Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Dilema Pecinta iPhone Pengidap Trypophobia

Ade Vika Nanda Yuniwan oleh Ade Vika Nanda Yuniwan
13 September 2019
A A
Trypophobia

Trypophobia

Share on FacebookShare on Twitter

Perkembangan zaman nampaknya tidak cukup puas membekali dunia dengan beragam kecanggihan teknologi. Manusia di era digital misalnya, menjadi manusia yang paling terdampak kemajuan arus teknologi. Berkat teknologi dan segala tetek-bengeknya, peradaban manusia jadi serba mudah dan instan. Banyak hal juga yang dapat dilakukan dengan instan berkat dukungan teknologi yang makin mumpuni di masa kini.

Salah satunya yang selalu terbawa arus perkembangan IPTEK adalah ponsel. Kita sangat tahu jika dahulu, tepatnya sejak awal kemunculannya menjadi barang tersier bagi manusia, ponsel memiliki ukuran yang super besar. Ukuran ponsel itu pun semakin mengecil seiring dengan kemajuan teknologi yang berprinsip “dunia dalam genggaman”. Sampai akhirnya kita mengenal seri-seri ponsel yang berukuran tidak lebih dari segenggam tangan.

Meski bukan satu-satunya pionir ponsel pintar di jagad raya, brand ponsel terkenal besutan Apple Inc ini selalu berusaha menarik perhatian para pecintanya. Meskipun saya sendiri bukan pecinta generasi ponsel Apple. Harga per unit iPhone tidak pernah menunjukkan keramahan pada dompet saya yang kurus, kering, kerontang, dan butuh asupan lebih. Iya-iya saya sobat misqueen.

Perkembangan generasi iPhone pun terbilang panjang. Mulai dari iPhone 2G, iPhone 3G, iPhone 3GS, iPhone 4, iPhone 4S, iPhone 5, iPhone 5S dan 5C, iPhone 6 dan 6 plus, iPhone 6S dan 6S plus, iPhone SE, iPhone 7 dan 7 Plus, iPhone 8 dan 8 Plus, iPhone X, iPhone XS, XS Max, dan XR. Bahkan baru-baru ini terdengar kabar jika perusahaan dirian Steve Jobs, Steve Wozniak, dan Ronald Wayne ini merilis seri iPhone terbaru mereka yakni iPhone 11. Oh Waw~

Tidak perlu menunggu waktu lama untuk membumingkan kedatangan generasi terbaru iPhone ini, pasalnya seorang influencer alias selebgram Indonesia sendiri telah memperkenalkan bagaimana bentuk dan spesifikasi ponsel ini melalui SG (Snapgram). Tentu saja seorang Awkarin yang notabene pecinta barang branded tidak mau kehilangan label ‘kekinian’nya hanya karena melewati generasi iPhone yang satu ini.

Tapi bukannya senang, seorang teman saya yang sejak lama mengikrarkan diri bahwa dia adalah pecinta iPhone sejati kini harus merasakan dilema! Lebih dari dilema memilih makan mie Sedaap atau Indomie karena terinflasi iklan salah satu dari mereka yang menggunakan artis K-Pop. Ini lebih berat, katanya.

iPhone 11 memiliki desain yang sangat menggelikan baginya. Saya sempat heran kenapa ponsel semewah iPhone lantas turun kewibawaannya dan ke-glamour-annya hanya karena desain luarnya yang kata teman saya ini ‘nggak banget’! Ternyata, usut punya usut, desain bagian kamera iPhone 11 lah yang jadi permasalahan utama. Mengapa bisa? Karena teman saya ini bocah pengidap Trypophobia. Sudah pernah dengar kan tentang sindrom phobia satu ini?

Trypophobia adalah sindrom yang menyerang psikis penderita dengan menimbulkan perasaan jijik, takut atau geli kepada lubang yang tersusun berdempetan dengan jumlah banyak. Saat saya tanyai sejak kapan teman saya mengidap phobia ini, ia sedikit lupa. Hanya saja tiba-tiba sewaktu pada masa SMA-nya, ia jadi merasa antipati berlebihan terhadap benda yang memiliki banyak lubang dan bulatan (yang berdempetan).

