Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Otomotif

Daihatsu Sigra: Mobil yang Menjawab Semua Impian

Muhammad Iksan oleh Muhammad Iksan
24 November 2021
A A
Daihatsu Sigra Mobil yang Menjawab Semua Impian terminal mojok
Share on FacebookShare on Twitter

Masih ingat jargon iklan Yamaha Vega R tahun 2006 yang bunyinya: Yamaha Vega R menjawab semua impian? Jargon tersebut terasa renyah sekali diucapkan oleh Bapak Deddy Mizwar. Frasa “menjawab semua impian” seolah mengindikasikan bahwa semua orang bisa beli motor. Namun, kali ini saya tidak akan bercerita tentang Yamaha Vega R, melainkan mobil yang sebenarnya cocok menggunakan jargon tersebut. Mobil yang saya maksud adalah Daihatsu Sigra.

Harus kita akui, di zaman sekarang ini mobil bukan lagi barang mewah. Seakan ada pergeseran fungsi yang semula mobil sebagai kebutuhan sekunder, sekarang menjadi kebutuhan primer. Seumpama belum bisa beli mobil pun minimal orang sudah bisa nyetir dulu. Tapi, biasanya orang yang sudah bisa nyetir akan berusaha mbuh piye carane bisa beli mobil.

Lantaran harga mobil baru masih berkisar di harga Rp140 jutaan, tentu saja kredit menjadi solusi di tengah kurangnya bujet membeli mobil. Di antara berbagai macam merek mobil, Daihatsu Sigra lah yang paling mashok untuk DP dan angsurannya.

Berdasarkan cerita teman-teman saya yang membeli Daihatsu Sigra, DP yang mereka keluarkan untuk membeli mobil MPV itu sekitar Rp20 jutaan dengan angsuran Rp2,8 juta per bulan selama 5 tahun. Mashok banget, kan? Biasanya, teman-teman saya ini menjual motor buat DP, lalu gaji bulanannya dipakai untuk ngangsur atau ikutan jadi taksi online yang hasilnya dipakai buat bayar angsuran. Tertarik? Eits, sebelum memutuskan tertarik atau nggak, ada baiknya kita kenalan dulu dengan mobil satu ini.

Ceritanya begini, kantor tempat saya bekerja sebelahan dengan Bank BRI, nah satpam di sana punya mobil Daihatsu Sigra dan didaftarkan akun GoCar. Cerobohnya pak satpam ini belum waktunya pulang kerja, eh akun GoCar-nya dihidupkan, alhasil dapat orderan. Waktu itu masih pukul 4 sore dan kebetulan saya pas pulang kerja, blio lalu minta tolong pada saya buat gantiin dia ambil orderan yang masuk. Dan itu menjadi pengalaman pertama saya mengendarai Daihatsu Sigra.

Pertama, saat duduk di bangku kemudi. Dashboard Daihatsu Sigra hampir mirip dengan dashboard-nya Granmax. Letak tongkat perpindahan gigi juga sama-sama berada di dashboard, berbeda dengan mobil pada umumnya yang biasanya letak tongkatnya di tengah-tengah antara jok sopir dengan jok penumpang sebelahnya. Sebenarnya ini bukan masalah besar. Jika belum terbiasa, cukup majuin sedikit jok sopir biar jangkauan tangan kita dengan tongkat lebih dekat.

Kedua, pedal gas, rem, dan kopling menurut saya setelannya mirip sekali dengan Daihatsu Xenia. Injakan pedal koplingnya lumayan pendek, jadi enak dipakainya. Saran saya, kalau sedang nyetir Daihatsu Sigra, mending jangan ngebut-ngebut, deh. Soalnya mobil satu ini memang nggak didesain untuk kebut-kebutan.

Ketiga, jok Daihatsu Sigra terdiri dari tiga baris. Jarak antara jok depan, tengah, dan belakang lumayan lega. Secara keseluruhan, interior mobil ini cukup bagus dan nyaman untuk berkendara sekeluarga, kok. Harga bersahabat, muat sekeluarga. Mantap betul.

Baca Juga:

Goa Jatijajar, Objek Wisata di Kebumen yang Cukup Sekali Saja Dikunjungi

3 Sisi Gelap Jembatan Suramadu yang Bikin Wisatawan Enggan Balik Lagi ke Madura

Keempat, jika dilihat, body Daihatsu Sigra memang nggak kelihatan mewah, namun juga nggak terkesan murahan. Body-nya minim lekukan. Sayang, ukuran bannya agak kecil sehingga terkesan kurang gagah. Secara keseluruhan, saya malah curiga kalau Daihatsu Sigra ini adalah hasil perkawinan silang antara Xenia dan Granmax. Sepertinya Sigra memang diciptakan sebagai penengah antara Xenia dan Granmax.

