Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Pojok Tubir

Cleansing Guru Honorer, Kado Pahit Guru pada Awal Tahun Ajaran Baru, “Dibasmi” Seakan Bukan Manusia

Raihan Muhammad oleh Raihan Muhammad
17 Juli 2024
A A
Guru Honorer Minggat, Digusur Negara dan Guru P3K (Unsplash) dapodik

Guru Honorer Minggat, Digusur Negara dan Guru P3K (Unsplash)

Share on FacebookShare on Twitter

Baru-baru ini, santer terdengar di media mengenai ratusan guru honorer di Jakarta yang mendapatkan kado pahit pada hari pertama tahun ajaran baru 2024. Perhimpunan Pendidikan dan Guru (P2G) mengungkap bahwa para guru honorer ini mendadak diberhentikan dari pekerjaannya sebagai pengajar di sejumlah sekolah.

Alih-alih menyejahterakan dan memuliakan profesi guru, pemerintah malah menggunakan kebijakan “cleansing”, dan rasanya tidak berlebihan jika mengartikannya sebagai “pengusiran secara halus” . Andai kita mau memperhatikan lebih saksama, penggunaan kata “cleansing” sebenarnya sudah terbilang kasar. Ini bagaikan kado pahit pada awal tahun ajaran baru.

Kebijakan ini tidak cuma menimbulkan rasa tidak adil bagi para guru honorer yang telah berjuang keras selama ini. Tapi juga mencederai citra pemerintah dalam hal penghormatan dan dukungan terhadap tenaga pendidik. Langkah ini memunculkan pelbagai reaksi negatif dari pelbagai kalangan, termasuk masyarakat umum, yang mempertanyakan komitmen pemerintah terhadap peningkatan kualitas pendidikan dan kesejahteraan para pendidik.

Mengabaikan kontribusi guru honorer

Di Twitter misalnya, banyak warganet mengungkapkan kekecewaan dan kemarahan mereka atas kebijakan ini. Banyak orang yang berbagi cerita dan pengalaman mengenai perjuangan para guru honorer yang bekerja dengan dedikasi tinggi meski mendapat upah yang sangat minim.

Kritik pun datang dari berbagai sisi, kebanyakan menilai langkah pemerintah ini sebagai bentuk pengabaian terhadap kontribusi penting para guru honorer dalam sistem pendidikan. Mereka menuntut agar pemerintah segera mengambil tindakan untuk memperbaiki keadaan ini dan memberikan perlindungan yang layak bagi para guru honorer.

Sebelumnya, telah diadakan Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) dengan Komisi X DPR RI mengenai permasalahan ini. Banyak keluhan mengenai kebijakan ini yang justru membuat buruk kondisi para guru yang terkena dampak. Di antara mereka, banyak yang syok dan bingung dengan adanya “pengusiran halus” ini.

Negara, dalam hal ini pemerintah, mesti segera mencari solusi untuk masalah ini dengan cara yang lebih humanis dan inklusif. Penting untuk mengadakan dialog yang konstruktif antara pemerintah, pihak sekolah, dan para guru honorer supaya bisa menemukan jalan tengah yang cocok. Selain itu, perlu juga melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kebijakan yang ada agar tidak merugikan mereka yang sudah berkontribusi besar dalam dunia pendidikan.

Pemerintah harus mempertimbangkan untuk memberikan jaminan kerja yang lebih baik bagi guru honorer, seperti program pengangkatan atau pengakuan atas masa kerja mereka. Ini penting untuk membangun rasa percaya dan motivasi di kalangan tenaga pendidik, sehingga kualitas pendidikan di Indonesia bisa meningkat.

