Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Olahraga

Fikayo Menuju Maestro

Isidorus Rio Turangga Budi Satria oleh Isidorus Rio Turangga Budi Satria
2 Oktober 2021
A A
Akun Twitter Fikayo Tomori

Akun Twitter Fikayo Tomori

Share on FacebookShare on Twitter

Empat hari usai diperkenalkan sebagai pemain anyar AC Milan, Fikayo Tomori mencicipi debut dengan cara yang tak biasa. Bukan sembarang laga, karena ia bermain di salah satu derby terpanas dan terpopuler di sepak bola Italia. Ia langsung bertemu Romelu Lukaku, Lautaro Martinez, hingga salah satu wingback paling eksplosif saat ini, Achraf Hakimi. Skor 2-1 untuk Inter Milan adalah hasil akhir yang pahit, namun Fikayo meninggalkan kesan pertama yang manis pada laga Coppa Italia tersebut.

“Ia bermain setelah ikut dua latihan saja bersama kami! Ia punya hasrat besar untuk berkembang. Secara mental dan teknik, Fikayo memberi kesan pertama yang memuaskan,” ujar Stefano Pioli, pelatih Milan, seusai laga.

Setelah laga melawan Inter, he never looked back. Fikayo bermain 17 kali di Serie A music lalu, 16 di antaranya bermain sebagai pemain inti dan sukses catatkan tujuh clean sheets. Juga jangan lupa satu golnya ke gawang Juventus saat ikut andil membawa Milan berpesta 0-3 di kandang lawan. 

Fikayo terlahir kembali di San Siro dan Milan menemukan sosok ideal yang mereka butuhkan di lini belakang. Gayung pun bersambut. Dana €29 juta digelontorkan untuk membawa pria kelahiran Kanada itu kembali ke Milan. Bukan untuk sementara, tapi untuk menetap lama tanpa klausul pembelian kembali. Fikayo dan Milan bertaut dalam kontrak permanen hingga Juli 2025.

​Musim baru, Fikayo makin menjadi-jadi. ​Dalam enam laga awal, ia bermain lima kali sebagai pemain inti dan ikut andil dalam menjadikan Rossoneri sebagai satu dari tiga tim yang belum terkalahkan di Italia bersama Inter dan Napoli. Ia bahkan tampil begitu prima di laga lawan Lazio. Tak hanya mencatat clean sheet semata, eks pemain Derby County itu juga ikut andil dalam mengunci pergerakan salah satu striker terbaik Italia dalam diri Ciro Immobile.

Dan ingat, Milan juga jadi tim kedua di Serie A dengan angka kebobolan paling sedikit (3) setelah Napoli (2). Padahal Rossoneri baru saja kehilangan Gianluigi Donnarumma yang hengkang ke Paris.

Dilansir dari statistik WhoScored, Fikayo Tomori termasuk di jajaran bek tengah yang dalam enam pekan ini tak pernah sekali pun dilewati oleh pemain lawan. Selain kemampuannya membaca permainan, agresivitas dan antisipasinya pada pergerakan lawan serta bola membuatnya jadi bek yang efektif. Musim ini saja, catatan pelanggaran yang ia buat hanya ada di angka 1,2/laga.

Istimewanya lagi, eks pemain Derby County ini juga piawai mengalirkan bola khas bek modern. Catatan umpan per laganya ada di angka 55,7/laga dengan 3,3 di antaranya adalah long pass success. Untuk mempermanis statistik tersebut, bek berdarah Nigeria itu juga punya akurasi umpan sukses di angka 88,3 persen. Deret angka istimewa untuk ukuran pemain asli Inggris yang bermain di salah satu liga top Eropa yang terkenal dengan sistem pertahanan terbaiknya.

Baca Juga:

Universitas Terbuka (UT): Kampus yang Nggak Ribet, tapi Berani Tampil Beda

Kembaran Bukan Purwokerto, Jangan Disamakan

Dan seperti cinta yang disambut hangat, hampir dua tahun sejak debut di Timnas Inggris melawan Kosovo, panggilan itu akhirnya tiba. Gareth Southgate tak bisa menahan hasrat untuk memanggil Fikayo Tomori ke skuat Tiga Singa jelang laga internasional di awal Oktober ini.

Italia adalah padepokan terbaik untuk menimba ilmu, yang kerap disebut banyak orang sebagai the art of defending. Fikayo Tomori berjudi dengan tepat ketika menolak tawaran West Ham dan mengadu karier di Kota Mode. Sejauh ini, perjudian itu berhasil. Ia jadi kepingan tak tergantikan di lini belakang Milan dan tampil luar biasa di awal musim termasuk ketika Milan beradu dengan Juventus di liga serta kala meladeni eksplosivitas Liverpool di Liga Champions.

