Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Bagi Saya, Sandal Selop Karet Adalah Alas Kaki Terbaik Sedunia

Ahmad Muarifin oleh Ahmad Muarifin
22 November 2020
A A
Bagi Saya, Sandal Selop Karet Adalah Alas Kaki Terbaik Sedunia terminal mojok.co

Bagi Saya, Sandal Selop Karet Adalah Alas Kaki Terbaik Sedunia terminal mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

Sejak kecil, saya memang tidak pernah membeli sandal mewah. Apalagi yang mewah, beli sandal yang harganya di atas seratus ribu saja belum pernah. Maklumlah, saya hanya orang kecil. Beneran. Berat badan saya saja tidak sampai 55 kg. Tapi, saya cukup tabah untuk tidak ngiler ataupun iri jika melihat teman-teman saya memakai sandal-sandal bagus. Bagi saya, sandal mewah adalah sandal yang awet dan murah, contohnya sandal selop.

Dari sini kalian mungkin mengira saya ini orang yang memiliki gaya hidup sederhana. Sebenarnya tidak. Ini bukan soal sederhana. Tapi, ini soal bagaimana saya mengoptimalisasi kekayaan yang saya punya. Itu saja.

ADVERTISEMENT

Nah, kualifikasi sandal yang awet dan murah itu sendiri tidak saya temukan pada sandal manapun. Tidak pada sandal Swallow, tidak pula pada sandal kulit yang dijahit. sandal yang bagi saya mampu memenuhi kualifikasi tersebut adalah satu-satunya sandal selop karet. Tahu kan, sandal yang saya maksud?

Sandal ini biasanya menggunakan merek dari brand-brand ternama seperti Nike, Adidas, Jeep, dan merek-merek ternama yang lain. Beberapa di antaranya bahkan tidak dikasih merek. Tapi, oleh si penjual, biasanya sandal ini ditempatkan pada satu kelompok dengan harga yang relatif sama. Maka saya berasumsi bahwa sandal-sandal ini diproduksi di perusahaan yang sama, meskipun mereknya dibuat beda-beda. Pada dasarnya sandal-sandal ini memiliki ciri-ciri yang sama, yaitu berbentuk selop dan bahannya dari karet. Inilah sebabnya saya menyebutnya sandal selop karet biar lebih mudah.

Sandal ini memiliki satu ciri lagi yang terbilang cukup khas di dunia persandalan. Bentuknya yang nggak neko-neko, tanpa jepitan, dan bisa langsung dipakai jadi pembeda. Dan hal ini menurut saya menjadi jaminan tersendiri atas keawetannya. Karena kemungkinan terjadinya sandal putus menjadi sangat kecil. Hampir tidak mungkin selopnya lepas karena ada yang bentuknya langsungan.

Soal ketahanan, sandal ini tidak perlu diragukan lagi. setidaknya sandal selop karet yang saya pakai saat ini telah saya gunakan selama dua tahun secara terus menerus. Hingga saat ini kondisinya pun tidak terlalu menyedihkan. Setiap bagiannya masih utuh. Cuma alasnya yang semakin menipis. Warrr biasa sekali ya kawan-kawan.

Berbeda dengan sandal kelas bawah pada umumnya, sandal selop karet bisa dibilang memiliki fleksibilitas di atas rata-rata. Jika biasanya sandal murahan membuat kita insecure ketika menghadiri acara-acara tertentu, sandal selop karet mampu menyamarkan diri untuk berbaur dengan sandal-sandal mewah saat dibutuhkan. Meskipun sebenarnya sandal ini lebih cocok digunakan untuk mondar-mandir di kamar mandi, tapi pada saat yang penting pun sandal ini bisa jadi alternatif. Casual dan mudah dipadukan dengan gaya berpakaianmu.

Tidak hanya itu, sandal selop karet ini sebagaimana sandal murahan yang lain, cukup aman jika digunakan di tempat-tempat rawan seperti masjid ataupun warnet. Buktinya, sandal saya selalu baik-baik saja ketika saya bawa ke masjid dan tempat-tempat lain yang terkenal rawan tertukar dan dicuri. Mungkin karena penampilannya yang tidak terlalu mencolok sehingga tidak ada yang meliriknya. Mungkin juga para pemburu sandal itu tahu bahwa sandal ini sebenarnya sandal murah. Entahlah, hanya Pak Ndul yang tahu.

Baca Juga:

Sandal Pakalolo, Produk Lokal yang Bikin Penggunanya Senyum Manis

Kepada Pencuri Sandal: Masjid Itu Tempat Ibadah, Bukan Sasaran Empuk Nyolong Sandal

Bagi kalian yang keuangannya selevel dengan saya, tidak perlu khawatir dengan harga sandal ini. Terakhir saya beli sandal ini dua tahun yang lalu, harganya masih Rp25 ribu. Seandainya sekarang harganya naik, paling nggak beda jauh. Kayaknya masih tetap terjangkau oleh kaum miss queen seperti saya tentunya.

