Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kuliner

Alasan Orang Semarang seperti Saya Berpikir Dua Kali sebelum Jajan ke Es Puter Conglik yang Legendaris Itu

Paula Gianita Primasari oleh Paula Gianita Primasari
27 Juli 2025
A A
Alasan Orang Semarang seperti Saya Berpikir Dua Kali sebelum Jajan ke Es Puter Conglik yang Legendaris Itu Mojok.co

Alasan Orang Semarang seperti Saya Berpikir Dua Kali sebelum Jajan ke Es Puter Conglik yang Legendaris Itu (http://shutterstock.com/)

Share on FacebookShare on Twitter

Tempat kaki lima, harga hotel bintang lima

Nah, berikut ini poin yang sering bikin saya ngelus dada. Es Puter Conglik gerainya berupa warung tenda di tepi jalan utama. Tepatnya di Jalan KH. Ahmad Dahlan, dekat Simpang Lima. Orang semarang pasti paham, betapa sulitnya cari parkir di sana, apalagi parkir mobil. 

Buat yang belum tahu, saya beri gambarannya. Es Puter Conglik terletak di persimpangan yang ramai karena berseberangan dengan mall dan rumah sakit besar. Mencari spot parkir di sana bisa bikin senewen. Selain ramai kendaraan, toko-toko di sekitar Es Puter Conglik jelas menolak kehadiran mobil yang parkir di depannya. 

ADVERTISEMENT

Makan di tempat juga kurang sreg. Soalnya, sering disela pengamen. Belum lagi soal harga makanannya sendiri yang bikin auto megap-megap pas bayar. Seporsi Es Puter Conglik dihargai mulai dari Rp25 ribu.  

Saat terakhir mampir, pembayaran cuma bisa pakai uang tunai

Satu lagi yang bikin saya jadi agak ogah-ogahan. Di sana tidak melayani pembayaran nontunai. Itu berdasar pengalaman terakhir kali ke sana pada akhir 2024 lalu. Pada saat itu, belum hilang rasa kaget atas nominal yang mesti dibayar, saya masih dikejutkan dengan fakta sang penjual tidak menerima pembayaran digital. 

Untungnya, waktu itu lembaran rupiah di dompet saya masih mencukupi. Kalau tidak, pasti malu sekali. Selain itu, harus repot cari ATM dan mungkin juga wajib meninggalkan kartu identitas buat jaminan. Ditambah lagi, boleh jadi es puter yang disiapkan juga keburu meleleh karena menunggu pembeli selesai tarik tunai.Entah kalau sekarang. Mungkin saja mereka sudah mau menerima pembayaran digital. 

Saya pribadi sudah kadung kapok dan malas untuk mampir. Saya cenderung berpikir dua kali sebelum ke Es Puter Conglik, kecuali kalau ada yang mau traktir ya. Mungkin saya akan ke sana lagi untuk menemani teman yang lagi main ke Semarang dan penasaran dengan kuliner legendarisnya. Pesan saya, bawa thermal bag atau wadah sendiri kalau mau dibawa pulang. Soalnya mangkuk dan gelas plastiknya tipis sekali. Pokoknya nggak banget untuk jajanan pinggir jalan dengan harga segitu.

Penulis: Paula Gianita Primasari
Editor: Kenia Intan 

BACA JUGA 5 Kuliner Malang yang Jarang Disantap Warga Lokal, bahkan Dihindari.

Baca Juga:

Pengalaman mencoba roti subuh yang lagi viral di Semarang: cukup sekali coba saja, nggak mau lagi-lagi

Banjir di Semarang selama ini tak hanya perkara alam, tapi justru gara-gara ulah warganya sendiri,

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 28 Juli 2025 oleh

Tags: Es Puter ConglikEs Puter Conglik Semarangkuliner semarangSemarangwisata semarang
Paula Gianita Primasari

Paula Gianita Primasari

ArtikelTerkait

Alasan Saya Ogah ke Lawang Sewu Semarang, meski Tempatnya Benar-benar Ikonik

Orang Semarang Malas Main ke Lawang Sewu, Lebih Milih ke Bandungan yang Jelas Adem

14 Februari 2025
Semarang Tak Selalu Menyimpan Sisi Gelap, Ada Sisi Terang Juga yang Tidak Diketahui Banyak Orang

Semarang Tak Selalu Menyimpan Sisi Gelap, Ada Sisi Terang Juga yang Tidak Diketahui Banyak Orang

2 Mei 2025
Tidak Semua Mahasiswa Asal Blora di Semarang Bisa Naik Kereta Api, tapi Mereka Tetap Menikmati Mudik meski Punggung Menjerit

Tidak Semua Mahasiswa Asal Blora di Semarang Bisa Naik Kereta Api, tapi Mereka Tetap Menikmati Mudik meski Punggung Menjerit

10 Juli 2024
Semarang di Mata Orang Batang: Nyaman Ditinggali, Nggak Seburuk yang Dikatakan Orang

Semarang di Mata Orang Batang: Nyaman Ditinggali, Nggak Seburuk yang Dikatakan Orang

20 Juni 2024
Rekomendasi 4 Warung Makan Akhir Bulan buat Mahasiswa Undip Terminal Mojok perantau

Undip, Kampus yang Ramah untuk Perantau Newbie

31 Juli 2022
Semarang Sesak oleh Spanduk Narsis Pejabat Daerah (Unsplash)

Fenomena Narsisme Pejabat Daerah di Semarang: Spanduk dan Baliho yang Bikin Saya Jengah

22 September 2023
Muat Lebih Banyak


Terpopuler Sepekan

Awalnya Bangga Beli Honda Scoopy, Lama-lama Malu karena Sering Bermasalah, Motor dan Pemiliknya Jadi Kelihatan Payah Mojok.co lamongan

Sudah tahu jalan di Lamongan jelek, kok malah beli Honda Scoopy, aneh!

21 Agustus 2026
Saya pernah mengira orang miskin itu kurang berusaha, dan saya salah besar

Saya pernah miskin, saya begitu benci dengan keadaan itu, dan tak pernah ingin jadi miskin lagi

23 Agustus 2026
Pengalaman pertama kali menginap di hotel kapsul dekat Stasiun Tugu Jogja. Nyaman sih, tapi nggak cocok untuk berlama-lama Mojok.co

Pengalaman pertama kali menginap di hotel kapsul dekat Stasiun Tugu Jogja. Nyaman sih, tapi nggak cocok untuk berlama-lama

22 Agustus 2026
Stasiun Gubeng Surabaya, stasiun paling membingungkan dan menyebalkan

Stasiun Gubeng Surabaya, stasiun paling membingungkan dan menyebalkan

20 Agustus 2026
Magelang daerahnya nyaman, tapi nggak cocok untuk mahasiswa Mojok.co

Magelang daerahnya nyaman, tapi nggak cocok untuk mahasiswa

24 Agustus 2026
Bandung Kulon, kecamatan medioker Kota Bandung yang ternyata punya potensi besar Terminal

Bandung Kulon, kecamatan medioker Kota Bandung yang ternyata punya potensi besar

21 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=vCYB_q60eug


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.