Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup Sapa Mantan

Calon Mertua Nggak Merestui Hubungan karena Bentuk Tubuh Calon Menantu Itu Ra Mashok!

Anisah Meidayanti oleh Anisah Meidayanti
27 Agustus 2021
A A
madura calon mertua menikah dengan teman satu kantor mojok

menikah dengan teman satu kantor mojok

Share on FacebookShare on Twitter

 Kalimat “Manusia tidak ada yang sempurna” sepertinya nggak berlaku untuk beberapa calon mertua (camer). Perihal jodoh untuk anaknya alias menantunya kelak, orang tua cenderung sangat selektif. Walaupun sudah menjalin hubungan dengan baik dan yakin dengan pasangan. Tetap saja, beberapa orang tua masih memasukkan kriteria “ideal” menurut mereka (orang tua) bukan menurut pasangan (sang anak dan pasangannya).

Ideal dalam tulisan ini adalah standardisasi yang harus dipenuhi oleh calon menantu dari segi fisik. Iya serius, ideal dari segi fisik, ini calon mertua mau seleksi beauty pageant atau gimana nih?

Saya cukup bingung mendapat curhatan dua orang sahabat yang sedang merasa insecure akibat “tubuh yang tidak ideal”. Setelah saya telisik sebabnya, insecure tersebut datang karena dorongan orang tua sang pacar yang mengharuskan badan mereka ideal jika ingin berniat ke hubungan serius hingga menikah.

Saya nggak habis fikir, padahal saya tau jelas niat kedua pasangan ini menjalani hubungan serius nggak main-main atau sekedar uwu-uwuan aja. Kedua pasangan ini saling bertumbuh namun ditebas habis rasa yakinnya akibat kriteria ideal yang membuat saya melemparkan satu pertanyaan “emang orang tuanya juri Indonesia Next Top Model?”

Calon menantu perempuan harus memiliki bentuk badan bak biola Spanyol, sedangkan laki-laki harus kurus tinggi menjulang dada bidang. Sekali lagi, ini memutuskan jodoh untuk anaknya atau memutuskan jalinan kasih yang selama ini terbangun kokoh nih, hm?

Bukan kalimat dukungan untuk semakin menguatkan jalinan kasih sang anak dengan pasangan yang diberi. Tapi, sang calon mertua mirip banget kayak sales iklan obat penggemuk atau penurun berat badan dengan melontarkan pernyataan “gemuk gitu nanti apa kata tetangga!”, “Cari baju nikahnya susah nanti kalau gemuk gitu!”, “Penyebab susah hamil itu karena berat badan kurang lho sis!” Kiranya begitulah beberapa kalimat dorongan yang terlontar langsung dari bibir calon mertua atau melalui anaknya untuk segera diamanatkan kepada pasangannya.

Dua sahabat saya tadi menanggapi dengan berbeda, satunya yakin bahwa tidak hanya soal fisik saja yang harus diunggulkan. Hingga akhirnya ia sepenuh tenaga branding diri dengan kelebihan lain yang dimilikinya. Walau tetap saja, sang camer kekeuh mewajibkan calon menantunya tersebut harus berbadan ideal. Sedang satu sahabat saya lagi, beberapa kali masih dilanda insecure walau saat ini ia sedang menerapkan gaya hidup sehat. Sebab ia yakin, sehat bukan perihal berat badan, tapi perihal keseimbangan gaya hidup

Ternyata oh ternyata, standar tubuh ideal atau kecantikan tidak hanya memenuhi ruang-ruang media komersil kita ya. Tapi, sudah tertanam hingga menjadi prinsip calon mertua dalam memilih menantu.

Baca Juga:

Duka Menikah di KUA, Dikira Hamil Duluan padahal Cuma Pengin Hemat

5 Hal yang Baru Terasa Mahal Setelah Menikah, Bikin Syok 

Siapa pun kamu yang sedang berjuang untuk meyakinkan camer, apa pun halangannya tetaplah menjadi dirimu sendiri. Sebab, bagaimanapun yang menikah, menjalankan komitmen dan janji suci hingga mati adalah antara kamu dan pasangan. Bukan kamu dengan ibu/bapak dari pasanganmu.

