Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Ekonomi

Bisnis Laundry Rumahan Lebih Banyak Buntung daripada Untung karena Tetangga Sering Ngutang

Pratma Yandrefo oleh Pratma Yandrefo
19 Maret 2024
A A
Bisnis Laundry Rumahan Lebih Banyak Buntung daripada Untung karena Tetangga yang Ngutangan Mojok.co

Bisnis Laundry Rumahan Lebih Banyak Buntung daripada Untung karena Tetangga yang Ngutangan (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Bisnis laundry rumahan merugi karena tetangga nggak tahu diri

Setiap bisnis memang ada momen pasang atau surut, termasuk usaha laundry rumahan. Namun, sejauh pengalaman, usaha laundry yang ibu saya jalankan ternyata lebih banyak momen surutnya. Saya merasa lebih banyak nggak enaknya daripada enaknya. 

Biarkan saya jelaskan sedikit. Pelanggan usaha laundry rumahan ibu saya kebanyakan adalah tetangga sekitar atau orang yang dikenal. Kami sebagai penyedia jasa sebisa mungkin menawarkan jasa secara profesional. Kami menjaga kualitas baju, kerapihan ketika menyetrika, hingga menyelesaikan pekerjaan secara tepat waktu. Bahkan, kalau ada permintaan untuk menyelesaikan cucian secara lebih cepat, kami sebisa mungkin menyanggupi. 

Sayangnya para pelanggan kami alias para tetangga kami tidak mengerti apa itu hubungan profesional. Kami jengkel karena kebanyakan dari mereka sering tidak langsung membayar alias ngutang dahulu. Memang nominalnya tidak banyak, tapi kalau terus berulang, lama-lama usaha kecil-kecilan kami bisa gulung tikar juga. 

Bayangkan, kalau para tetangga ini tidak segera membayar, bagaimana kami bisa menjalankan operasional jasa laundry. Detergen, pewangi, listrik, dan air semuanya perlu uang, tidak datang cuma-cuma. Seharusnya para pelanggan menyadari hal itu. Kami bukanlah bisnis dengan cash flow atau arus kas yang longgar. Dengan kata lain, kami kerap memutar otak demi operasional kami terus berjalan. 

Pelanggan yang minta jadi prioritas adalah yang paling menyebalkan 

Sebenarnya tantangan bisnis laundry rumahan tidak hanya persoalan utang, pelanggan yang mengantar baju di waktu-waktu mepet adalah hal menyebalkan lainnya. Misalkan, ada tetangga yang mengantarkan baju kotor pada hari Minggu, sementara pada Senin pagi pakaian-pakaian itu akan digunakan. Dia minta diprioritaskan, padahal estimasi jasa laundry rumahan pada umumnya hanya 2-3 hari. Belum kalau cuaca mendung, prosesnya bisa lebih lama lagi.

Walau menyebalkan, kami sulit menolak permintaan-permintaan itu. Selain karena tetangga sendiri, kami merasa kalau menolaknya akan menghilangkan pelanggan kami. Ingat penjelasan saya di awal kan, persaingan jasa laundry rumahan di sekitar kami nggak main-main.  

Meski diminta cepat, ibu tak pernah membeda-bedakan tarif laundrynya. Saya sering komplain ke ibu untuk mengenakan tarif yang berbeda untuk pelanggan yang meminta jasa laundry ekspress. Namun, ibu saya selalu berprinsip, apa yang dia lakukan adalah bagian dari menolong seseorang. Saya bisa apa. 

Saat ini saya hanya bisa berharap para pelanggan jasa laundry rumahan ibu saya, yang kebanyakan adalah para tetangga, jadi makhluk yang lebih tahu diri. Jangan sering ngutang, kami juga perlu biaya untuk operasional. Jangan juga memaksa kami untuk menyelesaikan cucian dengan cara kilat yang nggak masuk akal.  