Jangan lupa, ada Franco Baresi dan Paolo Maldini di jajaran eksekutif AC Milan. Sebagai pemain bertahan, Fikayo Tomori mengambil jalan terbaik dengan bergabung ke Milan. Di sana, di sisi merah Kota Mode, para pemain bertahan legendaris disemai, dididik, lalu melegenda hingga akhir karier dan menjadi seorang maestro. 

Bukankah hidup merantau jauh dari kampung kepalang asyik dinikmati saat ini, eh, Fikayo?

Sumber gambar: Akun Twitter Fikayo Tomori

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 2 Oktober 2021 oleh

Tags: AC MilanFikayo Tomoriinggrispilihan redaksiserie A
Isidorus Rio Turangga Budi Satria

Isidorus Rio Turangga Budi Satria

Dulu nulis bola, sekarang nulis tekno.

ArtikelTerkait

Malang Plaza Memang Dilalap Api, tapi Kenangannya Takkan Pernah Mati

Malang Plaza Memang Dilalap Api, tapi Kenangannya Tak Akan Pernah Mati

4 Mei 2023
15 Film Indonesia Terbaik yang Penting dan Tidak Boleh Dilupakan terminal mojok.co

15 Film Indonesia Terbaik yang Penting dan Tidak Boleh Dilupakan

31 Agustus 2021
8 Salah Paham yang Kerap Terjadi Terkait Jabodetabek Terminal Mojok

8 Salah Paham yang Kerap Terjadi Terkait Jabodetabek

8 Juni 2022
madura calon mertua menikah dengan teman satu kantor mojok

14 Tahapan dan Istilah Pernikahan di Madura

2 November 2021
Desa Panggungharjo Bantul, Desa Terbaik di Indonesia (Unsplash)

Mengenal Desa Panggungharjo di Bantul, Desa Terbaik di Indonesia yang Dipuji Mahfud MD Saat Debat Cawapres

22 Januari 2024
5 Tempat Horor di Surabaya yang Bisa Didatangi untuk Wisata Uji Nyali Terminal Mojok

5 Tempat Horor di Surabaya yang Bisa Didatangi untuk Wisata Uji Nyali

4 Agustus 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

10 Istilah Populer di Kampus Unpad yang Penting Diketahui Mahasiswa Baru Mojok.co

10 Istilah di Unpad yang Perlu Diketahui Mahasiswanya biar Nggak Dikira Kuper

7 Januari 2026
Trowulan, Tempat Berlibur Terbaik di Mojokerto, Bukan Pacet Atau Trawas

Trowulan, Tempat Berlibur Terbaik di Mojokerto, Bukan Pacet Atau Trawas

12 Januari 2026
Bus Efisiensi Penyelamat Warga Purwokerto yang Ingin “Terbang” dari Bandara YIA Mojok.co

Bus Efisiensi Penyelamat Warga Purwokerto yang Ingin “Terbang” dari Bandara YIA

9 Januari 2026
Banyu Urip, Kelurahan Paling Menderita di Surabaya (Unsplash)

Banyu Urip Surabaya Kelurahan Paling Menderita, Dibiarkan Kebanjiran Tanpa Menerima Solusi Sejak Dulu

10 Januari 2026
Patung Macan Putih, Ikon Wisata Baru Kediri yang Menarik Wisatawan

Patung Macan Putih, Ikon Wisata Baru Kediri yang Menarik Wisatawan

6 Januari 2026
Rujak Teplak Khas Tegal Adalah Anomali bagi Warga Blora, Rujak kok Jadi Menu Sarapan, Aneh!

Rujak Teplak Khas Tegal Adalah Anomali bagi Warga Blora, Rujak kok Jadi Menu Sarapan, Aneh!

9 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ne8V7SUIn1U

Liputan dan Esai

  • Saya Memutuskan Kuliah di Jogja Bukan Hanya untuk Cari Ilmu, tapi Juga Lari dari Rumah
  • 5 Tahun Tinggal di Kos-kosan Horor Jogja: Gajiku Lebih “Satanis” dari Tempat Tinggalku
  • Lulusan S2 Jogja Ogah Menerima Tawaran Jadi Dosen, Mending Ngajar Anak SD di Surabaya: Gambaran Busuk Dunia Pendidikan Indonesia
  • Jalan Pantura Rembang di Musim Hujan adalah Petaka bagi Pengendara Motor, Keselamatan Terancam dari Banyak Sisi
  • Kisah Wisudawan Terbaik ITB, Berhasil Selesaikan Kuliah S2 dari Ketertarikan Menyusuri Kampung Tua di Pulau Jawa
  • Mens Rea, Pandji Pragiwaksono sebagai Anak Abah, dan Bahaya Logika Fanatisme

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.