Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kuliner

Alternatif Olahan Nasi Sisa Biar Nggak Mubazir

Lestahayu oleh Lestahayu
30 April 2020
A A
Saya Nggak Tau Seenak Apa Nasi Blue Band, tapi Nasi Jelantah dan Garam Juga Enak mojok.co

Saya Nggak Tau Seenak Apa Nasi Blue Band, tapi Nasi Jelantah dan Garam Juga Enak mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

Pada bulan Ramadan seperti sekarang ini, rasanya orang-orang punya kegelisahan yang sama soal makanan: yaitu pengin makan ini makan itu. Mulai dari pengin kolak pisang, bubur kacang ijo, kurma, gorengan, dan nasi sebakul sekalian bakulnya. Namun, giliran tiba waktunya untuk berbuka puasa, minum doang juga sudah kenyang. Alhasil, makanan yang paling sering jadi korban diskriminasi adalah nasi. Iya, nasinya jadi sisa banyak. Padahal sayang banget, kan?

Nggak hanya saat bulan Ramadan, sih. Pada hari-hari biasa pun, punya nasi sisa yang masih bagus itu sering bikin galau. Mau dibuang sayang, mau dimakan gitu aja kok malas banget. Mau dikasihkan ke ayam, nggak punya ayam. Semisal mau dibikin nasi goreng ala-ala, khawatir nggak habis dalam waktu itu juga, dan ujung-ujungnya nanti dibuang pula. Kan mubazir nasi dan boros bumbu serta toping, Mylov.

Nah, melalui tulisan ini saya datang membawa kabar gembira untuk kita semua. Bahwa kulit manggis kini ada ekstraknya nasi sisa yang masih bagus dan layak makan, bisa diproses jadi camilan sederhana, insyaallah enak, dan awet!

Berikut adalah beberapa olahan yang bisa kamu coba untuk memanfaatkan nasi sisa yang masih layak makan, biar nggak mubazir. Urutan di bawah ini berdasarkan proses tersimpel sampai yang paling ribet.

#1 Nasi kriuk

Nasi kriuk itu bukan nasi yang dilumuri tepung bumbu dan digoreng garing mirip ayam krispi. Melainkan nasi sisa yang sudah dijemur sampai kering di bawah sinar matahari (kita kenalnya nasi aking atau karak), yang kemudian digoreng. Nah, kalau nasi aking biasa kan ditanak lagi untuk dimakan unggas.

Kalau kualitas nasinya masih bagus, mendingan setelah dikeringkan kita goreng aja. Lalu tambahkan penyedap rasa sesuai selera. Tapi, bagi yang nggak mau ribet, dikasih garam doang juga sudah bisa dijadikan teman menonton televisi atau Youtube-an, kok. Silakan dicoba, Mylov.

#2 Sinjireng (Nasi campur kanji yang digoreng)

Masih menggunakan bahan dasar nasi sisa yang masih layak makan, contoh olahan kedua yaitu sinjireng. Sesuai nama karangan sendiri, bahan pendukungnya yaitu: tepung kanji, bawang putih, garam, air, dan minyak goreng.

Mula-mula, didihkan air. Setelah itu kukus nasi selama kurang lebih selama 10 menit. Sambil menunggu nasinya siap diolah, kita bikin bumbunya, yuk.

Baca Juga:

8 Camilan Khas Kulon Progo yang Sebaiknya Jangan Dijadikan Oleh-Oleh

Ulukutek Leunca, Makanan Sunda Paling Nggak Normal dan Rasanya Bikin Pusing Pendatang 

Untuk membuat bumbunya, kita cukup mengulek bawang putih dan garam sampai halus. Iya, itu doang. Untuk 100 gram nasi biasanya pakai 2 siung bawang putih dan 2 sendok teh garam. Itu takarannya bisa disesuaikan dengan selera para Mylov semua, sih. Kalau sekiranya kurang ajar asin, bisa ditambahi lagi.

Kalau bumbu dan nasi kukusnya sudah siap, bisa Mylov pindahkan ke sebuah wadah. Tambahkan tepung kanji, kira-kira dua sendok makan. Setelah itu, uleni sampai adonannya kalis dan bisa dibentuk. Untuk tahap ini, Mylov harus hati-hati, ya, karena nasinya masih panas.

Jika sudah diuleni, silakan adonannya diambil sedikit demi sedikit untuk dibentuk sesuai selera. Sambil membentuk adonan, Mylov panaskan minyak gorengnya dulu, biar kalau sudah panas bisa langsung menggoreng adonan yang sudah Mylov bentuk. Ok?

#3 Krupuk nasi

Olahan terakhir, yang bagi saya prosesnya paling ribet. Caranya hampir mirip dengan membuat sinjireng. Bahan pendukungnya sama-sama tepung kanji dan bumbunya pun sama. Yang membedakan yaitu, setelah adonan sudah mencapai tingkat kekalisan yang paripurna, ambil sedikit adonannya, lalu pipihkan sampai berbentuk kayak krupuk biasa, kemudian letakkan di wadah yang lebar dan posisinya jangan ditumpuk-tumpuk.

Atau kalau nggak mau ribet bikin satu per satu begitu, bisa dibungkus di plastik bening yang panjang dan diikat atasnya. Kemudian, rebuslah bungkusan adonan di air mendidih. Setelah sudah mengambang, silakan diangkat, tiriskan, lalu dinginkan. Jika sudah dingin, diiris tipis-tipis. Taruh di wadah yang lebar juga, dan posisinya jangan bertumpuk pula.

