Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Alasan Mengapa Orang Indonesia Suka Mencium Aroma Kotoran Jempol Kaki

Juli Prasetya oleh Juli Prasetya
18 Juni 2020
A A
kotoran jempol kaki mojok.co

kotoran jempol kaki mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

Banyak dari kita yang penasaran dengan satu kegiatan nirfaedah yang memunculkan pertanyaan. Kegiatan yang saya maksud adalah mengendus aroma kotoran yang ada di jempol. Setiap kita memotong kuku jempol kaki, kita secara tidak sadar mendekatkan kotoran yang ada di kuku untuk dicium baunya.

Mengaku sajalah kalian juga melakukan kegiatan mencium kotoran jempol ini. Njijiki sih, tapi nggak apa-apa, temennya banyak ini.

Ternyata hal ini sudah diteliti oleh 2 pelajar asal SMAN 1 Klaten Fauziah Listiana Putri dan Priesta Mayestika Karunia Devi dan menjadi sebuah karya ilmiah dengan judul “Antara Candu dan Rindu Aroma Kotoran pada Tepian Kuku Ibu Jari Kaki”. Bahkan karya mereka ini menjadi runner up dalam ajang Indonesian Fun Science Award (IFSA) 2019. Sungguh, ini adalah penelitian yang harus diapresiasi.

Tapi apa sih alasan orang Indonesia suka mengendus kotoran di jempol kaki? Kenapa nggak menguasai dunia aja gitu lho.

Untuk membantu kalian mengatasi rasa penasaran tersebut, saya dengan berbagai keterbatasan akan membantu menjawab pertanyaan tersebut. Dengan mengerahkan segala pengetahuan dan intuisi pribadi saya sebagai seorang manusia, inilah jawaban yang bisa saya berikan.

Rasa ingin tahu yang tinggi.

Seperti yang kita ketahui Indonesia menempati posisi 61 dari 62 negara sebagai negara yang melek literasi dan suka membaca. Ini merupakan data sementara dan fakta bahwa Indonesia masih memiliki rasa keingintahuan yang tinggi. Eh tapi kan nggak nyambung. Tahan dulu.

Tidak bisa dimungkiri bahwa data ini pun akan terus mengalami perkembangan dan perubahan. Masyarakat Indonesia dengan semangat keingintahuannya akan ilmu pengetahuan, politik, ekonomi, sosial, budaya, agama (sampai terkadang mabok agama, bahkan gemar sekali mencampuri urusan orang lain) menjadikan orang Indonesia sebagai orang yang memiliki rasa ingin tahu yang tinggi.

Baca Juga:

Konten tidak tersedia

Jadi ini adalah salah satu alasan mengapa orang Indonesia itu suka mengendus-endus hal-hal yang anti mainstream seperti mengendus aroma kotoran jempol kaki. Alasannya apa? Ya rasa ingin tahu tinggi itu tadi, bukan melek literasi.

Bersandar pada data empiris

Meski Indonesia dikenal sebagai negara yang memiliki kekayaan magis dan orang-orangnya menggemari hal-hal mistis, tapi dalam hal rasa dan merasakan Indonesia memang lebih bersandar pada data empiris.

Usaha merasakan dan mempraktikkan langsung ini tentu saja untuk mendapatkan data pengalaman yang valid dan teruji. Mencium aroma kotoran jempol kaki adalah metode yang harus ditempuh, untuk merasakan dan mengetahui pengalaman itu.

Meski tanpa diendus pun sebenarnya jamak orang menganggap bahwa kotoran jempol kaki ya aromanya seperti itu. Tapi mau bagaimana lagi, namanya juga orang yang bersandar pada data empiris, ya harus bisa mempraktikkan dan merasakan pengalaman sendiri dalam mengendus aroma tahi kaki.

Ini menjadikan Indonesia sebagai negara yang bersandar pada data dan fakta di lapangan, bersandar pada data empiris, yang bisa didapatkan dan disaksikan dengan mengerahkan segala macam indera yang ada. Subhanallah, selo sekali orang Indonesia ini.

Penasaran

Pemikiran manusia bisa maju itu berkat keingintahuan dan rasa penasarannya. Ishigami Senku, tokoh utama dalam manga Dr Stone merupakan seorang ilmuwan muda yang tumbuh dengan rasa ingin tahu yang tinggi, penasaran, dan ketakjuban akan segala sesuatu. Manusia Indonesia memiliki semua semangat itu.

Tidak heran jika orang Indonesia itu penasaran dengan aroma kotoran kaki kaki yang bersarang di sudut kanan dan kiri jempol kakinya, dan mengendusnya adalah hal yang niscaya dilakukan untuk mengobati rasa penasaran itu.

