Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup

Cinere Mall Depok, Mal Jadul yang Masih Digemari Warga hingga Saat Ini

Jarot Sabarudin oleh Jarot Sabarudin
29 Oktober 2024
A A
Cinere Mall Depok, Mal Jadul yang Masih Digemari Warga hingga Saat Ini Mojok.co

Cinere Mall Depok, Mal Jadul yang Masih Digemari Warga hingga Saat Ini (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Mal sudah menjadi barang yang umum di Depok. Tidak hanya bagi warga di sekitar Jalan Margonda yang biasa disebut sebagai pusat peradaban Depok, warga Cinere juga melihat mal sebagai hal yang biasa. Asal tahu saja, di Cinere ada dua mal yang berdiri yaitu Cinere Mall dan Cinere Bellevue. Dua mal ini jaraknya tidak terlalu jauh, hanya sekitar 1 kilometer saja. 

Beberapa waktu lalu saya sudah sempat membuat tulisan Cinere Bellevue di Terminal Mojok. Nah, sekarang saya ingin membahas sesepuhnya yaitu Cinere Mall. Mal mungil itu berdiri di area seluas 1,3 hektare dan hanya memiliki 4 lantai. Sekilas terdengar tidak begitu menarik ya, apalagi dibanding dengan ma-mal di Jabodetabek yang kebanyakan megah dan mewah. Namun, jangan salah, Cinere Mall Depok hingga saat ini masih sering dikunjungi warga warga. Mal tua ini sudah menempati hati sebagian besar warga Depok. 

#1 Mal pertama di Cinere Depok

Cinere Mall bisa dibilang sudah sangat sepuh. Cinere Mall mulai beroperasi kira-kira sekitar tahun 1993. Sudah menginjak usia 30 tahun. Usia yang terbilang panjang untuk ukuran mal kecil. Tidak seperti rivalnya Cinere Bellevue. Nah, walaupun sudah sangat sepuh, nyatanya Cinere Mall masih punya tempat di hati warga Cinere. Terbukti dengan selalu saja banyak orang yang mengunjungi.

Dahulu, Cinere Mall jadi primadona anak muda untuk nongkrong. Itu mengapa Cinere Mall menyimpan kenangan banyak orang, termasuk saya. Walaupun kini gerai-gerai banyak yang tutup, namun tiap sudut bangunannya masih menggambarkan kenangan masa dulu. Bangunan Cinere Mall memang tak banyak berubah. Terkadang, saya masuk ke Cinere Mall bukan untuk berbelanja, tapi sekadar ingin nostalgia.

#2 Cinere Mall Depok memang kecil, tapi cukup lengkap

Tidak seperti mal-mal lain di perkotaan yang bangunannya tinggi dan punya banyak gerai, Cinere Mall hanya punya 4 lantai dengan beberapa gerai saja. Namun, buat saya, itu sudah lebih dari cukup. Yang penting, semua kebutuhan dasar sehari-hari bisa dijangkau.

Di Cinere Mall ada Superindo yang cukup memenuhi kebutuhan saya. Gerainya memang tidak seluas Superindo yang lain, tapi itu cukup untuk saya. Cari kebutuhan soal pakaian? Di Cinere Mall juga ada Matahari. Tentu dengan ukuran mini. Kamu mau memanjakan lidah dan perut? Tenang, di sana ada foodcourt dengan beraneka ragam menu makanan. Dan harganya cukup ramah di kantong.

#3 Cinere Mall mudah diakses

Semua orang yang tinggal di Depok pasti setuju kalau Cinere Mall begitu mudah diakses. Mal yang satu ini tepat berada di pinggir Jalan Cinere Raya. Kalian bisa mengaksesnya menggunakan transportasi pribadi maupun angkot. Kalau kalian pengendara sepeda motor, mal ini sangat ramah penggguna motor. Yap, parkir motornya tidak jauh dari bangunan mal itu sendiri. Berbeda dengan mal-mal lain di Jakarta yang kebanyakan parkir motor itu diletakan jauh dari lokasi bangunan mal. 

Akses yang mudah juga berlaku ketika sudah masuk ke dalam mal. Cinere Mall yang tidak begitu luas ternyata jadi punya keuntungan lebih. Kalau saya masuk mal, saya tidak perlu jauh muter-muter mal dulu untuk mencari sesuatu. Ya, karena hampir semua gerai yang ada di Cinere Mall bisa dijangkau oleh pandangan mata saat masuk lobby utama.

Baca Juga:

Saya Orang Asli Depok dan Tidak Bangga Tinggal di Daerah yang Aneh Ini

Ngemplak, Kecamatan di Sleman yang Sering Terlupakan karena Nama Besar Depok dan Ngaglik

#4 Sering ada bazar

Mal jadul ini tetap berhasil menyita hati warga Depok karena berbagai inovasi dan promosi. Asal kalian tahu, Cinere Mall sering bikin bazar. Ya, pasti biar pengunjung tidak bosan dengan isi mal yang itu-itu saja.  Saya merasa itu langkah yang tepat mengingat, persaingan industri pusat perbelanjaan kini makin ketat. 

Di bazar, banyak UMKM yang menjajakan berbagai macam produk dagangannya. Seperti pakaian, makanan, pernak-pernik aksesoris dan banyak lagi. Tak hanya itu, di bazar di Cinere Mall juga ada wahana bermain untuk anak-anak. Komplit.

