Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Ekonomi

Dapat Diskon Saat Belanja Lewat Live Streaming, Yakin Lebih Hemat?

Azizah Nur Alfi oleh Azizah Nur Alfi
21 Agustus 2023
A A
Dapat Diskon Saat Belanja Lewat Live Streaming, Yakin Lebih Hemat?

Dapat Diskon Saat Belanja Lewat Live Streaming, Yakin Lebih Hemat? (Unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Katanya belanja saat program live streaming berlangsung bikin kita lebih hemat karena diskon yang ditawarkan gede-gedean. Ah, yang bener?

Strategi penjualan lewat fitur layanan live streaming semakin diminati masyarakat. Buktinya, saya selalu mendapati orang bercuap-cuap menawarkan dagangannya ketika scrolling media sosial atau berkunjung ke platform belanja online. Jumlah penonton belanja live streaming tersebut mencapai puluhan atau ratusan viewer.

Di Indonesia, tren itu sebenarnya sudah menggema sejak tahun lalu. Namun, saya baru terkena demam belanja lewat live streaming belakangan ini setelah teman kantor bercerita belanja lewat fitur live streaming dinilai lebih murah.

Tak cukup hanya mendengarkan cerita pengalaman teman, saya pun ingin membuktikan seberapa murah belanja lewat live streaming. Saya pertama kali mencoba pengalaman baru ini di platform belanja online toko oranye.

Tips belanja lewat program live streaming

Teman kantor saya memberikan sebuah tips jika ingin mendapatkan produk dengan harga lebih murah lewat program live streaming. Katanya, saya harus berbelanja di program live streaming pada pukul 20.00 WIB, karena akan ada diskon belanja 50 persen dari toko itu.

Saya nggak sabar menerapkan tips tersebut. Produk pertama yang saya beli adalah hijab pasmina. Benar juga, saya memperoleh harga pembelian hijab dan biaya kirim senilai total Rp10.850, dari harga normal Rp17.700 belum termasuk biaya kirim.

Pengalaman pertama berbelanja live membuat jari saya nggak berhenti scrolling produk lain di toko oranye itu. Kemudian saya membeli kurma sukari premium 1 kg dan biaya kirim senilai total Rp40.500, dari harga normal Rp48.500 belum termasuk biaya kirim.

Nampaknya saya mengalami kecanduan karena nggak berhenti membuka aplikasi toko online itu setiap hari. Sampai akhirnya saya menyadari telah berbelanja sejumlah barang di luar daftar kebutuhan bulanan.

Baca Juga:

5 Barang Indomaret yang Sebenarnya Mubazir, tapi Terus Dibeli Pelanggan

Setelah Saya Belajar Ekonomi Makro, Saya Baru Tahu bahwa Ternyata Belanja Sama Pentingnya dengan Menabung

Diskon saat live streaming nggak bikin hemat

Dengan harga yang lebih murah pada saat belanja live, benarkah saya jadi lebih hemat? Hmmm, ternyata diskon belanja live nggak membuat saya lebih berhemat.

Faktanya, iming-iming diskon membuat saya silap membeli barang-barang yang sebenarnya nggak dibutuhkan. Pengeluaran yang melebihi daftar belanja bulanan akhirnya membuat perubahan terhadap arus kas keuangan saya.

Hijan pasmina berwarna chestnut yang saya beli saat belanja live streaming, menambah warna hijab yang sebelumnya sudah menumpuk di lemari. Alhasil, lemari pakaian saya menjadi penuh.

Begitu pula kurma sukari yang baru saya beli menambah isi lemari pendingin yang sebelumnya telah penuh dengan bahan makanan lain. Sebenarnya tanpa membeli keduanya saya tetap bisa berpakaian rapi dan tetap sehat.

