Mojok.co

6 Waktu dan Cara yang Tepat Membunyikan Klakson di Jogja, Sebuah Panduan untuk Pengendara Luar

26 Januari 2026
Jalan Adi Sumarmo Ngabeyan Kartasura, Jalan Penghubung Bandara Adi Soemarmo yang Bikin Pengendara Waswas

Jalan Adi Sumarmo Ngabeyan Kartasura, Jalan Penghubung Bandara Adi Soemarmo yang Bikin Pengendara Waswas

28 Januari 2026
Pandawa Water World Sempat Jadi Destinasi Wisata Primadona Solo Baru Sebelum Mangkrak seperti Sekarang Mojok.co

Pandawa Water World Sempat Jadi Destinasi Wisata Primadona Sukoharjo sebelum Mangkrak seperti Sekarang

30 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Misi Mulia Rumah Sakit Visindo di Jakarta: Tingkatkan Derajat Kesehatan Mata dengan Operasi Katarak Gratis
  • DLH Jakarta Khilaf usai Warga Rorotan Keluhkan Bau Sampah dan Bising Truk dari Proyek Strategis Sampah RDF
  • Fakta Pahit soal Stunting. Apabila Tidak Diatasi, 1 dari 5 Bayi di Indonesia Terancam “Bodoh”
  • Indonesia Hadapi Darurat Kualitas Guru dan “Krisis Talenta” STEM
  • Kisah Pelajar SMA di Bantul Melawan Trauma Pasca Gempa 2006, Tak Mau Kehilangan Orang Berharga Lagi
  • Ironi Jogja yang “Katanya” Murah: Ekonomi Tumbuh, tapi Masyarakatnya Malah Makin Susah

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.