Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Barcelona dan Gemerlap La Masia yang Meredup

Muhammad Ikhsan Firdaus oleh Muhammad Ikhsan Firdaus
3 Juli 2020
A A
ansu fati barcelona bangkrut fcb femeni la masia arthur melo barcelona pjanic juventus MOJOK

la masia arthur melo barcelona pjanic juventus MOJOK

Share on FacebookShare on Twitter

Dahulu pada musim kompetisi 2008-09, fans Barcelona selalu membanggakan akedemi yang mereka miliki, La Masia. Kebanggaan tersebut bukan tanpa alasan, fans Barcelona bangga karena saat itu mereka pernah meraih treble winner dengan banyak pemain lulusan akademi La Masia.

Pemain akademi La Masia tersebut mendominasi skuad Barcelona, mulai dari Lionel Messi, Xavi Hernández, Andres Iniesta, Gerard Pique, Charles Puyol, hingga kiper Victor Valdes. Pemain akademi La Masia tersebut dikombinasikan dengan pemain bintang lainnya bernama Thierry Henry, Dani Alves, Eric Abidal, dan pemain lainnya. Kebanggaan akan La Masia masih berlanjut dengan hadirnya Pep Guardiola selaku pelatih. Pep Guardiola juga merupakan lulusan La Masia.

Pada 2012 saat harus melakukan away ke markas Levante, di bawah asuhan Tito Vilnova barcelona pernah bermain dengan 11 pemain La Masia. Saat itu sebenarnya Barcelona hanya bermain dengan 10 pemain lulusan La Masia, dan kebetulan pada menit ke-14 Dani Alves harus ditarik keluar karena cidera, Alves digantikan dengan Martin Montoya. Otomatis saat itu Barcelona benar-benar memaksimalkan 11 pemain akademi La Masia yang mereka miliki.

Pada 2014 Barcelona kembali meraih treble winner, walau saat itu Barcelona sudah mulai banyak jajan pemain mahal, tapi nyatanya pemain lulusan akademi La Masia masih menghiasi skuad mereka. Pada 2014, fans Barcelona juga masih bisa membanggakan akademi yang mereka miliki.

Tapi nyatanya La Masia hanyalah akademi sepakbola biasa. La Masia tidak bisa terus-terusan memproduksi pemain sekaliber Xavi, Iniesta, Puyol, Valdes, Pique, Busquets, dan Messi. Sebagai salah satu tim besar dunia, Barcelona sangat membutuhkan pemain dengan talenta yang sangat bagus. Kebutuhan akan pemain bintang akan terus dibutuhkan Barcelona untuk memburu gelar baik gelar domestik ataupun gelar internasional.

Kebutuhan akan pemain bagus memaksa Barcelona harus jajan pemain dengan harga luar biasa, dimulai dari Neymar, Luis Suarez, Ousmane Dembele, Philippe Coutinho, hingga Antoine Griezmann. Mereka sebagai pemain bintang yang berkualitas, didatangkan secara bertahap dengan harga yang tentu sangat tinggi.

Sepakbola modern menjadikan klub seperti perusahaan bisnis pada umumnya, tujuan mereka tak lain dan tak bukan adalah menghasilkan untung yang banyak. Pemain pun dianggap sebagai aset berharga, pemain-pemain bintang mahal yang didatangkan secara bertahap diharapkan dapat memberikan keuntungan bagi sebuah klub. Kita sama-sama tahu, sebuah klub mendapatkan keuntungan bukan hanya dari gelar, tapi juga dari uang sponsor, penjualan merchandise, dan juga hak siar.

Saya bisa memaklumi alasan Barcelona—dan juga klub raksasa lainnya—saat memutuskan untuk jajan pemain dengan harga fantastis. Barcelona tidak bisa menjadi klub raksasa jika hanya mengandalkan pemain akademi La Masia, seperti Marc Bartra, atau Sergi Samper. Menunggu pemain muda berkalitas membutuhkan waktu lama, dan sepertinya Barcelona tidak bisa menunggu terlalu lama. Oleh karena itu dilakukanlah jajan pemain mahal.

Baca Juga:

Apa pun Bencana yang Menimpa Barcelona, Real Madrid lah (yang Dituduh Jadi) Penyebabnya

Real Madrid, Klub yang Tidak Punya Zaman

Tapi sayang sekali beberapa pemain bintang dengan harga fantastis yang didatangkan tidak terlalu berguna bagi Barcelona. Lihat saja bagaimana musim Coutinho bersama Barcelona. Selain itu lihat juga Dembele yang entah kenapa selalu saja mengalami cedera panjang. Yang terbaru lihat Griezmann, pemain yang didatangkan dengan harga 120 juta Euro, hanya menjadi pemain cadangan di beberapa laga terakhir Barcelona.

Keputusan pelatih Quique Setien mencadangkan Griezmann tentu penuh dengan pertanyaan, saat Barcelona menjamu Atletico Madrid, entah kenapa Setien lebih memilih memainkan Arturo Vidal hingga injury time. Di masa injury time barulah Griezmann dimasukan menggantikan Vidal. Padahal saat itu Barcelona sangat membutuhkan goal kemenangan.