Beda cerita jika kita sedang membutuhkan barang-barang yang telah habis terpakai, maka diskon besar-besaran dapat dimanfaatkan. Namun, sering kali kita hanya tergiur oleh diskon, tanpa melihat pentingnya barang tersebut. Ini ditandai dengan barang yang sudah dibeli teronggok begitu saja tanpa pernah digunakan.

Dengan demikian, apakah masih bisa menyebut diskon belanja live membuat saya lebih hemat?

Barang-barang diskon berakhir menumpuk di rumah

Selain membuat arus kas terganggu, pembelian barang-barang diskon memberikan PR baru bagi saya, yakni barang-barang yang menumpuk. Padahal barang yang menumpuk dapat menciptakan stres, kelelahan, dan kewalahan.

Artikel di Kompas.id yang ditulis oleh Agustine Dwiputri, seorang psikolog, menyebutkan ketidakteraturan fisik dapat mempengaruhi kesehatan mental. Lingkungan yang berantakan dapat menyebabkan frustasi, kewalahan, dan ketidakberdayaan. Saya mengartikan lingkungan yang berantakan sebagai barang-barang yang menumpuk.

Otak akan bereaksi ketika melihat gambar dari objek yang berbeda. Otak akan lebih memberikan perhatian terhadap objek yang menjadi target atau tujuan, kemudian menyingkirkan objek lainnya.

Maka ketika bidang pandang dipenuhi objek yang nggak berhubungan dengan target atau tujuan, maka otak akan semakin keras bekerja untuk menyingkirkan objek itu dari rangkaian perhatian. Hal itu dapat menyebabkan kelelahan, rasa malas, dan kurang produktif.

Akan berbeda halnya ketika lingkungan rapi atau minimalis, maka otak akan memberikan perhatian lebih sedikit untuk menyaring obyek. Dengan begitu, kemampuan dan sumber daya yang dimiliki otak memungkinkan untuk fokus pada tugas dan target yang lebih penting.

Tips agar tidak tergoda diskon program belanja live streaming

Lantas, bagaimana agar nggak tergoda dengan diskon program belanja live streaming?

Pertama, milikilah “poor mindset” dan “rich mindset”. Desi Anwar, seorang jurnalis, dalam sesi talkshow di YouTube menjelaskan “poor mindset” melihat suatu barang hanya dari sisi harga, bukan kebermanfaatan. Biasanya orang ini akan memburu diskon meski barang-barang yang diincar nggak dibutuhkan, membeli barang hanya karena kesenangan sesaat.

Sementara orang dengan “rich mindset” akan membeli barang untuk investasi. Pembelian barang nggak hanya mempertimbangkan harga, tetapi juga kualitas dan kebermanfaatan jangka panjang.

Kedua, tentukan prioritas pengeluaran. Kita harus mengutamakan prioritas pengeluaran agar arus kas keuangan tetap sehat. Jika godaan diskon menyerang, tengok kembali daftar kebutuhan bulanan kita. Apakah barang yang ditawarkan saat live streaming termasuk dalam daftar kebutuhan? Jika iya, maka program diskon dapat dimanfaatkan untuk menghemat pengeluaran.

Semoga cara ini dapat membantu untuk terhindar dari perasaan kewalahan karena menumpuk banyak barang, juga menciptakan arus kas keuangan yang sehat. Sebab, less is more!

Penulis: Azizah Nur Alfi
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Kesalahan Saat Berburu Diskon Belanja yang Menimbulkan Kecewa.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 21 Agustus 2023 oleh

Tags: aplikasi belanja onlinebelanjaBelanja onlineDiskonharga diskonlive streamingtoko online
Azizah Nur Alfi

Azizah Nur Alfi

Seorang pelayan masyarakat.

