Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Pojok Tubir

Aturan Mengunggah Data Administrasi Daring yang Bikin Pening

Cindy Gunawan oleh Cindy Gunawan
3 Maret 2023
A A
administrasi ribet Indonesia mojok

administrasi ribet Indonesia mojok

Share on FacebookShare on Twitter

Sudah, mari kita akui dan sepakat saja kalau administrasi di Indonesia ini memang jeleknya bukan main. Mulai dari yang katanya semua proses bisa dilakukan secara daring, tetapi masih memerlukan fotokopi berkas pengantar yang wujudnya fisik. Ada pula yang masih harus antre panjang, tetapi kalah dengan yang punya amplop ke petugas.

Permasalahan tentang administrasi yang begitu-begitu saja sebenarnya membosankan untuk dibicarakan. Tapi, mau gimana lagi, lha wong hampir tiap hari orang mengalami, dan sampe sekarang nggak ada perubahan. Zaman udah maju, tapi cara pandang masih zaman batu.

Contohnya yang saya alami baru-baru ini. Beberapa waktu yang lalu, saya mengunggah sejumlah data guna keperluan saya berangkat pengabdian masyarakat di kampus. Kelengkapan lain bisa saya sediakan dan lancar, hingga saya menjumpai administrasi yang harus mengunggah data dengan format gambar, tetapi memiliki ukuran maksimal 200 KB. Saya langsung merengut. Ini saya beneran bertanya, yang diinginkan oleh petugasnya, tuh data yang seperti apa?

Administrasi zaman batu

Iya, saya paham kalau banyak data yang harus diproses oleh universitas, dan itu perlu ruang penyimpanan yang memadai. Makanya ukuran yang diminta kepada tiap-tiap mahasiswanya diperkecil. Tapi, upaya memperkecil data semacam ini bukan berarti kemudian memudahkan kami untuk mengunggahnya, lho.

Duh, rasional saja, ya, kini ponsel semakin canggih dan menawarkan foto dengan hasil jernih. Bahkan, ada pula yang mengusung kamera mikroskopis, apa nggak keren, nih? Nah, kalau memotret dengan kamera yang jernih, jelas kapasitas yang dimiliki hasil foto tersebut jadi lebih besar, dong. Masa, iya, sih administrasi masih mau mematok kapasitas “KB” dan bukannya “MB” untuk minimalnya?

Ya, kalau memotretnya masih pakai Esia Hidayah saya masih yakin dan percaya, sih kalau gambar tersebut bisa diunggah sesuai aturan (atau mungkin keinginan petugasnya). Tapi kan sekarang kebanyakan sudah android dan iOs, Bos!

Faktanya, nih setelah saya perhatikan lagi beberapa foto yang saya ambil, minimal banget, lho ini, memakan ukuran 1 Mb hingga 2 Mb. Dengan ukuran foto segitu saja, sebenarnya kalau di-zoom juga sudah buram. Duh, aturan administrasi bagian minimal dan maksimal kapasitas data semacam ini, tuh benar-benar harus diperbarui, deh, serius!

Memang, sih kini sudah banyak website yang dapat saya katakan sangat membantu untuk mengurangi kualitas foto semula. Foto-foto tersebut akan dikompres menjadi jauh lebih kecil, bahkan prosesnya bisa memotong sampai setengah kualitas semula dan implikasinya ukuran gambarnya jadi jauh lebih kecil.

Baca Juga:

Pengalaman Saya Bikin Akta Kematian Tanpa Calo: (Dibikin) Ribet, Capek, dan Menyebalkan!

Mengerjakan Skripsi Itu Nggak Sulit, Jauh Lebih Sulit Mengurus Berkas Kelulusan Mahasiswa!

Server yang sama buruknya

Walaupun sudah mencoba cara tersebut, saya masih saja mengalami kendala untuk mengunggahnya. Yah, jadi kini permasalahannya bertambah: administrasi buruk, server pun sama buruknya.

Kronologi frustrasinya adalah data yang saya unggah dengan format yang sudah benar masih saja diinfokan gagal berkali-kali, duh! Padahal kapasitas sudah di bawah 200 Kb. Bahkan saya sendiri sangsi apakah petugasnya bisa membaca itu secara jelas atau tidak, eh malah server berkata gagal mengunggahnya. Kenapa, sih ini? Apakah maksud kampus sebenarnya adalah memberikan tantangan uji kesabaran alih-alih proses verifikasi data?

Saya nggak menampik, kok kalau administrasi itu perkara serius. Salah sedikit, dampaknya meluas. Namun, kalau proses mengunggah data saja, yang notabenenya itu sangat krusial, kita masih dipersulit, terus solusinya apa?

Melalui masalah ini tadi, saya jadi bertanya, sih seberapa jauh sebenarnya kesiapan Indonesia untuk masuk ke dunia yang serba digital. Menurut saya, tetap sia-sia saja kalau semua hal mulai dialihkan ke era digital atau daring. Seperti misalnya siaran televisi hingga pendidikan yang kini tengah kita jalani, tetapi itu nggak ditunjang dengan proses administrasi yang baik. Administrasi, itu yang nomor satu, Bos!

