Bedak Harum Sari VS MBK: Mana yang Lebih Cocok untuk Ketekmu?

Bedak Harum Sari VS MBK: Mana yang Lebih Cocok untuk Ketekmu? terminal mojok.co

Bedak Harum Sari VS MBK: Mana yang Lebih Cocok untuk Ketekmu? terminal mojok.co

Sebelum mengenal serangkaian perawatan ketek modern, bedak Harum Sari dan MBK adalah nama yang paling sering wara-wiri di alam bawah sadar saya ketika dengar bahasan deodorant dan semacamnya. Ya, gara-gara produk tersebut jadi penyelamat bau ketek pertama yang saya tau, kali ya.

Secara umum, Harum Sari dan MBK ini sama-sama berupa bedak ketek, baunya ya bau jadul, dan harganya terbilang murce. Meski begitu, nggak lantas sensasi pemakaiannya bakal sama juga, sih. Ada beberapa hal berbeda yang saya notice antara bedak Harum Sari dan MBK. Akan saya preteli di sini.

Wait. Kepanjangan MBK tuh apaan, dah? Menghilangkan Bau Keringat, gitu? Hash, mbuh. Skuy lanjut mreteli.

#1 Komposisi

Jumlah kandungan kompoisi Harum Sari lebih banyak daripada MBK. Harum Sari mengandung Talc, Alumunium Sulfate, Kaolin Alcohol, Magnesium Carbonate, Zincoxide, Parfum, Propylene Glycol, dan Tricosan. Sedangkan MBK hanya mengandung Tawas, Talc, dan Perfume. Lumayan jauh juga ya, beda macam kandungannya. Berat isi satu sachet Harum Sari ada di 13 gr, dan MBK 13,6 gr.

#2 Harga

Harga Harum Sari lebih murah ketimbang MBK, Cuy. Satu box Harum Sari isi 10 sachet dibanderol kisaran 15 ribu perak saja, sedangkan MBK ini ada di kisaran 20-30 ribu (MBK putih dan silver harganya beda ya). Beruntung lagi kalau kamu menemukan mereka dengan harga lebih murah di online shop.

#3 Tekstur

Tekstur dari kedua bedak tersebut pun sedikit agak berbeda. Harum Sari cenderung halus saja, sedangkan MBK halus, tapi ada sensasi sedikit kasar di awal. Berasa kek scrubbing ketek gitu. Tapi tenang, ia sejenis kasar yang enak, kok. Jadi, nggak ada tuh sama sekali rasa tersiksa, tertekan jiwanya, atau bikin gila.

#4 Wangi

Untuk wanginya sendiri, si Harum Sari menang. Dia lebih wangi daripada MBK, meskipun MBK ini ya tetep wangi, asli deh. Namun, si Harum Sari ini wanginya lebih nyogok hidung, makanya jadi lebih wangian doi. Tapi tenang, kedua wangi bedak ini so far sama-sama enak, asal kaga dimakan aja.

#5 Saat diaplikasikan ke ketek

Nah, ini, nih. MBK lebih memberi kesan keset di ketek daripada Harum Sari. MBK terasa lebih kering saat sudah ditempel di ketek dan dibawa beraktivitas seharian. Bukan berarti Harum Sari nggak ada proteksi untuk menghindari timbulnya burket. Harum Sari juga kering kok kalau udah diketek, cuma yaaa, masih lebih keringan MBK, sih.

Tingkat kekeringan yang diberikan ini juga rada ngaruh sih ke ketahanan mengunci bau badan. Sejauh ini, Harum Sari rada lebih cepet hilang aroma wanginya daripada MBK.

Lantas, apakah MBK lebih baik daripada Harum Sari atau sebaliknya?

Baik atau buruknya Harum Sari dan MBK itu bergantung pada ketekmu, Sobat. Saya yakin bahwa setiap ketek manusia itu berbeda. Jadi, saya hanya dapat menolong kalian pada penjabarannya. Untuk pengalamannya, silakan kalian eksekusi sendiri. Lagian, jika masih dalam tahap uji coba, kamu bisa, kok, beli eceran di warung-warung. Di warung mamak saya, satu sachet Harum Sari cuma 2 ribu perak. MBK-nya juga nggak jauh beda, cuma 3-3,5 ribu perak doang (Inget, MBK putih dan silver harganya beda).

Silakan dicoba, because better late than never kan, Bro? Hahaha.

BACA JUGA Mengenal Bedak Saripohatji, Bedak Populer dari Zaman Nenekmu Muda dan tulisan Nuriel Shiami Indiraphasa lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.
Exit mobile version