Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Otomotif

Dear Pengendara Mobil, Nggak Usah Ngebut di Atas Jalan Tergenang Air, dong!

Munawir Mandjo oleh Munawir Mandjo
30 Januari 2021
A A
Dear Pengguna Mobil, Nggak Usah Ngebut di Atas Jalan Tergenang Air, dong! Terminal Mojok
Share on FacebookShare on Twitter

Selain ketenangan dan kenangan, hujan juga senantiasa meninggalkan genangan. Namun, yang terakhir ini kadang bisa bikin jengkel pengguna kendaraan, khususnya pengguna kendaraan roda dua.

Sebenarnya bukan genangannya yang bikin jengkel sih, tapi lebih tepatnya para pengguna kendaraan roda empat yang kerap kali ngebut di jalanan yang tergenang air. Anda pasti sudah paham sendiri kan maksud saya? Ya, Anda benar, roda mobil yang melaju cepat di atas genangan air akan membuat air tersembur ke sisi samping mobil.

Jika di sisi sampingnya nggak ada pengendara motor atau orang yang sedang berdiri di sisi jalan, tentu nggak jadi masalah. Namun, saat ada pengendara lain atau orang yang sedang berdiri, tentu inilah yang kerap bisa bikin jengkel. Sebab, pengendara motor atau orang yang berada di sisi jalan pastinya akan terkena rembesan sisa air hujan.

Saya sendiri kerap mengalami kondisi-kondisi semacam ini. Misalnya, guna menghindari semburan air yang bisa bikin sepatu basah dan membuat pengendara motor lain yang berada di sisi samping saya ikut terkena semburan, tentu membuat saya harus melaju pelan di atas jalan yang tergenang air hujan.

Namun, ada saja pengendara mobil yang tanpa rasa bersalah, dengan seenaknya ngebut tancap gas di jalan yang ada genangan airnya. Hal itu tentu membuat saya yang sudah berusaha semaksimal mungkin menghindari semburan, ujung-ujungnya kena juga. Kejadian semacam ini kadang membuat kami, sebagian pengendara motor, merasa kesal dan muntab.

Bahkan saya sendiri pernah menyaksikan bagaimana pengguna motor melontarkan pisuhan hingga mengejar pengguna kendaraan mobil yang membuatnya basah hampir sekujur tubuh lantaran terkena semburan genangan air ini. Yah, meskipun aksi itu nggak berakhir seru karena nggak ada aksi baku hantam.

Mungkin para pengendara mobil bisa berdalih jika mereka ngebut karena lagi buru-buru atau kepingin segera menyelesaikan urusan penting. Namun, Anda juga harus menghargai pengendara lain termasuk nggak ngebut di atas genangan air agar pengendara motor nggak terkena semburan air.

Saya kira nggak terlalu sulit untuk sekadar sedikit mengendorkan tarikan gas kendaraan Anda. Jika roda kendaraan Anda sudah melewati genangan air, kan Anda bisa tancap gas lagi tuh.

Baca Juga:

Di Jajaran Mobil Bekas, Kia Picanto Sebenarnya Lebih Mending daripada Suzuki Karimun yang Banyak Dipuja-puja Orang

Pilih Hyundai Avega Bekas Dibanding Mobil Jepang Entry-Level Baru Adalah Keputusan Finansial Paling Cerdas

Coba Anda bayangkan bagaimana jika saat itu akan menjadi momen spesial bagi pengendara motor ini. Namun, lantaran pakaiannya kotor terkena semburan air yang disebabkan mobil Anda melaju kencang di atas genangan air, membuat momen yang ia nantikan hancur lebur seketika. Tentunya, pengendara motor ini harus jauh-jauh balik ke rumah untuk mengganti pakaian, sehingga membuat waktunya tersita dan akhirnya telat mengikuti kegiatan atau acara yang sangat penting baginya.

Atau tentu sangat menyebalkan jika pakaian yang sudah dipersiapkan jauh-jauh hari, harus terkena semburan genangan air kotor di jalan yang membuat Anda terpaksa harus balik ke rumah dan menggunakan pakaian seadanya. Atau bagaimana jika seorang pekerja kantoran terpaksa harus menggunakan sepatu basah yang terkena semburan air sebab mereka nggak punya sepatu pengganti, sedang kantor tempatnya mereka bekerja melarang penggunaan sendal pada waktu jam-jam kerja?

Pastinya gambaran-gambaran di atas hanya sedikit dari sekian banyak dampak yang bisa dialami pengendara motor saat mereka terkena semburan genangan air akibat pengguna mobil yang suka ngebut ini.

Jadi, bagi Anda pengguna mobil, saat ada genangan air di jalan dan terlihat ada pengendara motor di samping Anda, tolong dong jangan ngebut. Apa nggak kasian tuh sama pengendara motor yang bisa basah kuyup karena ulah Anda?

