Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Hiburan Anime

Dzul dan Raju, Interpreter Andal dari Kampung Durian Runtuh

Diaz Robigo oleh Diaz Robigo
7 Juni 2023
A A
Dzul dan Raju, Interpreter Andal dari Kampung Durian Runtuh

Dzul dan Raju, Interpreter Andal dari Kampung Durian Runtuh (Upin Ipin Fandom)

Share on FacebookShare on Twitter

Dari kecil hingga dewasa seperti sekarang ini, saya masih setia menonton serial animasi Upin dan Ipin yang pertama kali ditayangkan tahun 2007 di MNCTV. Serial animasi yang diproduksi Les’ Copaque Production ini mengisahkan dua anak kembar Upin dan Ipin yang tinggal di sebuah kampung bernama Kampung Durian Runtuh. Dalam keseharian, keduanya punya banyak kisah menarik bersama teman-teman, keluarga, dan tetangga di kampung tersebut.

Terlepas dari keseruan yang diciptakan oleh Upin Ipin bersama teman-temannya, ternyata ada dua tokoh pendukung yang memiliki peran cukup penting dalam serial tersebut. Mereka adalah Dzul dan Raju.

Alasan keduanya saya nobatkan sebagai pemeran penting dalam serial Upin dan Ipin adalah karena mereka sukses menjadi interpreter dalam beberapa adegan. Kalau nggak ada Dzul dan Raju, mungkin karakter Ijat, Opet, dan Sapy nggak akan ada. Selain itu, beberapa adegan mungkin bakal nggak menarik kalau nggak ada keduanya. Meski keduanya saat ini sudah jarang nongol di Kampung Durian Runtuh, kenangan akan kehadiran mereka cukup membekas dalam diri saya.

Dzul

Pertama, kita mulai dari karakter Dzul yang terkenal suka membual dengan kalimat pembukanya yang khas, “Kata Nenek saya…” Dalam serial animasi Upin dan Ipin, Dzul adalah teman terbaik yang pernah dimiliki oleh Ijat. Gimana nggak baik, wong Dzul ini sabar dan setia banget menemani Ijat ke mana saja. Mulai dari menjadi teman sebangku Ijat di Tadika Mesra hingga menjadi interpreter tiap kali Ijat berbicara.

Salah satu hal yang bikin saya salut adalah Dzul nggak pernah marah tiap kali dia menerjemahkan maksud Ijat ketika hendak menyampaikan sesuatu. Apalagi Dzul sangat peduli dengan bestie-nya ini, dan itu bisa dilihat ketika adegan rumah Ijat kebakaran. Dia menemani Ijat yang sedang dilanda musibah.

Pokoknya kalau nggak ada Dzul, kayaknya Upin Ipin, dkk. serta penonton bakalan kebingungan deh dengan maksud omongan Ijat. Meski Dzul suka membual dan menyebarkan hoaks di Kampung Durian Runtuh, kehadirannya cukup penting, sih.

Raju

Selanjutnya ada karakter Raju bin Muthu yang merupakan anak kandung dari Uncle Muthu. Tau kan Uncle Muthu? Itu lho yang punya kedai dengan masakan paling enak se-Kampung Durian Runtuh. Walaupun Raju jarang muncul dalam serial Upin dan Ipin, dia punya kemampuan yang sangat spesial, lho, yakni bisa memahami bahasa binatang.

Jadi nggak usah heran ketika melihat Raju selalu berdampingan dengan Sapy kesayangannya. Bahkan dalam film Geng: Pengembaraan Bermula, Raju bisa menginterpretasikan bahasa hewan dari dunia lain, yaitu Opet. Bayangkan kalau nggak ada Raju, mungkin Upin Ipin sudah tewas dibunuh ibunya Opet atau nggak geng yang menjelajahi hutan tersebut bakal tersesat di dimensi lain dan nggak bisa keluar untuk selama-lamanya.

