Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Hiburan Musik

Selain Pak Duta, Ini Alasan Sheila On 7 Digandrungi dan Bikin Meleyot Kaum Hawa

Mozara Kartika Putri oleh Mozara Kartika Putri
28 Mei 2024
A A
Selain Pak Duta, Ini Alasan Sheila On 7 Digandrungi dan Bikin Meleyot Kaum Hawa Mojok.co

Selain Pak Duta, Ini Alasan Sheila On 7 Digandrungi dan Bikin Meleyot Kaum Hawa (Dok: Mozara Kartika Putri)

Share on FacebookShare on Twitter

Lirik yang menyanjung dan mengerti kaum hawa

Band satu ini begitu jago membuat lirik yang terdengar menyanjung dan begitu mengerti kaum hawa. Saya sendiri punya beberapa lagu Sheila On 7 yang akan terus diputar selama hidup saking apiknya. Ketika mendengar dan menelaah tiap liriknya, saya bisa auto mesam-mesem dan halu diperlakukan demikian manisnya oleh pasangan. 

Lagu ini bukan “Anugerah Terindah Yang Pernah Kumiliki” atau “Saat Aku Lanjut Usia” yang sering diputar di kondangan. Lagu itu memang indah, tapi sebagai perempuan, hati saya malah lebih bergetar ketika mendengar lagu “Brillian..Brillian..Brillian”, “Bertahan di Sana”, dan “Perhatikan Rani”. Mari kita bedah lagunya sama-sama ya. 

Lagu Brilian..Brilian..Brilian yang bikin meleleh

Brilian..brilian..brilian

Cara kau memahamiku..

Brilian..brilian..brilian

Aku ratakan egoku

Tinggi dan Tak Terkendali

Brilian..Brilian..Brilian

Kau Taklukkan Aku..

Ketika mendengarkan lagu ini untuk pertama kali, saya kira “Brilian..brilian..brilian” hanya berkisah tentang obsesi menaklukkan pujaan hati. Menggambarkan seorang pria yang merasa sudah menemukan perempuan yang tepat, seorang perempuan yang bisa memahami dirinya. Sang pria merasa takjub, hingga menyanjung dengan kata brilian (cerdas, cemerlang). 

Kita tahu, pria lahir dengan pride yang cukup tinggi, hal ini bisa dibalikkan 180 derajat oleh lirik “aku ratakan egoku” dan juga kalimat akhir “Brilian, Kau Taklukan Aku”. Bayangkan, ada pria dengan pride yang tinggi rela meratakan egonya, mengakui perlu sosok perempuan brilian dalam hidupnya, dan itu kamu iya kamu. Meleleh.

Lirik Bertahan Disana jadi merasa diperjuangkan secara ugal-ugalan

Dinda, lelahkah menungguku berkelana

Masih banyak yang harus kucari

Tuk bahagiakan hidupmu nanti.

Lagu Sheila On 7 yang satu ini mungkin hampir mirip lagu dangdut “Aku Cah Kerjo” versi bahasa Indonesia. Sebuah lagu yang menggambarkan perjuangan sosok laki-laki yang sedang bekerja keras, memantaskan dirinya untuk sang pujaan hati.

Siapa yang tidak mleyot kalau diperjuangkan secara ugal-ugalan, memastikan yang terbaik sebelum akhirnya berlabuh ke pelaminan. Saya kalau dinyanyiin lagu ini, dengan lantang jawab, “Bisa mas, bisa. Aku bertahan disini”. Semoga saja, lagu ini juga bukan berujung pada nunggu kelamaan ya Mas. 

Perhatikan Rani relate dengan perempuan-perempuan yang jadi tulang punggu keluarga

Beranjak dewasa kakakku Rani tercinta

Sudah saatnya belajar berpijar

Tinggalkan Jakarta demi masa depan cipta

Sudah waktunya kau mulai terjaga

Lagu ini pasti menjadi penyemangat dan sangat relate untuk semua kakak perempuan ataupun anak perempuan yang menjadi tulang punggung keluarga. Sheila On 7 tidak hanya memberi makan batin-batin perempuan dengan cinta dari pasangan, tetapi juga memunculkan warna lain yaitu unconditional love dari keluarga. 

Lagu ini seolah menjadi penawar pilu lelahnya bekerja di perantauan. Bagi saya, makna lagu ini cukup dalam. Perempuan dibolehkan bermimpi, berani mengambil keputusan, bisa memilih tujuan. Di sisi lain, perempuan boleh juga layu, diizinkan merasa takut, tetapi tidak untuk menyerah. 

Baca Juga:

Setahun Hidup di Jogja Bikin Saya Rindu Jalan Berlubang di Bekasi

Saya Memutuskan Pindah dari Jogja Setelah Belasan Tahun Tinggal, karena Kota Ini Mahalnya Makin Nggak Ngotak

Bukankah liriknya terdengar sangat manusiawi dan memahami? Sekacau apapun kondisinya, lagu ini memberikan keyakinan bahwa sosok Rani (perempuan) pasti bisa melewatinya. Tentunya keluarga akan selalu menjadi tempat berkeluh kesah dan setia memberikan dukungan. Lagu yang hangat.

