Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Pojok Tubir

Cukai Gula Nggak Segera Diterapkan, Pemerintah Mau Nunggu Apa? Generasi Diabetes 2030?

Dito Yudhistira Iksandy oleh Dito Yudhistira Iksandy
12 Februari 2024
A A
Cukai Gula Nggak Segera Diterapkan, Pemerintah Mau Nunggu Apa? Generasi Diabetes 2030?

Cukai Gula Nggak Segera Diterapkan, Pemerintah Mau Nunggu Apa? Generasi Diabetes 2030? (Pixabay.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Cukai gula sebaiknya segera diberlakukan, agar konsumsi gula masyarakat bisa lebih terkendali.

Kalau jadi, tahun ini pemerintah akan mulai menerapkan cukai gula untuk minuman bergula dalam kemasan (MBDK). Saya bilang kalau jadi karena rencana cukai MBDK sudah dibahas sejak Maret 2022 dan akan diterapkan tahun 2023. Sayangnya, penerapannya diundur tahun ini, itu juga kalau nggak diundur lagi.

Padahal, riset dari United States Departement of Agriculture (USDA) menunjukkan Indonesia berada di urutan ke-6 negara dengan konsumsi gula tertinggi, yakni sekitar 7,9 juta metrik ton per November 2023. Dengan jumlah konsumsi gula masyarakat sebesar ini, jelas pemerintah perlu memasukkan ini dalam daftar masalah prioritas.

Bahaya konsumsi gula berlebihan

Konsumsi gula berlebihan itu bisa menyebabkan penyakit jangka panjang. Tubuh nggak lagi bisa mengubah gula menjadi energi, jadi gulanya numpuk di aliran darah. Kondisi ini disebut dengan diabetes. Di Indonesia, diabetes setidaknya menjadi top 3 penyakit paling mematikan setelah stroke dan penyakit jantung.

Akan tetapi, fakta di lapangan justru menunjukkan kalau diabetes itu nggak penting-penting amat. Mulai dari konten sosial media sampai produk yang dijual di pasar, hampir semua tinggi gula. Lebih parahnya lagi, banyak minuman yang ngakunya untuk anak-anak dan menyehatkan ternyata malah tinggi gula.

Saya pernah ngecek kandungan gula di salah satu merek susu UHT rasa stroberi sekitar 19 gram. Padahal, batas asupan gula harian untuk orang dewasa hanya 30 gram, sedangkan untuk anak-anak sekitar 19–24 gram tergantung usia. Bayangkan, satu kotak susu saja sudah mengambil setengah jatah gula harianmu. Belum ditambah kandungan gula dari nasi ayam geprek dan es teh favoritmu itu.

Jadi, cukai gula keliatan masuk akal kan?

Diabetes memang ditanggung BPJS, tapi…

Ada dua hal yang akan saya sampaikan, berita baik dan berita buruk. Berita baiknya, diabetes termasuk dalam penyakit kronis yang ditanggung BPJS Kesehatan. Mulai dari perawatan, suntik insulin, sampai alat cek gula darah semuanya ditanggung. Padahal, kalau harus bayar bisa sekitar Rp1–Rp2 juta per bulan. Untung bisa gratis.

Baca Juga:

Pengalaman Mencicipi Teh Talua Malimpah, Minuman Khas Bukittinggi yang Dituding Biang Keladi Diabetes

Panduan Belanja Susu Kemasan di Indomaret agar Tidak Kena Diabetes dan Penyakit Lain yang Mengintai

Nah, berita buruknya, diabetes itu penyakit yang nggak bisa sembuh. Sekali ada orang yang divonis diabetes, maka dia harus membawa penyakit tersebut seumur hidupnya. Satu-satunya yang bisa dilakukan cuma mengontrol gula darah agar tetap normal, biar nggak menyebabkan komplikasi atau penyakit lanjutan.

Lagi pula, sebelum atau sesudah kena diabetes juga sama-sama harus menjaga asupan gula. Kalau saya sih mending menjaga dari sekarang pas masih normal, jadi pikiran nggak stres. Bayangkan, ada orang yang harus membatasi gula karena udah terlanjur kena diabetes. Sudah jatuh, tertimpa tangga pula. Sedih.

Lagi-lagi, cukai gula jadi terlihat masuk akal, kan?

Pemerintah harus segera ambil tindakan, dan cukai gula adalah salah satunya

Saya setuju kalau diabetes itu penyakit yang tergantung individu, orang kena diabetes atau nggak tergantung pilihan dan pola hidup mereka masing-masing. Tapi, saya kira pemerintah tetap harus ambil tindakan soal banyaknya produk tinggi gula yang dijual di pasaran. Terutama, produk yang menyasar segmen anak-anak.

Sumpah, saya nggak habis pikir dengan orang-orang kaya brengsek yang tega menipu banyak orang seakan-akan produknya sehat untuk anak, sementara produknya tinggi gula. Sekelas Mas Gibran aja sampai tertipu membagikan susu tinggi gula kok. Apalagi masyarakat biasa kayak saya gini?

