Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kuliner

Bakwan Superindo, Bakwan Terenak yang Pernah Saya Makan

Wulan Maulina oleh Wulan Maulina
1 Oktober 2023
A A
Bakwan Superindo, Bakwan Terenak yang Pernah Saya Makan

Bakwan Superindo, Bakwan Terenak yang Pernah Saya Makan (Supardisahabu via Wikimedia Commons)

Share on FacebookShare on Twitter

Saya nggak nyesel beli bakwan Superindo. Serius!

Malam itu saya pergi ke Superindo dekat kosan. Tujuannya untuk berbelanja sabun-sabunan karena menurut saya di sana harganya lebih murah. Selesai berburu sabun yang saya ingin beli, saya beranjak ke bagian makanan ready to eat. Di sana, saya menemukan banyak makanan yang sudah jadi. Ada ikan kecil krispi, ikan goreng lauk, jamur krispi, kulit ayam krispi, ayam geprek, perkedel, hingga tahu isi yang harga satuannya lima ribuan. Entah apa istimewanya tahu isi itu.

Sebenarnya saya ingin membeli makanan siap saji yang ada nasinya, ayam geprek misalnya. Tapi setelah melihat harganya yang naik, sekitar lima belas ribuan, saya mengurungkan niat. Harganya masih mahal untuk anak kosan kayak saya.

Akan tetapi ada satu yang menarik perhatian saya, yakni bakwan bulat besar yang tampak menggoda. Suwiran sayurnya terlihat banyak dan jagung yang berlimpah sedikit mengecoh pandangan saya. Sebagai anak kos, tentu saya memilih bakwan tersebut, sebab harganya juga paling murah, cuma Rp1.890 per biji! Saya putuskan membeli dua bakwan Superindo dan saya nggak menyesal telah membelinya.

#1 Ukuran bakwan Superindo besar

Naiknya harga minyak goreng beberapa waktu lalu berdampak pada kenaikan harga gorengan. Kalau dulu gorengan masih ada yang harganya lima ratusan, sekarang hampir semua sudah seribuan. Harga gorengan ini pun sampai sekarang belum turun juga dan ini sangat menyedihkan untuk saya yang suka makan gorengan.

Akan tetapi saya nggak merasa rugi telah membeli bakwan Superindo. Walau harganya Rp1.890 per biji, harga ini sangat worth it mengingat ukuran bakwannya cukup besar. Bisa untuk dua kali makan, lho.

#2 Sayurnya banyak

Hal lain yang bikin saya jatuh cinta dengan bakwan Superindo adalah isiannya. Bakwannya nggak cuma modal tepung, lho, isiannya juga banyak. Sayurnya diiris besar-besar, belum lagi pipilan jagung membuat isian bakwan semakin ramai.

Saat pertama kali mengigitnya, saya merasakan ada rasa udang. Saya sempat mengira ada isian udangnya, tapi ternyata nggak ada, Gaes. Mungkin dikasih sedikit rasa kaldu udang atau apa pun itu kali ya biar rasanya enak.

Baca Juga:

Bisnis Kecil Seperti Gorengan dan Es Teh Jumbo Dipandang Remeh Nggak Bakal Cuan, Padahal Berkat Jualan Gorengan Saya Bisa Kuliah

Ciri-ciri Gorengan Combro yang Sudah Pasti Enak Dimakan

Baca halaman selanjutnya

Kriuknya tahan lama!

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 1 Oktober 2023 oleh

Tags: bakwanbakwan Superindogorengansuperindo
Wulan Maulina

Wulan Maulina

Lulusan Bahasa Indonesia Universitas Tidar. Suka menulis tentang kearifan lokal dan punya minat besar terhadap Pengajaran BIPA (Bahasa Indonesia untuk Penutur Asing). Beranggapan memelihara kata ternyata lebih aman daripada memelihara harapan.