Eh, tapi saya rakyat biasa, sih, mana mengantongi KTP Jogja pula, nrimo ing pandum saja, deh kalau begini.

Penulis: Cindy Gunawan
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Administrasi Ribet di Indonesia Itu Sebuah Keharusan. No Fotocopy No Party

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 3 Maret 2023 oleh

Tags: administrasidaringpersyaratan
Cindy Gunawan

Cindy Gunawan

Mbak-mbak medioker Bantul. Gemar menulis keresahan personal, ketimpangan unik dan hal serba nyentrik yang hadir di Jogja Selatan.

ArtikelTerkait

hal lucu yang tak sengaja guru lihat saat kelas daring pjj wabah corona mojok.co

Belajar di Masa Pandemi: Guru Lembur, Siswa Kabur

27 Oktober 2020
Aturan Baru Bisa Melamar Kerja Kembali setelah 2 Tahun Ditolak Itu Syarat yang Problematik lamaran kerja

Aturan Baru Bisa Melamar Kerja Kembali setelah 2 Tahun Ditolak Itu Syarat yang Problematik

19 Desember 2023
syarat wajib vaksin surat kehilangan KTP administrasi ribet mojok

Repotnya Mengurus Surat Kehilangan di Surabaya: Syaratnya Wajib Vaksin, tapi Tempat Vaksinnya Tidak Disediakan

23 Juli 2021
Alasan Saya Menyukai Festival Film yang Diselenggarakan secara Daring terminal mojok.co

Alasan Saya Menyukai Festival Film yang Diselenggarakan secara Daring

1 Desember 2020
Mempertanyakan Kantor Pemerintahan yang Tidak Buka di Akhir Pekan, padahal Banyak yang Butuh Mojok.co

Kantor Pemerintahan Seharusnya Buka di Akhir Pekan, Banyak Warga yang Butuh!

5 Desember 2023
5 Alasan Pembelajaran Tatap Muka Lebih Disukai daripada Daring terminal mojok.co

5 Alasan Pembelajaran Tatap Muka Lebih Disukai daripada Daring

24 September 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Gudeg Malang Nyatanya Bakal Lebih Nikmat ketimbang Milik Jogja (Unsplash)

Membayangkan Jika Gudeg Bukan Kuliner Khas Jogja tapi Malang: Rasa Nggak Mungkin Manis dan Jadi Makanan Biasa Saja

1 Februari 2026
Panduan Bertahan Hidup Warga Lokal Jogja agar Tetap Waras dari Invasi 7 Juta Wisatawan

Jogja Memang Santai, tapi Diam-diam Banyak Warganya yang Capek karena Dipaksa Santai meski Hampir Gila

2 Februari 2026
Tiga Bulan yang Suram di Bangunjiwo Bantul, Bikin Pekerja Bantul-Sleman PP Menderita!

Tiga Bulan yang Suram di Bangunjiwo Bantul, Bikin Pekerja Bantul-Sleman PP Menderita!

1 Februari 2026
Kelas Menengah, Pemegang Nasib Paling Sial di Indonesia (Unsplash)

Kelas Menengah Indonesia Sedang OTW Menjadi Orang Miskin Baru: Gaji Habis Dipalak Pajak, Bansos Nggak Dapat, Hidup Cuma Jadi Tumbal Defisit Negara.

2 Februari 2026
Pantai Watu Bale, Tempat Wisata Kebumen yang Cukup Sekali Saja Dikunjungi Mojok.co

Pantai Watu Bale, Tempat Wisata Kebumen yang Cukup Sekali Saja Dikunjungi 

5 Februari 2026
Petaka Terbesar Kampus- Dosen Menjadi Joki Skripsi (Pixabay)

Normalisasi Joki Skripsi Adalah Bukti Bahwa Pendidikan Kita Memang Transaksional: Kampus Jual Gelar, Mahasiswa Beli Kelulusan

4 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Ironi Kerja di Luar Negeri: Bangun Rumah Besar di Desa tapi Tak Dihuni, Tak Pulang demi Gengsi dan Standar Sukses yang Terus Berganti
  • Surat Wasiat Siswa di NTT Tak Hanya bikin Trauma Ibu, tapi Dosa Kita Semua yang Gagal Melindungi Korban Kekerasan Anak
  • Tak Menyesal Ikuti Saran dari Guru BK, Berhasil Masuk Fakultas Top Unair Lewat Golden Ticket Tanpa Perlu “War” SNBP
  • Tan Malaka “Hidup Lagi”: Ketika Buku-Bukunya Mulai Digemari dan Jadi Teman Ngopi
  • Self Reward Bikin Dompet Anak Muda Tipis, Tapi Sering Dianggap sebagai Keharusan
  • Gen Z Pilih Merantau dan Tinggalkan Ortu karena Rumah Cuma Menguras Mental dan Finansial

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.