Terlepas ini kesalahan koordinasi atau bukan, saya kira yang perlu dijadikan sorotan adalah perlu upaya lebih untuk meningkatkan kesadaran masyarakat pada produk-produk tinggi gula. Salah satu caranya ya tadi, cukai gula MBDK harus segera diterapkan. Atau, pemerintah bisa niru Nutri-Grade milik Singapura yang mencantumkan nilai kesehatan berdasarkan kandungan gula di kemasan produk.

Apa pun itu pokoknya pemerintah harus segera bertindak, lah. Jangan lama-lama, memangnya mau nunggu apa? Nunggu ada generasi diabetes 2030?

Penulis: Dito Yudhistira Iksandy
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA 6 Rekomendasi Jajanan Indomaret dengan Kandungan Gula Nol Gram

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 12 Februari 2024 oleh

Tags: cukai guladiabeteskonsumsi gula
Dito Yudhistira Iksandy

Dito Yudhistira Iksandy

Alumnus Sosiologi Universitas Negeri Surabaya. Bekerja sebagai crew event organizer. Suka menonton anime dan drama korea.

ArtikelTerkait

4 Rekomendasi Camilan Manis di Indomaret yang Jarang Dilirik

4 Jajanan Indomaret yang Dikira Sehat padahal Tinggi Kandungan Gula

6 Oktober 2022
5 Kandungan dalam Minuman Kemasan yang Memicu Penyakit Ginjal (Pixabay.com)

5 Kandungan dalam Minuman Kemasan yang Memicu Penyakit Ginjal

7 Desember 2023
Panduan Belanja Susu Kemasan di Indomaret agar Tidak Kena Diabetes dan Penyakit Lain yang Mengintai

Panduan Belanja Susu Kemasan di Indomaret agar Tidak Kena Diabetes dan Penyakit Lain yang Mengintai

10 Februari 2024
Mixue Indonesia Sudah Halal dan Cabangnya Terus Bertambah, Akankah Risiko Diabetes Ikut Meningkat?

Mixue Indonesia Sudah Halal dan Cabangnya Terus Bertambah, Akankah Risiko Diabetes Ikut Meningkat?

23 Februari 2023
pemanasan global

Dampak Negatif Pemanasan Global Bagi Kesehatan

24 September 2019
Diet Sehat Cegah Obesitas dan Hipertensi ala WHO Terminal Mojok

Diet Sehat Cegah Obesitas dan Hipertensi ala WHO

22 September 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Rujak Cingur, Makanan Aneh Surabaya yang Paling Nggak Disarankan untuk Pendatang Mojok.co

Rujak Cingur, Makanan Aneh Surabaya yang Paling Nggak Disarankan untuk Pendatang

26 Februari 2026
Tan Malaka: Keunikan, Kedaulatan Berpikir, dan Sederet Karya Cemerlang

Tan Malaka: Keunikan, Kedaulatan Berpikir, dan Sederet Karya Cemerlang

26 Februari 2026
Ilustrasi Bus Bagong Berisi Keresahan, Jawaban dari Derita Penumpang (Unsplashj)

Di Jalur Ambulu-Surabaya, Bus Bagong Mengakhiri Penderitaan Era Bus Berkarat dan Menyedihkan: Ia Jawaban dari Setiap Keresahan

20 Februari 2026
Ironi Pembangunan Banyuwangi: Sukses Meniru Bali dalam Pengelolaan Wisata, tapi Gagal Menangani Banjir di Pusat Kota

Ironi Pembangunan Banyuwangi: Sukses Meniru Bali dalam Pengelolaan Wisata, tapi Gagal Menangani Banjir di Pusat Kota

26 Februari 2026
Toyota Fortuner Mobil Mahal yang Terlihat Murahan karena Cara Berkendara Pengemudinya Mojok.co

Toyota Fortuner Mobil Mahal yang Jadi Terlihat Murahan karena Cara Berkendara Pengemudinya

23 Februari 2026
Gen Z Ogah Naik Jabatan, Mending Jadi Pekerja Biasa Aja, tapi Punya Hidup Lebih Tenang Mojok.co

Gen Z Ogah Naik Jabatan, Mending Jadi Pekerja Biasa Aja, tapi Punya Hidup Lebih Tenang

23 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=FgVbaL3Mi0s

Liputan dan Esai

  • Gamplong Studio Alam, Tempat Wisata Sleman yang Unik, tapi Nggak Perlu Diulang Dua Kali
  • Anak Muda Jadi Ketua RT: Antara Kerja Kuli, Keikhlasan, dan Dewasa Sebelum Waktunya
  • Derita Punya Rumah Dekat Tempat Nongkrong Kekinian di Jogja: Cuma Bikin Emosi dan Nggak Bisa Tidur
  • Culture Shock Mahasiswa Kalimantan di Jawa: “Dipaksa” Srawung, Berakhir Tidak Keluar Kos dan Pindah Kontrakan karena Tak Nyaman
  • Mudik ke Desa Naik Motor usai Merantau di Kota: Dicap Gagal, Harga Diri Diinjak-injak karena Tak Sesuai Standar Sukses Warga
  • Di Balik Tampang Feminin Yamaha Grand Filano, Ketangkasannya Bikin Saya Kuat PP Surabaya-Sidoarjo Setiap Hari Ketimbang BeAT

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.