Baca Juga:

Semakin Dewasa, Saya Sadar Bahwa Makan Sambil Nonton Upin Ipin Itu adalah Terapi Paling Manjur karena Bikin Kita Lupa Diri Terhadap Berbagai Masalah Hidup

Cerita Upin dan Ipin “Sahabat Baik Abah” Paling Menyayat Hati Dibanding Semua Episode Sedih yang Pernah Tayang

Sekarang paham kan kenapa saya menobatkan Dzul dan Raju sebagai interpreter andalan Kampung Durian Runtuh? Meski keduanya jarang nongol dan cuma jadi cameo, peran keduanya nggak bisa diremehkan, lho!

Penulis: Diaz Robigo
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Alasan Raju “Upin Ipin” Nggak Balik ke Kampung Durian Runtuh.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 7 Juni 2023 oleh

Tags: DzulKampung Durian RuntuhRajuUpin dan Ipin
Diaz Robigo

Diaz Robigo

figur yang pernah terlibat dalam proses demokrasi tingkat daerah di Karawang, dengan fokus pada isu-isu pembangunan dan pelayanan publik.

ArtikelTerkait

3 Episode di Kartun Upin & Ipin yang Paling Berkesan terminal mojok.co

3 Episode di Kartun Upin & Ipin yang Paling Berkesan

12 Januari 2022
5 Orang Paling Berpengaruh di Kampung Durian Runtuh Upin dan Ipin

5 Orang Paling Berpengaruh di Kampung Durian Runtuh Upin dan Ipin

28 Mei 2023
Menerka Pekerjaan Upin Ipin dan Anak-anak Tadika Mesra di Industri Hiburan Korea

Menerka Pekerjaan Upin Ipin dan Anak-anak Tadika Mesra di Industri Hiburan Korea

11 Juli 2023
Alasan Raju Upin Ipin Nggak Balik ke Kampung Durian Runtuh Terminal Mojok

Alasan Raju “Upin Ipin” Nggak Balik ke Kampung Durian Runtuh

22 Januari 2023
Kegiatan Upin Ipin dan Anak-anak Kampung Durian Runtuh Selama Bulan Ramadan Mojok.co

Kegiatan Upin Ipin dan Anak-anak Kampung Durian Runtuh Selama Ramadan

9 Maret 2025
5 Perbedaan Upin dan Ipin Dulu dengan Sekarang

5 Perbedaan Upin dan Ipin Dulu dan Sekarang

1 Juni 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Andai Suzuki Burgman Street 125 Ganti Logo Jadi Honda, Pasti Laris di Indonesia

Suzuki Burgman 150 Terbaru yang Rilis di Kolombia Jadi Bukti Bahwa Suzuki Makin Persetan dengan Penjualan dan Tampilan. Desainnya Jelek Banget!

5 Juni 2026
Mengurai Inflasi IPK: Dosen Makin Dermawan atau Mahasiswa Makin Pintar?  

Mengurai Inflasi IPK: Dosen Makin Dermawan atau Mahasiswa Makin Pintar?  

3 Juni 2026
Panduan Mengenali Bakso Malang yang Asli dari Kera Ngalam, biar Kalian Nggak Kena Tipu

Susahnya Jadi Arek Malang di Jakarta: Berniat Mengobati Homesick Lewat Bakso Malang, eh yang Jual Malah Orang Tasik

4 Juni 2026
Soto, Kuliner Solo Bukan Makanan, tapi Jimat Bertahan Hidup (unsplash)

Soto, Warisan Budaya di Khazanah Kuliner Solo yang Tidak Lagi Dianggap Makanan, tapi Cara Bertahan Hidup

31 Mei 2026
Jembatan Ngancar Klaten Akhirnya Direnovasi, Hidup Warlok Tak Lagi Waswas, Bakal Lebih Waras Mojok.co

Jembatan Ngancar Klaten Akhirnya Direnovasi, Hidup Warlok Tak Lagi Waswas, Bakal Lebih Waras

3 Juni 2026
Mahasiswa UIN Nggak Wajib Nyantri, tapi kalau Nggak Nyantri ya Kebangetan lulusan UIN

Lulusan UIN Sulit Cari Kerja Itu Mitos, Kenyataan Membuktikan Sebaliknya!

5 Juni 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.