Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Pojok Tubir

4 Alasan Warga Jakarta Menolak Ridwan Kamil Menjadi Calon Gubernur

Niken Kartikawati oleh Niken Kartikawati
8 September 2024
A A
Alasan Warga Jakarta Menolak Ridwan Kamil Jadi Cagub (Unsplash)

Alasan Warga Jakarta Menolak Ridwan Kamil Jadi Cagub (Unsplash)

Share on FacebookShare on Twitter

Kemarin, banyak warga Jakarta yang menaruh harapan kepada Anies Baswedan, mantan gubernur Jakarta periode 2017-2020 untuk nyalon lagi. Namun sayang, aspirasi ini tidak terwujud. Alih-alih memberikan dukungan kepada Anies, banyak partai politik yang justru berbondong-bondong mendukung Ridwan Kamil. 

Masalahnya, sebagian besar warga Jakarta sudah menunjukkan penolakan. Hingga artikel ini saya tulis, mantan Gubernur Jawa Barat itu mendapat penolakan di banyak tempat. 

Berikut beberapa aspirasi warga Jakarta yang menolak sosok Ridwan Kamil.

#1 Buruknya rekam jejak Ridwan Kamil selama menjabat Gubernur Jawa Barat

Jika kamu menyimak obrolan di media sosial, banyak warga Jawa Barat yang mengeluhkan kinerja Ridwan Kamil. Kalau hanya satu atau dua keluhan, kayaknya kok biasa saja. Namun, narasi-narasi tersebut muncul dalam jumlah yang banyak. Hal ini membuat warga Jakarta resah dengan masa depan.

Salah satu keluhan warga Jabar adalah bahwa Ridwan Kamil itu masih punya banyak PR. Eh, sekarang sudah meninggalkan Jabar. Selain itu, banyak warga yang menganggap dia hanya fokus bekerja dan terpusat di Kota Bandung saja. Keluhan lain datang dari transportasi umum yang tidak memadai.

#2 Rekam jejak digital yang buruk

Belakangan ini, jejak digital akun X Ridwan Kamil yang muncul lagi cukup meresahkan. Pasalnya, dia merendahkan warga Jakarta. Sudah begitu, banyak suporter Persija, The Jakmania, memboikot dirinya. Hal ini yang menyebabkan banyak warga ibu kota semakin tidak respect kepadanya.

Walaupun cuitan tersebut sudah berusia 10 tahun lebih, tetapi masih banyak warga yang sakit hati bahkan murka. Mereka tidak sudi menerima Ridwan di Jakarta.

#3 Warga Jakarta ingin pemimpin yang visioner

Sebagian besar warga Jakarta merupakan pemilih yang rasional. Mereka merasa ide-ide Ridwan Kamil terlalu tidak masuk akal. Menilai dari ucapan saja sudah terlihat kalau dia tidak akan bisa menyelesaikan banyak masalah kompleks di Jakarta.

Baca Juga:

Sudah Saatnya Soreang Punya Mal supaya Nggak Bergantung sama Mal di Kota Bandung

Saya Setuju Teras Cihampelas Dirobohkan, dan Tata Lagi Jalan Cihampelas agar Jadi Lebih Menarik

Bagi kami, ide-idenya yang aneh itu mencerminkan bahwa Ridwan Kamil merupakan pemimpin yang Imajiner. Dia terlalu berimajinasi dan tidak mempunyai visi dan misi yang jelas untuk membangun kota menjadi lebih baik lagi.

#4 Ridwan Kamil terlalu jemawa dan merasa mudah mengambil hati warga jakarta

Banyak warga jakarta yang melihat ke-jemawa-an dari diri Ridwan Kamil muncul karena mendapatkan banyak dukungan dari banyak partai politik. Hal ini membuat dirinya percaya diri bisa mengambil hati warga Jakarta dengan mudah.

Tapi sayangnya, hal itu tidak semudah membalikan telapak tangan. Dia terus mendapatkan penolakan dan mengaku kesulitan untuk bisa meyakinkan warga.

Mungkin itulah sedikit dari rangkuman berbagai alasan yang menyebabkan warga tidak mau menerimanya. Bahkan banyak warga Jakarta yang menyuruhnya untuk balik ke kandangnya. Apa nggak bahaya?

Penulis: Niken Kartikawati

Editor: Yamadipati Seno

BACA JUGA Ridwan Kamil Lebih Siap Jadi Artis ketimbang Presiden

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 8 September 2024 oleh

Tags: anies baswedanBandunggubernur jawa baratJakartaJakarta tolak Ridwan KamilJawa BaratPilkada DKIRidwan Kamil
Niken Kartikawati

Niken Kartikawati

Ingin menjadi orang yang bermanfaat bagi orang lain.