Baca Juga:

PPG dan Dapodik, Kombo Maut Penentu Nasib Guru Honorer yang Meresahkan dan Menakutkan 

Bantuan untuk Guru Honorer Memang Sering Ada, tapi Dapodik Bikin Segalanya Jadi Ribet dan Guru Nasibnya Makin Sengsara

Jangan suruh rakyat cari solusi

Jika pemerintah tidak cepat dan tepat dalam mengambil tindakan, ketidakpuasan ini bisa terus berlanjut dan mengganggu stabilitas pendidikan di seluruh negeri. Keberadaan guru honorer yang kompeten dan berdedikasi sangat penting agar setiap siswa mendapatkan pendidikan yang berkualitas. Jadi, langkah nyata dari pemerintah sangat dinanti untuk menyelesaikan masalah ini dan memberikan harapan baru bagi para guru honorer di Indonesia.

Jangan suruh kami, terutama saya, sebagai rakyat “jelata” untuk mencarikan solusi karena pemerintah digaji untuk melayani dan menemukan solusi, bukan malah bikin rakyatnya sengsara. Toh, menyejahterakan rakyat, termasuk guru honorer, merupakan amanat Konstitusi yang mesti dilaksanakan pemerintah secara serius.

Mari kita ingat sejarah Jepang. Kaisar Hirohito, di tengah kehancuran akibat bom atom, justru memfokuskan pada guru. Beliau memahami bahwa gurulah kunci kebangkitan bangsa. Jepang bangkit menjadi negara maju, dan penghargaan terhadap guru menjadi salah satu pilar utama. Sudah saatnya Indonesia belajar dari sejarah.

Guru adalah aset berharga. Tanpa mereka, masa depan bangsa terancam. Pemerintah, sebagai pelayan rakyat, bertanggung jawab untuk mensejahterakan guru honorer. Ini adalah amanat konstitusi yang harus dijalankan dengan serius.

Ambil langkah konkret

Pemerintah mesti segera mengambil langkah konkret untuk meningkatkan kesejahteraan guru honorer. Mereka perlu diakui sebagai bagian penting dari sistem pendidikan. Dengan memberikan jaminan kerja yang lebih baik dan insentif yang layak, pemerintah bisa membangun semangat dan dedikasi para guru.

Selain itu, penting juga untuk melibatkan guru honorer dalam proses pengambilan keputusan yang berkaitan dengan kebijakan pendidikan. Suara mereka sangat berharga dan bisa membantu menciptakan sistem yang lebih baik dan lebih adil.

Jika pemerintah benar-benar peduli dengan pendidikan, sudah saatnya mereka berinvestasi pada guru. Dengan memperhatikan kebutuhan dan kesejahteraan guru honorer, kita bisa membangun generasi masa depan yang lebih baik dan berkualitas.

Ingatlah, pendidikan yang berkualitas dimulai dari penghargaan yang tepat terhadap tenaga pendidik. Mari kita dorong pemerintah untuk segera bertindak dan menjadikan guru sebagai pilar utama dalam membangun bangsa yang maju.

Penulis: Raihan Muhammad
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Guru Honorer Newbie di Sekolah Negeri Siap-Siap Mampus dan Minggat. Serbuan P3K Sudah Menanti di Tahun Ajaran Baru

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 17 Juli 2024 oleh

Tags: cleansing guru honorerGuru Honorer
Raihan Muhammad

Raihan Muhammad

Manusia biasa yang senantiasa menjadi pemulung ilmu dan pengepul pengetahuan. Pemerhati politik dan hukum. Doyan nulis secara satire/sarkas agar tetap waras. Aku menulis, maka aku ada.

ArtikelTerkait

seleksi pppk pns guru honorer birokrasi amburadul mojok.co

Seleksi PPPK Adalah Bukti Pemerintah Setengah Hati Memikirkan Guru Honorer

20 September 2021
Nadiem Makarim dan Teks Pidato untuk Hari Guru yang Penuh dengan Harapan Baru MOJOK.CO

Nadiem Makarim, Kita Lebih Membutuhkan Program Merdesa Belajar Sebelum Merdeka Belajar

28 Juli 2020
Kalau Mau Bahagia, Jadilah Guru PNS. Kalau Mau Jadi Filsuf, Jadilah Guru Honorer

Apa Jadinya Jika Tak Ada Lagi Guru Honorer?

