Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Pojok Tubir

Dear Erina Gudono dan Pembelanya, Duit Rp400 Ribu Bukan Jumlah Sedikit, Bisa untuk Makan Puluhan Anak Kos Jogja

Kenia Intan oleh Kenia Intan
2 September 2024
A A
Dear Erina Gudono dan Pembelanya, Duit Rp400 Ribu Bukan Jumlah Sedikit, Bisa untuk Makan Puluhan Anak Kos Jogja Mojok.co

Dear Erina Gudono dan Pembelanya, Duit Rp400 Ribu Bukan Jumlah Sedikit, Bisa untuk Makan Puluhan Anak Kos Jogja (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Beberapa waktu terakhir, ada banyak pembahasan hangat di media sosial. Selain hitung-hitungan soal biaya membeli atau menyewa pesawat jet pribadi, roti seharga Rp400.000 turut mewarnai jagad maya. Bukan soal rasa atau harga, roti yang diunggah di stories Instagram akun pribadi Erina Gudono itu dianggap tidak peka alias tone-deaf. 

Saya coba jelaskan lagi konteks kenapa unggahan di Instagram Stories Erina itu dianggap tone deaf dan menyulut sebagian besar warga Indonesia. Iya, saya merasa perlu menuliskannya sebab masih banyak netizen yang membela Erina, terutama netizen TikTok. Mereka justru mewajarkan tindakan tersebut karena Erina mantu presiden. Beberapa beranggapan, Erina yang berangkat dari keluarga mampu dianggap wajar saja membeli roti tersebut. 

Mau dilihat dari segi manapun, membeli roti seharga setara Rp400.000 di Los Angeles dan mengunggahnya di Instagram Stories, adalah tindakan yang kurang peka. Pertama, bagi sebagian besar warga di Indonesia uang Rp400.000 tidaklah sedikit. Kedua, momentum mantu Jokowi mengunggah sangat tidak tepat. Sepasang suami-istri itu berada ke Negara Paman Sam ketika masyarakat Indonesia berjuang mengawal UU Pilkada. Salah satu poin yang dikawal adalah soal batas usia calon kepala daerah yang berkaitan dengan Kaesang Pangarep, anak Jokowi sekaligus suami dari Erina. 

Saya rasa, dua alasan itu saja cukup untuk menjelaskan kenapa Erina Gudono kemudian dilabeli tone deaf. Bahkan, dia disamakan dengan next Marie Antoinette, ratu Perancis yang membakar amarah warga Perancis dan memicu Revolusi Perancis. 

Kalau dua alasan itu masih belum cukup. Saya coba berikan perbandingan yang lebih ekstrem. Perbandingan yang membuat kalian akan merasa eman-eman kalau Rp400.000 hanya dibelanjakan untuk sepotong roti yang ukurannya tidak seberapa itu. 

Bisa membayar puluhan porsi warteg bagi anak kos Jogja

Roti lobster roll seharga Rp400.000 yang dibeli Erina di Los Angeles setara dengan 25-30 porsi makanan di warteg di Jogja. Asal tahu saja,rata-rata makanan di warteg bisa didapat dengan Rp10.000-Rp15.000, bahkan ada yang harganya dibawah Rp10.000. Porsi nasi sudah pasti mengenyangkan, hanya saja untuk lauk pauknya memang perlu menyesuaikan. Namun, kalau kalian mendatangi warteg atau rumah makan murah di Jogja, harga belasan ribu sudah memungkinkan dapat lauk daging ayam kok. 

Bayangkan saja, satu roti mungil di Los Angeles itu bisa memberi makan puluhan mulut anak kos di Jogja. Sangat lumayan kan? 

Bisa jajan 40 porsi mie ayam 

Jogja terkenal dengan penjual mie ayam yang menggoyang lidah dengan harga yang ramah di kantong. Kalian masih bisa menjumpai mie ayam di bawah Rp10.000, walau banyak juga mie ayam yang harganya mencapai belasan ribu. Kalau mengambil harga tengahnya, seporsi mie ayam varian biasa di Jogja bisa dinikmati dengan merogoh kocek Rp10.000 saja. 

Baca Juga:

Dosa Jogja kepada Tukang Becak Tradisional: Becaknya Dianggap Warisan Budaya, tapi Pengemudinya Dibiarkan Menua, Lalu Mati dalam Kemiskinan

Bukan Cuma Sambal yang Manis, Chinese Food di Jogja Juga Ikutan Jadi Manis

Nah, kalau duit Rp400.000 itu dibelanjakan untuk mie ayam di Jogja, setidaknya kalian bisa mendapat sekitar 40 mangkok mie ayam. 

Dapat ratusan porsi nasi kucing di angkringan

Harga nasi kucing di angkringan memang murah, sekitar Rp3.000 saja per bungkusnya. Bayangkan saja duit Rp400.000 itu dibelanjakan nasi kucing di angkringan jogja, kalian bisa mendapat lebih dari 100 porsi nasi. Memang nasi kucing porsinya sangat kecil, orang dewasa setidaknya harus makan 2 bungkus supaya kenyang. Setidaknya duit ratusan ribu itu bisa memberi makan sekitar 60 mulut orang dewasa. 

Ratusan kali naik bus Trans Jogja

Kalau perbandingan dengan makanan belum cukup menggugah hati kalian untuk merasa eman. Saya ajak kalian untuk membayangkan kalau duit itu dibelanjakan untuk mengakses transportasi umum Trans Jogja. Tarif Trans Jogja per Januari 2024 adalah Rp3.600 untuk pembayaran tunai dan QRIS. Bayangkan saja, apabila duit ratusan ribu yang dikeluarkan Erina Gudono itu dikonversikan untuk membayar TransJogja, kalian bisa mendapatkan kesempatan naik transportasi publik itu hingga ratusan kali. Setidaknya 111 kali. 

