Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Hiburan Serial

Detail dalam Dorama Jepang yang Bikin Penonton Drama Korea Kaget

Noor Annisa Falachul Firdausi oleh Noor Annisa Falachul Firdausi
27 Agustus 2023
A A
Detail dalam Dorama Jepang yang Bikin Penonton Drama Korea Kaget

Detail dalam Dorama Jepang yang Bikin Penonton Drama Korea Kaget (Unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

#2 Manusia memang nggak sempurna

Pada drama Korea, visual para aktor dan aktris (khususnya pemeran utama) adalah yang nomor satu. Kesempurnaan fisik berperan penting di drakor. Bahkan tokoh yang digambarkan miskin sampai harus utang sana-sini pun tetap bisa glowing dan bajunya bagus. Makanya nggak heran kalau orang di luar Korea Selatan mengira bahwa semua orang Korea itu cantik-cantik dan ganteng-ganteng.

Dari yang saya lihat, dorama Jepang menggambarkan orang Jepang dengan lebih realistis. Tokoh utamanya nggak harus tinggi, cakep, dan berotot. Mereka menggambarkan dunia yang beragam ini dengan lebih nyata. Bahkan di dorama yang saya lihat saja tokoh utama cowoknya punya bulu ketek dan kerempeng. Hal itu hampir mustahil ditemukan di drakor.

ADVERTISEMENT

#3 Product placement nggak begitu masif

Strategi periklanan yang khas banget dari drama Korea adalah dengan menerapkan product placement. Suatu produk akan ditempatkan secara langsung di dalam drama, baik itu dalam bidikan kamera, disebut dalam percakapan, maupun digunakan untuk mengembangkan plot. Contohnya di drakor kita sering melihat satu negara mobilnya Hyundai dan HP-nya Samsung Z Flip semua. Lalu para tokohnya makan siang di Subway, minum beer Hite, dan pakai body care Scarlett.

Di dorama Jepang pun ada product placement. Bedanya, dorama Jepang main lebih “rapi” karena product placement-nya nggak sebanyak drakor. Di setiap episode dorama Jepang belum tentu ada satu product placement. Tapi di drakor, satu scene saja bisa langsung ada dua sampai tiga produk yang diiklankan.

Product placement memang tujuannya meningkatkan brand awareness ke penonton, sih. Tapi kalau kebanyakan ya bikin penonton risih.

#4 Episode dorama Jepang sedikit dan durasi pendek

Terakhir, saya cukup kaget waktu tahu ternyata dorama Jepang nggak begitu banyak jumlah episodenya. Sebagian besar dorama Jepang cuma menayangkan 10-12 drama. Durasinya pun hanya sekitaran 45 menit.

Mengingat durasinya yang pendek dan jumlah episodenya yang sedikit, hampir nggak ada porsi untuk side story di dorama Jepang. Cerita hanya berkutat di para pemeran utama dengan interaksi yang terbatas sama pemeran pendukung.

Hal ini berbeda dengan drama Korea yang ceritanya kerap kali sampai ke mana-mana. Supporting roles, seperti love line sahabat pemeran utama sampai trauma yang dialami kakak pemeran utama, juga diceritakan dalam drakor.

Baca Juga:

3 Tradisi Manten Paling Unik di Tulungagung. Terdengar Aneh bagi Pendatang, tapi Normal bagi Warlok

Penderitaan Tinggal Dekat Tempat Wisata Mikutopia Kota Batu, Hidup Dihantui Macet, Berisik, dan Waswas dengan Ancaman Bencana Ekologis Masa Depan

Begitulah kalau kelamaan nonton drama Korea, langsung culture shock waktu nonton serial produksi negara lain. Keterkejutan yang saya alami bukan berarti menunjukkan kalau drama Korea lebih buruk daripada dorama Jepang atau sebaliknya, ya. Keduanya punya plus-minus masing-masing dan tetap worth to watch.

Penulis: Noor Annisa Falachul Firdausi
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA 7 Drama Korea Terkenal yang Sebenarnya Adaptasi Dorama dan Manga Jepang.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 28 Agustus 2023 oleh

Tags: doramadrakordrama koreaepisodejepangkarakterpilihan redaksi
Noor Annisa Falachul Firdausi

Noor Annisa Falachul Firdausi

Alumnus UGM asal Yogyakarta yang lagi belajar S2 Sosiologi di Turki

ArtikelTerkait

Kasihan Motor Saya jika Pertalite Beneran Dihapus

Beli Pertalite Pakai Aplikasi: Kalau Bisa Dibikin Ribet, Kenapa Tidak?

25 Juni 2022
Pengemis di Jepang: Sudah Jatuh Tertimpa Pidana

Pengemis di Jepang: Sudah Jatuh Tertimpa Pidana

9 Juni 2022
Menggugat Aktivis Muda Brengsek yang Jadikan Penderitaan Rakyat sebagai Portofolio terminal mojok.co

Menggugat Aktivis Muda Brengsek yang Jadikan Penderitaan Rakyat sebagai Portofolio

4 Oktober 2021
Rasa Minuman Matcha seperti Rumput dan Saya Terpaksa Menyukainya Selama Bertahun-tahun demi Pacar Mojok.co

Demi Pacar, Saya Rela Menyukai Minuman Matcha yang Selama Ini Dibenci karena Rasanya Mirip Rumput

4 Agustus 2025
3 Penderitaan yang Saya Rasakan Saat Naik Kereta Api Dhoho Penataran

3 Penderitaan yang Saya Rasakan Saat Naik Kereta Api Dhoho Penataran

20 April 2023
5 Hal yang Sering Disalahpahami dari Kabupaten Trenggalek kediri

5 Hal yang Sering Disalahpahami dari Kabupaten Trenggalek

26 Januari 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Membayangkan Betapa Menderita Jadi Warga Perumahan yang Lingkungannya Dijadikan Pasar Kaget Tiap Pekan Mojok.co

Membayangkan Betapa Menderita Jadi Warga Perumahan yang Lingkungannya Dijadikan Pasar Kaget Tiap Pekan

26 Juni 2026
4 Coffee Shop yang Jadi Pusat Skena Perkopian di Klaten, Wajib Kalian Coba!

Coffee Shop Skena di Klaten Part 2: Pemain Baru, tapi Kualitas Kopinya Boleh Diadu

26 Juni 2026
Stereotipe FEB Unila Lampung yang Sebaiknya Jangan Dipercaya, Cuma Bikin Beban Mahasiswanya Mojok.co

Stereotipe FEB Unila Lampung yang Sebaiknya Jangan Dipercaya, Cuma Bikin Beban Mahasiswanya

30 Juni 2026
Hal-Hal yang Nggak Saya Sukai dari Gandus Palembang, Bau Pabrik Karet hingga Berasa Dipanggang Matahari Terminal

Hal-Hal yang Nggak Saya Sukai dari Gandus Palembang, Bau Pabrik Karet hingga Berasa Dipanggang Matahari

30 Juni 2026
Warlok Semarang Muak dengan Mal Baru, Lebih Butuh Ruang Terbuka Hijau yang Terjangkau Mojok.co

Warlok Semarang Muak dengan Mal Baru, Lebih Butuh Ruang Terbuka Hijau yang Terjangkau 

24 Juni 2026
Warung Madura Contoh Ideal Menjalankan Toko: Kejujuran, Barang Lengkap, dan Layanan Sat-Set Adalah Kunci Mojok.co

Warung Madura Contoh Ideal Menjalankan Toko: Kejujuran, Barang Lengkap, dan Layanan Sat-Set Adalah Kunci

27 Juni 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.