Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Bangkalan Madura, Gambaran Nyata Kawasan Metropolitan Paling Gagal, Bukannya Berkembang Malah Makin Timpang

Abdur Rohman oleh Abdur Rohman
18 Mei 2025
A A
Banyak Tugu di Bangkalan Madura Jadi Tak Bermakna karena Pemerintahnya Tak Bisa Kerja Mojok.co

Banyak Tugu di Bangkalan Madura Jadi Tak Bermakna karena Pemerintahnya Tak Bisa Kerja (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Tidak ada nuansa kotanya sama sekali

Ya, semakin kalian menjelajah kabupaten ini, semakin kalian paham bahwa kabupaten ini memang jauh dari peradaban. Contohnya, kalian akan sulit menemukan jalan rata tanpa kerusakan di Bangkalan Madura. Rata-rata jalanan di kabupaten ini kalau tidak dipenuhi bebatuan, ya berlumpur, atau penuh bebatuan sekaligus berlumpur.

Lalu, proyek saluran air di desa-desa, dikerjakan secara serampangan. Tidak bertahan beberapa lama, betonnya sudah rusak disapu air. Jadi, tidak ada estetikanya sama sekali pedesaan di kabupaten ini.

Lain pedesaan, lain lagi pusat kabupatennya. Di pusat kabupaten ini, masyarakat masih harus berurusan dengan parkir liar, sampah-sampah yang berserakan, tata kota yang juga berantakan, dan lain sebagainya. Pokoknya, selain jadi pusat kabupaten, areanya juga jadi pusat permasalahan.

Sulit sepertinya bagi Bangkalan Madura bertransformasi jadi kota.

Gagal menjadi penyangga Kota Surabaya

Inilah hal lucu dari Bangkalan Madura yang katanya sebagai kawasan metropolitan. Bukannya menjadi penyangga kota Surabaya, malah Surabaya Utara yang menjadi penyangga bagi Pulau Madura. Di Bangkalan Madura, kalian akan sulit menemukan kawasan industri seperti di Surabaya sebagai kawasan metropolitan. Sebaliknya, di Surabaya Utara kalian akan sangat mudah temukan para pelaku ekonomi informal. Di kawasan tersebut, banyak pengusaha besi tua, tukang mebel, warung-warung, Pasar Gembong yang menjual pakaian murah-murah, dan lain sebagainya. Dan kebanyakan, pelaku bisnis di kawasan ini adalah perantau dari Madura.

Jadi sebenarnya, Bangkalan Madura yang jadi penyangga Surabaya atau sebaliknya sih?

Kota lain berkembang, Bangkalan Madura makin tertinggal

Sebenarnya, upaya membangun kawasan metropolitan Gerbangkertosusila ini sudah sangat lama, bahkan sebelum Jembatan Suramadu dibangun. Tapi sampai saat ini, Bangkalan Madura masih tetap saja tertinggal. Kondisi kabupaten ini dengan kawasan kabupaten/kota lain di lingkup Gerbangkertosusila begitu timpang.

Misalnya, kita bandingkan saja Indeks Pembangunan Manusia (IPM) antar kabupaten/kota di kawasan ini. Bangkalan Madura berada di posisi terbawah, bahkan kedua terbawah se-Jawa Timur, yakni 66,82. Sementara kawasan lain sudah di atas 75,00 semua, bahkan Surabaya, Mojokerto, dan Sidoarjo sudah di atas 80,00. Coba bayangkan, sebegitu tertinggalnya kan kabupaten saya ini!

Baca Juga:

Mie Gacoan Bangkalan Madura bisa tutup kalau 3 hal ini tidak diperbaiki

Pedoman Kuliner Warung Bebek Madura, Saya Tuliskan karena Banyak yang Tertipu Tampilan Luarnya

Ya sudahlah! Sebenarnya, masalah yang telah saya jelaskan ini hanyalah masalah klasik. Sudah kita sadari sejak lama. Tapi entah, saya juga heran mengapa kondisinya tetap begini saja. Apa pejabat pemerintah di kabupaten ini emang nggak bisa kerja? 

