Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Bangkalan Madura Tanpa UTM Hanyalah Remahan Rempeyek di Jawa Timur

Abdur Rohman oleh Abdur Rohman
15 April 2025
A A
Bangkalan Madura Tanpa UTM Hanyalah Remahan Rempeyek di Jawa Timur

Bangkalan Madura Tanpa UTM Hanyalah Remahan Rempeyek di Jawa Timur (Wikimedia Commons)

Share on FacebookShare on Twitter

Kehadiran Universitas Trunojoyo Madura (UTM) di Bangkalan Madura setidaknya menyelamatkan wajah kabupaten ini.

Kalau kalian mendengar nama Bangkalan Madura, mungkin tak ada satu pun pandangan positif mengenai wilayah ini. Masalahnnya kabupaten ini memang lebih sering dihebohkan dengan kabar memilukann. Masalah begal, korupsi pejabat, ormas tukang jilat, gerombolan tukang palak, semuanya berkumpul jadi satu. Makanya kabupaten ini sulit sekali untuk berkembang.

ADVERTISEMENT

Akan tetapi saya cukup bersyukur masih ada satu hal yang patut dibanggakan dari kabupaten ini, yakni kehadiran Universitas Trunojoyo Madura (UTM). Sebagai universitas negeri satu-satunya di pulau ini, kampus ini jadi penolong Bangkalan Madura. Bayangkan kalau nggak ada UTM, selain masalah yang saya sebutkan di atas, masalah lain juga akan membuat kabupaten ini semakin memprihatinkan.

Berikut saya jelaskan, supaya kita bisa lebih bersyukur dengan adanya UTM di Bangkalan Madura.

Bangkalan Madura hanya akan jadi kota mati

Saya sudah pernah menjelaskan panjang lebar bagaimana amburadulnya tata kota kabupaten ini. Akibat tata kota yang nggak jelas, Bangkalan Madura hanya jadi kabupaten yang senyap dan sunyi. Untung saja nggak jadi kota mati. Dan siapa yang kembali menghidupkan kabupaten ini? Siapa lagi kalau bukan UTM.

Dengan adanya UTM, orang masih berkenan melewati pusat kabupaten yang hampir mati. Beberapa mahasiswa dari kabupaten lain di Madura pun tidak keberatan kos di pusat kabupaten yang jaraknya kira-kira 20 menit untuk sampai di UTM. Selain itu, UTM juga menambah keramaian Bangkalan Madura dengan mendatangkan mahasiswa dari berbagai wilayah di Indonesia.

Coba bayangkan kalau kabupaten ini tidak memiliki kampus negeri. Aduh, apa alasan orang mau berkunjung ke sini. Bisa-bisa beneran jadi kota mati.

Pendidikan di Madura makin terpuruk tanpa UTM

Tak dapat dimungkiri di mana ada kampus negeri, di situ warga lokal pasti mendominasi. Nah, begitu juga dengan UTM di Bangkalan Madura. Dengan adanya kampus negeri ini, masyarakat Madura mulai banyak yang menempuh pendidikan tinggi. Di kecamatan saya saja, jika mahasiswa UTM dikumpulkan semua, mungkin butuh 5 truk besar untuk mengantar mereka ke UTM.

Baca Juga:

Pak Ogah pekerjaan yang sia-sia dan nggak menjanjikan di Sumenep Madura

Sisi lain kehidupan warga Surabaya Utara, orang yang klemar-klemer tidak cocok tinggal di daerah ini

Hal ini juga didukung dengan biaya kuliah di UTM yang cukup terjangkau. Sebab, biaya kuliah di kampus ini terbilang murah dibandingkan kampus negeri di wilayah lain. Selain itu, biaya hidup di Bangkalan yang tergolong murah juga membuat masyarakat tidak terlalu khawatir agar anaknya melanjutkan ke pendidikan tinggi.

Inilah hal lain yang perlu kita syukuri dengan kehadiran UTM di Bangkalan Madura. Sebab saat ini, meskipun sudah lama UTM berdiri, sebetulnya kabupaten ini masih jadi kabupaten dengan harapan lama sekolah (HLS) terendah di Jawa Timur. Bayangkan kalau kabupaten ini juga tidak memiliki kampus negeri, aduh saya tidak tahu akan jadi seperti apa pendidikan di kabupaten ini. Entah apa masalah yang terjadi di Bangkalan Madura.

Bangkalan nggak akan ada apa-apanya bagi Jawa Timur

Kita tidak bisa menyangkal bahwa kampus UTM cukup menyelamatkan wajah Bangkalan Madura di kancah Jawa Timur. Tanpa kehadiran UTM, mungkin Jawa Timur tak akan menaruh harapan untuk kabupaten ini, mungkin tak patut pula diperjuangkan.

Lalu narasi Bangkalan Madura sebagai bagian dari metropolitan Gerbangkertosusila tentu akan patut dipertanyakan, apa sumbangsih kabupaten ini menyandang gelar kabupaten penyanggah kota Surabaya?