Baca Juga:

Kebohongan Pengguna iPhone yang Membuat Android Dianggap Murahan

Android Bikin Saya Jadi Minoritas dan Dikucilkan, tapi Saya Bersyukur Bebas Utang dengan Tidak Memaksakan Diri Membeli iPhone

Sebagai penggemar generasi ponsel iPhone sejak zaman jebot, so called Fitri, telah mendedikasikan sebagian uang tabungannya untuk membeli serial ponsel iPhone. Hanya saja untuk generasi iPhone kali ini ia harus merasakan dilema karena letak kamera iPhone wabilkhusus iPhone 11 Pro dan Pro Max yang terlalu berdempetan dan berjumlah 3. “Persis kayak sarang lebah terus ada lebah keluar masuk. Hi jijik!”

Meskipun sebenarnya dia cukup tergiur dengan fungsi bawaan ketiga kamera tersebut masing-masing dibesuti lensa wide, ultra wide, serta telephoto menggodanya sebagai milenial yang doyan selfie. Ketiga jenis lensa kamera tersebut dianggapnya dapat menopang kebutuhan berswafoto secara baik oleh kawan saya ini. Hanya saja mengapa desain iPhone 11 sangat tidak ramah bagi mereka yang mengidap trypophobia macam teman saya?

Untuk melengkapi gojlokan soal desain iPhone 11, beramai-ramai netizen membuat meme yang berisi tentang desain generasi-generasi iPhone selanjutnya. Menurut mereka, ke depannya ponsel canggih kelas wahid ini bakal memiliki desain layaknya perekat gurita yang sering digunakan oleh mamas Ojol.

Sementara itu teman saya yang mengidap trypophobia melihat iPhone 11 adalah ponsel mengerikan yang penuh lubang yang sewaktu-waktu bisa memuntahkan hewan kecil berlendir dari setiap lubang. Jokes-jokes tentang desain iPhone itu pun ikut menghantui teman saya.

Eh tapi jangan khawatir. Teman saya menyarankan, bagi kalian yang juga pecinta iPhone dan akan membeli iPhone 11 dalam waktu dekat ini namun mengidap trypophobia, kalian dapat menangani masalah ini dengan membeli softcase untuk iPhone seri iPhone X. Itu dimaksudkan supaya kamera ketiga tertutup dengan aman dari pandangan kalian para pecinta iPhone dengan riwayat trypophobia.

Untuk Apple Inc, jangan mau pangsa pasar iPhone 11 kalah dengan pendahulunya hanya karena desain iPhone 11 tidak ramah untuk pengidap trypophobia. (*)

BACA JUGA Tidak Penasaran dengan Cerita Horor KKN Desa Penari Indikasi Seseorang Ber-IQ Tinggi: Benarkah? atau tulisan Ade Vika Nanda Yuniwan lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 13 September 2019 oleh

Tags: handphone masa kiniiphoneTrypophobia
Ade Vika Nanda Yuniwan

Ade Vika Nanda Yuniwan

Pekerja literasi yang mencintai buku, anak-anak, dan pendidikan. Suka berdiskusi sambil nulis ringan untuk isu-isu yang di sekelilingnya.

ArtikelTerkait

Dari iPhone hingga Xiaomi: Mana Merek Handphone yang Paling Worth It?

2 Juni 2021
Pengalaman Saya Menelusuri iPhone yang Dijambret: Tidak Semudah Film Spionase!

Pengalaman Saya Menelusuri iPhone yang Dijambret: Tidak Semudah Film Spionase!