30 Mei 2023
guru honorer

Kalau Guru Honorer Digaji Surga, Pancasila Cukup Sila Ketuhanan Saja

18 Oktober 2019
Konten Kreator Pendidikan Lebih Menjanjikan daripada Jadi Guru Honorer. Sebuah Peringatan Sebelum Terjebak Terlalu Dalam Mojok.co

Konten Kreator Pendidikan Lebih Menjanjikan daripada Jadi Guru Honorer. Sebuah Peringatan Sebelum Terjebak Terlalu Dalam

7 April 2024
Suka dan Duka Menjadi Guru Laki-laki di SD Negeri (Unsplash.com)

Guru Laki-laki di SD Negeri: Banyak Duka, Senang Sewajarnya

16 September 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

motor Honda Stylo 160: Motor Matik Baru dari Honda tapi Sudah Disinisin karena Pakai Rangka eSAF, Bagusan Honda Giorno ISS Honda motor honda spacy

Honda Stylo Adalah Motor Paling Tidak Jelas: Mahal, tapi Value Nanggung. Motor Sok Retro, tapi Juga Modern, Maksudnya Gimana?

15 Maret 2026
Ironi Fresh Graduate Saat Lebaran: Gaji Masih di Bawah UMR, tapi Sudah Tidak Kebagian THR Mojok.co

Lebaran Membosankan Nggak Ada Hubungannya Sama Menjadi Dewasa, Itu Artinya Kamu Lagi Mati Rasa Saja

16 Maret 2026
Embek-Embek Makanan Khas Tegal Paling Mencurigakan, Pendatang Sebaiknya Jangan Coba-coba Mojok.co

Embek-Embek Makanan Khas Tegal yang Nama dan Rasanya Sama-sama Aneh, Pendatang Sebaiknya Jangan Coba-coba

12 Maret 2026
KlikBCA, Layanan Internet Banking Terbaik yang Perlu Dikritisi (Unsplash)

KlikBCA, Layanan Internet Banking Terbaik yang Perlu Dikritisi

17 Maret 2026
Inspektor Mobil Bekas, Orang yang Menentukan Nasib Mobilmu, Berakhir Masuk Neraka Bernama Bengkel, atau Hidup Bahagia Tanpa Onderdil Rusak

Inspektor Mobil Bekas, Orang yang Menentukan Nasib Mobilmu, Berakhir Masuk Neraka Bernama Bengkel, atau Hidup Bahagia Tanpa Onderdil Rusak

12 Maret 2026
Stasiun Klaten Stasiun Legendaris yang Semakin Modern

Stasiun Klaten, Stasiun Berusia Satu Setengah Abad yang Terus Melangkah Menuju Modernisasi

16 Maret 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=1k7EQFkTWIM

Liputan dan Esai

  • 3 Cara Gen Z Habiskan THR, padahal Belum Tentu Dikasih dan Jumlahnya Tidak Besar tapi Pasti Dibelanjakan
  • Dear KUA, Apa Alasan Terbaik bagi Kami untuk Menikah saat Situasi Dunia Sedang Kacau-Kacaunya?
  • Mudik Gratis BUMN 2026: Hemat Rp600 Ribu dari Jakarta-Solo Tanpa Pusing Dana THR Berkurang
  • Grand Hotel De Djokja, Hotel Tertua di Jogja Hidup Kembali 
  • Mahasiswa UGM Kena DO dan Tinggal Nomaden karena Kendala Ekonomi, Kini Raih Gelar Sarjana Berkat “Menumpang” di Kos Teman
  • Kapok Terlalu Royal ke Teman: Teman Datang karena Ada Butuhnya, Giliran Diri Sendiri Kesusahan Eh Diacuhkan meski Mengiba-iba

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.