Kalau sehari kalian menggunakan transportasi publik ini dua kali untuk berangkat dan pulang kerja. Setidaknya duit itu bisa bermanfaat hingga hampir 2 bulan penuh. Lumayan kan? 

Di atas beberapa perbandingan yang bisa jadi bahan renungan bersama. Duit ratusan ribu untuk membeli seporsi roti lobster roll itu nyatanya bisa bermanfaat untuk hal yang lebih besar. Dan sekali lagi, sebenarnya bukan sekedar soal duit Rp400.000-nya ya. Lebih buruk dari itu, unggahan Erina Gudono itu momentnya sangat tidak pas. Ibarat kata, nominal Rp400.000 adalah apinya dan momentum yang tidak tepat adalah bensinya. Perpaduan yang pas untuk membakar amarah sebagian besar masyarakat Indonesia. 

Penulis: Kenia Intan
Editor: Kenia Intan 

BACA JUGA 3 Alasan Jet Pribadi Adalah Kendaraan yang Paling Bisa Memberi Makan Gengsi Busuk Manusia Brengsek

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 2 September 2024 oleh

Tags: Erina GudonoJogjakaesang pangareplos angelesrotiRoti 400 ribu
Kenia Intan

Kenia Intan

ArtikelTerkait

catatan perjalanan bandung ke yogyakarta MOJOK.CO

Catatan Perjalanan Naik Motor dari Bandung ke Yogyakarta: Berawal dari Pembangkangan

8 Juli 2020
Jogja, Surabaya, Malang Bodoh kalau Rebutan Status Kota Pelajar (Unslash)

Debat Kusir Surabaya vs Jember vs Malang Memperebutkan Status Kota Pelajar Jogja Adalah Kebodohan Belaka

10 Maret 2024
5 Hal Normal di Lamongan tapi Susah Ditemukan di Jogja, Bikin Culture Shock Perantau

5 Hal Normal di Lamongan tapi Susah Ditemukan di Jogja, Bikin Culture Shock Perantau

17 September 2024
3 Bahaya yang Mengintai di Persimpangan Pojok Beteng Wetan Kidul Jogja

3 Bahaya yang Mengintai di Persimpangan Pojok Beteng Wetan Kidul Jogja

22 Desember 2024
Sudah Saatnya Warga Jogja Menggunakan Fitur Klakson Saat Berkendara, Sebab Jalanan Jogja Sudah Mulai Berbahaya jogja istimewa purwokerto

Saya Baru Bisa Mensyukuri Purwokerto Setelah Merantau ke Jogja, Kota Istimewa yang Malah Bikin Saya Gundah Gulana

12 Mei 2025
5 Bukti Jogja Tempat Paling Layak Ditinggali sampai Tua

5 Bukti Jogja Tempat Paling Layak Ditinggali sampai Tua

14 Agustus 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Orang Kampung yang Sekolah Tinggi Malah Paling Jarang Srawung Mojok.co

Orang Kampung yang Sekolah Tinggi Malah Paling Jarang Srawung

22 Mei 2026
Betapa Lelahnya Kuliah S2 Bareng Fresh Graduate: Nggak Dewasa, Semua Dianggap Saingan Mojok.co

Betapa Lelahnya Kuliah S2 Bareng Fresh Graduate: Nggak Dewasa, Semua Dianggap Saingan

19 Mei 2026
6 Alasan Jatinangor Selalu Berhasil Bikin Kangen walau Punya Banyak Kekurangan Mojok.co

3 Alasan Kuliah di Jatinangor Adalah Training Ground sebelum Masuk Dunia Kerja

18 Mei 2026
Nasib Peterongan Semarang: Dulu Pusat Cuan, Sekarang Terancam Jadi Kawasan Kumuh

Nasib Peterongan Semarang: Dulu Pusat Cuan, Sekarang Terancam Jadi Kawasan Kumuh

21 Mei 2026
Saya Pernah Kesal karena Dosen Slow Respon WA, Sampai Akhirnya Jadi Dosen Mojok.co

Pernah Benci Dosen yang Slow Respon Balas WhatsApp, Kini Saya Mengerti

22 Mei 2026
GOR Jatidiri Semarang Memang Tempat Olahraga, tapi Nggak Cocok buat Jogging Pemula (Pixabay)

GOR Jatidiri Semarang Memang Tempat Olahraga, tapi Nggak Cocok buat Jogging Pemula

21 Mei 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

    Konten Promosi



    Google News
    Ikuti mojok.co di Google News
    WhatsApp
    Ikuti WA Channel Mojok.co
    WhatsApp
    Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
    Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
    Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

    Tentang
    Kru
    Kirim Tulisan
    Ketentuan Artikel Terminal
    Kontak

    Kerjasama
    F.A.Q.
    Pedoman Media Siber
    Kebijakan Privasi
    Laporan Transparansi

    PT NARASI AKAL JENAKA
    Perum Sukoharjo Indah A8,
    Desa Sukoharjo, Ngaglik,
    Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

    [email protected]
    +62-851-6282-0147

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

    Tidak Ada Hasil
    Lihat Semua Hasil
    • Nusantara
    • Kuliner
    • Kampus
      • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Hiburan
      • Anime
      • Film
      • Musik
      • Serial
      • Sinetron
    • Gaya Hidup
      • Fesyen
      • Gadget
      • Game
      • Kecantikan
    • Kunjungi MOJOK.CO

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.