29 April 2025
pembaruan update iphone fitur baru ios 14 mojok.co

4 Karakter Orang yang Nggak Cocok Pakai iPhone

13 Agustus 2021
Ribet Pakai iPhone, Setelah 5 Bulan Saya Memilih Pakai Android Lagi

Ribet Pakai iPhone, Setelah 5 Bulan Saya Memilih Pakai Android Lagi

6 Mei 2024
iPhone Kini Cuma Jadi Sumber Penderitaan bagi Penggunanya (Pixabay) android

Membandingkan iPhone dengan Android Murah Adalah Perbuatan yang Tidak Bisa Dimaafkan

13 Januari 2025
Pengalaman Menggunakan Samsung S21+ Selama 2 Tahun Bikin Saya Yakin Mending Beli Flagship Seken ketimbang Hape Midrange Baru hape samsung saber line samsung a06 5g

4 Tipe Orang yang Jelas Bakal Cocok Pakai Hape Samsung, Apakah Kalian Salah Satunya?

23 Januari 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Toyota Kijang Kapsul: Mobil Legendaris yang Cuma Menang di Spare Part Murah, Sisanya Ampas Total dan Super Boros

Toyota Kijang Kapsul: Mobil Legendaris yang Cuma Menang di Spare Part Murah, Sisanya Ampas Total dan Super Boros

4 April 2026
4 Ciri Nasi Padang Redflag yang Bikin Nggak Nafsu Makan (Unsplash)

4 Ciri Nasi Padang Redflag yang Bikin Nggak Nafsu Makan

8 April 2026
Hidup di Desa Nggak Selamanya Murah, Social Cost di Desa Bisa Lebih Mahal daripada Biaya Hidup Sehari-hari karena Orang Desa Gemar Bikin Hajatan

Pindah ke Desa Bukan Solusi Instan Saat Muak Hidup di Kota Besar, apalagi bagi Kaum Introvert, Bisa-bisa Kena Mental

5 April 2026
Suzuki Access 125 Motor Paling Kasihan: Tampilan Retro Elegan dan Fitur Lengkap, tapi Masih Aja Kalah Saing dari Skuter Matic Lain Mojok.co

Suzuki Access 125 Motor Paling Kasihan: Tampilan Retro Elegan dan Fitur Lengkap, tapi Masih Aja Kalah Saing dari Skuter Matic Lain

6 April 2026

Di Jajaran Mobil Bekas, Kia Picanto Sebenarnya Lebih Mending daripada Suzuki Karimun yang Banyak Dipuja-Puja Orang

8 April 2026
TPU Jakarta Timur yang Lebih Mirip Tempat Piknik daripada Makam Bikin Resah, Ziarah Jadi Nggak Khusyuk Mojok.co

TPU Jakarta Timur yang Lebih Mirip Tempat Piknik daripada Makam Bikin Resah, Ziarah Jadi Nggak Khusyuk 

6 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ONHNlaDcbak

Liputan dan Esai

  • PNS Lebih Pilih Tetap Pergi ke Kantor saat WFH, Takut Tergiur “Godaan” Kelayapan Malah Berujung Gagal Hemat BBM
  • Sumbangan Pernikahan di Desa Menjebak dan Bikin Menderita: Maksa Utang demi Tak Dihina, Jika Tak Ikuti Dicap “Ora Njawani”
  • Mahasiswa Sudah Muak dengan KKN: Tak Dapat Faedah di Desa, Buang-buang Waktu untuk Impact Tak Sejelas kalau Magang
  • Ikut Seleksi CPNS di Formasi Sepi Peminat sampai 4 Kali, setelah Diterima Malah Menyesal karena Nggak Sesuai Ekspektasi
  • Kerja Tahunan Cuma Bisa Beli Honda Supra X 125 Kepala Geter di Umur 30, Dihina Anak Gagal tapi Jadi Motor Tangguh Simbol Keluarga Bahagia
  • Meninggalkan Hidup Makmur di Desa, Memilih Pindah ke Perumahan demi Ketenangan Jiwa: Sadar Tak Semua Desa Cocok Buat Slow Living

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.