Itulah beberapa alasan Cinere Mall masih bertahan dan banyak dikunjungi orang. Walaupun sudah tua, tapi Cinere Mall tidak bisa lepas dari warga Cinere dan sekitarnya. Selain itu, Cinere Mall juga tetap mau berinovasi dan promosi. Semoga tetap bertahan ya. 

Penulis: Jarot Sabarudin
Editor: Kenia Intan 

BACA JUGA Ranking Masjid dan Musala Mal di Jogja dari yang Paling Nyaman hingga yang Seadanya Banget

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 29 Oktober 2024 oleh

Tags: cinere mallcinere mall depokdepokmall di depok
Jarot Sabarudin

Jarot Sabarudin

Seorang multitasker yang menghabiskan sebagian besar hidupnya di hadapan piksel dan cahaya layar. Menekuni berbagai peran dari pagi hingga sore, mengubah tatapan kosong ke monitor menjadi deretan karya dan solusi

ArtikelTerkait

Jembatan Aborsi, Jembatan Penyeberangan Paling Menyiksa yang Jadi Saksi Beratnya Kuliah di UI Depok

Jembatan Aborsi, Jembatan Penyeberangan Paling Menyiksa yang Jadi Saksi Beratnya Kuliah di UI Depok

4 Maret 2024
Bedahan, Kelurahan “Hitam” di Sawangan Depok yang Kini Mulai Berbenah

Bedahan, Kelurahan “Hitam” di Sawangan Depok yang Kini Mulai Berbenah

8 September 2024
Depok, Adik Tiri Jakarta Selatan yang Kini Punya Gaya Sendiri (Unsplash)

Depok, Adik Tiri Jakarta Selatan yang Kini Punya Gaya Sendiri

12 Mei 2025
Biskita Trans Depok, Terobosan Pemkot Depok yang Sangat Terlambat, tapi Warga Tetap Perlu Mendukungnya Mojok.co

Biskita Trans Depok, Terobosan Pemkot Depok yang Sangat Terlambat, tapi Warga Tetap Perlu Mendukungnya

11 Juli 2024
Berandai-andai Jika Depok Dipimpin Kaesang Pangarep

Berandai-andai Jika Depok Dipimpin Kaesang Pangarep

10 Mei 2023
Gang Kober Depok, Wilayah Strategis Dekat UI tapi Menyiksa Pejalan Kaki

Gang Kober Depok, Wilayah Strategis Dekat UI tapi Menyiksa Pejalan Kaki

17 Oktober 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Dear Produser Film “Aku Harus Mati”, Taktik Promosi Kalian Itu Ngawur Bikin Resah Pengguna Jalan Mojok.co

Dear Produser Film “Aku Harus Mati”, Taktik Promosi Kalian Itu Ngawur Bikin Resah Pengguna Jalan

5 April 2026
Mempertanyakan Efisiensi Syarat Administrasi Seleksi CPNS 2024 ASN penempatan cpns pns daerah cuti ASN

Wajar kalau Masyarakat Nggak Peduli PNS Dipecat atau Gajinya Turun, Sudah Muak sama Oknum PNS yang Korup!

7 April 2026
Jadi PNS di Desa Tidak Bisa Hidup Tenang, Tuntutan Sosialnya Tinggi karena Dikira Mapan dan Serba Bisa Mojok.co

Jadi PNS di Desa Tidak Bisa Hidup Tenang, Tuntutan Sosialnya Tinggi karena Dikira Mapan dan Serba Bisa

9 April 2026
Kecamatan Antapani Bandung Menang Mewah, tapi Gak Terurus (Unsplash)

Kecamatan Antapani Bandung, Sebuah Tempat yang Indah sekaligus Rapuh, Nyaman sekaligus Macet, Niatnya Modern tapi Nggak Terurus

5 April 2026
Kebumen Perlahan “Naik Kelas” dari Kabupaten Termiskin Jadi Daerah Wisata, Warlok yang Tadinya Malu Berubah Bangga Mojok.co

Kebumen Perlahan “Naik Kelas” dari Kabupaten Termiskin Jadi Daerah Wisata, Warlok yang Tadinya Malu Berubah Bangga

9 April 2026
4 Alasan yang Bikin User Kereta Api Berpaling ke Bus AKAP, Gratis Makan dan Lebih Aman Mojok.co

4 Alasan yang Bikin User Kereta Api Berpaling ke Bus AKAP, Gratis Makan dan Lebih Aman

7 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ONHNlaDcbak

Liputan dan Esai

  • Bangun Rumah Tingkat 2 di Desa demi Tiru Sinetron, Berujung Menyesal karena Ternyata Merepotkan
  • Resign Kerja di Jakarta untuk Rehat di Jogja, Menyesal karena Hidup Tak Sesuai Ekspektasi dan Malah Kena Mental
  • Nasi Padang Rp13 Ribu di Jogja Lebih Nikmat dan Otentik daripada Yang Menang Mahal, tapi Rasanya Manis
  • Tinggalkan Pekerjaan Gaji Puluhan Juta demi Merawat Ibu di Desa, Dihina Tetangga tapi Tetap Bahagia
  • #NgobroldiMeta: Upaya AMSI dan Meta Bekali Media untuk Produksi Jurnalisme Berkualitas di Era AI
  • Meminta Dosen-Mahasiswa Jalan Kaki ke Kampus ala Eropa: Antara Visi Elite dan Realitas yang Sulit

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.