BACA JUGA Buanglah Khayalan Romantis Pernikahan kalau Masih Serumah dengan Mertua dan tulisan Anisah Meidayanti lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 28 Agustus 2021 oleh

Tags: calon menantucalon mertuahubunganPernikahan
Anisah Meidayanti

Anisah Meidayanti

Mbak-Mbak Pekerja WFA yang Suka Menulis Pengalaman Perjalanannya. Tapi juga Menaruh Perhatian Pada Isu Lingkungan, Gender dan Kesehatan Mental

ArtikelTerkait

jumatan

Jumatan Tidak Membuatmu Menjadi Lebih Tampan

31 Mei 2019
pernikahan adat sunda bekasi campuran bahasa ciri khas budaya akulturasi mojok

Percampuran Budaya Sunda dan Betawi di Pernikahan Orang Bekasi

23 April 2020
Pantas Saja Warga Kediri Banyak yang Jomblo, Pantangan Pernikahannya Banyak dan Bikin Ribet!

Pantas Saja Warga Kediri Banyak yang Jomblo, Pantangan Pernikahannya Banyak dan Bikin Ribet!

22 Februari 2024
tutorial balikan dengan mantan pacar pasangan ngambek marah konflik pacaran pacar janji mojok

Minta Tolong Mantan Pacar buat Nyebarin Undangan Nikah Itu Otaknya di Mana?

22 Januari 2021
PDKT Berujung Tidur Di Masjid. Kencan Amburadul #5 terminal mojok.co

PDKT Berujung Tidur Di Masjid. Kencan Amburadul #5

14 Februari 2021
Gelar Hajatan Itu Nggak Wajib, Buat Apa Dipaksakan_ terminal mojok

Gelar Hajatan Itu Nggak Wajib, Buat Apa Dipaksakan?

21 Mei 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Jatiwaringin Bekasi, Daerah Seribu Galian yang Nggak Tahu Kapan Kelarnya. Warga di Sini Punya Kesabaran Tingkat Tinggi bekasi jogja

Setahun Hidup di Jogja Bikin Saya Rindu Jalan Berlubang di Bekasi

6 Februari 2026
Stasiun Plabuan Batang, Satu-Satunya Stasiun Kereta Api Aktif di Indonesia dengan Pemandangan Pinggir Pantai

Bisakah Batang yang Dikenal sebagai Kabupaten Sepi Bangkit dan Jadi Terkenal?

1 Februari 2026
Oleh-Oleh Khas Wonosobo yang Sebaiknya Kalian Pikir Ulang Sebelum Membelinya Mojok.co

Wonosobo Memang Cocok untuk Berlibur, tapi untuk Tinggal, Lebih Baik Skip

3 Februari 2026
Pengendara Mobil Nggak Usah Ikut-ikutan Lewat Jalan Tikus, Kalian Nggak Diajak!

Pengendara Mobil Nggak Usah Ikut-ikutan Lewat Jalan Tikus, Kalian Nggak Diajak!

31 Januari 2026
5 Alasan yang Membuat Saya Ingin Balik ke Pantai Menganti Kebumen Lagi dan Lagi Mojok.co

5 Alasan yang Membuat Saya Ingin Balik ke Pantai Menganti Kebumen Lagi dan Lagi

6 Februari 2026
Banting Setir dari Jurusan Manajemen Jadi Guru PAUD, Dianggap Aneh dan Nggak Punya Masa Depan Mojok.co jurusan pgpaud

Jurusan PGPAUD, Jurusan yang Sering Dikira Tidak Punya Masa Depan

5 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Ironi TKI di Rembang dan Pati: Bangun Rumah Besar di Desa tapi Tak Dihuni, Karena Harus Terus Kerja di Luar Negeri demi Gengsi
  • Self Reward Bikin Dompet Anak Muda Tipis, Tapi Sering Dianggap sebagai Keharusan
  • Gen Z Pilih Merantau dan Tinggalkan Ortu karena Rumah Cuma Menguras Mental dan Finansial
  • Lasem Lebih Terkenal daripada Rembang tapi Hanya Cocok untuk Wisata, Tidak sebagai Tempat Tinggal
  • Mahasiswa KIP Kuliah Pertama Kali Makan di AYCE: Mabuk Daging tapi Nelangsa, Kenyang Sesaat untuk Lapar Seterusnya
  • Ormas Islam Sepakat Soal Board of Peace: Hilangnya Suara Milenial dan Gen Z oleh Baby Boomers

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.