Arsip Artikel: M. Afiqul Adib
188 ArtikelSeorang tenaga pendidik lulusan UIN Malang dan UIN Jogja. Saat ini tinggal di Lamongan. Mulai suka menulis sejak pandemi, dan entah kenapa lebih mudah menghapal kondisi suatu jalan ketimbang rute perjalanan.
Seorang tenaga pendidik lulusan UIN Malang dan UIN Jogja. Saat ini tinggal di Lamongan. Mulai suka menulis sejak pandemi, dan entah kenapa lebih mudah menghapal kondisi suatu jalan ketimbang rute perjalanan.
Kenapa sih sopir Trans Jatim Koridor Gresik-Mojokerto ngebut-ngebut? Kan kalian nggak kejar setoran, terus ngapain coba?
Saya kira, hanya Lamongan, kabupaten yang nasibnya sial. Begitu berkunjung ke Jombang, saya jadi sadar kalau saya amat salah.
Ada satu pertanyaan klasik yang kerap muncul dari wisatawan: “Pacet sama Trawas bedanya apa, sih? Terus Cangar itu masih ikut Mojokerto?”
Kemarin motor saya brebet. Penyebabnya sama seperti kebanyakan orang. Setelah isi bensin di Pertamina, tarikannya langsung nyendat.
Memang pendidikan Indonesia masih belum maksimal, tapi membandingkan dengan bimbel tentu hal yang nggak setara dan nggak ada hubungannya.
Lamongan yang biasanya identik dengan pecel lele dan mas-mas nongkrong di warkop, kini tiba-tiba muncul kafe berkonsep kalcer.
Sudah saatnya pusat Kabupaten Lamongan pindah ke Babat. Soalnya kecamatan ini jauh lebih hidup dan punya segalanya.