Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Ekonomi

6 Alasan Orang Kaya Bayar Pakai Kartu Kredit padahal Bergelimang Duit

Paula Gianita Primasari oleh Paula Gianita Primasari
5 Agustus 2024
A A
6 Alasan Orang Kaya Bayar Pakai Kartu Kredit meski Bergelimang Duit

6 Alasan Orang Kaya Bayar Pakai Kartu Kredit meski Bergelimang Duit (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Ketika membayangkan kehidupan crazy rich, yang lumrah muncul adalah kebebasan finansial. Kondisi idaman tersebut jelas jauh dari kata pinjaman. Namun kenyataannya, banyak orang kaya cenderung menggunakan kartu kredit untuk beragam transaksi mereka ketimbang uang tunai.

Yang awam paham, kartu kredit identik dengan utang. Padahal kaum borjuis pasti tak kekurangan uang tunai. Usut punya usut, pembayaran dengan kartu kredit menyimpan sederet keuntungan bila berada di tangan yang tepat. Karena alasan inilah, golongan yang nggak mengerti perjuangan sandwich generation tersebut getol berbelanja dengan menggesek kartu kredit mereka.

#1 Jaminan keamanan membuat hidup lebih nyaman

Meskipun katanya nasabah prioritas sebuah bank swasta lebih senang menenteng uang tunai dalam kantong kresek, orang kaya yang memakai logika tidak akan menerapkan cara ini di kehidupan sehari-hari. Sebab, membawa uang tunai dalam nominal besar rentan menjadi korban kejahatan. Belum lagi tebalnya gepokan uang membuatnya sulit untuk disimpan.

Lain cerita jika memakai kartu plastik tipis sebagai alat transaksi. Selain cukup diselipkan tanpa membuat dompet menggembung, kartu kredit juga menawarkan perlindungan terhadap penipuan. Jika terindikasi pembelian mencurigakan, transaksi tersebut dapat dibatalkan. Selain itu, pemilik dapat segera melaporkan ke bank penerbit untuk memblokir kartu jika terjadi kehilangan.

#2 Sekaya apa pun, sultan juga suka gratisan

Hampir semua kartu kredit menyodorkan program loyalitas demi mempertahankan konsumen. Bentuknya bisa berupa point rewards, cashback, atau miles penerbangan. Besarannya tergantung angka pembelanjaan nasabah. Saat mencapai jumlah tertentu, poin boleh ditukarkan dengan produk atau layanan incaran.

Setajir apa pun orang, keunggulan semacam ini tentu enggan dilewatkan. Alih-alih boros, pemanfaatan promo diskon dan cashback justru menghemat pengeluaran. Bahkan, tidak sedikit orang tajir melintir melancong gratis ke luar negeri karena akumulasi miles penerbangan yang mereka peroleh. Bagaimanapun sultan tetap saja manusia yang tergoda menerima hadiah cuma-cuma.

#3 Kemudahan penelusuran transaksi keuangan melalui kartu kredit

Nyaris seluruh penasihat keuangan mengatakan bahwa pencatatan adalah hal utama yang harus dijalankan ketika berurusan dengan uang. Selain melatih kedisiplinan, kebiasaan ini bisa menjadi refleksi untuk memilah antara kebutuhan dan keinginan. Sayang, terkadang orang lupa menulisnya karena membayar dengan uang kartal.

Untungnya, kartu kredit menyediakan cara yang efisien pelacakan pengeluaran. Laporan keuangan bulanan yang diterbitkan oleh bank terkait membantu pemilik mengelola keuangan mereka dengan lebih cermat. Pasalnya, mereka dapat melihat pola pengeluaran untuk kemudian melakukan identifikasi pos yang dapat ditekan biayanya sehingga perencanaan anggaran bulan depan jauh lebih tertata.

Baca Juga:

Rela Utang Koperasi Kantor demi Biaya Berobat Kucing yang Sudah seperti Keluarga, Saya Dicap Nggak Waras dan Bodoh

5 Alasan Orang Kaya Ingin Terlihat Miskin, Menghindari Pajak Bukan Satu-satunya!

#4 Membangun kepercayaan melalui skor kredit

Para hartawan paham benar nilai dan sulitnya membangun kepercayaan. Mengingat lazimnya profesi mereka adalah pengusaha, menjalin kerja sama dengan bank adalah salah satu tujuan jangka panjang yang utama. Oleh sebab itu, penting bagi mereka guna mempertahankan skor kredit yang mencerminkan kelayakan dan kredibilitas seseorang dalam mengambil pinjaman.

Tidak dimungkiri, mayoritas pengusaha memutar modal pinjaman dari lembaga keuangan demi ekspansi bisnis. Sebagai pemberi pinjaman, bank menilik riwayat penggunaan kartu kredit nasabahnya. Rekam jejak yang baik akan memudahkan pebisnis memperoleh pinjaman sesuai yang dikehendaki.

#5 Kartu kredit jadi solusi praktis bagi yang sering ke luar negeri

Memiliki jadwal padat hingga kunjungan ke luar negeri mendorong orang kaya untuk membuat kartu kredit. Soalnya, jangkauan pemakaian kartu kredit sangat luas. Kartu plastik ini juga bisa digunakan untuk menarik uang tunai di ATM pada berbagai negara. Artinya, pemegang kartu kredit tidak perlu membuang waktu guna menukar mata uang sebelum melakukan perjalanan lintas negara.

#6 Bukan cuma tas branded, kartu kredit adalah simbol kemewahan hakiki

Katanya, orang kaya sejati tidak butuh validasi. Faktanya, segemuk apa pun rekening seseorang, flexing tetap saja dibutuhkan. Terlebih, seorang pengusaha wajib menonjolkan citra sebagai sosok yang sukses. Dengan demikian, mitra atau klien akan percaya saat hendak melakukan kesepakatan bisnis.