Bayangkan saja, dengan harga demikian murah, kita mendapatkan garansi untuk tidak membeli sandal selama dua tahun lamanya, bahkan bisa lebih. Bagi saya nilai ini terbilang sangat murah melihat daya tahannya yang super tangguh.

Oke, semakin lama saya seperti sedang jualan saja. Sebenarnya ini hanya ungkapan kekaguman saya saja pada sandal selop karet. Sandal ini mampu menunjang aktivitas kita dengan sangat baik. Dia kuat, dan harganya bersahabat.

Tidak seperti sandal-sandal lain yang dengan masif dan angkuhnya mendemonstrasikan keunggulan-keunggulan mereka, sandal selop karet justru tampil rendah hati meskipun sebenarnya dia sangat layak untuk songong di depan sandal-sandal yang lain. Maksud saya, pernahkah kalian melihat iklan sandal ini di tv? Jawabannya tentu tidak.

Ini adalah bukti ketulusan yang tidak pernah kita pahami sebelumnya.

Intinya, ada hikmah dari semua ini. Sandal kita boleh berbeda, tapi ke mana arah dan tujuan kita melangkah harus tetap sama, yaitu ke pelaminan. Hah garing!

BACA JUGA 3 Jenis Pertanyaan Terlarang di Kafe dan tulisan Ahmad Mu’arifin.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 20 November 2020 oleh

Tags: fashionsandal
Ahmad Muarifin

Ahmad Muarifin

Suka berdebat tanpa lawan debat.

ArtikelTerkait

memilih celana jeans sesuai bentuk tubuh terminal mojok

Saku Kecil Celana Jeans Itu Nggak Ada Gunanya, Mending Dihilangkan Saja!

21 September 2021
Bata Sepatu Sandal yang Makin Stylish dengan Harga Ekonomis Terminal Mojok

Bata: Sepatu Sandal yang Makin Stylish dengan Harga Ekonomis

24 April 2022
3 Kesamaan Garut dan Madura Selain Dikenal sebagai Penghasil Tukang Cukur terminal mojok.co

3 Kebiasaan Tukang Cukur yang Harusnya Ditinggalkan

16 November 2020
Suka Duka Pakai Sandal Swallow 05 D, Sandal Sejuta Umat terminal mojok.co sandal jepit sehun exo

Suka Duka Pakai Sandal Swallow 05 D, Sandal Sejuta Umat

18 November 2020
Suka Duka Pakai Sandal Swallow 05 D, Sandal Sejuta Umat terminal mojok.co sandal jepit sehun exo

4 Tips agar Sandal Aman Ketika Salat Tarawih di Masjid. #TakjilanTerminal14

19 April 2021
Perancang Sandal Gunung Jepit Layak Masuk Surga karena Karyanya Sangat Berguna Terminal Mojok

Perancang Sandal Gunung Jepit Layak Masuk Surga karena Karyanya Sangat Berguna

9 Januari 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Fans Ronaldo nangis melihat Messi real GOAT di final Piala Dunia (Unsplash)

Final Piala Dunia yang bikin fans Ronaldo hilang arah: Cemas dukung Messi atau membiarkan fans Barcelona makin besar kepala?

18 Juli 2026
Alasan buku fisik tidak akan lenyap hanya karena buku digital merajalela Mojok.co

Alasan buku fisik tidak akan lenyap hanya karena buku digital merajalela

15 Juli 2026
Jemuran, hal sepele yang bisa jadi sumber konflik penghuni kos Mojok.co

Jemuran, hal sepele yang bisa jadi sumber konflik penghuni kos

20 Juli 2026
4 jajanan tradisional Bandung yang bikin orang Semarang gagal paham. Nama dan tampilan mirip, tapi rasanya jauh berbeda Mojok.co

4 kuliner Bandung yang bikin orang Semarang gagal paham. Nama dan tampilan mirip, tapi rasanya berbeda

16 Juli 2026
Seminggu buka jastip sudah cukup membuat saya paham kenapa jastiper sering pasang fee mahal

Seminggu buka jastip sudah cukup membuat saya paham kenapa jastiper sering pasang fee mahal

18 Juli 2026
Review Mie Gacoan Bangkalan Madura, Cabang yang Anomali karena Tidak Perlu Antre Mojok.co

Mie Gacoan Bangkalan Madura bisa tutup kalau 3 hal ini tidak diperbaiki

18 Juli 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.