Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup

Apa Itu Ikea Date? Masyarakat Jawa Barat, sih, Ngertinya Borma Date!

Raden Muhammad Wisnu oleh Raden Muhammad Wisnu
23 Maret 2021
A A
Apa Itu Ikea Date? Masyarakat Jawa Barat, sih, Ngertinya Borma Date! terminal mojok.co

Apa Itu Ikea Date? Masyarakat Jawa Barat, sih, Ngertinya Borma Date! terminal mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

Beberapa hari ini pembicaran tentang Ikea date di dunia maya cukup heboh dibicarakan. Istilah ini untuk menjelaskan sebuah ide kencan bagi orang yang lagi kasmaran buat jalan-jalan di Ikea. Agendanya, untuk melihat berbagai macam furniture yang dijual di sana, sambil berkhayal kelak nanti ketika naik ke pelaminan dan jadi suami istri. Semoga saja Ikea date-nya nggak gagal kayak Tom Hansen dan Summer di film 500 Days of Summer, ya.

Namun, serius, bagi saya warga Kota Bandung, Ikea date itu nggak relate sama sekali, sih. Di Bandung belum ada Ikea. Ia masih dalam proses pembangunan di Kota Baru Parahyangan yang ternyata bukan di Kota Bandung sama sekali. Masuknya di Padalarang, Kabupaten Bandung Barat. Kalau pakai motor bisa lebih dari dua jam, harus lewat Kota Cimahi dulu baru deh sampai di Kota Baru Parahyangan, Padalarang, Kabupaten Bandung Barat. Kalau pakai mobil bisa satu jam, lah karena bisa lewat Tol Pasteur.

Bukannya Ikea, masyarakat Jawa Barat, khususnya Kota Bandung kayak saya lebih familiar dengan Borma. Borma merupakan sebuah swalayan swasta yang setahu saya cuma ada di Jawa Barat. Kepopuleran Borma ini tentu ada alasannya.

#1 Harga lebih murah

Borma adalah swalayan sama seperti Carrefour, Yogya, Griya, Transmart, Superindo, dan sejenisnya. Namun, harga yang disajikan di Borma ini jauh lebih murah dari keseluruhan swalayan yang saya sebutkan tadi. Memang sih bedanya hanya beberapa ribu atau beberapa ratus rupiah, tapi itu sangatlah berarti. Bahkan teman saya yang sudah memiliki bayi bilang perbedaan pampers di Borma dan swalayan besar lainnya sampai Rp13.000. Bedanya jauh banget! Itulah kenapa Borma lebih disukai oleh warga Kota Bandung dan masyarakat Jawa Barat dibanding swalayan besar lainnya.

 #2 Barangnya lengkap

Umumnya, memang swalayan seperti Carrefour, Transmart, Superindo, dan sejenisnya menjual segala macam barang dari kebutuhan rumah tangga seperti sabun cuci, sampo, sabun, sampai barang elektronik seperti kulkas dan televisi. Namun, ada begitu banyak barang yang hanya bisa ditemukan di Borma.

Contohnya, ketika saya dan teman-teman berniat pesta Pro Evolution Soccer di kampus, Borma menyediakan stik playstation USB ataupun converter USB stik. Atau ketika saya kesulitan mencari baut motor Astrea Supra 2001 milik saya, Borma menyediakannya. Bahkan, bengkel resmi Honda aja nggak jual sama sekali!

Baca Juga:

Saya Setuju Teras Cihampelas Dirobohkan, dan Tata Lagi Jalan Cihampelas agar Jadi Lebih Menarik

3 Kebohongan tentang Lembang yang Perlu Diluruskan

Banyak juga barang nyeleneh lain yang dijual di Borma. Alat-alat pertukangan seperti linggis, sekrup, terminal listrik, sampai menjual arang buat bebakaran dan tusuk satenya. Semua itu, dijual di sini. Ada juga sejumlah kosmetik wanita yang dijual dengan lengkap. Ada pula sejumlah alat olahraga seperti bola basket, papan catur, sampai barbel segala. Borma ini ibarat penggabungan Alfamart, Yogya, dan Ace Hardware karena banyak banget barang aneh di dalamnya.

#3 Plastik kuning yang jadi ciri khasnya

Jika kalian berbelanja di Borma, konsumen bakalan dikasih plastik kuning polos sebagai pembungkus belanjaan. Memang branding Borma itu serba kuning mulai dari catnya hingga logonya sekalipun, tapi plastik kuning yang dikasih itu benar-benar polos. Swalayan lain biasanya ada logo perusahaannya, ini mah nggak ada sama sekali. Inilah ciri khas Borma yang tidak dimiliki oleh swalayan lainnya. Plastik kuning polos ini menumpuk di rumah saya. Pasalnya, selain saya sering berbelanja di Borma, kerabat saya yang mengirimkan makanan atau barang ke rumah juga pakai plastik kuning tersebut.

