Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kampus Pendidikan

Anggapan Sesat Seputar Kampung Inggris Pare yang Beredar di Masyarakat. Kamu Masih Percaya Nomor Berapa?

Muhammad Bintang Aldijana oleh Muhammad Bintang Aldijana
12 Juli 2024
A A
Anggapan Sesat Seputar Kampung Inggris Pare yang Beredar di Masyarakat. Kamu Masih Percaya Nomor Berapa? kediri

Anggapan Sesat Seputar Kampung Inggris Pare yang Beredar di Masyarakat. Kamu Masih Percaya Nomor Berapa? (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Seperti tertulis di atribusi, saya dulu lulusan Kampung Inggris Pare jalur gap year, setahun sebelum lanjut kuliah di jurusan Sastra Inggris. Kebetulan setahun terakhir saya juga mengajar di sana. Kali ini saya mau menuliskan beberapa mitos yang berkembang di masyarakat seputar Kampung Inggris. Kalau kalian pernah mengisi waktu belajar di sini, entah karena gap year sekolah/kuliah, lagi persiapan study abroad, atau alasan lainnya, kalian akan relate dengan hal-hal yang saya tuliskan berikut ini.

#1 Cuma ada satu tempat belajar bahasa Inggris untuk semua orang yang datang ke Kampung Inggris Pare

Dari dulu sampai sekarang, banyak orang—umumnya para pendatang—yang mengira kalau di Kampung Inggris Pare kita akan belajar di satu tempat yang sama. Jangankan pendatang, saya yang warga asli Kediri saja kena prank. Saya baru menyadari kalau di Kampung Inggris Pare ada banyak tempat kursus yang bisa dipilih untuk belajar bahasa Inggris saat pertama kali datang 8 tahun lalu.

ADVERTISEMENT

Nama Kampung Inggris Pare memang sudah sampai ke penjuru Indonesia. Banyak siswa yang datang dari luar Pulau Jawa. Mereka sampai rela jauh-jauh meninggalkan kampung halaman untuk belajar di sini. Bahkan banyak juga yang mulai belajar bahasa Inggris dari nol di sini.

Untungnya, sekarang sudah banyak lembaga kursus yang menerapkan online marketing misalnya di Instagram. Jadi, sebelum siswa atau member datang ke Pare Kediri, mereka sudah tahu mau belajar di mana sesuai target belajar mereka.

#2 Semua orang ngomong pakai bahasa Inggris

Masih ada lho orang yang beranggapan kalau orang-orang di Kampung Inggris Pare, mulai dari siswa, penjaga toko, sampai penjual pentol di sini cas cis cus ngomong bahasa Inggris. Saya pastikan ini keliru, ya. Lha wong siswanya saja nggak akan 24 jam ngomong bahasa Inggris, kok selain di area yang diwajibkan bicara pakai bahasa Inggris seperti di area kursus atau camp. Bahkan di kelas saja nggak semuanya bakal ngomong bahasa Inggris karena varian programnya memang banyak.

Misalnya, siswa yang ambil kelas TOEFL ya akan fokus mengasah skill structure, reading, sama listening. Terus speaking-nya gimana? Jelas nggak ada karena formatnya beda dengan kelas reguler atau kelas IELTS yang butuh mengasah skill speakin. (baca: TOEFL di sini maksudnya TOEFL ITP, ya, yang umumnnya buat daftar beasiswa dalam negeri. Kalau TOEFL IBT mirip IELTS, tapi kebanyakan kursusan cuma nawarin TOEFL ITP atau IELTS).

Itu tadi baru siswanya, lha kalau warga sampai pedagang keliling di Kampung Inggris Pare ngomongnya gimana? Pastinya pakai bahasa Jawa. Bahkan siswa pendatang saja jadi bisa berbahasa Jawa karena “terpaksa” belajar. Soalnya sehari-hari mereka ketemunya sama bapak-ibu dan mas-mbak Jawa. Walaupun memang ada beberapa pedagang atau warga yang cas cis cus ngomong bahasa Inggris, tapi ya bahasa Inggris yang asal buat komunikasi masih bisa dipahami.

#3 Diajarin bule atau tutor dengan latar belakang jurusan Bahasa Inggris

Anggapan ngawur pertama, ketemu sama tutor bule, jelas keliru. Ingat ya, kursusan di Kampung Inggris Pare pasarnya adalah masyarakat menengah ke bawah, jadi jangan harap bisa diajarin sama bule asli yang pastinya kursusan harus pasang harga mahal untuk meng-hire bule.

Baca Juga:

Pengalaman mencicipi nasi goreng kuah Bang Tommy: kuliner Kediri yang aneh, tapi enak

Mal-Mal Jombang Kelewat Jadul Bikin Warlok Lebih Senang Ngemal di Mojokerto atau Kediri

Namanya saja Kampung Inggris, belajarnya di tengah-tengah kawasan perkampungan. Jangan samakan dengan kursusan di luar sana yang siswanya dari kalangan berada yang bisa menghabiskan sekian juta rupiah untuk biaya kursus tiap bulan.