Terlepas dari kelebihan dan kekurangan Sigra, kita patut mengapresiasi Daihatsu sebagai pabrikan mobil yang memberi solusi keluarga kelas menengah ke bawah di Indonesia yang ingin memiliki mobil sendiri. Selain sebenarnya layak memiliki jargon “menjawab semua impian”, saya rasa Sigra juga menunjukkan komitmen Daihatsu dengan jargonnya sendiri, yakni “Daihatsu Sahabatku” ditambah emot senyum di belakangnya.

Sumber Gambar: Daihatsu

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 24 November 2021 oleh

Tags: Daihatsu Sigramobilpilihan redaksitaksi online
Muhammad Iksan

Muhammad Iksan

Sayang anak-anak.

ArtikelTerkait

Selain Jogja Rasa Ubud, Ini Potensi Wisata Jogja Sesungguhnya terminal mojok.co

Selain Jogja Rasa Ubud, Ini Potensi Wisata Jogja Sesungguhnya

23 September 2021
Karakter Susanti Sebenarnya Bukti Serial “Upin Ipin” Kurang Serius Menghadirkan Representasi Indonesia dalam Cerita Mojok.co

Karakter Susanti Sebenarnya Bukti Serial “Upin Ipin” Kurang Serius Merepresentasikan Indonesia dalam Cerita 

11 Maret 2025
Pengalaman Naik Bus Bukittinggi-Jakarta Buktikan Hanya 3 Kriteria Ini yang Cocok Jadi Penumpangnya terminal mojok

Pengalaman Naik Bus Bukittinggi-Jakarta Buktikan Hanya 3 Kriteria Ini yang Cocok Jadi Penumpangnya

28 Oktober 2021
Kopi Kenangan, Akankah Berakhir seperti Mantan?

Kopi Kenangan, Akankah Berakhir seperti Mantan?

29 Juni 2023
Malioboro Jogja, Jalan Kerajaan yang Kini Jadi Jalan Milik Siapa Saja Mojok.co overtourism

Malioboro Masa Kini Adalah Wujud Kebiasaan Kota Jogja yang Mengabaikan Keberadaan Rakyat Kecil

8 Februari 2024
Surabaya Jadi Ibu Kota Provinsi Madura Adalah Ide Paling Sesat Mojok.co

Surabaya Jadi Ibu Kota Provinsi Madura Adalah Ide Paling Sesat

10 Februari 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

TVS Callisto 125 Itu Enak, tapi Tidak Semua Orang Siap Memilikinya

TVS Callisto 125 Itu Enak, tapi Tidak Semua Orang Siap Memilikinya

28 Januari 2026
Tiga Bulan yang Suram di Bangunjiwo Bantul, Bikin Pekerja Bantul-Sleman PP Menderita!

Tiga Bulan yang Suram di Bangunjiwo Bantul, Bikin Pekerja Bantul-Sleman PP Menderita!

1 Februari 2026
Di Lidah Orang Jawa, Kuliner Madura Enak Kecuali yang dari Sumenep MOjok.co

Di Lidah Orang Jawa, Kuliner Madura Enak Kecuali yang dari Sumenep

30 Januari 2026
4 Menu Mie Gacoan yang Rasanya Gagal, Jangan Dibeli kalau Nggak Mau Menyesal seperti Saya

Tips Makan Mie Gacoan: Datanglah Pas Pagi Hari, Dijamin Rasanya Pasti Enak dan Nggak Akan Kecewa

1 Februari 2026
4 Alasan Freezer Nugget Lebih Membingungkan daripada Kulkas Minuman di Indomaret

4 Alasan Freezer Nugget Lebih Membingungkan daripada Kulkas Minuman di Indomaret

26 Januari 2026
Tiga Tradisi Madura yang Melibakan Sapi Selain Kèrabhan Sapè yang Harus Kalian Tahu, Biar Obrolan Nggak Itu-Itu Aja

4 Pandangan Norak Orang Luar Madura tentang Orang Madura yang Perlu Diluruskan

29 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Misi Mulia Rumah Sakit Visindo di Jakarta: Tingkatkan Derajat Kesehatan Mata dengan Operasi Katarak Gratis
  • DLH Jakarta Khilaf usai Warga Rorotan Keluhkan Bau Sampah dan Bising Truk dari Proyek Strategis Sampah RDF
  • Fakta Pahit soal Stunting. Apabila Tidak Diatasi, 1 dari 5 Bayi di Indonesia Terancam “Bodoh”
  • Indonesia Hadapi Darurat Kualitas Guru dan “Krisis Talenta” STEM
  • Kisah Pelajar SMA di Bantul Melawan Trauma Pasca Gempa 2006, Tak Mau Kehilangan Orang Berharga Lagi
  • Ironi Jogja yang “Katanya” Murah: Ekonomi Tumbuh, tapi Masyarakatnya Malah Makin Susah

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.