Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Bandrek, Bajigur, dan Bubur Ketan Hitam: Mana yang Paling Menghangatkan Tubuh?

Muhammad Ridwansyah oleh Muhammad Ridwansyah
20 Desember 2020
A A
Bandrek, Bajigur, dan Bubur Ketan Hitam: Mana yang Paling Menghangatkan Tubuh? terminal mojok.co

Bandrek, Bajigur, dan Bubur Ketan Hitam: Mana yang Paling Menghangatkan Tubuh? terminal mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

Selain kopi dan teh manis, bagi orang Sunda, minuman lain yang dapat menghangatkan tubuh yaitu bandrek dan bajigur. Sama halnya dengan memakan bubur ketan hitam, ia tak kalah menghangatkan tubuh. Ketiganya, cocok ditemani dengan cemilan-cemilan seperti kue bandros, surabi, dan ulen.

Penjual bandrek, bajigur, dan bubur ketan hitam biasanya kompak berjualan di pagi maupun malam hari. Terlebih, kekompakan mereka dapat diketahui dari cara memancing pembelinya. Biasanya sembari mendorong gerobak, mereka akan memukul-mukul mangkok cap ayam jago menggunakan sendok, kira-kira bunyinya begini, “Treng, treng, treng”. Praktis, orang-orang di kompleks perumahan saya langsung keluar rumah dan membeli dagangannya.

Nah, sebagai orang yang cinta minuman maupun makanan khas daerah sendiri, mari saya bandingkan ketiganya di bawah ini: mana yang paling menghangatkan tubuh?

#1 Bandrek

Ini adalah minuman tradisional yang bahan utamanya dari jahe. Di daerah kalian, mungkin cukup familiar dengan salah satu minuman yang juga dapat menghangatkan tubuh yaitu wedang jahe. Mungkin jika di daerah Jawa, bandrek bisa kalian temui juga, terutama di angkringan-angkringan. Namun, di Garut, mulai dari restoran, rumah makan, hingga kafe tersedia minuman ini. Kondisi cuaca di kota saya yang sangat dingin, mendukung sekali akan larisnya minuman yang satu ini.

Beberapa hari yang lalu, saya membicarakan tentang minuman ini melalui dm Twitter dengan orang Medan. Berhubung Sunda dan Medan memang terkenal dengan bandreknya. Dia bilang, bandrek Medan memiliki rasa yang agak lebih pedas dan biasa dicampur dengan telur. Selain itu, badrek Medan ditambah dengan merica dan kayu manis. Sementara, bandrek Sunda rasanya lebih halus. Sebab, rempah-rempahnya komplit. Mulai dari pandan, serai, hingga telur ayam kampung. Kadang-kadang ditambahkan susu, tergantung selera pembeli.

Akan tetapi, Sunda dan Medan memiliki menu makanan yang sama untuk menemani minuman khasnya. Menu makanan seperti ubi rebus maupun kacang tanah menjadi pelengkap utama sambil menyeruput bandrek.

Bagi saya, bandrek paling cocok dinikmati dengan bandros saat hujan tiba. Saat orang Garut kehujanan, meminum minuman ini dapat membantu daya tahan tubuh dari batuk dan flu. Namun, karena penjual bandrek sering telat ke kompleks perumahan saya, maka level kehangatannya 3/5.

#2 Bajigur

Saya boleh berbangga diri dengan minuman yang satu ini. Pasalnya, awal mula di mana minuman ini muncul pertama kali yaitu di daerah Sunda Priangan. Kata kakek saya, dulu para petani suka menyeduh gula aren dengan air hangat sebelum pergi bertani. Lalu, mereka mengkombinasikan dengan air kelapa. Sehingga, disebutlah bajigur. Sekarang, minuman ini terkenal ke berbagai kota.

Baca Juga:

Bajigur, Alternatif Kado Valentine untuk Ayang

Bagi saya, bajigur memiliki rasa yang manisnya kebangetan karena terbuat dari gula merah. Maka, untuk menyeimbangkan rasa manisnya tersebut, biasanya sambil memakan surabi yang rasanya asin. Minuman ini paling enjoy dinikmati kala santai dan senggang. Luar biasanya, dapat meningkatkan nafsu makan.

Nah, kepulan asap yang berbaur dengan aroma pandan, kadang-kadang bikin sensasi yang “wah” dari minuman tradisional khas Sunda ini. Apalagi ketika mengalir ke kerongkongan dan menetap di lambung. Dan hangatnya langsung menjalar ke tubuh. Ditambah lagi ada semacam irisan kolang-kaleng yang ngerekes saat dilumat di gigi.

