Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Sebagai Warga Lokal, Saya Setuju Study Tour ke Batu Malang Lebih Menyenangkan karena Study Tour ke Jogja dan Bali Sangat Membosankan

Iqbal AR oleh Iqbal AR
8 Mei 2025
A A
Akui Saja, Batu Lebih Menarik Menjadi Destinasi Study Tour Ketimbang Jogja dan Bali Mojok.co

Akui Saja, Batu Lebih Menarik Menjadi Destinasi Study Tour Ketimbang Jogja dan Bali (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Akui saja, Batu Malang lebih menarik jadi destinasi study tour ketimbang Jogja dan Bali.

Setidaknya ada dua tempat yang biasa jadi tujuan kegiatan study tour atau karyawisata: Bali dan Jogja. Nggak heran, Bali dan Jogja punya segalanya untuk menjadi destinasi study tour. Selain punya banyak tempat untuk dikunjungi (termasuk untuk wisata), keduanya juga punya banyak warisan budaya yang bisa dipelajari. 

Entah sudah berapa tahun Bali dan Jogja jadi destinasi favorit untuk study tour. Bali dan Jogja ini seperti Bayern Munchen di Bundesliga. Dortmund, Leverkusen, atau Leipzig mungkin akan coba mengganggu, mengungguli, atau sesekali jadi juara. Tapi akhirnya Bayern Munchen-lah yang tetap dianggap terbaik. Lihat saja berapa banyak kota/daerah selain Bali dan Jogja yang muncul lalu jadi pesaing. Bali dan Jogja masih jadi top of their mind.

Akan tetapi, ini bukan berarti dominasi Bali dan Jogja tidak bisa diruntuhkan. Bali dan Jogja memang masih jadi tujuan untuk wisata atau study tour, tapi sekarang sudah ada tujuan lain. Salah satunya adalah Kota Batu. Iya, daerah yang kerap dijuluki Kota Apel ini perlahan jadi destinasi karya wisata favorit. Boleh saya bilang, sebagai orang Batu (dan ini mungkin akan sangat subjektif), kota itu saat ini lebih baik dan lebih menarik menjadi destinasi karyawisata ketimbang Bali dan Jogja.

Meski kecil, Batu juga punya segalanya

Batu memang kota kecil, dan mungkin banyak yang memandang sebelah mata, “ngapain study tour ke kota kecil kayak gitu?” Eits, jangan salah, kota ini kecil-kecil cabe rawit. Meskipun kecil, daerah ini bisa dibilang punya segalanya. Apalagi kalau hanya untuk kebutuhan study tour, Batu jelas bisa mengakomodasi semua kebutuhan kalian.

Mau study tour ke wisata edukasi pertanian? Banyak, kalian tinggal pilih. Mau yang buah atau sayur. Wisata edukasi peternakan? Juga banyak. Wisata edukasi flora-fauna? Museum Satwa, Batu Secret Zoo, dan Eco Green Park bisa jadi tujuan. Mau wisata edukasi alam? Tinggal pilih juga mau yang mana. Intinya, daerah ini punya segalanya kalau untuk urusan study tour. Plus, apa yang dimiliki Batu ini jelas lebih fresh dan lebih banyak element of surprise–nya ketimbang apa yang dimiliki Bali dan Jogja. Bisa diadu, lah.

Malang yang punya banyak kampus tidak jauh dari Batu

“Tapi Batu, kan, bukan kota pelajar? Nggak punya banyak kampus kayak Jogja. Kalau mau study tour ke kampus-kampus gimana?” Ya tinggal ke Malang saja, jarak dua daerah ini tidak jauh kok, cuma 30 menit saja. Lagian, apakah study tour kalian itu cuma mengunjungi lembaga pendidikan semacam kampus saja? Nggak, kan?

Makanya, kalau perkara Batu bukan kota pelajar dan nggak punya kampus, itu bukan halangan. Kalau butuh kunjungan ke kampus ya tinggal ke Malang, terus kegiatan dan destinasi study tour lainnya bisa ke Batu. Sudah cukup itu. Toh, biasanya, karyawisata ke Batu itu selalu dipaketkan ke Malang juga, kok.

Baca Juga:

4 kebiasaan warga Jogja yang biasanya menular ke pendatang

Bakso Malang minggir dulu, status makanan khas Malang mending kasihin ke tempe mendol yang endul itu

Tidak seramai Bali dan Jogja

Sama seperti Bali dan Jogja, Batu juga ramai oleh pengunjung. Maklum, ketiga daerah ini menjadikan wisata sebagai jualan utamanya. Tapi, kalau dibandingkan dengan Bali atau Jogja, Batu nggak seramai itu kok.  Itu mengapa, kalau kalian mau study tour (yang kerap dilakukan bukan di musim liburan panjang), Kota Apel ini tempat yang cocok. Batu nggak terlalu ramai dan kalian yang mau datang ke Batu untuk study tour bisa berkegiatan dengan nyaman. Kalian bisa mengunjungi semua tujuan study tour dengan leluasa, nggak rebutan sama pengunjung atau mungkin wisatawan dan peserta karyawisata yang lain. Enaklah, pokoknya. 