Di atas hanya beberapa dari banyak alasan kenapa Sheila On 7 masih bertahan hingga saat ini dan digandrungi fans perempuan. Tidak hanya bermodal lirik yang puitis, Sheila On 7 paham betul bagaimana kaum hawa tidak melulu ingin dipuji, tidak hanya ingin diperjuangkan, tetapi juga ingin diyakinkan kemampuannya sebagai perempuan. Namanya juga kaum hawa, ingin dimanja tapi juga ingin diberi kesempatan untuk menjadi dirinya sendiri. 

Penulis: Mozara Kartika Putri
Editor: Kenia Intan 

BACA JUGA Lagu Sheila On 7 Nggak Semuanya Bagus, Ada Juga yang Cringe

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 26 November 2025 oleh

Tags: bandband jogjabebas iklanDutaJogjaSheila on 7SO7
Mozara Kartika Putri

Mozara Kartika Putri

Pecinta Sheila On 7 garis tipis-tipis. Masih menjadi seorang associate researcher yang suka mengamati kelakuan manusia di bumi dan memiliki minat tinggi di bidang pemberdayaan masyarakat. Suka explore kuliner enak di berbagai kota dan gemar bermain badminton.

ArtikelTerkait

3 Daerah Tidak Ramah Perantau di Jogja yang Perlu Dihindari

Sisi Lain Perkampungan di Kota Jogja yang Nggak Banyak Diketahui: Kotor, Sanitasi Buruk, serta Banyaknya Anak Putus Sekolah di Kota Pelajar

4 September 2024
Hal-hal yang Saya Rindukan dari Jogja dan Nggak Bisa Saya Jumpai Saat Merantau ke Kediri

267 Tahun Jogja Berdiri: Tak Usah Bermimpi Jogja Makin Sejahtera, Begini Aja Sudah Istimewa, kok Minta Sejahtera!

9 Oktober 2023
5 Rekomendasi Gudeg Emperan Murah dan Enak di Jogja terminal mojok

5 Rekomendasi Gudeg Emperan Murah dan Enak di Jogja

6 Desember 2021
Penderitaan Naik Motor dari Seturan Sleman ke Kasihan Bantul (Unsplash)

Orang Paling Menderita di Jogja Adalah Mereka yang Tinggal di Kasihan Bantul tapi Kuliah atau Bekerja di Seturan Sleman, Naik Motor Pula

16 Juni 2024
Alasan ATM 20 Ribu di Jogja Tidak Boleh Lenyap Mojok.co

Alasan ATM 20 Ribu di Jogja Tidak Boleh Lenyap

14 Februari 2025
Rekomendasi Kuliner Non-Jawa yang Harus Kamu Coba di Jogja terminal mojok

Rekomendasi Kuliner Non-Jawa yang Harus Kamu Coba di Jogja

9 November 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Tinggal di Rumah Dekat Gunung Itu Tak Semenyenangkan Narasi Orang Kota, Harus Siap Berhadapan dengan Ular, Monyet, dan Hewan Liar Lainnya

Tinggal di Rumah Dekat Gunung Itu Tak Semenyenangkan Narasi Orang Kota, Harus Siap Berhadapan dengan Ular, Monyet, dan Hewan Liar Lainnya

31 Januari 2026
5 Alasan yang Membuat Saya Ingin Balik ke Pantai Menganti Kebumen Lagi dan Lagi Mojok.co

5 Alasan yang Membuat Saya Ingin Balik ke Pantai Menganti Kebumen Lagi dan Lagi

6 Februari 2026
Sisi Gelap Mahasiswa Timur Tengah- Stempel Suci yang Menyiksa (Unsplash)

Sisi Gelap Menjadi Mahasiswa Timur Tengah: Dianggap Manusia Suci, tapi Jatuhnya Menderita karena Cuma Jadi Simbol

5 Februari 2026
Julukan “Blok M-nya Purwokerto” bagi Kebondalem Cuma Bikin Purwokerto Terlihat Minder dan Tunduk pada Jakarta

Purwokerto Memang Kota Wisata, tapi Wisatawan Tak Diberi Petunjuk dan Dibiarkan Bingung Mau ke Mana

5 Februari 2026
Banting Setir dari Jurusan Manajemen Jadi Guru PAUD, Dianggap Aneh dan Nggak Punya Masa Depan Mojok.co jurusan pgpaud

Jurusan PGPAUD, Jurusan yang Sering Dikira Tidak Punya Masa Depan

5 Februari 2026
Aturan Kereta Api Bikin Bingung- Bule Tenggak Miras Dibiarkan (Unsplash)

Pengalaman Naik Kereta Api Segerbong dengan Bule yang Membawa Miras Membuat Saya Mempertanyakan Larangan Ini

5 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Ironi TKI di Rembang dan Pati: Bangun Rumah Besar di Desa tapi Tak Dihuni, Karena Harus Terus Kerja di Luar Negeri demi Gengsi
  • Self Reward Bikin Dompet Anak Muda Tipis, Tapi Sering Dianggap sebagai Keharusan
  • Gen Z Pilih Merantau dan Tinggalkan Ortu karena Rumah Cuma Menguras Mental dan Finansial
  • Lasem Lebih Terkenal daripada Rembang tapi Hanya Cocok untuk Wisata, Tidak sebagai Tempat Tinggal
  • Mahasiswa KIP Kuliah Pertama Kali Makan di AYCE: Mabuk Daging tapi Nelangsa, Kenyang Sesaat untuk Lapar Seterusnya
  • Ormas Islam Sepakat Soal Board of Peace: Hilangnya Suara Milenial dan Gen Z oleh Baby Boomers

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.