Di Indonesia, ada EF (English First) misalnya, tempat kursus buat yang mau belajar langsung sama native speaker. Walaupun ada cabangnya di Kota Kediri, di Kampung Inggris Pare belum ada. Karena sekali lagi, target pasarnya berbeda.

Lalu anggapan tutor-tutornya harus memiliki latar belakang jurusan Bahasa Inggris juga kurang tepat. Walaupun tentu banyak pengajar yang memang sebelumnya kuliah mengambil jurusan Pendidikan atau Sastra Inggris, dan kebetulan saya salah satunya.

Di Kampung Inggris Pare, sistem perekrutan tutor kebanyakan mengambil dari alumni yang pernah kursus di tempat tersebut. Jadi, kalau ada siswa yang sudah lulus jenjang teratas, kelas Advanced atau IELTS Preparation misalnya, kalau dirasa performanya di atas rata-rata bisa direkomendasikan menjadi tutor. Di sini, skill lebih jadi pertimbangan walaupun lulusan jurusan Bahasa Inggris jadi nilai lebih kalau ada perekrutan.

Itulah beberapa anggapan ngawur seputar Kampung Inggris Pare. Jadi, anggapan mana yang masih kalian percayai sampai sekarang?

Penulis: Muhammad Bintang Aldijana
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Nggak Semua Warga Kampung Inggris Kediri Bisa Bahasa Inggris, Jangan Berharap Ketinggian.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 12 Juli 2024 oleh

Tags: kampung inggrisKampung Inggris Kedirikampung inggris parekediriPare
Muhammad Bintang Aldijana

Muhammad Bintang Aldijana

Lulusan Sastra Inggris UIN Malang. Saat ini bekerja sebagai tutor di Kampung Inggris Pare.

ArtikelTerkait

Sungai Brantas di Kediri Sudah Nggak Nyaman Lagi Gara-gara 3 Hal Ini

Nongkrong Sore di Sungai Brantas Kediri Sudah Nggak Nyaman Lagi Gara-gara Ini

26 Juli 2023
4 Rekomendasi Warung Makan di Sekitaran Kampus IAIN Kediri yang Jadi Langganan Mahasiswa

4 Rekomendasi Warung Makan di Sekitaran Kampus IAIN Kediri yang Jadi Langganan Mahasiswa

9 September 2023
Rekomendasi Wisata Nol Rupiah di Kota Malang terminal mojok.co

Fenomena Persaingan Bahasa Kediri dan Jakarta dalam Tongkrongan di Malang

8 Juli 2020
Pantas Saja Warga Kediri Banyak yang Jomblo, Pantangan Pernikahannya Banyak dan Bikin Ribet!

Pantas Saja Warga Kediri Banyak yang Jomblo, Pantangan Pernikahannya Banyak dan Bikin Ribet!

22 Februari 2024
Jembatan Brawijaya Kediri Terlihat Terlalu Murah untuk Proyek Bernilai Rp3,3 Miliar Mojok.co

Jembatan Brawijaya Kediri Terlihat Murahan untuk Proyek Bernilai Rp3,3 Miliar

15 Oktober 2025
Kediri, Kota Paling Bahagia yang Kini Berubah Mulai Tak Aman bagi Mahasiswa Perantauan

Kediri, Tempat Sempurna buat Perantau yang Ingin Kualitas Hidupnya Membaik

25 Agustus 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Perumahan baru di Jogja terus bermunculan, tapi melihat harganya, sebenarnya perumahan ini dibangun untuk siapa?

Perumahan baru di Jogja terus bermunculan, tapi melihat harganya, sebenarnya perumahan ini dibangun untuk siapa?

7 Agustus 2026
Burnout bukan hak istimewa dokter. Karyawan toko, buruh, sampai ojol juga bisa mengalaminya

Burnout bukan hak istimewa dokter. Karyawan toko, buruh, sampai ojol juga bisa mengalaminya

6 Agustus 2026
Anak terakhir perempuan sering dikira manja, padahal diam-diam menyimpan keresahan yang tak kalah besar tentang keluarga Mojok.co

Anak terakhir perempuan sering dikira manja, padahal diam-diam punya keresahan yang tak kalah besar tentang keluarga

5 Agustus 2026
Pemilik kos nggak problematik, fasilitas yang seharusnya tercantum dalam brosur Mojok.co

Pemilik kos nggak problematik, fasilitas yang seharusnya tercantum dalam brosur

8 Agustus 2026
Kerja sambil kuliah program Ekstensi UI mengubah cara pandang terhadap pekerjaan saya sebagai ASN Kementerian Mojok.co

Kerja sambil kuliah program Ekstensi UI mengubah cara pandang terhadap pekerjaan saya sebagai ASN Kementerian

10 Agustus 2026
Orang dengan upah minimum seperti saya juga berhak self reward kecil-kecilan tanpa merasa bersalah, semua demi menjaga kewarasan Mojok.co

Pekerja dengan upah minimum seperti saya juga berhak self reward kecil-kecilan tanpa merasa bersalah, semua demi menjaga kewarasan 

10 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=76Rp5owBnpc


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.