Penulis: Abdur Rohman
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Derita Tinggal di Pelosok Bangkalan Madura, Transportasi Buruk hingga UMR Rendah

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 19 Mei 2025 oleh

Tags: bangkalan maduraIPM Bangkalankawasan metropolitan gerbangkertosusilo
Abdur Rohman

Abdur Rohman

Seorang warga sipil Bangkalan dengan selera yang kontradiktif: mencintai segala jenis olahan mie, namun memiliki alergi akut terhadap mie-literisme.

ArtikelTerkait

Bangkalan Madura Semakin Jauh dari Kata Sejahtera (Unsplash)

Satu Tahun yang Lalu Saya Meramal Bangkalan Madura Tidak Akan Berkembang, dan Sekarang Ramalan Itu Terbukti

13 April 2025
4 Catatan untuk Pemkab Bangkalan Madura agar Program Satu Desa Satu Sarjana Tidak Sia-Sia Mojok.co

4 Catatan untuk Pemkab Bangkalan Madura agar Program Satu Desa Satu Sarjana Tidak Sia-Sia

10 Juni 2026
Alun-Alun Bangkalan Madura Sudah Waktunya Direnovasi karena Mirip Taman yang Tak Terurus

Alun-Alun Bangkalan Madura Sudah Waktunya Direnovasi karena Mirip Taman yang Tak Terurus

5 Juli 2024
Alun-Alun Bangkalan Madura Lebih Butuh Tempat Sampah, Bukan Jogging Track! Percuma Ramai tapi Nggak Nyaman karena Sampah Berserakan

Alun-Alun Bangkalan Madura Lebih Butuh Tempat Sampah, Bukan Jogging Track! Percuma Ramai tapi Nggak Nyaman karena Sampah Berserakan

2 Juni 2024
Kalau Nggak Doyan Kuliner Sumenep, Cobalah Kuliner Orang Bangkalan Madura yang Ternyata Beragam Mojok.co

Kalau Nggak Doyan Kuliner Sumenep, Cobalah Kuliner Bangkalan Madura yang Rasanya Nggak Kaleng-kaleng

15 Februari 2026
Mie Gacoan Nggak Usah Buka Cabang di Bangkalan Madura, Sudah Ada Mie NteHOT yang Siap Bikin Kalian Gulung Tikar! mie endess

Sebagai Orang Bangkalan, Saya Menganggap Mie Endess Lebih Enak ketimbang Mie Gacoan, yang Sebenarnya B Aja Itu!

29 Juli 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Anak pertama perempuan, peran yang paling melelahkan di dunia setelah jadi ibu Mojok.co

Anak pertama perempuan, peran yang paling melelahkan di dunia setelah jadi ibu

2 Agustus 2026
Punya tetangga yang suka nyetel musik keras-keras itu adalah ujian hidup paling berat

Punya tetangga yang suka nyetel musik keras-keras itu adalah ujian hidup paling berat

4 Agustus 2026
Andai duit bukan masalah, saya mau merintis usaha katering Mojok

Andai duit bukan masalah, saya mau merintis usaha katering rumahan

2 Agustus 2026
5 hal yang paling dirindukan orang Kebumen seperti saya saat merantau ke kota Mojok.co

5 hal yang paling dirindukan orang Kebumen saat merantau ke kota

7 Agustus 2026
Tinggal dekat Ringroad Barat itu nggak nyaman, tiap malam diteror suara blayer motor yang meresahkan Mojok.co

Tinggal dekat Ringroad Barat itu nggak nyaman, tiap malam diteror suara blayer motor yang meresahkan

3 Agustus 2026
Kerja di Bekasi nggak bikin cepat kaya, justru bikin saya capek dan kangen kampung halaman

Kerja di Bekasi nggak bikin cepat kaya, justru bikin saya capek dan kangen kampung halaman

2 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=76Rp5owBnpc


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.