ArtikelTerkait

Tahu Pocong, Tahu Goreng Paling Enak yang Pernah Saya Makan

Tahu Pocong, Tahu Goreng Paling Enak yang Pernah Saya Makan

13 Oktober 2023
Cara Menyelamatkan Bisnis Es Teh Jumbo yang Mau Bangkrut (Unsplash)

Cara Menyelamatkan Bisnis Es Teh Jumbo yang Katanya Merangkak Menuju Kebangkrutan

23 Oktober 2024
peyek mojok.co

Wawancara dengan Peyek, Remahan yang Dipinggirkan namun Sadar Diri

22 Juni 2020
gorengan

Kenapa kalau Ada Gorengan Sisa Satu Nggak Ada yang Mau Ngabisin?

22 Maret 2020
3 Alasan Saya Berpaling ke Hari Hari Pasar Swalayan Setelah Sekian Lama Berbelanja di Superindo

3 Alasan Saya Berpaling ke Hari Hari Pasar Swalayan setelah Sekian Lama Berbelanja di Superindo

23 Oktober 2025
3 Dosa Penjual Mendoan yang Bikin Warga Lokal Banyumas Marah Mojok,co

3 Dosa Penjual Mendoan yang Bikin Warga Lokal Banyumas Marah

14 Agustus 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Panduan Bertahan Hidup Warga Lokal Jogja agar Tetap Waras dari Invasi 7 Juta Wisatawan

Jogja Waktu Lebaran Tak Pernah Sepi, Ia Disesaki oleh Orang yang Pulang Kampung, Perantau yang Lari, dan Wisatawan Bermodal THR Tebal

13 Maret 2026
Embek-Embek Makanan Khas Tegal Paling Mencurigakan, Pendatang Sebaiknya Jangan Coba-coba Mojok.co

Embek-Embek Makanan Khas Tegal yang Nama dan Rasanya Sama-sama Aneh, Pendatang Sebaiknya Jangan Coba-coba

12 Maret 2026
Honda Beat Motor yang Sempurna, Pantas Saja Didambakan Warga Kampung dan (Sayangnya) Jadi Incaran Empuk Maling Mojok.co

Honda Beat Motor yang Mudah Digunakan, Dirawat, dan Dimaling

11 Maret 2026
Stasiun Klaten Stasiun Legendaris yang Semakin Modern

Stasiun Klaten, Stasiun Berusia Satu Setengah Abad yang Terus Melangkah Menuju Modernisasi

16 Maret 2026
KlikBCA, Layanan Internet Banking Terbaik yang Perlu Dikritisi (Unsplash)

KlikBCA, Layanan Internet Banking Terbaik yang Perlu Dikritisi

17 Maret 2026
Cat Rambut di Desa Bukan Hal Sepele, Perubahan Kecil Itu Bisa Jadi Gosip Sekampung

Cat Rambut di Desa Bukan Hal Sepele, Perubahan Kecil Itu Bisa Jadi Gosip Sekampung

11 Maret 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=1k7EQFkTWIM

Liputan dan Esai

  • Grand Hotel De Djokja, Hotel Tertua di Jogja Hidup Kembali 
  • Mahasiswa UGM Kena DO dan Tinggal Nomaden karena Kendala Ekonomi, Kini Raih Gelar Sarjana Berkat “Menumpang” di Kos Teman
  • Kapok Terlalu Royal ke Teman: Teman Datang karena Ada Butuhnya, Giliran Diri Sendiri Kesusahan Eh Diacuhkan meski Mengiba-iba
  • Ironi Sarjana Kerja 15 Jam Perhari Selama 3 Tahun: Gaji Kerdil dan THR Cuma 50 Ribu, Tak Cukup buat Senangkan Ibu
  • Beasiswa JPD Jadi Harapan Siswa di Jogja untuk Sekolah, padahal Hampir Berhenti karena Broken Home
  • “Jajanan Murah” yang Tak Pernah Surut Pembeli di Kampung Ramadan Masjid Mlinjon Klaten

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.