Saya pikir, itulah kenapa Borma lebih familiar bagi saya dan masyarakat Bandung dibandingkan Ikea. Oleh karena itu, Ikea date jadi nggak relate sama sekali karena muda-mudi di sini lebih sering Borma date. Meski saya terakhir Borma date sudah sepuluh tahun yang lalu, sih.

BACA JUGA 20 Tahun Setelah Petualangan Sherina, Lembang Benar-benar Berubah dan tulisan Raden Muhammad Wisnu lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 29 Desember 2021 oleh

Tags: BandungBormaIkea date
Raden Muhammad Wisnu

Raden Muhammad Wisnu

Lulusan Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Islam Bandung yang bekerja sebagai copywriter. Asal dari Bandung, bercita-cita menulis buku. Silakan follow akun Twitternya di @wisnu93 atau akun Instagram dan TikToknya di @Rwisnu93

ArtikelTerkait

5 Rekomendasi Warung Bakso Paling Enak di Bandung Terminal Mojok

5 Rekomendasi Warung Bakso Paling Enak di Bandung

20 Juli 2022
Universitas Padjadjaran (Unpad) (Unsplash.com)

Unpad, Kampus Rest Area yang Cuma Menang Status Negeri Doang!

16 Juni 2022
Kota Bandung dan Kabupaten Bandung: Namanya Mirip, Jaraknya Dekat, tapi Kondisinya Jauh Berbeda Mojok.co

Kota Bandung dan Kabupaten Bandung: Namanya Mirip, Jaraknya Dekat, tapi Kondisinya Jauh Berbeda

4 Mei 2024
Akhir-akhir Ini Bandung Lebih Layak Disebut sebagai Kota Pengemis Dibandingkan Kota Romantis

Akhir-akhir Ini Bandung Lebih Layak Disebut sebagai Kota Pengemis Dibandingkan Kota Romantis

10 Agustus 2024
Sumur Kota Bandung Adalah Kecamatan “Paket Lengkap”, Bikin Iri Daerah-daerah Lain Mojok.co

Sumur Kota Bandung, Kecamatan “Paket Lengkap” yang Bikin Iri Daerah-daerah Lain

8 Juli 2024
Pengalaman Naik Kereta Cepat Jakarta-Bandung Whoosh untuk Pertama Kali

Pengalaman Naik Kereta Cepat Jakarta-Bandung Whoosh untuk Pertama Kali

15 November 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Jakarta Selatan Isinya Nggak Cuma Blok M, Ada Pasar Minggu yang Asyik Nggak Kalah Asyik Dikulik Mojok.co

Pasar Minggu Harus Ikuti Langkah Pasar Santa dan Blok M Square kalau Tidak Mau Mati!

4 Februari 2026
Aturan Kereta Api Bikin Bingung- Bule Tenggak Miras Dibiarkan (Unsplash)

Pengalaman Naik Kereta Api Segerbong dengan Bule yang Membawa Miras Membuat Saya Mempertanyakan Larangan Ini

5 Februari 2026
Oleh-Oleh Khas Wonosobo yang Sebaiknya Kalian Pikir Ulang Sebelum Membelinya Mojok.co

Wonosobo Memang Cocok untuk Berlibur, tapi untuk Tinggal, Lebih Baik Skip

3 Februari 2026
Es Teh Jumbo Cuan, tapi Jualan Gorengan Bikin Saya Bisa Kuliah (Unsplash)

Bisnis Kecil Seperti Gorengan dan Es Teh Jumbo Dipandang Remeh Nggak Bakal Cuan, Padahal Berkat Jualan Gorengan Saya Bisa Kuliah

2 Februari 2026
Sisi Gelap Mahasiswa Timur Tengah- Stempel Suci yang Menyiksa (Unsplash)

Sisi Gelap Menjadi Mahasiswa Timur Tengah: Dianggap Manusia Suci, tapi Jatuhnya Menderita karena Cuma Jadi Simbol

5 Februari 2026
Gudeg Malang Nyatanya Bakal Lebih Nikmat ketimbang Milik Jogja (Unsplash)

Membayangkan Jika Gudeg Bukan Kuliner Khas Jogja tapi Malang: Rasa Nggak Mungkin Manis dan Jadi Makanan Biasa Saja

1 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Tan Malaka “Hidup Lagi”: Ketika Buku-Bukunya Mulai Digemari dan Jadi Teman Ngopi
  • Ironi TKI di Rembang dan Pati: Bangun Rumah Besar di Desa tapi Tak Dihuni, Karena Harus Terus Kerja di Luar Negeri demi Gengsi
  • Self Reward Bikin Dompet Anak Muda Tipis, Tapi Sering Dianggap sebagai Keharusan
  • Gen Z Pilih Merantau dan Tinggalkan Ortu karena Rumah Cuma Menguras Mental dan Finansial
  • Lasem Lebih Terkenal daripada Rembang tapi Hanya Cocok untuk Wisata, Tidak sebagai Tempat Tinggal
  • Mahasiswa KIP Kuliah Pertama Kali Makan di AYCE: Mabuk Daging tapi Nelangsa, Kenyang Sesaat untuk Lapar Seterusnya

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.