Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Otomotif

Derita yang Saya Rasakan Saat Naik Bus Sinar Jaya dari Jakarta ke Kawunganten Cilacap

Ahmad Arief Widodo oleh Ahmad Arief Widodo
28 April 2023
A A
Derita yang Saya Rasakan Saat Naik Bus Sinar Jaya dari Jakarta ke Kawunganten Cilacap

Derita yang Saya Rasakan Saat Naik Bus Sinar Jaya dari Jakarta ke Kawunganten Cilacap (Ilustrasi bus Sinar Jaya/Ega Fansuri Mojok.co)

Share on FacebookShare on Twitter

Nggak dapat makan

Seperti yang saya sampaikan sebelumnya, harga tiket bus Sinar Jaya yang murah meriah membuat PO satu ini jadi favorit saya dan keluarga. Bayangkan, dengan uang sekitar Rp125 ribu saja, saya sudah bisa pergi ke Kawunganten Cilacap dari Jakarta. Ini harga di hari biasa ya, bukan pas Lebaran kayak kemarin. Sementara kalau beli tiketnya lewat aplikasi, harganya sekitar Rp130 ribu sampai Rp135 ribu. Masih terjangkau, kan? Lantaran harganya yang murah, makanya nggak ada fasilitas makan seperti bus jarak jauh lainnya.

Kalau musim mudik Lebaran tiba kayak kemarin, harga tiketnya bakal melambung jadi Rp190 ribu untuk jurusan Jakarta-Kawunganten Cilacap. Harga segitu juga lagi-lagi saya dapat tanpa fasilitas makan. Hehehe..

Tempat transit makan kurang terawat

Meskipun nggak dapat makan, bus Sinar Jaya yang saya naiki dari Jakarta ke Kawunganten Cilacap tetap berhenti kok untuk istirahat makan. Kemarin saya berhenti makan di daerah Ciamis. Sejujurnya, tempat transit untuk makan tersebut sangat memprihatinkan dan kurang terawat.

Hal ini beda jauh dari tempat transit makan bus Sinar Jaya jalur pantura. Sinar Jaya jalur pantura biasa berhenti di tempat makan yang bagus dan bersih seperti RM Taman Selera Cikamurang atau RM Sari Rasa di Weleri. Saya tahu Sinar Jaya sedang ekspansi di jalur pantura, tapi tolong perhatikan juga dong penumpang yang lewat jalur pansela.

Kebiasaan penumpang yang duduk nggak sesuai nomor kursi

Kesadaran penumpang duduk sesuai nomor kursinya sudah mulai biasa di beberapa moda transportasi, sebut saja kereta api dan pesawat. Menurut saya, para penumpang di dua moda transportasi tersebut taat duduk sesuai nomor kursi yang dimiliki.

Sementara itu di bus yang saya naiki kemarin masih ada saja oknum penumpang yang nggak taat. Masih ada yang duduk nggak sesuai nomor kursinya. Dan saya menemukannya saat menuju ke Kawunganten Cilacap maupun ketika akan kembali pulang ke Jakarta.

Jalur yang berkelok dan naik turun

Ketidaknyamanan naik Bus Sinar Jaya dari Jakarta ke Kawunganten Cilacap memang nggak selalu karena faktor busnya. Faktor lain yang bikin saya sebagai penumpang merasa nggak nyaman salah satunya karena jalur selatan yang berkelok dan naik turun. Kontur jalur selatan memang lebih menantang ketimbang jalur utara. Kalau nggak terbiasa lewat jalur selatan, mungkin saya sudah mabuk perjalanan.

Itulah beberapa hal yang bikin saya menderita ketika naik bus Sinar Jaya dari Jakarta ke Kawunganten Cilacap kemarin. Semoga ke depannya ada perbaikan signifikan yang dilakukan pihak manajemen bus sehingga para pemudik seperti saya bisa merasa tenang dan nyaman selama perjalanan.

Baca Juga:

5 Peringatan untuk wargi Jakarta yang nafsu banget mau pindah ke Salatiga

Saat Jakarta terasa lebih tenang dibanding mudik ke Jawa Timur gara-gara teror pawai sound horeg Agustusan

Penulis: Ahmad Arief Widodo
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Sinar Jaya Bikin Jatuh Cinta pada Perjalanan Pertama.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 12 Mei 2023 oleh

Tags: BuscilacapJakartaMudik LebaranSinar Jaya
Ahmad Arief Widodo

Ahmad Arief Widodo

Penulis lepas yang fokus membahas kedaerahan, dunia pemerintahan dan ekonomi. Stand like a hero and die bravely.

ArtikelTerkait

Panduan Bertahan Hidup Warga Lokal Jogja agar Tetap Waras dari Invasi 7 Juta Wisatawan jakarta

Jangan Salahkan Orang Jakarta kalau Harga Makanan di Jogja Tak Ramah Warlok: Sebuah Pembelaan untuk Kaum Plat B

26 Juni 2026
4 Tips Hidup Selamat dari Himpitan Biaya Hidup di Kota Besar

4 Tips Hidup Selamat dari Himpitan Biaya Hidup di Kota Besar

22 November 2023
Bukan Plat B, Plat AB adalah Plat Nomor Paling Meresahkan di Jalanan Jogja Mojok.co

Bukan Plat B, Plat AB Adalah Plat Nomor Paling Meresahkan di Jalanan Jogja

16 Agustus 2024
Challenge Seratus Ribu untuk Makan Hemat di Jakarta Selama Seminggu!

Challenge Seratus Ribu untuk Makan Hemat di Jakarta Selama Seminggu!

9 Desember 2019
Derita Jadi Orang Jakarta Selatan di Perantauan: Dicap Anak Gaul, padahal Aslinya Biasa Aja Mojok.co

Cerita Orang Jakarta Selatan di Perantauan: Dicap Anak Gaul, padahal Aslinya Biasa Aja

5 November 2025
Taman Mini Jakarta Timur Tempat Olahraga Terbaik di Jakarta (Foto milik penulis)

Taman Mini di Jakarta Timur Adalah Tempat Olahraga Terbaik di Jakarta, Ini 5 Alasannya

10 April 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Kopdes mending jualan jasa aja ketimbang kalah sama Indomaret (Wikimedia Commons)

Kopdes mending jualan jasa aja ketimbang jualan barang entar pasti kalah sama Indomaret

7 Agustus 2026
Burnout bukan hak istimewa dokter. Karyawan toko, buruh, sampai ojol juga bisa mengalaminya

Burnout bukan hak istimewa dokter. Karyawan toko, buruh, sampai ojol juga bisa mengalaminya

6 Agustus 2026
Stasiun Tambak, stasiun yang hampir tidak ada gunanya bagi warga Tambak Banyumas

Stasiun Tambak, stasiun yang hampir tidak ada gunanya bagi warga Tambak Banyumas

3 Agustus 2026
Bendungan Rowo Jombor Klaten Membahayakan Pengunjung (Unsplash)

Stigma orang yang nongkrong di Rowo Jombor adalah jamet itu konyol, tapi dampaknya luar biasa

6 Agustus 2026
Penebang pohon keliling, profesi yang kerap dianggap sepele, dibayar murah, padahal taruhannya nyawa

Penebang pohon keliling, profesi yang kerap dianggap sepele, dibayar murah, padahal taruhannya nyawa

2 Agustus 2026
Nasib perempuan usia 20 tahunan di desa, dianggap sudah tua dan dipaksa menikah  Mojok.co

Nasib perempuan usia 20 tahunan di desa, dianggap sudah tua dan dipaksa menikah 

7 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=76Rp5owBnpc


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.