Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kuliner

Di Magelang, Ada Ojek yang Bisa Dimakan. Rasanya Enak, Teksturnya Kenyal, Harganya Murah Meriah

Wulan Maulina oleh Wulan Maulina
23 Februari 2024
A A
Di Magelang, Ada Ojek yang Bisa Dimakan. Rasanya Enak, Teksturnya Kenyal, Harganya Murah Meriah

Di Magelang, Ada Ojek yang Bisa Dimakan. Rasanya Enak, Teksturnya Kenyal, Harganya Murah Meriah (Unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Magelang menyimpan banyak keunikan. Lanskap alam yang membentang indah hingga gugusan candi yang penuh nilai sejarah menjadikan Magelang makin menarik untuk dikunjungi. Selain wisata alam dan wisata sejarah, ada banyak kuliner khas yang mampu menggoyang lidah di Magelang, salah satunya ojek.

Eits, jangan dikira ojek ini maksudnya transportasi umum berupa sepeda motor atau sepeda yang disewakan dengan cara membonceng penumpang, ya. Ojek di Magelang beda. Di sini, ojek biasa dijumpai berkeliling atau berjualan menetap di satu tempat. Meski namanya ambigu, ojek Magelang ini merupakan jajanan sejenis aci-acian alias seperti cilok. Mau tahu keunikan ojek satu ini?

Ojek Magelang terbuat dari aci kenyal

Awal pertama kali menetap di Kota Sejuta Bunga, saya cukup terkejut dengan makanan di sini. Salah satunya ya kaget begitu mendengar nama ojek. Di sini, ojek juga menjadi nama dari sejenis jajanan kaki lima yang digandrungi banyak orang.

Setelah menjajal jajanan ini dan bertanya singkat pada penjualnya, ternyata cara pembuatannya juga sama dengan proses pembuatan cilok. Terigu dan tapioka dicampur lalu diuleni menjadi kalis.

Harganya murah meriah, dapatnya banyak

Hal yang membedakan ojek Magelang dengan cilok lain adalah ukurannya yang mungil. Ojek berukuran sangat kecil. Bahkan, ukurannya kadang hampir mirip dengan bakso kerikil yang juga bulat-bulat kecil.

Soal harga juga murah meriah. Seplastik ojek dengan saus pedas dan kecap yang jadi kesukaan bocil bisa dibeli seribu hingga dua ribuan saja, lho. Penjualnya biasanya nggak membatasi minimum pembelian, jadi ya beli seribu juga masih boleh.

Teksturnya kenyal, rasanya sedap dicampur saus dan kecap

Menurut saya, saingan berat dari ojek Magelang ini adalah bakso. Sebab, rasa bakso cenderung lebih berdaging dan gurih. Namun, justru soal rasa yang jadi kekuatan cilok Magelang atau ojek ini.

Adonan ojek biasanya masih ori alias nggak ada tambahan daging-dagingan sehingga teksturnya lebih kenyal. Maklum, kebanyakan pedagang bakso zaman sekarang menambahkan banyak tetelan dan mengunggulkan rasa pedas. Sementara ojek Magelang tetap dibuat ori dan bisa disantap dengan kecap atau saus tergantung selera sehingga bisa dimakan siapa saja, termasuk anak-anak yang nggak doyan pedas.

Baca Juga:

Aturan Tidak Tertulis Saat Jajan Lupis Mbah Satinem Jogja agar Tidak Kecewa

Ciri-ciri Gorengan Combro yang Sudah Pasti Enak Dimakan

Tersedia dua varian ojek Magelang, ojek kukus dan ojek goreng

Menariknya, ojek Magelang ini ada dua jenis. Pertama, ojek kukus yang enak dimakan selagi hangat saat hujan turun. Ojek kukus teksturnya cenderung lembek dan kenyal banget. Sementara varian kedua adalah ojek goreng dengan ukuran yang biasanya lebih kecil.

Jika ojek kukus ada varian tahunya, khusus ojek goreng nggak ada varian tahunya. Ojek goreng hanya bulatan tepung tapioka yang digoreng bersama telur. Tapi, ojek goreng ini biasanya ditusuk dulu agar lebih mudah saat digoreng. Anak-anak biasanya lebih suka makan ojek goreng karena satu tusuknya kadang masih dihargai 500 rupiah.

Sekarang sudah tahu kan kalau di Magelang ada ojek yang bisa dimakan? Besok kalau kebetulan mampir ke sini dan ketemu penjual jajanan kaki lima dengan gerobak bertuliskan ojek, ingat, itu bukan ojek sembarangan, ya. Itu penjual makanan yang saya ceritakan di atas. Yuk, silakan dibeli. Mari kita bantu para pedagang kaki lima biar mereka tetap sejahtera di tengah harga bahan pokok yang terus melejit.