Hampir semua fans Barcelona juga paham, jika ingin bermain menyerang maka kehadiran Griezmann lebih dibutuhkan dibandingkan kehadiran Vidal. Atau mungkin, pelatih Setien tidak ada bedanya dari segi kemampuan dengan pelatih Barcelona sebelumnya yang bernama Ernesto Velverde. Hingga saat ini kedua pelatih tersebut nyatanya tidak bagus-bagus amat saat menangani Barcelona yang bertabur bintang.

Sedih rasanya melihat pemain bintang yang didatangkan dengan uang banyak, tapi nyatanya gagal bersinar. Di sisi lain ada juga pemain akademi yang tidak dianggap mumpuni untuk bermain bersama Barcelona, akhirnya pemain tersebut harus hijrah ke klub lainnya. Tapi harus diakui juga, selain Thiago Alcantara tidak ada lagi pemain akademi yang memang bisa menopang nama besar Barcelona.

Barcelona harus memerhatikan pemain akademinya. Riqui Puig dan Ansu Fati haruslah terus dijaga, jangan sampai pindah ke klub lain. Untuk pemain-pemain yang sedang dipinjam oleh klub lain, semoga saja mereka mendapatkan ilmu dan bisa menjadi tulang punggung Barcelona nantinya. Barcelona juga tidak boleh melakukan lagi kesalahan fatal ketika harus kehilangan talenta Jepang bernama Takefusa Kubo.

Pada akhirnya, kejayaan Barcelona tahun 2008-09 bisa saja terulang kembali jika Barcelona mau membenahi akademi La Masia, dan tentu saja dengan bantuan uang agar bisa jajan pemain berkualitas dan pelatih jenius. Atau mungkin Bartomeu harus didepak dari kepemimpinan agar Barcelona tak lagi berbuat konyol.

BACA JUGA Arthur Melo dan Miralem Pjanic, Ironi Mes Que Un Club Barcelona dan tulisan Muhammad Ikhsan Firdaus lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 3 Juli 2020 oleh

Tags: barcelonaLa Masia
Muhammad Ikhsan Firdaus

Muhammad Ikhsan Firdaus

Pemuda yang memiliki cita-cita dapat mengunjungi berbagai negara di Asia.

ArtikelTerkait

3 Hal yang Bikin Pendukung Barcelona Optimis meski Habis Dikalahkan Real Madrid laporta

Selamat Datang (Kembali) di Europa League, Barcelona!

27 Oktober 2022
Sergio Ramos Real madrid mojok

Real Madrid Tidak Membeli Pemain dan Bencinya Fans Real Madrid Indonesia terhadap Karim Benzema: Wawancara dengan @realmadridindo1

13 Oktober 2020
giant killing Real Madrid vs chelsea taktik sepak bola Eden Hazard Main 20 Menit Jauh Lebih Bagus dari Vinicius Junior dalam 3 Musim terminal mojok.co

Hanya untuk Dua Pertandingan Ini Saja, Real Madrid Jangan Ikut-ikutan Arsenal

14 Juli 2020
ansu fati barcelona bangkrut fcb femeni la masia arthur melo barcelona pjanic juventus MOJOK

FCB Femeni, Tim Sepak Bola Wanita Barcelona yang Lebih Berbahaya Dibanding Saudaranya yang Itu tuh

18 Januari 2021
3 Hal yang Bikin Pendukung Barcelona Optimis meski Habis Dikalahkan Real Madrid laporta

3 Hal yang Bikin Pendukung Barcelona Optimis meski Habis Dikalahkan Real Madrid

14 Januari 2022
Tak Hanya Tsubasa Ozora, Kawan-kawannya juga Berhak Bermain di Eropa terminal mojok.co

Menghitung Penghasilan Tsubasa Ozora di Barcelona

2 Maret 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Seni bertahan hidup di desa, wajib ikut mengantar jenazah ke kuburan dan takziah kalau nggak mau jadi musuh bersama Mojok.co

Seni bertahan hidup di desa, wajib ikut mengantar jenazah ke kuburan dan takziah kalau nggak mau jadi musuh bersama

6 Agustus 2026
4 jasa yang nggak pernah kepikiran bakal ada, tapi saya temukan di Threads Mojok.co

4 jasa yang nggak pernah kepikiran bakal ada, tapi saya temukan di Threads

3 Agustus 2026
5 hal yang paling dirindukan orang Kebumen seperti saya saat merantau ke kota Mojok.co

5 hal yang paling dirindukan orang Kebumen saat merantau ke kota

7 Agustus 2026
Tinggal dekat Ringroad Barat itu nggak nyaman, tiap malam diteror suara blayer motor yang meresahkan Mojok.co

Tinggal dekat Ringroad Barat itu nggak nyaman, tiap malam diteror suara blayer motor yang meresahkan

3 Agustus 2026
Perumahan baru di Jogja terus bermunculan, tapi melihat harganya, sebenarnya perumahan ini dibangun untuk siapa?

Perumahan baru di Jogja terus bermunculan, tapi melihat harganya, sebenarnya perumahan ini dibangun untuk siapa?

7 Agustus 2026
Nasib perempuan usia 20 tahunan di desa, dianggap sudah tua dan dipaksa menikah  Mojok.co

Nasib perempuan usia 20 tahunan di desa, dianggap sudah tua dan dipaksa menikah 

7 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=76Rp5owBnpc


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.