Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Belajar Kesalehan Sosial dari Naruto

Nasrulloh Alif Suherman oleh Nasrulloh Alif Suherman
2 Mei 2020
A A
Tidak Turunnya UKT Adalah Misi Membuat Kampus Kaya, Mahasiswa Sengsara terminal mojok.co

Tidak Turunnya UKT Adalah Misi Membuat Kampus Kaya, Mahasiswa Sengsara terminal mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

Sebagai umat muslim yang selalu diperintahkan berbuat baik serta menjadikan Islam sebagai rahmat di sekeliling kita, amal baik menjadi salah satu media dan penyalur kebaikan yang paling baik untuk lingkungan sekeliling kita. Islam mengajarkan kita untuk menjadi manusia yang baik karena pada hakikatnya Islam adalah keselamatan.

Secara etimologis, saleh bermakna terhindar dari kerusakan atau keburukan yang asal katanya dari bahasa Arab shāliḥ. Jika ditarik secara general, artinya adalah perbuatan atau amal yang tidak buruk dan menimbulkan kerusakan. Perbuatan yang tidak merusak dan selalu berbuat baik di sini jika diartikan adalah berbuat baik kepada orang-orang di sekitar kita, dan tidak berbuat keji dan merugikan.

Selain hubungan kepada Allah (hablum minallah), hubungan kepada manusia (hablum minannas) juga menjadi faktor penting dalam sifat kesalehan manusia.

Mengapa demikian? Karena tanpa adanya hubungan yang baik serta pengertian kepada manusia sebagai makhluk Tuhan, bagaimana kita bisa mengenal Tuhan yang di sini adalah Gusti Allah dengan baik? Kesalehan sosial adalah keutamaan yang penting karena dia mencakup hal-hal yang berhubungan dengan kehidupan bermasyarakat, dan inilah nilai-nilai Islam yang sebenarnya.

Belajar menjadi lebih baik memang bisa di mana saja, termasuk belajar menjadi insan yang lebih saleh. Bagi saya, belajar tentang kesalehan juga bisa dari anime Naruto. Hah, kok bisa dari Naruto? Iya, bukankah kita sama-sama tahu kalau mengambil hikmah itu bisa dari manapun termasuk dari anime.

Jangan salah kawan-kawan, anime yang satu ini selain sudah legenda (motor kalee) dalam dunia anime, apalagi sekarang sudah lanjut punya anak, juga dikenal banyak sebagai inspirasi kebaikan. Tidak percaya? Coba tanya teman-teman wibu anda sekalian yang nolep itu, wqwqwq. Sebagai penikmat anime Naruto sejak lama, banyak sifat-sifat kebaikan yang bisa kita (((teladani))) dari pribadi Naruto sendiri.

Sejak kecil Naruto yang dikenal sebagai seorang jinchuriki dari makhluk bernama Kyubi selalu mendapat perlakuan diskriminatif dari warga Desa Konoha. Kyubi yang bersemayam di tubuh Naruto adalah makhluk yang membuat Konoha porak-poranda, imbasnya Naruto selalu dihina dan dihindari sebagai ‘anak iblis’.

Tapi apakah Naruto menjadi benci kepada penduduk desa? Apakah Naruto dendam kepada mereka? Tidak, Naruto yang jelas-jelas bisa saja memilih menjadi pendendam justru malah bercinta-cita menjadi hokage. Jabatan tertinggi di struktur desa Konohagakure. Naruto tetap mau menjadi ninja, mengabdi kepada masyarakat umum meski dia sering dicerca.

Baca Juga:

UIN Adalah Universitas Paling Nanggung: Menjadi Sumber Rasa Malu, Serba Salah, dan Tidak Pernah Dipahami

Saya Muslim, tapi Saya Enggan Tinggal Dekat Masjid dan Musala

Naruto juga memiliki seorang teman yang dia anggap saudaranya sendiri, namanya Sasuke Uchiha. Seorang ninja yang tersisa sendirian di klannya. Betapa Sasuke yang penuh dendam, kabur dari desa untuk belajar kepada seorang dukun sesat bernama Orochimaru tetap saja Naruto mengejarnya dan ingin mengembalikannya ke jalan yang benar. 

Dalam masalah asmara demikian, Naruto yang terus menerus ditolak Sakura seorang ninja nggak berguna satu grup dengannya yang tetap kukuh mencintai Sasuke, padahal Sasuke jelas-jelas tidak peduli dan ingin membunuh sakura. Naruto sabar sekali, siapa sih di dunia ini yang masih mau menuruti permintaan orang yang sudah menolak cintanya eh minta tolong supaya si doi ketemu sama orang yang dia cintai. Naruto ambyar. 

Rintangan demi rintangan, Naruto tetap sabar dan ikhlas menerima dan menghadapi berbagai cobaan. Namun apa yang dituai pasti akan ditanam juga, setelah menyelamatkan Konoha dari gempuran Pain dan dunia ninja menghadapi Kaguya akhirnya ia dikenal sebagai pahlawan dan menjadi hokage yang ketujuh setelah Hatake Kakashi.

Tak hanya Naruto saja, kesalehan sosial juga dapat kita temui dalam tokoh-tokoh lainnya. Seperti hokage pertama yang bernama Hashirama Senju, ia mau menginisiasi perdamaian lalu mengumpulkan beberapa klan untuk bersatu membangun desa sebagai tempat berteduh dan sebagai rumah untuk kembali. Contoh luar biasa dari kesalehan sosial.