ArtikelTerkait

Fun Fact Hari Jumat (Bagian 2): Nggak Cuma Masjid, Supermarket Juga Bisa Ramai

Fun Fact Hari Jumat (Bagian 2): Nggak Cuma Masjid, Supermarket Juga Bisa Ramai

15 November 2019
Belanja Tanpa Boros dan Ribet Pakai Fitur Baru Tokopedia

Belanja Tanpa Boros dan Ribet Pakai Fitur Baru Tokopedia

24 November 2023
5 Hal Enaknya Belanja Pakai Alfagift

5 Hal Enaknya Belanja Pakai Alfagift

1 Maret 2022
5 Barang yang Seharusnya Dijual di Indomaret

5 Barang yang Seharusnya Dijual di Indomaret

25 Juni 2023
Siapa Raja E-Commerce Indonesia? Hijau, Oren, atau Ungu? Terminal Mojok.co (Unsplash.com)

Siapa Raja E-Commerce Indonesia? Hijau, Oren, atau Ungu?

17 Maret 2023
Repotnya Warga Kecamatan Pasongsongan Sumenep ketika Belanja Online, Perlu "Pindah" Kecamatan Dulu Mojok.co

Repotnya Warga Pasongsongan Sumenep ketika Belanja Online, Perlu “Pindah” Kecamatan Dulu

12 Januari 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Perjalanan ke Pati Lewat Pantura Bikin Heran: Kudus Sudah Mulus, Demak Masih Penuh Lubang

Perjalanan ke Pati Lewat Pantura Bikin Heran: Kudus Sudah Mulus, Demak Masih Penuh Lubang

26 Februari 2026
Gen Z Ogah Naik Jabatan, Mending Jadi Pekerja Biasa Aja, tapi Punya Hidup Lebih Tenang Mojok.co

Gen Z Ogah Naik Jabatan, Mending Jadi Pekerja Biasa Aja, tapi Punya Hidup Lebih Tenang

23 Februari 2026
Saya Menemukan Ketenangan Bersama Muhammadiyah (Wikimedia Commons)

Saya Menemukan Ketenangan Bersama Muhammadiyah

24 Februari 2026
Jurusan Teknologi Hasil Perikanan UGM: Masuk dan Lulusnya Gampang, tapi Sulit Dapat Kerja Mojok.co

Jurusan Teknologi Hasil Perikanan UGM: Masuk dan Lulusnya Gampang, tapi Sulit Dapat Kerja

22 Februari 2026
5 Barang Private Label Indomaret yang Ternyata Lebih Unggul Dibanding Merek-merek yang Sudah Besar Mojok.co

5 Produk Private Label Indomaret yang Ternyata Lebih Unggul Dibanding Merek yang Sudah Besar

25 Februari 2026
Yamaha NMAX, Motor yang Tidak Ditakdirkan untuk Dimodifikasi Mojok.co

Yamaha NMAX, Motor Gagah tapi Biaya Merawatnya Sama Sekali Tak Murah

25 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=FgVbaL3Mi0s

Liputan dan Esai

  • Meninggalkan Honda BeAT yang Tangguh Menaklukkan Jogja-Semarang demi Gengsi Pindah ke Vespa, Berujung Sia-sia karena Tak Sesuai Ekspektasi
  • Bapak Kerja Keras 60 Jam agar Keluarga Tak Hidup Susah, Ternyata bagi Anak Itu Tak Cukup untuk Disebut “Kasih Sayang”
  • Pakai Samsung Terintimidasi User iPhone, Tak Berpaling karena Lebih Berguna dari iPhone yang Memperdaya Penggunanya
  • Sarjana Cumlaude PTN Jogja Adu Nasib ke Jakarta: Telanjur Syukuran Keterima Kerja, Perusahaan Malah Bubar padahal Gaji Bulan Pertama Belum Turun
  • Gila-gilaan Kerja di Jepang tapi Tak Bisa Menikmati Upah Besar, sebab Saya Generasi Sandwich yang Harus Tebus Utang Keluarga
  • Menjawab Misteri Suzuki S-Presso Tetap Laku: Padahal, Menurut Fitra Eri dan Om Mobi, S-Presso Adalah Mobil Paling Tidak Menarik

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.