Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup

Bootcamp Memang Mahal dan Tidak Menjaminmu Sukses, tapi Tak Berarti Tak Layak untuk Dicoba

Rizky Prasetya oleh Rizky Prasetya
25 Oktober 2024
A A
Bootcamp Memang Mahal dan Tidak Menjaminmu Sukses, tapi Tak Berarti Tak Layak untuk Dicoba

Bootcamp Memang Mahal dan Tidak Menjaminmu Sukses, tapi Tak Berarti Tak Layak untuk Dicoba

Share on FacebookShare on Twitter

Beberapa waktu lalu, saya ngobrol dengan Dito, penulis muda Terminal Mojok yang kemarin masuk nominasi Terminal Award. Kami berdua ngobrol banyak hal, tentang Mobile Legend, pekerjaan yang dia tekuni, dan betapa menyedihkannya kisah-kisah asmara orang-orang di sekitar kami. Pada satu titik, kami berdua ngomongin tentang bootcamp.

Dito bercerita bahwa dia galau ingin ikut bootcamp atau tidak, karena harga yang mahal serta tidak ada jaminan dia akan bekerja dengan gaji yang besar. Saya memahami ketakutan dia, karena memang biaya untuk ikut bootcamp itu terhitung besar.

Ada kenalan saya yang ikut bootcamp seharga 20 juta, tak tahu di mana dia ikut. Tapi sekarang pekerjaannya mentereng. Ada juga kenalan saya yang ikut, dan tetep bekerja, cuma nggak sementereng orang-orang kira. Nggak sedikit juga orang yang ikut begituan dan menganggur.

Jadi, pertanyaannya adalah, apakah bootcamp itu efektif? Jawabannya tidak menyenangkan sama sekali, yaitu tergantung akan banyak faktor.

Salah satu jalan untuk memperbesar kemungkinan sukses, bukan jalan satu-satunya

Anggap aja seperti ini: bootcamp adalah salah satu memperbesar kemungkinan untuk dapat pekerjaan yang bagus. Bukan satu-satunya, tapi salah satunya. Jadi kalian nggak bisa mengandalkan satu jalur untuk karier yang mentereng. Di dunia ini, tidak ada satu jalan paling cespleng untuk karier yang mentereng. Bahkan koneksi hebat pun tidak bisa menjamin, jika situ memang tak bisa apa-apa.

Ingat, bagi-bagi jabatan politik pun nggak sembarang orang dapet. Artinya, memang tak ada satu jalan yang absolut. Kecuali ya, divine intervention.

Berangkat dari poin tersebut, bootcamp tidak bisa dibilang tidak berguna. Dia akan berguna jika memang kalian tak bergantung pada satu cara dan menguatkan diri kalian di bidang lain.

Memang, banyak orang yang kelewat pinter masuk bootcamp dan ditawarin pekerjaan. Tapi ingat, orang yang kelewat pinter itu pasti minoritas, dan hal tersebut applicable jika kalian punya kemampuan yang sama. Untuk orang-orang capable yang masuk bootcamp, kemudahan bekerja adalah keniscayaan. Pada akhirnya kan memang itu jadi langkah yang valid untuk memperbesar kemungkinan.

Baca Juga:

Bukan Jakarta, Tempat Paling Cocok untuk Memulai Karier Adalah Cilegon. Ini Alasannya!

Minggat dari Jakarta dan Memutuskan Hidup di Padang Adalah Keputusan Terbaik Meski Harus Melawan Arus

Ingat, keajaiban itu kombinasi dari kemampuan, usaha, dan momentum. Jadi memang harus punya ketiganya untuk meraih sesuatu.

Bootcamp memang mahal, tapi…

Tapi kalian pasti bertanya, mosok biaya bootcamp semahal itu nggak menjamin apa-apa?

Saya juga bingung menjawab hal ini. Mau saya bilang ilmu itu mahal, tapi di saat yang sama saya menolak UKT mahal. Jadi kontradiktif. Untuk ini, saya hanya bisa membagi opini saya.

Sebetulnya, biaya bootcamp itu bisa dianggap investasi atau kalau nggak suka istilah tersebut, anggap saja biaya belajar. Misalkan kalian tak dapat kerja, menyalahkan platform penyedia kok kurang bijak. Selama mereka sudah menyediakan pelatihan dan ilmu yang proper, mungkin perlu melihat ke diri sendiri kenapa gagal.

Kecuali kalau platform bootcamp-nya ngibul, beda cerita kalau ini.

Tapi dari banyak cerita dan forum yang saya baca, banyak bootcamp yang menyediakan koneksi serta membagikan info loker. Menurut saya itu sih udah bagus banget. Di masa sekarang, info loker dan koneksi itu bener-bener mahal. Kalian memang bisa bergantung pada situs penyedia informasi lapangan kerja, tapi saya yakin informasinya beda dengan yang dibagikan oleh penyedia bootcamp.

Koneksi juga barang yang mahal. Ayolah, kalian hidup di Indonesia. Kalian tahu betul seberapa penting koneksi. Di negara yang tidak semua bidangnya (berani) menerapkan meritokrasi, koneksi jadi senjata utama mengarungi dunia.

Perlu atau tidak?

Jadi, intinya, bootcamp itu perlu atau tidak?

Kalau memang kalian butuh skill untuk meningkatkan daya tawar pada perusahaan, disertifikasi, serta punya uang sisa untuk belajar, nggak apa-apa. Toh, apa yang ditawarkan sebenarnya sudah sesuai dengan kebutuhan dunia kerja.

