Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kampus Loker

Bukan Cuma Tukang Sensus, Ini Rekomendasi Pekerjaan bagi Lulusan Statistika

Rezky Yayang Yakhamid oleh Rezky Yayang Yakhamid
21 Agustus 2021
A A
Bukan Cuma Tukang Sensus, Ini Rekomendasi Pekerjaan bagi Lulusan Statistika terminal mojok.co

Bukan Cuma Tukang Sensus, Ini Rekomendasi Pekerjaan bagi Lulusan Statistika terminal mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

Nasib memang nasib. Kuliah di program studi Statistika, pasti sering disangka pas lulus cuma bisa jadi tukang sensus. Hal ini menjadi pernyataan menyebalkan, tapi memiliki dasar-dasar alasan yang kuat. Salah satunya karena statistika memang erat kaitannya dengan pengambilan data yang mana cara paling sering dilakukan adalah dengan mewawancarai masyarakat seperti halnya tukang sensus begitu. Lagi pula, sensus penduduk, sensus ekonomi, dan sensus pertanian merupakan agenda rutin yang dilaksanakan Badan Pusat Statistik tiap 10 tahun sekali. Kan, statistik lagi.

Meski sering disangka jadi tukang sensus, profesi untuk lulusan jurusan Statistika sebenarnya bisa keren-keren, loh. Kalau tkang sensus (bahasa resminya pencacah lapangan) akan direkrut tiap ada sensus atau survei. Ini jelas tidak dapat dijadikan pekerjaan tetap. Sementara itu, pekerjaan-pekerjaan yang akan saya sebutkan ini dapat dijadikan pekerjaan tetap maupun sampingan yang penghasilannya dijamin nggak bakal kalah saing sama tukang sensus.

#1 Data Analis dan Ilmuwan Data

Menjadi data analis atau ilmuwan data yang bahasa kerennya data scientist sebenarnya merupakan pekerjaan default yang diharapkan dari lulusan jurusan Statistika. Mahasiswa Statistika ketika lulus sudah diharapkan mampu menggunakan metode statistika yang dipelajari selama kuliah untuk diterapkan pada data-data di dunia nyata. Di zaman di mana dalam mengambil keputusan diharuskan adanya data pendukung, data analis sangat diperlukan oleh semua perusahaan.

Saya yakin, tidak ada satu pun perusahaan di dunia ini yang mau merugi karena kesalahan pembacaan data. Contoh saja perusahaan seperti Shopee atau Tokopedia, mereka memerlukan seorang data analis yang dapat memanfaatkan data-data pengguna jasa mereka menjadi profit. Misalnya dengan memberikan rekomendasi belanjaan sesuai usianya atau histori pencariannya di Google.

Tak hanya pada perusahaan, lembaga dan kementerian juga memerlukan data analis agar kebijakan yang dibuat menjadi tepat sasaran. Jika menginginkan profesi PNS, lulusan Statistika dapat mencoba mendaftarnya di Badan Pusat Statistik, atau Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) di kementerian/lembaga negara lainnya. Menjadi data analis atau ilmuwan data menjadi profesi yang prestisius dan patut dipertimbangkan bagi alumni Statistika di era yang sangat mudah dalam mendapatkan data.

#2 Desainer Survei

Selain dapat menerapkan metode statistika yang diajarkan, saat kuliah di jurusan Statistika juga diajarkan metode penarikan sampel. Nah, dengan memanfaatkan segala mata kuliah yang pernah dipelajari saat kuliah, lulusan jurusan Statistika bisa loh menjadi konsultan dan desainer survei dalam sebuah penelitian. Misalkan ada suatu perusahaan yang ingin meneliti behavior karyawannya agar perusahaan tersebut dapat semakin produktif. Lulusan Statistika ini dapat membantu untuk melakukan penelitian mulai dari menentukan sampel, menyusun kuesioner, bahkan sampai proses analisis dan menyajikan data sehingga perusahaan dapat ambil kebijakan yang tepat.