Penulis: Wulan Maulina
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Kupat Tahu Magelang Nggak Cocok di Lidah Orang Jombang, Rasanya Terlalu Manis.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 23 Februari 2024 oleh

Tags: acicilokjajananjajanan kaki limakabupaten magelangKota Magelangkuliner khas magelangKuliner Magelangmagelang
Wulan Maulina

Wulan Maulina

Lulusan Bahasa Indonesia Universitas Tidar. Suka menulis tentang kearifan lokal dan punya minat besar terhadap Pengajaran BIPA (Bahasa Indonesia untuk Penutur Asing). Beranggapan memelihara kata ternyata lebih aman daripada memelihara harapan.

ArtikelTerkait

4 Ciri Penjual Cilor Gulung yang Pasti Enak dan Bikin Ketagihan Mojok.co

4 Ciri Penjual Cilor Gulung yang Pasti Enak dan Bikin Ketagihan

12 November 2025
Geblek Kuliner Khas Kulon Progo yang Murah Meriah, Harganya Ada yang Cuma 100 Perak Mojok.co

Geblek Kuliner Khas Kulon Progo yang Murah Meriah, Harganya Ada yang Cuma 100 Perak

4 Agustus 2024
Muntilan, Betlehem van Java Awal Agama Katolik Dikenal di Pulau Jawa

Muntilan, Betlehem van Java Awal Agama Katolik Dikenal di Pulau Jawa

26 September 2022
Nasi Goreng kok Lemes? Culture Shock yang Saya Rasakan di Magelang

Nasi Goreng kok Lemes? Culture Shock yang Saya Rasakan di Magelang

26 Agustus 2023
Terjebak di Lampu Merah Artos Magelang Bisa Ditinggal Naik Haji Dulu Saking Lamanya Mojok.co

Terjebak Lampu Merah Artos Magelang Bisa Ditinggal Naik Haji Dulu Saking Lamanya

7 April 2024
Surat Terbuka untuk Pedagang Pentol: Pentol Kotak Itu Inovasi Paling Nggak Penting dan Menyalahi Kodrat!

Surat Terbuka untuk Pedagang Pentol: Pentol Kotak Itu Inovasi Paling Nggak Penting dan Menyalahi Kodrat!

26 Oktober 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Pengalaman Menginap di Bobocabin Pacet Mojokerto: Tenang dan Nyaman, tapi Nggak Cocok buat Penakut

Pengalaman Menginap di Bobocabin Pacet Mojokerto: Tenang dan Nyaman, tapi Nggak Cocok buat Penakut

28 Januari 2026
Sisi Gelap Solo, Serba Murah Itu Kini Cuma Sebatas Dongeng (Shutterstock)

6 Kebiasaan Warga Solo yang Awalnya Saya Kira Aneh, tapi Lama-lama Saya Ikuti Juga

27 Januari 2026
Membayangkan Jalur KA Kalisat Jember-Bondowoso Aktif Kembali, Pasti Banyak Manfaatnya Mojok.co

Membayangkan Jalur KA Kalisat Jember-Bondowoso Aktif Kembali, Pasti Banyak Manfaatnya

28 Januari 2026
Kos LV di Jogja Isinya Maksiat, tapi Tetap Laku Diburu Mahasiswa (Unsplash) kos campur

Pindah dari Kos LV ke Kos Campur Ternyata Keputusan Buruk, Bukannya Tenang dari Desahan, Malah Tambah Sengsara

29 Januari 2026
Mengapa Nasi Berkat Tahlilan Terasa Nikmat padahal Lauknya Sederhana?

Mengapa Nasi Berkat Tahlilan Terasa Nikmat padahal Lauknya Sederhana?

28 Januari 2026
Kuliah di UT Sudah Paling Benar, Belajarnya Nggak Instan tapi Terstruktur dan Nggak Bikin Manja

Kuliah di UT Sudah Paling Benar, Belajarnya Nggak Instan tapi Terstruktur dan Nggak Bikin Manja

29 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Misi Mulia Rumah Sakit Visindo di Jakarta: Tingkatkan Derajat Kesehatan Mata dengan Operasi Katarak Gratis
  • DLH Jakarta Khilaf usai Warga Rorotan Keluhkan Bau Sampah dan Bising Truk dari Proyek Strategis Sampah RDF
  • Fakta Pahit soal Stunting. Apabila Tidak Diatasi, 1 dari 5 Bayi di Indonesia Terancam “Bodoh”
  • Indonesia Hadapi Darurat Kualitas Guru dan “Krisis Talenta” STEM
  • Kisah Pelajar SMA di Bantul Melawan Trauma Pasca Gempa 2006, Tak Mau Kehilangan Orang Berharga Lagi
  • Ironi Jogja yang “Katanya” Murah: Ekonomi Tumbuh, tapi Masyarakatnya Malah Makin Susah

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.