Tapi semua ini tetap butuh keteguhan diri dan planning. Kalian nggak bisa masuk bootcamp lalu berharap ada keajaiban tanpa usaha. Gila itu namanya. Ingat, semakin besar gaji, semakin tinggi hal yang diminta oleh perusahaan. Kalian masih butuh usaha lebih besar setelah itu.

Intinya, bootcamp bukan jalan ajaib pembuka karier bergaji dua digit secara tiba-tiba. Lagi-lagi, ini adalah metode untuk memperbesar kemungkinan. Pada akhirnya, semua bergantung pada diri kalian, mau buang uang jutaan dan gagal, atau mau sukses dengan mendapat ilmu baru dan berusaha lebih keras.

Penulis: Rizky Prasetya
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Programmer Jangan Merasa Aman, Bentar Lagi Gaji Kalian Terjun Bebas

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 25 Oktober 2024 oleh

Tags: bootcampkarierupgrading skillupscale karier
Rizky Prasetya

Rizky Prasetya

Redaktur Mojok. Founder Kelas Menulis Bahagia. Penulis di Como Indonesia.

ArtikelTerkait

Jangan Jadikan PNS sebagai Jalur Utama Karier, Justru Jadikan PNS sebagai Pilihan Terakhir!

Jangan Jadikan PNS sebagai Pilihan Utama Karier, Justru Jadikan PNS sebagai Pilihan Terakhir!

2 September 2024
4 Alasan Samarinda Ideal untuk Bekerja, tapi Tidak untuk Menua

4 Alasan Samarinda Ideal untuk Bekerja, tapi Tidak untuk Menua

1 September 2024
Meniti Karier Itu Harus Pelan, Nggak Usah Ngebet Pengin Terkenal

Meniti Karier Itu Harus Pelan, Nggak Usah Ngebet Pengin Terkenal

4 September 2020
Gen Z di Dunia Kerja: Punya Potensi, tapi Kurang Disukai Rekan Kerja Sendiri

Gen Z di Dunia Kerja: Punya Potensi, tapi Kurang Disukai Rekan Kerja Sendiri

29 Desember 2023
Terima Kenyataan bahwa Work-Life Balance Memang Bukan untuk Semua PekerjaTerima Kenyataan bahwa Work-Life Balance Memang Bukan untuk Semua Pekerja terminal mojok.co

Terima Kenyataan bahwa Work-Life Balance Memang Bukan untuk Semua Pekerja

3 Oktober 2021
Bukan Jakarta, Tempat Paling Cocok untuk Memulai Karier Adalah Cilegon. Ini Alasannya!

Bukan Jakarta, Tempat Paling Cocok untuk Memulai Karier Adalah Cilegon. Ini Alasannya!

5 Januari 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Ironi Pembangunan Banyuwangi: Sukses Meniru Bali dalam Pengelolaan Wisata, tapi Gagal Menangani Banjir di Pusat Kota

Ironi Pembangunan Banyuwangi: Sukses Meniru Bali dalam Pengelolaan Wisata, tapi Gagal Menangani Banjir di Pusat Kota

26 Februari 2026
Flyover Kalibanteng: Labirin Aspal yang Lebih Ruwet daripada Alasan Putus Mantan Saya

Flyover Kalibanteng: Labirin Aspal yang Lebih Ruwet daripada Alasan Putus Mantan Saya

25 Februari 2026
Ironi Lumajang: Dekat dengan Laut, tapi Sulit Menemukan Seafood

Ironi Lumajang: Dekat dengan Laut, tapi Sulit Menemukan Seafood

25 Februari 2026
Saya Kapok Ikut Bukber! Cuma Kenyang Dipameri Lanyard Kantor dan Kesuksesan Teman-teman Mojok.co

4 Alasan yang Bikin Saya Malas Datang Bukber, Bukan Cuma karena Jadi Ajang Pamer

21 Februari 2026
Mobil Matic Dibilang Gampang Rusak, padahal Itu Gara-gara Cara Pakai yang Salah!

Mobil Matic Dibilang Gampang Rusak, padahal Itu Gara-gara Cara Pakai yang Salah!

22 Februari 2026
Monumen Kapal Selam di Surabaya Sebenarnya Kaya Informasi, tapi Ogah kalau Harus ke Sana Lagi Mojok.co

Monumen Kapal Selam di Surabaya Sebenarnya Kaya Informasi, tapi Ogah kalau Harus ke Sana Lagi

24 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=FgVbaL3Mi0s

Liputan dan Esai

  • Derita Punya Rumah Dekat Tempat Nongkrong Kekinian di Jogja: Cuma Bikin Emosi dan Nggak Bisa Tidur
  • Culture Shock Mahasiswa Kalimantan di Jawa: “Dipaksa” Srawung, Berakhir Tidak Keluar Kos dan Pindah Kontrakan karena Tak Nyaman
  • Mudik ke Desa Naik Motor usai Merantau di Kota: Dicap Gagal, Harga Diri Diinjak-injak karena Tak Sesuai Standar Sukses Warga
  • Di Balik Tampang Feminin Yamaha Grand Filano, Ketangkasannya Bikin Saya Kuat PP Surabaya-Sidoarjo Setiap Hari Ketimbang BeAT
  • Meninggalkan Honda BeAT yang Tangguh Menaklukkan Jogja-Semarang demi Gengsi Pindah ke Vespa, Berujung Sia-sia karena Tak Sesuai Ekspektasi
  • Bapak Kerja Keras 60 Jam agar Keluarga Tak Hidup Susah, Ternyata bagi Anak Itu Tak Cukup untuk Disebut “Kasih Sayang”

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.