Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Buat yang Abis Isi Bensin, Tolong dong Maju Dulu Baru Tutup Jok Motor

Muhammad Iqbal Habiburrohim oleh Muhammad Iqbal Habiburrohim
30 Desember 2020
A A
Buat yang Abis Isi Bensin, Tolong dong Maju Dulu Baru Tutup Jok Motor Terminal Mojok
Share on FacebookShare on Twitter

Mengisi bensin merupakan salah satu kegiatan yang sering dilakukan, apalagi oleh orang yang banyak beraktivitas di luar rumah. Kegiatan ini mungkin bukanlah kegiatan yang sering diperhatikan oleh orang-orang lantaran hanya sekadar membuka jok motor, mengisi bensin, dan menutup kembali jok motor.

Anehnya, bagi sebagian warga +62, kegiatan kecil semacam ini masih ada saja permasalahannya. Mata yang mereka miliki seakan mendadak minus kalau melihat ada larangan di sekitar mereka. Ada saja orang yang main HP sambil isi bensin, merokok di sekitar pom bensin, dan masih banyak lagi. Saya cuma berpikir, apa nggak bisa ditunda dulu sebentar semisal ada yang chat atau mulut yang tiba-tiba asem pengin rokok. Kayak gatel banget kalau nggak langsung dilakukan saat itu juga gitu, loh~

Akan tetapi, saat ini saya nggak akan membahas lebih jauh tentang pelanggaran-pelanggaran yang dilakukan oleh sebagian pengguna motor yang sedang mengisi bensin. Saya akan mengkritisi satu hal yang sebenarnya kecil, namun berdampak cukup besar bagi sebagian orang yang mengisi bensin, yaitu kebiasaan menutup jok motor langsung sesaat setelah selesai mengisi bensin.

Mungkin sebagian orang yang membaca ini bakal berpikir, “Ah elah, lebay amat hidup lo, emangnya selama apa sih nutup jok motor?” Memang benar sih menutup jok motor bukanlah hal yang memerlukan banyak waktu, tapi waktu beberapa detik untuk menutup jok tersebut bisa terasa lama kalau antrean yang ada saat itu sangat panjang. Berdasarkan pengamatan saya, orang yang menutup jok langsung sesaat setelah mengisi bensin, biasanya juga menyalakan mesin motor di tempat yang sama pula. Kalau saya di belakang orang tersebut biasanya cuma bisa memendam dalam hati, “Mbok ya maju dulu, abis itu terserah deh mau nyalain motor atau duduk-duduk dulu di atas jok. BEBAS!”

Itu baru satu permasalahan. Padahal, masih ada “spesies” lain yang unik seperti orang yang belum nyiapin uang waktu gilirannya mengisi bensin dan ada yang malah belum membuka jok motor saat gilirannya tiba, yang tentunya semakin memperlambat giliran kita mengisi bensin. Lebih ngeselin lagi kalau orang di depan kita nggak sadar diri kalau ditungguin dan santai saja geraknya, padahal sudah bikin panjang antrean di belakangnya, serasa tuh pom milik dia sendiri! Kalau kebetulan saya nggak buru-buru, biasanya saya masih bisa meredam sedikit kekesalan tersebut. Tetapi, kalau kebetulan lagi buru-buru rasanya pengin rebut motornya, terus saya yang ambil alih biar cepat geraknya.

Masalah yang terjadi sebenarnya adalah sudah jarang ada pom bensin yang tanpa antrean. Bahkan, biasanya antrean yang ada di pom cukup panjang sampai lebih dari 5 antrean motor. Misalnya, satu motor dengan pengendara “normal” butuh waktu sekitar 1 menit untuk isi bensin, nah pengendara “nggak normal” butuh waktu hingga 2 menit yang berarti dua kali lipatnya. Kalau lagi apes dapat antrean 5 pengendara “nggak normal”, berarti kita harus menunggu 5 menit lebih lama dari waktu yang seharusnya. Padahal 5 menit itu termasuk waktu yang sangat berharga loh kalau pas lagi buru-buru, Bro!

Hal yang saya ingin kritisi di sini adalah efektivitas dari kegiatan kecil yang kita lakukan sehari-hari. Mengisi bensin yang sebenarnya cuma butuh waktu singkat saja masih bisa ngaret gara-gara hal kecil semacam ini. Lagi pula, proses majuin motor dulu juga nggak susah dan nggak butuh effort besar, kan? Paling nggak kita bisa meminimalisasi waktu yang terbuang hanya gara-gara nggak segera majuin motor terlebih dulu.

Kalau motor sudah maju, kalian mau nongkrong dulu di pom bensin atau hitung duit kembalian sebelumnya juga bebas, karena sudah nggak jadi bagian dari antrean. Tapi, kalau masih di depan alat isi bensin mungkin bisa mempercepat gerak sedikit atau paling nggak sebelum sampai giliran isi bensin bisa menyiapkan semua hal termasuk uang dan jok motor yang sudah terbuka biar mempercepat proses isi bensin.