Kita juga harus mengakui dengan adanya kampus UTM, para tokoh negeri punya alasan untuk berkunjung ke Bangkalan. Misalnya mulai dari presiden jancuker, Aba Sudjiwo Tejo, hingga presiden gen Z, Rian Fahardi.

Maka untunglah ada kampus UTM yang berdiri di tengah kabupaten problematik ini. Jika tidak, siapa yang akan melirik Bangkalan Madura. Sama sekali tidak ada yang menarik.

Tetapi sayang, sepertinya UTM masih belum begitu berpengaruh bagi Bangkalan Madura. Ia hanya menyelamatkan nama baik kabupaten ini saja. Kenapa saya bilang begitu? Ya sebab sudah 44 tahun berdiri, dan 24 tahun berstatus sebagai kampus negeri, Bangkalan Madura tetap begini.

Penulis: Abdur Rohman
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA 5 Hal yang Akan Terjadi kalau Bangkalan Madura Punya Bioskop, Salah Satunya Nggak Perlu Menyeberang Suramadu untuk Nonton Film Terbaru.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 15 April 2025 oleh

Tags: Bangkalanbangkalan maduramaduraUniversitas Trunojoyouniversitas trunojoyo maduraUTM
Abdur Rohman

Abdur Rohman

Seorang warga sipil Bangkalan dengan selera yang kontradiktif: mencintai segala jenis olahan mie, namun memiliki alergi akut terhadap mie-literisme.

ArtikelTerkait

In This Economy, Bekerja di Warung Madura jadi Pilihan Paling Bijak bagi Masyarakat Sumenep

In This Economy, Bekerja di Warung Madura jadi Pilihan Paling Bijak bagi Masyarakat Sumenep

22 Januari 2026
6 Keunggulan Surabaya yang Bikin Orang Bangkalan Madura Minder sebagai Tetangganya Mojok.co

6 Keunggulan Surabaya yang Bikin Orang Bangkalan Madura Minder sebagai Tetangganya

20 Januari 2026
Bangkalan Madura Nggak Selalu Jelek, Pengalaman Cetak Ulang KTP di Mal Pelayanan Publik Membuktikan Sebaliknya Mojok.co

Urus KTP di Bangkalan Madura Ternyata Tidak Menjengkelkan seperti yang Dikira

5 Mei 2026
Hilangnya 9 Besi Penutup Got di Bangkalan Menegaskan kalau Orang Madura Memang Tak Layak Dibela

Hilangnya 9 Besi Penutup Got di Bangkalan Menegaskan kalau Orang Madura Memang Tak Layak Dibela

2 Agustus 2024
Bangkalan Madura, Kabupaten Amburadul Butuh Kerja Nyata (Unsplash)

Surat Terbuka untuk Bupati Bangkalan Madura Terpilih, Jangan Ikut Membuat Kabupaten Ini Semakin Amburadul!

13 Februari 2025
Kesaktian dan Keunikan Warung Madura di Tengah Gemerlapnya Ibu Kota

Warung Madura di Daerah Lain Buka 24 Jam, tapi Kenapa di Madura Malah Nggak Buka 24 Jam?

18 Februari 2023
Muat Lebih Banyak


Terpopuler Sepekan

Jelajah kuliner Pasar Gedhe Klaten: pengalaman menikmati segarnya dawet uyup, nikmatnya soto bening, hingga western food kaki lima Mojok.co

Jelajah kuliner Pasar Gedhe Klaten: pengalaman menikmati segarnya dawet uyup, nikmatnya soto bening, hingga western food kaki lima

18 Agustus 2026
Nostalgia Stasiun Kabat Banyuwangi yang pernah berjaya pada masanya Mojok.co

Nostalgia Stasiun di Kecamatan Kabat Banyuwangi yang pernah berjaya pada masanya

19 Agustus 2026
Pengalaman pertama kali menginap di hotel kapsul dekat Stasiun Tugu Jogja. Nyaman sih, tapi nggak cocok untuk berlama-lama Mojok.co

Pengalaman pertama kali menginap di hotel kapsul dekat Stasiun Tugu Jogja. Nyaman sih, tapi nggak cocok untuk berlama-lama

22 Agustus 2026
iPhone HP bapak-bapak? Bapak-bapak nggak mampu beli iPhone! (Unsplash)

Kok bisa iPhone disebut hp bapak-bapak? Padahal banyak bapak-bapak yang nggak mampu beli iPhone

21 Agustus 2026
Gubernur Jabar Dedi Mulyadi menyepelekan mahasiswa Administrasi Pemerintahan bukti dia keliru memahami jurusan ini Mojok.co

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi menyepelekan mahasiswa Administrasi Pemerintahan bukti dia keliru memahami jurusan ini 

22 Agustus 2026
4 menu kuliner lokal yang cocok pakai label Gacoan (Wikimedia Commons)

Selain mie dan bakso, ini 4 menu kuliner lokal yang cocok pakai label Gacoan

24 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=vCYB_q60eug


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.