Pertanyaannya adalah kepada diri kita masing-masing. Apakah kita sudah mampu berbuat banyak seperti demikian? Apakah kita bisa, setidaknya untuk diri sendiri menjadi rahmat dan pemimpin bagi diri sendiri dan khususnya kepada hawa nafsu. Naruto yang kita ketahui bersama, betapa mental seorang yatim-piatu yang selalu dicemooh dan mendapat perlakuan diskriminatif bisa tetap bangun dan berbuat baik. Apakah kita mampu menjadi orang di tahap kesalehan seperti demikian?

Mungkin kita mesti tetap banyak berdoa, dan banyak sabar serta memohon ampun karena merasa diri selalu baik padahal masih ada kekurangannya. 

BACA JUGA Kesamaan Monkey D. Luffy dan Ali Shari’ati atau tulisan Nasrulloh Alif Suherman lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 2 Mei 2020 oleh

Tags: ajaran Islamislammuslimnaruto
Nasrulloh Alif Suherman

Nasrulloh Alif Suherman

Alumni S1 Sejarah Peradaban Islam UIN Jakarta. Penulis partikelir di selang waktu. Sangat menyukai sejarah, dan anime. Kadang-kadang membuat konten di TikTok @waktuselang.

ArtikelTerkait

Alasan Yogyakarta Layak Disebut sebagai Kota Terbaik untuk Berdiskusi terminal mojok.co

Dekadensi Organisasi Eksternal Mahasiswa di UIN Jakarta

22 September 2020
3 Tempat di Konoha yang Sebaiknya Tidak Dikunjungi terminal mojok.co

3 Tempat di Konoha yang Sebaiknya Tidak Dikunjungi

5 Desember 2021
sunni syiah ajaran islam mencapur ajaran islam mazhab agama islam terminal mojok.co

Saya Sunni, Bapak Saya Syiah dan Kami Rukun

1 September 2020
Wawancara dengan Eiichiro Oda, Perihal Perdebatan One Piece dan Naruto terminal mojok.co

Wawancara dengan Eiichiro Oda, Perihal Perdebatan One Piece dan Naruto

4 Mei 2020
kurama Jangan-jangan Pemerintah Kita Kena Genjutsu Mata Bulan alias Eye of The Moon Madara naruto tsuki no me mojok.co

Naruto dan Tokusatsu Difatwa Haram? Murid SMP Saya Jadi Galau Dibuatnya

26 Juli 2020
mahasiswa indonesia di mesir universitas al azhar kairo mojok.co

5 Fakta ‘Nggak-nggak’ tentang Mahasiswa Indonesia di Mesir

12 Juli 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Panduan Bertahan Hidup Warga Lokal Jogja agar Tetap Waras dari Invasi 7 Juta Wisatawan

Jogja Waktu Lebaran Tak Pernah Sepi, Ia Disesaki oleh Orang yang Pulang Kampung, Perantau yang Lari, dan Wisatawan Bermodal THR Tebal

13 Maret 2026
7 Barang Indomaret yang Semakin Laris Manis Saat Mudik Mojok.co

7 Barang Indomaret yang Semakin Laris Manis Saat Mudik

17 Maret 2026
Gresik Ternyata Bisa Bikin Arek Surabaya Kaget (Wikimedia Commons)

Nasib Orang Surabaya di Gresik: Bertahan Hidup di Tengah Matinya PDAM dan Ganasnya Sistem Inden SD

19 Maret 2026
Lebaran Saatnya Masa Bodoh dengan Ocehan Tetangga (Unssplash)

Refleksi Lebaran Bagi Kepala Rumah Tangga: Tunaikan yang Wajib, Masa Bodo dengan Gengsi dan Ocehan Tetangga

14 Maret 2026
Lulus Kuliah Mudah Tanpa Skripsi Hanya Ilusi, Nyatanya Menerbitkan Artikel Jurnal SINTA 2 sebagai Pengganti Skripsi Sama Ruwetnya

Kritik untuk Kampus: Menulis Jurnal Itu Harusnya Pilihan, Bukan Paksaan!

19 Maret 2026
Toyota Etios Valco, Mobil Incaran Orang Paham Otomotif yang Nggak Gampang Termakan Isu Produk Gagal Mojok.co

Toyota Etios Valco, Mobil Incaran Orang Paham Otomotif yang Nggak Gampang Termakan Isu Produk Gagal

14 Maret 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=1k7EQFkTWIM

Liputan dan Esai

  • Program Mudik Gratis Mengobati Rindu Para Perantau yang Merasa “Kalah” dengan Dompet, Kerja Bagai Kuda tapi Nggak Kaya-kaya
  • Anomali Wisata Jogja saat Diserbu 8,2 Juta Wisatawan: Daya Beli Tak Mesti Tinggi, Tapi Masalah Membayangi
  • Jadi Gembel di Perantauan tapi Berlagak Tajir saat Pulang, Bohongi Ortu biar Tak Kepikiran Anaknya Remuk-remukan
  • Honda Scoopy, Motornya Orang FOMO yang Nggak Sadar kalau Motor Ini Terlalu Pasaran dan Sudah Nggak Istimewa
  • Kerja di Jakarta dengan Gaji Nanggung 8 Juta Adalah “Bunuh Diri” Paling Dicari karena Menetap di Kampung Bakal Tetap Nganggur dan Miskin
  • Getol Kuliah Peternakan Sejak Sarjana hingga S3 di Luar Negeri, Kini Bantu Para Gembala di Kupang Jadi Kaya 

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.