Baca Juga:

3 Hal yang Saya Benci Ketika Mengisi Bahan Bakar di SPBU Pertamina

Suzuki Thunder, Raja Tangki Besar Penguras SPBU di Luwu Timur

Atau kalau mau lebih bebas lagi ngapain saja di pom bensin, silakan isi bensin jam 12 malam. Nah, jarang-jarang ada antrean kendaraan, kan? Mau ngobrol semaleman sama penjaga pom juga boleh~

BACA JUGA Beberapa Momen yang Bikin Saya Sadar Pakai Kacamata Itu Nggak Enak dan tulisan Muhammad Iqbal Habiburrohim lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 29 Desember 2020 oleh

Tags: isi bensinpom bensin
Muhammad Iqbal Habiburrohim

Muhammad Iqbal Habiburrohim

Seorang lokal Yogyakarta yang menjalani hidup dengan rute yang dinamis. Berpindah dari satu koordinat ke koordinat lain demi tuntutan profesi, sembari merawat kewarasan dengan menumpahkan segala keluh kesah ke dalam barisan kata.

ArtikelTerkait

Derita Operator SPBU: Gaji UMR dan Harus Nombok Duit kalau Ada Kekurangan Mojok.co

Derita Operator SPBU: Gaji UMR dan Harus Nombok Duit kalau Ada Kekurangan

12 September 2025
Menguji Kesabaran dengan Mengisi Bensin di Belakang Motor Suzuki Thunder

Menguji Kesabaran dengan Mengisi Bensin di Belakang Motor Suzuki Thunder

3 Mei 2024
Keluh Kesah Hidup Pulau Hiri: Pom Bensin Nggak Ada, Air Bersih Susah Didapat

Keluh Kesah Hidup Pulau Hiri: Pom Bensin Nggak Ada, Air Bersih Susah Didapat

12 April 2023
3 Hal yang Saya Takutkan Saat Isi Bensin di SPBU Self Service sebagai Introvert isi bensin

3 Hal yang Saya Takutkan Saat Isi Bensin di SPBU Self Service sebagai Introvert

4 Agustus 2024
Menggoyang-goyang Kendaraan Saat Isi BBM Itu Nggak Ada Manfaatnya, Berbahaya Malah! Mojok.co

Menggoyang-goyang Kendaraan Saat Isi BBM Itu Nggak Ada Manfaatnya, Berbahaya Malah!

23 November 2023
3 Pekerjaan Gaji Tinggi yang Nggak Butuh Skill Dewa dan Nggak Butuh Pengalaman 25 Tahun Kerja

3 Pekerjaan Gaji Tinggi yang Nggak Butuh Skill Dewa dan Nggak Butuh Pengalaman 25 Tahun Kerja

26 November 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

5 Profesi yang Kelihatan Gampang, Padahal Nggak Segampang Itu (Unsplash)

5 Profesi yang Kelihatannya Gampang, Padahal Nggak Segampang Itu

4 Februari 2026
Gudeg Malang Nyatanya Bakal Lebih Nikmat ketimbang Milik Jogja (Unsplash)

Membayangkan Jika Gudeg Bukan Kuliner Khas Jogja tapi Malang: Rasa Nggak Mungkin Manis dan Jadi Makanan Biasa Saja

1 Februari 2026
Aturan Kereta Api Bikin Bingung- Bule Tenggak Miras Dibiarkan (Unsplash)

Pengalaman Naik Kereta Api Segerbong dengan Bule yang Membawa Miras Membuat Saya Mempertanyakan Larangan Ini

5 Februari 2026
Sisi Gelap Mahasiswa Timur Tengah- Stempel Suci yang Menyiksa (Unsplash)

Sisi Gelap Menjadi Mahasiswa Timur Tengah: Dianggap Manusia Suci, tapi Jatuhnya Menderita karena Cuma Jadi Simbol

5 Februari 2026
Pantai Watu Bale, Tempat Wisata Kebumen yang Cukup Sekali Saja Dikunjungi Mojok.co

Pantai Watu Bale, Tempat Wisata Kebumen yang Cukup Sekali Saja Dikunjungi 

5 Februari 2026
Petaka Terbesar Kampus- Dosen Menjadi Joki Skripsi (Pixabay)

Normalisasi Joki Skripsi Adalah Bukti Bahwa Pendidikan Kita Memang Transaksional: Kampus Jual Gelar, Mahasiswa Beli Kelulusan

4 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Tan Malaka “Hidup Lagi”: Ketika Buku-Bukunya Mulai Digemari dan Jadi Teman Ngopi
  • Ironi TKI di Rembang dan Pati: Bangun Rumah Besar di Desa tapi Tak Dihuni, Karena Harus Terus Kerja di Luar Negeri demi Gengsi
  • Self Reward Bikin Dompet Anak Muda Tipis, Tapi Sering Dianggap sebagai Keharusan
  • Gen Z Pilih Merantau dan Tinggalkan Ortu karena Rumah Cuma Menguras Mental dan Finansial
  • Lasem Lebih Terkenal daripada Rembang tapi Hanya Cocok untuk Wisata, Tidak sebagai Tempat Tinggal
  • Mahasiswa KIP Kuliah Pertama Kali Makan di AYCE: Mabuk Daging tapi Nelangsa, Kenyang Sesaat untuk Lapar Seterusnya

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.