Alternatif yang pas dari Bali dan Jogja terlalu membosankan 

Memangnya kalian nggak bosan, ya, kalau study tour selalu ke Bali atau Jogja? Dari dulu sampai sekarang kalau nggak Bali, ya Jogja. Pasti bosan, kan? Lagian, nggak ada sesuatu yang benar-benar baru yang ditawarkan Bali dan Jogja. Tujuannya pasti itu-itu aja. Makanya, Batu hadir sebagai alternatif yang pas untuk tujuan karyawisata kalian.

Selain Batu itu enak dan nyaman untuk disinggahi serta punya banyak hal yang ditawarkan, biaya study tour ke Batu itu juga relatif murah, serta mudah. Batu mungkin nggak sestrategis Jogja dan nggak seikonik Bali, tapi Batu jelas lebih terjangkau, lebih unik, juga lebih affordable ketimbang Bali dan Jogja. Bali dan Jogja ini selain membosankan, juga overrated dan overpriced.

Sudahlah, kalau kalian bingung mau study tour ke mana, mending ke Batu aja. Batu itu jelas lebih baik dari Bali dan Jogja. Kalau nggak percaya, silakan kalian datang ke Batu Malang dan buktikan sendiri apa yang saya tulis di atas. 

Penulis: Iqbal AR
Editor: Kenia Intan 

BACA JUGA Andai Dulu Kota Batu Nggak Memisahkan Diri dari Malang, Ini yang Akan Terjadi

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 9 Mei 2025 oleh

Tags: baliBatuJogjaMalang
Iqbal AR

Iqbal AR

Penulis lepas lulusan Sastra Indonesia UM. Menulis apa saja, dan masih tinggal di Kota Batu.

ArtikelTerkait

5 Hal yang Terjadi Jika Sleman Meninggalkan Jogja (Unsplash)

Membayangkan Betapa Menderitanya Jogja Jika Sleman Menghilang Pergi, Inilah 5 Hal yang akan Terjadi

21 Maret 2025
Saya Yakin Nggak Akan Ada Razia Mi Ayam Wonogiri, sebab Kami Cinta Damai dan Memilih Fokus Mengejar Rezeki kabupaten wonogiri mie ayam wonogiri

Tolong, Penjual Mie Ayam di Jogja, Mie Ayam Wonogiri Itu Seharusnya Nggak Manis, kalau Manis, Hilangkan Embel-embel Wonogiri!

22 April 2025
Tugu Jogja Kini Lebih Menyenangkan ketimbang Malioboro (Unsplash)

Tugu Jogja Kini Lebih Menarik Bagi Warga Lokal dan Wisatawan ketimbang Malioboro yang Terlalu Ramai dan Kaku

31 Oktober 2025
Jalan Godean Sleman Konsisten Rusak dan Ancam Pengendara (Unsplash)

Jalan Godean Sleman Adalah Kombinasi Jalan Rusak dan Kepadatan yang Semakin Menyebalkan padahal Rute Penting Menuju Kulon Progo

22 Februari 2024
Pengalaman Suram sebagai Mahasiswa Perempuan Jogja yang Pulang Malam   Mojok.co

Pengalaman Suram sebagai Mahasiswa Perempuan Jogja yang Pulang Malam  

26 Maret 2025
Hal-hal yang Saya Rindukan dari Jogja dan Nggak Bisa Saya Jumpai Saat Merantau ke Kediri

267 Tahun Jogja Berdiri: Tak Usah Bermimpi Jogja Makin Sejahtera, Begini Aja Sudah Istimewa, kok Minta Sejahtera!

9 Oktober 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Naik Kereta Dhoho Penataran dari Surabaya ke Kediri: Mata Dimanjakan, tapi Punggung Tersiksa

Kalah war tiket kereta Dhoho Penataran artinya harus menderita, karena berdiri di kereta ini betul-betul menyiksa

29 Juli 2026
Sisi Gelap Pangalengan Bandung yang Katanya Indah bak Surga Dunia

Label wisata elit Pangalengan itu bualan, selama transportasi umumnya masih jalan di tempat

28 Juli 2026
Simpang Tuwowo Surabaya pantas dijuluki lampu merah paling semrawut, kalahkan lampu merah Pegirian Mojok.co

Simpang Tuwowo Surabaya pantas dijuluki lampu merah paling semrawut, kalahkan lampu merah Pegirian 

25 Juli 2026
Kebodohan pembeli soto ayam yang bikin saya muak dan jijik (Wikimedia Commons)

Akulah pelanggan soto ayam yang marah itu gara-gara konsumen nggak punya hati yang bikin muak, mual, dan jijik

26 Juli 2026
Warga Semarang Bawah layak dapat gelar warga paling kuat dan tabah di Semarang banjir di semarang

Banjir di Semarang selama ini tak hanya perkara alam, tapi justru gara-gara ulah warganya sendiri,

27 Juli 2026
Setengah anggaran Perpusnas RI dipangkas, bukti pemerintah memang tidak ingin mencerdaskan rakyat Mojok.co

Setengah anggaran Perpusnas RI dipangkas, bukti pemerintah memang tidak ingin mencerdaskan rakyat

27 Juli 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=76Rp5owBnpc


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.