ArtikelTerkait

Gang Kober Depok, Wilayah Strategis Dekat UI tapi Menyiksa Pejalan Kaki

Gang Kober Depok, Wilayah Strategis Dekat UI tapi Menyiksa Pejalan Kaki

17 Oktober 2023
5 Rekomendasi Pastry Cafe Instagramable di Jakarta Terminal Mojok

5 Rekomendasi Pastry Cafe Instagramable di Jakarta

22 Juni 2022
Jakarta, Daerah yang Paling Enak Dikritik ketimbang Jogja (Unsplash)

Lebih Enak Mengkritik Jakarta ketimbang Jogja yang Baperan dan Mudah Tersinggung karena Cinta Buta

6 Juni 2024
Tebet, Sebaik-baiknya Daerah di Jakarta untuk Merantau Mojok.co

Tebet, Sebaik-baiknya Daerah di Jakarta untuk Merantau

14 Agustus 2024
Buaran Plaza, Mal Mungil di Jakarta Timur yang Jadi Andalan Warga Mojok.co

Buaran Plaza, Mal Mungil di Jakarta Timur yang Jadi Andalan Warga

10 November 2025
Tidak Ada yang Lebih Tabah dari Orang dengan Gaji Rp5 Juta di Jakarta. Idealnya Rp10 Juta kalau Mau Hidup Layak Mojok.co

Tidak Ada yang Lebih Tabah dari Orang dengan Gaji Rp5 Juta di Jakarta. Idealnya Rp10 Juta kalau Mau Hidup Layak

18 Mei 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

7 Kebiasaan Orang Kebumen yang Terlihat Aneh bagi Pendatang, tapi Normal bagi Warga Lokal Mojok.co

6 Mitos di Kebumen yang Nggak Bisa Dibilang Hoaks Begitu Saja

3 Februari 2026
Kelas Menengah, Pemegang Nasib Paling Sial di Indonesia (Unsplash)

Kelas Menengah Indonesia Sedang OTW Menjadi Orang Miskin Baru: Gaji Habis Dipalak Pajak, Bansos Nggak Dapat, Hidup Cuma Jadi Tumbal Defisit Negara.

2 Februari 2026
Tunjungan Plaza Surabaya Lebih Cocok Disebut Labirin daripada Mal, Membingungkan dan Rawan Tersesat Mojok.co

Tunjungan Plaza Surabaya Lebih Cocok Disebut Labirin daripada Mal, Membingungkan dan Rawan Tersesat

2 Februari 2026
4 Kebohongan Tentang Indomaret yang Perlu Diluruskan (Unsplash)

4 Kebohongan Tentang Indomaret yang Perlu Diluruskan

4 Februari 2026
Tol Trans Sumatera Kayu Agung–Palembang Bikin Istigfar: Jalan Berlubang, Licin, Minim Penerangan Padahal Tarif Mahal, Bukan Bebas Hambatan Malah Jadi Terhambat

Tol Trans Sumatera Kayu Agung–Palembang Bikin Istigfar: Jalan Berlubang, Licin, Minim Penerangan padahal Tarif Mahal~

30 Januari 2026
Gudeg Malang Nyatanya Bakal Lebih Nikmat ketimbang Milik Jogja (Unsplash)

Membayangkan Jika Gudeg Bukan Kuliner Khas Jogja tapi Malang: Rasa Nggak Mungkin Manis dan Jadi Makanan Biasa Saja

1 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Ormas Islam Sepakat Soal Board of Peace: Hilangnya Suara Milenial dan Gen Z oleh Baby Boomers
  • Kemensos “Bersih-Bersih Data” Bikin Nyawa Pasien Cuci Darah Terancam, Tak Bisa Berobat karena Status PBI BPJS Mendadak Nonaktif
  • Blok M, Tempat Pelarian Pekerja Jakarta Gaji Pas-pasan, Tapi Bisa Bantu Menahan Diri dari Resign
  • Derita Punya Pasangan Hidup Sandwich Generation sekaligus Mertua Toxic, Rumah Tangga bak Neraka Dunia
  • Film “Surat untuk Masa Mudaku”: Realitas Kehidupan Anak Panti dan Lansia yang Kesepian tapi Saling Mengasihi
  • Lulusan Sarjana Nekat Jadi Pengasuh Anak karena Susah Dapat Kerja, Kini Malah Dapat Upah 450 Ribu per Jam

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.