Desainer survei sudah tentu diperlukan oleh perusahaan-perusahaan yang sejatinya bergerak di bidang survei dan statistika. Pada ajang kontestasi pemilihan umum lima tahunan, kita sering melihat quick count (eringnya bikin ribut sih) yang dilakukan institusi riset Charta Politika, Indo Barometer, ataupun Litbang Kompas. Lah, kalau bukan pakai metodologi survei dan pengolahan data yang baik, angka-angka itu bakal muncul dari mana?

#3 Joki Skripsi

Profesi ini merupakan profesi haram yang erat kaitannya dengan dua pekerjaan yang telah disebutkan di awal. Meskipun terlihat sepele dan sangat cocok menjadi profesi sampingan, menjadi joki skripsi juga bisa jadi profesi utama. Yup, asalkan kamu bisa mengatur sedemikian rupa khususnya dari segi promosi agar jasa joki skripsi kamu ini bisa laris manis tanjung kimpul. Sekalinya musim skripsi, kamu bisa mengasuh sampai dengan lima orang. Jika seorang diharuskan membayar lima ratus ribu, bakal setara UMR nggak, tuh? Bak kata pepatah, sedikit-sedikit lama-lama jadi duit.

Baca Juga:

Derita yang Saya Rasakan Saat Jadi Petugas Sensus Regsosek

Perkenalkan Jurusan Statistika yang Sering Disangka Penghasil Tukang Sensus

Pengetahuan tentang penyusunan kuesioner, uji validitas dan reliabilitas, penentuan sampel penelitian, sampai dengan analisis data seperti regresi linear dan Anova acap kali digunakan dalam skripsi. Bagi mahasiswa Statistika, sudah pasti proses-proses tersebut bukan lagi menjadi barang baru. Lulusan Statistika bisa saja hanya membantu mengolah data ataupun ikut terjun dalam penulisan skripsi.

Kemampuan sarjana sains bidang Statistika dalam mendesain penelitian kuantitatif hingga menemukan hasil dan kesimpulan sudah tentu tidak dapat diragukan dalam menyusun skripsi khususnya Bab 3 (metodologi) dan Bab 4 (hasil dan pembahasan). Apalagi jika ia menguasai satu bidang ilmu lain yang erat kaitannya dengan Statistika, seperti ekonomi atau ilmu sosial lain. Bab 1 (pendahuluan) dan Bab 2 (kajian teori) sudah tentu bukan halangan dalam menuntaskan skripsi orang lain. Oleh karena itulah, menjadi joki skripsi merupakan pekerjaan haram, tapi menjanjikan bagi lulusan Statistika.

#4 Penulis dan Peneliti

Penulis maupun peneliti merupakan profesi yang termasuk sampingan karena profitnya yang kurang. Namun, jika mau ditekuni lagi-lagi profesi ini cukup menggiurkan. Bayangkan, hanya dengan duduk, seorang penulis buku dapat menciptakan uang dari royalti hasil penjualan bukunya. Peneliti juga dapat menerima gaji dalam suatu proyek penelitian jika disewa oleh perusahaan.

Selain keuntungan secara materiil, kedua profesi tersebut sama-sama menjanjikan kepopuleran. Penulis buku statistika akan sangat menjanjikan karena hampir sebagian besar penelitian menggunakan statistika sebagai metode analisisnya. Sudah pasti karyanya akan dikutip dalam makalah ataupun skripsi dan ini menjadikannya semakin populer. Pun begitu dengan peneliti yang makalahnya diterbitkan jurnal yang terindeks, minimal Google Scholar. Kalaupun tidak ada yang mengutip, karyanya bakalan dilihat para peneliti lain.

Itulah rekomendasi empat profesi bagi lulusan Statistika biar nggak dianggap cuma bisa jadi tukang sensus. Profesi-profesi yang sudah saya sebutkan di atas oke banget buat dicoba dan tentu dengan imbalan yang bukan main.