Baik menggunakan cara pertama maupun kedua dalam proses pembuatan krupuk, kalau sudah ditipiskan semua, jemurlah kerupuk basah di bawah terik matahari sampai benar-benar kering. Kerupuk nasi pun siap digoreng kapan saja~

Oh, iya. Mylov bisa menambahkan toping tambahan ke adonan sinjireng dan krupuk nasi. Bisa pakai ebi, daun bawang, atau daun seledri. Tapi kalaupun nggak, ya nggak apa-apa juga.

Demikian tiga jenis olahan nasi sisa yang bisa saya bagikan. Selamat mencoba, Mylov!

BACA JUGA Nasi Anjing yang Katanya Simbol Kesetiaan: Ah, Gimmick Macam Apa?! atau tulisan Lestahayu lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 15 Juni 2022 oleh

Tags: Makanannasi sisaRamadan
Lestahayu

Lestahayu

Sebagian orang memanggil saya Hayu, tapi lebih banyak yang memanggil Septi. Pernah pacaran satu kali. Suka menulis cerita fiksi, makanya pengin jadi sahabat PUEBI dan KBBI.

ArtikelTerkait

Bangunin Sahur Pakai Sound Horeg, Kalian Itu Gila atau Bagaimana hah?

Bangunin Sahur Pakai Sound Horeg, Kalian Itu Gila atau Bagaimana hah?

8 Maret 2025
Sambut Bulan Ramadan, Tradisi PNS Adalah 5 Hal Ini Terminal Mojok.co

Sambut Bulan Ramadan, Tradisi PNS Adalah 5 Hal Ini

1 April 2022
Bangsa Ngapak Itu Nggak Cuma Banyumas, Ada Pemalang Juga yang Kaya Cerita Terminal Mojok(1)

4 Makanan Khas Pemalang, biar Taunya Nggak Nanas Melulu

15 Juli 2023
Tipe-tipe Orang Tegal Saat Makan Tahu Aci Terminal Mojok

Tipe-tipe Orang Tegal Saat Makan Tahu Aci

1 Desember 2020
sujud kepada ilahi

Sebuah Usaha Menggapai Cinta Ilahi

24 Mei 2019
Mayones Bukan Budaya Kita, Budaya Kita Makan Pakai Sambal

Mayones Bukan Budaya Kita, Budaya Kita Makan Pakai Sambal

13 Februari 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Toyota Kijang Kapsul: Mobil Legendaris yang Cuma Menang di Spare Part Murah, Sisanya Ampas Total dan Super Boros

Toyota Kijang Kapsul: Mobil Legendaris yang Cuma Menang di Spare Part Murah, Sisanya Ampas Total dan Super Boros

4 April 2026
8 Tipe Mahasiswa KKN yang Menjadi Beban Kelompoknya (Wikimedia Commons)

8 Tipe Mahasiswa KKN yang Menjadi Beban Kelompoknya

10 April 2026
Gaji Jakarta 8 Juta Nggak Cukup Pola Pikir Pecundang (Unsplash)

Gaji Jakarta 8 Juta Nggak Cukup untuk Hidup dan Berpotensi Bikin Pekerja Tetap Miskin Adalah Pola Pikir Pecundang yang Nggak Tahu Cara Bertahan Hidup

6 April 2026
7 Indikator Purwokerto Salatiga Daerah Terbaik di Jawa Tengah (Unsplash)

Purwokerto Memang Penuh Cerita dan Keresahan, Makanya Dibicarakan Berulang-ulang dan Hampir Tanpa Jeda

10 April 2026
Kecamatan Antapani Bandung Menang Mewah, tapi Gak Terurus (Unsplash)

Kecamatan Antapani Bandung, Sebuah Tempat yang Indah sekaligus Rapuh, Nyaman sekaligus Macet, Niatnya Modern tapi Nggak Terurus

5 April 2026
Sarjana Keguruan Pilih Jadi TKW di Taiwan, Merasa Lebih Dihargai daripada Jadi Guru Honorer dengan Gaji “Imut” selama Bertahun-tahun Mojok.co

Sarjana Keguruan Pilih Jadi TKW di Taiwan, Lebih Menjanjikan daripada Jadi Guru Honorer dengan Gaji “Imut” Selama Bertahun-tahun

9 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ONHNlaDcbak

Liputan dan Esai

  • Bangun Rumah Tingkat 2 di Desa demi Tiru Sinetron, Berujung Menyesal karena Ternyata Merepotkan
  • Resign Kerja di Jakarta untuk Rehat di Jogja, Menyesal karena Hidup Tak Sesuai Ekspektasi dan Malah Kena Mental
  • Nasi Padang Rp13 Ribu di Jogja Lebih Nikmat dan Otentik daripada Yang Menang Mahal, tapi Rasanya Manis
  • Tinggalkan Pekerjaan Gaji Puluhan Juta demi Merawat Ibu di Desa, Dihina Tetangga tapi Tetap Bahagia
  • #NgobroldiMeta: Upaya AMSI dan Meta Bekali Media untuk Produksi Jurnalisme Berkualitas di Era AI
  • Meminta Dosen-Mahasiswa Jalan Kaki ke Kampus ala Eropa: Antara Visi Elite dan Realitas yang Sulit

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.