BACA JUGA Jangan Beli Mobil Kalau Belum Memiliki 4 Hal Ini dan tulisan Munawir Mandjo lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 29 Agustus 2021 oleh

Tags: genangan airmobilmobil ngebut
Munawir Mandjo

Munawir Mandjo

Aparatur Sipir Negara

ArtikelTerkait

jangan beli mobil mobil korea hyundai datsun kia mojok

Metamorfosis Mobil Korea: dari Bahan Ejekan hingga Menjadi Dambaan

2 Desember 2020
Parkir Sesuai Jenis dan Warna Motor Memang Kelihatan Estetis, tapi Sebenarnya Bikin Repot

Parkir Sesuai Jenis dan Warna Motor Memang Kelihatan Estetis, tapi Sebenarnya Bikin Repot

14 Februari 2024
Anggapan 'yang Besar yang Salah' dalam Kecelakaan Itu Bodoh

Anggapan ‘yang Besar yang Salah’ dalam Kecelakaan Itu Bodoh

27 April 2022
Sasis mobil

Perbedaan Sasis Mobil dan Pengaruhnya pada Keamanan Berkendara

10 November 2021
Kredit Mobil Banyak Ruginya, apalagi untuk Gengsi, Jelas Bikin Hidupmu Hancur!

Kredit Mobil Banyak Ruginya, apalagi untuk Gengsi, Jelas Bikin Hidupmu Hancur!

27 April 2025
isi bahan bakar kendaraan mojok

Menggoyang Kendaraan Saat Isi Bahan Bakar Itu Berbahaya dan Nggak Berguna, Bos!

20 Oktober 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Toyota Hiace, Mobil Toyota yang Nyamannya kayak Bawa LCGC (Unsplash)

Derita Pemilik Hiace, Kerap Menghadapi “Seni” Menawar Harga yang Melampaui Batas Nalar

8 April 2026
Sarjana Keguruan Pilih Jadi TKW di Taiwan, Merasa Lebih Dihargai daripada Jadi Guru Honorer dengan Gaji “Imut” selama Bertahun-tahun Mojok.co

Sarjana Keguruan Pilih Jadi TKW di Taiwan, Lebih Menjanjikan daripada Jadi Guru Honorer dengan Gaji “Imut” Selama Bertahun-tahun

9 April 2026
Jadi PNS di Desa Tidak Bisa Hidup Tenang, Tuntutan Sosialnya Tinggi karena Dikira Mapan dan Serba Bisa Mojok.co

Jadi PNS di Desa Tidak Bisa Hidup Tenang, Tuntutan Sosialnya Tinggi karena Dikira Mapan dan Serba Bisa

9 April 2026
Dilema Lulusan D4: Gelar Sarjana Terapan, tapi Dianggap D3 yang “Magang” Kepanjangan dan Otomatis Ditolak HRD karena Bukan S1

Dilema Lulusan D4: Gelar Sarjana Terapan, tapi Dianggap D3 yang “Magang” Kepanjangan dan Otomatis Ditolak HRD karena Bukan S1

8 April 2026
Kecamatan Antapani Bandung Menang Mewah, tapi Gak Terurus (Unsplash)

Kecamatan Antapani Bandung, Sebuah Tempat yang Indah sekaligus Rapuh, Nyaman sekaligus Macet, Niatnya Modern tapi Nggak Terurus

5 April 2026
4 Alasan yang Bikin User Kereta Api Berpaling ke Bus AKAP, Gratis Makan dan Lebih Aman Mojok.co

4 Alasan yang Bikin User Kereta Api Berpaling ke Bus AKAP, Gratis Makan dan Lebih Aman

7 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ONHNlaDcbak

Liputan dan Esai

  • Nekat ke Jakarta Hanya Modal Ambisi sebagai Musisi, Gagal dan Jadi “Gembel” hingga Bohongi Orang Tua di Kampung
  • Omong Kosong Slow Living di Malang: Pindah Kerja Berniat Cari Ketenangan Malah Dibikin Stres, Nggak Ada Bedanya dengan Jakarta
  • Kuliah Jurusan Sepi Peminat Unsoed Purwokerto, Jadi Jalan Wujudkan Mimpi Ortu karena Tak Sekadar Kuliah
  • Bangun Rumah Tingkat 2 di Desa demi Tiru Sinetron, Berujung Menyesal karena Ternyata Merepotkan
  • Resign Kerja di Jakarta untuk Rehat di Jogja, Menyesal karena Hidup Tak Sesuai Ekspektasi dan Malah Kena Mental
  • Nasi Padang Rp13 Ribu di Jogja Lebih Nikmat dan Otentik daripada Yang Menang Mahal, tapi Rasanya Manis

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.