BACA JUGA Hasil Sensus Penduduk 2020 Bisa Jadi Pelajaran Bagi Pendukung Poligami, Politikus, hingga Rhoma Irama dan tulisan Rezky Yayang Yakhamid lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 7 September 2021 oleh

Tags: Data AnalisLulusan Statistikatukang sensus
Rezky Yayang Yakhamid

Rezky Yayang Yakhamid

Tukang ngolah data, juga suka bermatematika.

ArtikelTerkait

Kenalin Jurusan Statistika yang Sering Disangka Bakal Jadi Tukang Sensus

Perkenalkan Jurusan Statistika yang Sering Disangka Penghasil Tukang Sensus

27 Maret 2020
Derita yang Saya Rasakan Saat Jadi Petugas Sensus Regsosek Terminal Mojok

Derita yang Saya Rasakan Saat Jadi Petugas Sensus Regsosek

1 Desember 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Liburan ke Jakarta Bikin Saya Makin Cinta Semarang dan Bersyukur Kuliah di Sana

Liburan ke Jakarta Bikin Saya Makin Cinta Semarang dan Bersyukur Kuliah di Sana

19 Februari 2026
Honda Brio, Korban Pabrikan Honda yang Agak Pelit (Unsplash)

Ketika Honda Pelit, Tidak Ada Pilihan Lain Selain Upgrade Sendiri karena Honda Brio Memang Layak Diperjuangkan Jadi Lebih Nyaman

16 Februari 2026
Realitas Mahasiswa UNNES Gunungpati: Ganti Kampas Rem yang Mengacaukan Keuangan, Bukan Kebutuhan Kampus Mojok.co

Rajin Ganti Kampas Rem, Kebiasaan Baru yang (Terpaksa) Tumbuh Pas Jadi Mahasiswa UNNES Gunungpati

20 Februari 2026
Motor Keyless Memang Terlihat Canggih dan Keren, tapi Punya Sisi Merepotkan yang Bikin Pengendara Hilang Kepercayaan Mojok.co

Motor Keyless Memang Terlihat Canggih dan Keren, tapi Punya Sisi Merepotkan yang Bikin Pengendara Hilang Kepercayaan

19 Februari 2026
QRIS Masuk Desa, yang Ada Cuma Ribet dan Cepat Miskin (Unsplash)

QRIS Masuk Desa, yang Ada Cuma Keribetan dan Bikin Cepat Miskin

19 Februari 2026
Ilustrasi Bus Bagong Berisi Keresahan, Jawaban dari Derita Penumpang (Unsplashj)

Di Jalur Ambulu-Surabaya, Bus Bagong Mengakhiri Penderitaan Era Bus Berkarat dan Menyedihkan: Ia Jawaban dari Setiap Keresahan

20 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=FgVbaL3Mi0s

Liputan dan Esai

  • Muak Buka Bersama (Bukber) sama Orang Kaya: Minus Empati, Mau Menang Sendiri, dan Suka Mencaci Maki bahkan Meludahi Makanan
  • Salut dengan Ketahanan Yamaha Mio Sporty 2011, tapi Maaf Saya Sudah Tak Betah dan Melirik ke Versi Baru
  • Mall Kokas, Tempat Paling Membingungkan di Jakarta Selatan: Bikin Pekerja “Mati” di Jalan, tapi Diminati karena Bisa Cicipi Gaya Hidup Elite
  • Mobil Pribadi Pilihan Terbaik Buat Mudik Membelah Jawa: Pesawat Terlalu Mahal, Sementara Tiket Kereta Api Ludes Dibeli “Pejuang War” KAI Access
  • Pemilik Kos di Jogja Muak dengan Tingkah Mahasiswa Jakarta: Tak Tahu Diri dan Ganggu Banget, Ditegur Malah Serba Salah
  • Niat Daftar LPDP Berujung Kena Mental, Malah Diserang Personal oleh Pewawancara dan Tak Diberi Kesempatan Bicara

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.