Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Surabaya dapat Penghargaan Kota Layak Anak, tapi Eksploitasi Anak di Surabaya yang Jauh dari Kata Selesai

Naimatul Chariro oleh Naimatul Chariro
3 Februari 2024
A A
Surabaya dapat Penghargaan Kota Layak Anak, tapi Eksploitasi Anak di Surabaya yang Jauh dari Kata Selesai

Surabaya dapat Penghargaan Kota Layak Anak, tapi Eksploitasi Anak di Surabaya yang Jauh dari Kata Selesai (Pixabay.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Surabaya meraih gelar penghargaan Kota Layak Anak (KLA) dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak pada Juli 2023. Nggak tanggung-tanggung, kota pahlawan ini meraih peringkat nomor satu se-Indonesia. Katanya, prestasi ini dicapai karena kota ini berhasil menjamin hak dan perlindungan anak. Tapi, saya mau tanya Pak, Buk, itu perhitungannya berasal dari mana ya?

Setiap hari, saya masih melihat banyak anak-anak yang tereksploitasi. Bahkan, komunitas Save Street Child Surabaya aja masih terus bergerak hingga kini, berarti apa? Iya, masalah eksploitasi anak belum atau malah nggak kunjung terselesaikan.

Banyak anak di Surabaya menjadi penjual, pengamen, dan pengemis

Eksploitasi anak di Surabaya bentuknya macem-macem, mulai dari jualan, mengamen, bahkan mengemis. Parahnya, jumlahnya itu banyak. Kemarin, saya sendiri sudah ketemu dengan lima anak yang mengemis. Bayangkan, hanya dalam satu hari sudah ada lima, itupun di sekitar Manukan aja. Lha, kalo satu kota seberapa banyak?

Saya yakin banyak dari kalian sewaktu cangkruk bertemu dengan anak-anak ini. Entah mengamen, jualan tisu, ataupun cangcimen. Sebab, keadaan tragis ini semakin nampak ketika malam hari. Kemungkinan, mereka ini tetap bersekolah di pagi hari, tapi malamnya dipaksa mencari uang, atau justru banyak dari mereka yang nggak bersekolah. Kalo hal ini sampai terjadi, berarti pemerintah masih gagal mengupayakan hak-hak anak. Utamanya, hak untuk bermain dan mendapatkan pendidikan!

Faktor utamanya ekonomi

Kasus ini sangat amat serius dan kompleks. Pasalnya, banyak dari mereka yang dituntut bahkan dipaksa oleh orang tuanya dengan berbagai permasalahan rumah tangga yang ada. Berdasar pengalaman saya di komunitas, dan beberapa pertanyaan yang saya sering ajukan saat bertemu dengan anak-anak ini, jawabannya selalu sama, ekonomi.

Anak-anak yang tereksploitasi di Surabaya selalu berasal dari keluarga miskin. Orang tua mereka merasa nggak punya jalan lain, selain mempekerjakan anaknya untuk menutup kebutuhan hidup. Biasanya banyak dari keluarga mereka yang terlilit utang lintah darat. Selain itu, kebutuhan hidup di Surabaya juga tinggi. Listrik, air, bahan pokok, belum lagi tempat huni, semuanya mahal. Jadi, anak mereka harus ikut menanggung utang dan kebutuhan keluarga.

Kesal? Saya pun demikian. Tapi, banyak orang tua dari mereka yang nggak peduli karena keadaan ekonomi yang sudah mendesak. Di lain sisi, anak juga dilihat sebagai komoditas yang lebih menguntungkan daripada orang dewasa. Kalo saya tanya, rata-rata mereka mendapatkan uang paling sedikit 50 ribu, dan kalo lagi banyak bisa sampai ratusan ribu.

Nah, kondisi ini yang jadi penyebab utama rantai eksploitasi anak di Surabaya nggak segera terselesaikan. Oleh karena itu, pemerintah harus ikut turun tangan menyelesaikan persoalan ini. Jangan hanya melihat dari sisi permukaannya aja.

Baca Juga:

Siasat Melewati 31 Jam di “Neraka” Bernama Kapal Kelas Ekonomi Surabaya-Makassar

Bekerja Menjadi Akademisi di Surabaya Adalah Keputusan Bodoh, Kota Ini Cuma Enak untuk Kuliah

Solusinya jangan cuma penangkapan, tapi harus berkelanjutan

Saat saya ikut komunitas, beberapa anak menceritakan pengalaman mereka yang harus lari-larian dari kejaran Satpol-PP. Kalo mereka tertangkap akan dibawa ke kantor dan didata. Kemudian, jika ada keluarga yang menjamin, mereka boleh pulang.

Cerita inilah yang membuat saya semakin geram. Pasalnya, menyelesaikan rantai eksploitasi anak nggak bisa semudah itu. Pemerintah harus hadir untuk menjamin dan menciptakan upaya-upaya yang membuat mereka nggak tereksploitasi lagi.

Begini, sebagai warga Surabaya yang resah, saya mengajukan dua solusi yang sejauh ini terpikirkan. Pertama, ciptakan tim khusus yang mengurus anak-anak tereksploitasi ini, sehingga ada orang yang bisa mengecek setiap hari kegiatan para anak.

Kedua, ekonomi keluarganya juga dibantu, beri lapangan pekerjaan, dan pastikan nggak ada yang punya utang. Wong pemerintahan Panggungharjo aja bisa menyelesaikan utang warga, masak sekelas Pemerintah Kota Surabaya nggak bisa?