Salah satu nilai plus penjual bajigur di Garut, ia suka diam sebentar di tempat yang itu-itu saja. Jadi, kami nggak begitu kesusahan mencarinya. Pun, nggak perlu mengejar-ngejarnya. Level kehangatannya 4/5.

#3 Bubur ketan hitam

Mungkin, bagi kalian, bubur paling populer ialah bubur kacang hijau. Saya akui, keberadaan penjual bubur kacang hijau memang banyak. Namun, bubur terbaik orang Garut adalah bubur ketan hitam. Di kompleks perumahan saya, dulu pernah ada penjual bubur kacang hijau. Namun, mereka kurang menyukainya. Sedangkan bubur ketan hitam, paling kami tunggu-tunggu kedatangannya.

Untuk menikmati hidangan bubur ketan hitam yaitu bisa dilengkapi dengan kuah santan dan susu kental manis. Nah, dengan dilengkapi keduanya, akan menambah kelezatan bubur tersebut. Ditambah lagi sembari makan ulen goreng khas Garut.

Biasanya orang-orang sini lebih suka memakan bubur ketan hitam di tempat pedagangnya sambil ngobrol-ngobrol. Dan, momen paling nikmat memakan bubur ketan hitam yaitu bersama keluarga. Level kehangatannya 5/5.

Akan tetapi, bagi kalian, bandrek, bajigur atau bubur ketan hitam yang paling menghangatkan tubuh?

BACA JUGA Ngopi di Angkringan Itu Lebih Hangat daripada di Coffee Shop dan tulisan Muhammad Ridwansyah lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 18 Desember 2020 oleh

Tags: badrekbajigurketan hitam
Muhammad Ridwansyah

Muhammad Ridwansyah

Founder penulis Garut. Penulis bisa disapa lewat akun Twitter dan Instagram @aaridwan16.

ArtikelTerkait

Bajigur, Alternatif Kado Valentine untuk Ayang

Bajigur, Alternatif Kado Valentine untuk Ayang

13 Februari 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Pengalaman Mencoba Coffee Gold Indomaret: Enak, Murah, tapi Bingung karena Kasir Indomaret Merangkap Baristanya

Pengalaman Mencoba Coffee Gold Indomaret: Enak, Murah, tapi Bingung karena Kasir Indomaret Merangkap Baristanya

24 Januari 2026
Jogja Nggak Berubah Itu Bullshit! Cuma Omong Kosong Belaka! (Unsplash)

Ironi Remaja Kota Jogja: Fasih Misuh dengan Bahasa Jawa, tapi Sulit Bicara Pakai Bahasa Jawa Krama

25 Januari 2026
Batik Solo Trans Memang Nyaman, tapi Nggak Ramah Mahasiswa, ke Kampus Harus Transit Sampai 3 Kali Mojok.co

Batik Solo Trans Memang Nyaman, tapi Nggak Ramah Mahasiswa, ke Kampus Harus Transit Sampai 3 Kali

29 Januari 2026
Pronosutan Kulon Progo, Tujuan Baru para Pelari dan Pencari Ketenangan

Pronosutan Kulon Progo, Tujuan Baru para Pelari dan Pencari Ketenangan

26 Januari 2026
PO Bus 27 Trans, PO Bus Rute Jakarta-Malang dengan Armada Ternyaman

Punggung dan Bokong Sakit Itu Fana Kalau Sudah Merasakan Kursi Empuknya President Class 27 Trans

24 Januari 2026
4 Akronim Universitas Jember Berdasarkan Mood Mahasiswanya

4 Akronim Universitas Jember Berdasarkan Mood Mahasiswanya

24 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Album “Pamitan” Megadeth Jadi Eulogi Manis dan Tetap Agresif, Meskipun Agak Cringe
  • Perempuan Surabaya Beramai-ramai Ceraikan Suami, karena Cinta Tak Lagi Cukup Membayar Tagihan Hidup
  • Salah Kaprah Soal Tinggal di Perumahan, Padahal Lebih Slow Living-Frugal Living Tanpa Dibebani Tetangga ketimbang di Desa
  • Sebagai “Alumni” KA Airlangga, Naik KA Taksaka Ibarat “Pengkhianatan Kelas” yang Sesekali Wajib Dicoba Untuk Kesehatan Mental dan Tulang Punggung 
  • Memfitnah Es Gabus Berbahaya adalah Bentuk Kenikmatan Kekuasaan yang Cabul
  • Waste to Energy (WtE): Senjata Baru Danantara Melawan Darurat Sampah di Perkotaan

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.