Ditambah lagi, semakin tinggi limit dan gengsi suatu jenis kartu, semakin berlimpah pula manfaat timbal baliknya. Beberapa tipe kartu kredit premium menawarkan previlese concierge yang bahkan tidak terbayangkan di benak jelata. Menjadi pemilik pertama barang mewah edisi terbatas atau tiket konser mega bintang bukan lagi sekadar angan.

Kartu kredit ibarat pisau bermata dua. Kesalahan terbesar masyarakat saat mengajukan kepemilikan kartu kredit adalah menempatkannya sebagai alat utang. Sementara golongan tajir melintir yang melek literasi keuangan paham benar fungsi kartu tersebut sebagai alat bayar. Kalau hobimu masih sebatas gesek tunai, lebih baik urungkan meminang kartu sakti ini.

Penulis: Paula Gianita Primasari
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Kartu Kredit Tidak untuk Orang dengan Pendapatan Pas-pasan, Nggak Usah Sok-sokan.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 5 Agustus 2024 oleh

Tags: bankkartu kreditorang kayaUtang
Paula Gianita Primasari

Paula Gianita Primasari

Mahasiswa doktoral UNDIP jurusan Manajemen Pemasaran asal Semarang.

ArtikelTerkait

4 Hal yang Bisa Dilakukan Saat Antre di Bank selain Mainan HP Terminal Mojok

4 Hal yang Bisa Dilakukan Saat Antre di Bank selain Mainan HP

19 Desember 2020
Apa Itu BI Checking: Memahami Pentingnya Memelihara Riwayat Kredit

Apa Itu BI Checking: Memahami Pentingnya Memelihara Riwayat Kredit

23 Oktober 2022
Konten “Pinjam Dulu Seratus” Nggak Bikin Tukang Ngutang Minggat, Malah Bikin Kasus Pinjol Meningkat

Konten “Pinjam Dulu Seratus” Nggak Bikin Tukang Ngutang Minggat, Malah Bikin Kasus Pinjol Meningkat

10 September 2023
citra debt collector jaket kulit tampang sangar kredit motor mobil menagih mojok.co

Persepsi Debt Collector terhadap Pekerjaan Mereka: Tampang Sangar Memang Bermanfaat

20 Juni 2020
Nia Ramadhani

Heboh Nia Ramadhani yang Tak Bisa Mengupas Salak: Nobody is Perfect, Jadi Biasa Ajalah!

21 Oktober 2019
menagih utang tips agar tak kena denda karena telat bayar utang kuhperdata mojok.co membyara utang nagih utang tukang tagih

Tutorial Menagih Utang yang Baik dan Benar

18 Juli 2019
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Tas ASUS Adalah Tas Terbaik dan Paling Awet yang Pernah Saya Pakai

Tas ASUS Adalah Tas Terbaik dan Paling Awet yang Pernah Saya Pakai

9 April 2026
Bus Jaya Utama Indo: Bus Patas Termahal di Jalur Pantura, Nyamannya Tak Seistimewa Harganya, tapi Tetap Layak Disyukuri

Bus Jaya Utama Indo: Bus Patas Termahal di Jalur Pantura, Nyamannya Tak Seistimewa Harganya, tapi Tetap Layak Disyukuri

8 April 2026
Ciri Khas 3 Sate Ayam Ponorogo Dilihat dari Daerah Produksinya sate ayam madura

Sate Ponorogo, Sate Terbaik yang Pernah Ada. Sate Madura dan Sate Padang Minggir Dulu Sana ke Pojokan

9 April 2026
Mempertanyakan Efisiensi Syarat Administrasi Seleksi CPNS 2024 ASN penempatan cpns pns daerah cuti ASN

Wajar kalau Masyarakat Nggak Peduli PNS Dipecat atau Gajinya Turun, Sudah Muak sama Oknum PNS yang Korup!

7 April 2026
Mobil Honda Mobilio, Mobil Murah Underrated Melebihi Avanza (Unsplash)

Kaki-kaki Mobil Honda Tidak Ringkih, Jalanan Indonesia Saja yang Kelewat Kejam!

5 April 2026
Warga Pasar Minggu Jaksel Adabnya Nol Besar di Jalanan, Pantas Menyandang Gelar Paling Nggak Taat Aturan Lalu Lintas Mojok.co

Warga Pasar Minggu Jaksel Adabnya Nol Besar di Jalanan, Pantas Menyandang Gelar Paling Nggak Taat Aturan Lalu Lintas

6 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ONHNlaDcbak

Liputan dan Esai

  • Bangun Rumah Tingkat 2 di Desa demi Tiru Sinetron, Berujung Menyesal karena Ternyata Merepotkan
  • Resign Kerja di Jakarta untuk Rehat di Jogja, Menyesal karena Hidup Tak Sesuai Ekspektasi dan Malah Kena Mental
  • Nasi Padang Rp13 Ribu di Jogja Lebih Nikmat dan Otentik daripada Yang Menang Mahal, tapi Rasanya Manis
  • Tinggalkan Pekerjaan Gaji Puluhan Juta demi Merawat Ibu di Desa, Dihina Tetangga tapi Tetap Bahagia
  • #NgobroldiMeta: Upaya AMSI dan Meta Bekali Media untuk Produksi Jurnalisme Berkualitas di Era AI
  • Meminta Dosen-Mahasiswa Jalan Kaki ke Kampus ala Eropa: Antara Visi Elite dan Realitas yang Sulit

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.