Terakhir, dorong komunitas pemberdayaan anak jalanan di Surabaya dengan kolaborasi. Selama ini mereka telah berhasil menciptakan berbagai kegiatan, yang bisa memberikan banyak manfaat bagi anak-anak marginal. Tapi, sampai detik ini, komunitas Save Street Child Surabaya masih berdiri sendiri. Kalo kolaborasi bisa terjadi, kegiatan-kegiatan dari komunitas ini bisa menjangkau lebih banyak anak-anak.

Oleh karena itu, saya sangat berharap persoalan kemanusiaan ini segera terselesaikan di Surabaya. Nelangsa rasanya, ada banyak anak-anak yang harus berjuang untuk kehidupannya di tengah ingar bingar kota.

Penulis: Naimatul Chariro
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Sebenarnya, Surabaya Maunya Jadi Apa?

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 3 Februari 2024 oleh

Tags: eksploitasi anakkota layak anakpengemisSurabaya
Naimatul Chariro

Naimatul Chariro

Mahasiswa yang sedang belajar menulis.

ArtikelTerkait

Sidoarjo yang Nyatanya Membuat Wisatawan Resah dan Heran (Unsplash)

Sidoarjo yang Membuat Wisatawan Bertanya-tanya, Antara Resah dan Heran karena ini Bukan Kabupaten tapi Kota yang Menyamar

28 Oktober 2025
Marvell Mall Surabaya, Mall Paling Menyedihkan di Surabaya: Eskalator Mati, Basement Mencekam, Tenant Gulung Tikar!

Marvell Mall Surabaya, Mall Paling Menyedihkan di Surabaya: Eskalator Mati, Basement Mencekam, Tenant Gulung Tikar!

30 Maret 2024
5 Hal Sederhana yang Bisa Membuat Orang Surabaya Marah

5 Hal Sederhana yang Bisa Membuat Orang Surabaya Marah

2 Maret 2025
Ironi Mahasiswa Rantau di Surabaya: Musim Kemarau Kepanasan, Musim Hujan Kebanjiran

Ironi Mahasiswa Rantau di Surabaya: Musim Kemarau Kepanasan, Musim Hujan Kebanjiran

8 Desember 2023
Bahasa Jawa Surabaya yang Sulit Diterjemahkan ke Bahasa Indonesia (Unsplash)

10 Bahasa Jawa Suroboyoan yang Paling Unik dan Sulit Diterjemahkan ke Bahasa Indonesia. Para Perantau di Surabaya Wajib Tahu!

12 Desember 2023
Kata Siapa Surabaya Romantis kalau Malam Hari? Lebih Ngeri sih, Iya!

Sebenarnya, Surabaya Maunya Jadi Apa?

5 Desember 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

KA Sri Tanjung, Kereta Ekonomi Tempatnya Penumpang-penumpang “Aneh” Mojok.co ka kahuripan

KA Sri Tanjung dan KA Kahuripan, Kereta Api Paling Nanggung dan Melelahkan bagi Penumpang

10 Maret 2026
Mobil Suzuki Swift Lama, Mobil Tanpa Musuh dan Bebas Makian di Jalan suzuki sx4

Menyiksa Suzuki Swift di Jalanan Pantura yang Tak Pernah Mulus dari Kudus ke Rembang

9 Maret 2026
ATM Pecahan 20 Ribu Menyelamatkan Saya dari Biaya Jasa Tukar Uang Baru Pinggir Jalan yang Nggak Masuk Akal Mojok.co

ATM Pecahan 20 Ribu Menyelamatkan Saya dari Biaya Jasa Tukar Uang Baru Pinggir Jalan yang Nggak Masuk Akal

10 Maret 2026
motor Honda Stylo 160: Motor Matik Baru dari Honda tapi Sudah Disinisin karena Pakai Rangka eSAF, Bagusan Honda Giorno ISS Honda motor honda spacy

Honda Stylo Adalah Motor Paling Tidak Jelas: Mahal, tapi Value Nanggung. Motor Sok Retro, tapi Juga Modern, Maksudnya Gimana?

15 Maret 2026
Pamer Pencapaian Adalah Kegiatan Paling Sampah Saat Lebaran, Nggak Ada Fungsinya kecuali Bikin Orang Emosi

Pamer Pencapaian Adalah Kegiatan Paling Sampah Saat Lebaran, Nggak Ada Fungsinya kecuali Bikin Orang Emosi

12 Maret 2026
Ulukutek Leunca, Makanan Sunda Paling Nggak Normal dan Rasanya Bikin Pusing Pendatang  Mojok.co

Ulukutek Leunca, Makanan Sunda Paling Nggak Normal dan Rasanya Bikin Pusing Pendatang 

13 Maret 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=1k7EQFkTWIM

Liputan dan Esai

  • Saya Tak Sudi Mudik dengan Kereta Ekonomi Premium, Berasa “Scam” karena Bualan Mirip Eksekutif padahal Menyiksa Diri
  • Kebahagiaan Semu Gaji 5 Juta di Jakarta: Dianggap “Sultan” di Desa, Padahal Kelaparan dan Menderita di Kota
  • Sulitnya Jadi Penjual Gudeg, Susah-susah Siapkan Makanan Khas Jogja Berujung Dapat Celaan Wisatawan
  • Orang Jawa Desa Nyoba “Menu Aneh” Warung Nasi Padang, Lidah Menjerit dan Langsung Merasa Goblok Seketika
  • Stasiun Pasar Senen Saksi Perantau Jogja “Ampun-ampun” Dihajar dan Dirampas Jakarta, Tapi Terlalu Cemas Resign buat Balik Jogja
  • Ambisi Beli Mobil Avanza di Usia 23 Demi Disegani di Desa, Berujung Sumpek karena Ekspektasi dan Tetangga Iri-Dengki

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.