Baca Juga:

Tetangga yang Hobi Bakar Sampah Memang Pantas Dibenci, Sehari-hari Cuma Bikin Sesak Napas

Alasan Saya Bertahan dengan Mesin Cuci 2 Tabung di Tengah Gempuran Mesin Cuci yang Lebih Modern 

Penulis: Pratma Yandrefo
Editor: Kenia Intan 

BACA JUGA 4 Aturan Tidak Tertulis Tempat Gym, Saya Terpaksa Tulis karena Banyak Member Gym yang Nggak Peka 

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 21 Maret 2024 oleh

Tags: bisnis laundryjasa laundryLaundrylaundry rumahantetangga
Pratma Yandrefo

Pratma Yandrefo

Alumni Bahasa dan Sastra Arab. Saat ini bekerja pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah.

ArtikelTerkait

Perbedaan Laundry Kiloan dan Laundry Self Service, Kamu Pilih yang Mana?

Perbedaan Laundry Kiloan dan Laundry Self Service, Kamu Pilih yang Mana?

2 November 2022
Begini Rasanya Bertetangga dengan Kandang Kambing Terminal Mojok

Begini Rasanya Bertetangga dengan Kandang Kambing

6 Februari 2022
Saya Jadi Pengin Tinggal di Jepang Gara-gara FYP TikTok dan Tetangga Nyebelin

Saya Jadi Pengin Tinggal di Jepang Gara-gara FYP TikTok dan Tetangga Nyebelin

19 November 2023
Motor Honda ADV 160 Paling Cocok untuk Membungkam Mulut Tetangga yang Suka Nyinyir

Motor Honda ADV 160 Paling Cocok untuk Membungkam Mulut Tetangga yang Suka Nyinyir

20 April 2024
7 Karakter dalam Kartun Boboiboy yang Tetangga-able Terminal Mojok

7 Karakter dalam Kartun BoBoiBoy yang Tetangga-able

3 Februari 2022
Hidup di Desa Terkadang Tak Lebih Baik ketimbang Hidup di Kota, Bahkan Bisa Jadi Lebih Buruk

Hidup di Desa Terkadang Tak Lebih Baik ketimbang Hidup di Kota, Bahkan Bisa Jadi Lebih Buruk

2 November 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Bukan Jakarta, Tempat Paling Cocok untuk Memulai Karier Adalah Cilegon. Ini Alasannya!

Cilegon, Kota Industri yang Nggak Kompetitif dan Terlihat Miskin

8 Juni 2026
Debu Jalur Pantura Kendal Makin Meresahkan Pengendara Motor, Sebaiknya Sedia Masker kalau Nggak Mau Sesak Napas Terminal

Debu Jalur Pantura Kendal Makin Meresahkan Pengendara Motor, Sebaiknya Sedia Masker kalau Nggak Mau Sesak Napas

9 Juni 2026
Di Mana Kosan Dipijak, di Situ Ada Aturan yang Nggak Ngotak: Kompilasi Peraturan Kos yang Nggak Masuk Akal

Di Mana Kosan Dipijak, di Situ Ada Aturan yang Nggak Ngotak: Kompilasi Peraturan Kos yang Nggak Masuk Akal

4 Juni 2026
Derita Di Balik Keindahan Brown Canyon Semarang: Kisah Warga yang Harus Berdamai dengan Truk Tronton dan Debu Tambang Mojok.co

Penderitaan Tinggal Dekat Tempat Wisata Brown Canyon Semarang, Warga (Terpaksa) Berdamai dengan Truk Tronton dan Debu Tambang

4 Juni 2026
Derita Mahasiswa Jurusan Manajemen, Kena Label Nggak Masuk Akal, Mulai dari Sultan hingga Dicap Murahan Mojok.co

Derita Mahasiswa Jurusan Manajemen, Kena Label Nggak Masuk Akal, Mulai dari Sultan hingga Dicap Murahan

4 Juni 2026
Pustakawan Membela iPusnas yang Layanannya Dikeluhkan Banyak Orang Mojok.co

Pustakawan Membela Layanan iPusnas yang Dikeluhkan Banyak Orang

8 Juni 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.