Kesenangan Pribadi

Pernah tidak kalian melihat orang yang melakukan hal-hal sederhana atau bahkan aneh? Contohnya, ada orang yang senang mengoleksi undur-undur, mengoleksi kotak rokok, atau mengoleksi tutup botol. Semua itu dilakukan hanya untuk kesenangan semata. Senengnya di mana emang? Ya nggak tahu, jangan nanya saya.

Ini sebuah kenyataan di lapangan, bahwa jika seseorang seringkali mengendus kotoran pada jempol kakinya, ya itu semacam kesenangan juga. Maka tidak salah jika alasan kesenangan pribadi menjadi penutup untuk tulisan kali ini. Selama kesenangan tersebut tidak melanggar privasi dan hak-hak orang lain.

Meminjam kata-kata dari Cik Prima, selama kita berbahagia dan senang melakukan hal-hal yang sia-sia sekalipun, kenapa tidak?

BACA JUGA 5 Game PS-1 dan Cheat-nya yang Memorable dan tulisan Juli Prasetya lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Pengin gabung grup WhatsApp Terminal Mojok? Kamu bisa klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 18 Juni 2020 oleh

Tags: kotoran jempol kaki
Juli Prasetya

Juli Prasetya

Pemuda desa asal Banyumas yang percaya pada ketulusan, meski perjalanan hidup kerap memberi pelajaran tak terduga. Sekarang sedang berproses di Bengkel Idiotlogis asuhan Cepung.

ArtikelTerkait

Konten tidak tersedia
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Menerima Takdir di Jurusan Keperawatan, Jurusan Paling Realistis bagi Mahasiswa yang Gagal Masuk Kedokteran karena Biaya

Menerima Takdir di Jurusan Keperawatan, Jurusan Paling Realistis bagi Mahasiswa yang Gagal Masuk Kedokteran karena Biaya

14 Januari 2026
Kasta Nescafe Kaleng di Indomaret dari yang Berkelas sampai yang Mending Nggak Usah Ada

Kasta Nescafe Kaleng di Indomaret dari yang Berkelas sampai yang Mending Nggak Usah Ada

19 Januari 2026
Mahasiswa UT Lulus Bukan untuk Pamer, tapi untuk Bertahan Hidup

Mahasiswa UT Lulus Bukan untuk Pamer, tapi untuk Bertahan Hidup

20 Januari 2026
Mio Soul GT Motor Yamaha yang Irit, Murah, dan Timeless (Unsplash) yamaha mx king, jupiter mx 135 yamaha vega zr yamaha byson yamaha soul yamaha mio

Yamaha Mio, Motor Lama yang Pernah Jadi Puncak Rantai Makanan, Kini Kembali Muncul dan Diburu Banyak Orang

20 Januari 2026
4 Keunggulan Tinggal di Rumah Kontrakan yang Jarang Dibicarakan Banyak Orang Mojok.co

4 Keunggulan Tinggal di Rumah Kontrakan yang Jarang Dibicarakan Banyak Orang

19 Januari 2026
Organisasi Mahasiswa Ekstra Kampus: Teriak Melawan Penindasan di Luar, tapi Seniornya Jadi Aktor Penindas Paling Kejam organisasi mahasiswa eksternal organisasi kampus

Fenomena Alumni Abadi di Organisasi Kampus: Sarjana Pengangguran yang Hobi Mengintervensi Junior demi Merawat Ego yang Remuk di Dunia Kerja

18 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ne8V7SUIn1U

Liputan dan Esai

  • Indonesia Masters 2026: Cerita Penonton Layar Kaca Rela Menembus 3 Jam Macet Jakarta demi Merasakan Atmosfer Tribun Istora
  • Sumbangan Pernikahan di Desa Tak Meringankan tapi Mencekik: Dituntut Mengembalikan karena Tradisi, Sampai Nangis-nangis Utang Tetangga demi Tak Dihina
  • Menurut Keyakinan Saya, Sate Taichan di Senayan adalah Makanan Paling Nanggung: Tidak Begitu Buruk, tapi Juga Jauh dari Kesan Enak
  • Saat Warga Muria Raya Harus Kembali Akrab dengan Lumpur dan Janji Manis Awal Tahun 2026
  • Lupakan Alphard yang Manja, Mobil Terbaik Emak-Emak Petarung Adalah Daihatsu Sigra: Muat Sekampung, Iritnya Nggak Ngotak, dan Barokah Dunia Akhirat
  • Istora Senayan Jadi Titik Sakral Menaruh Mimpi, Cerita Bocah Madura Rela Jauh dari Rumah Sejak SD untuk Kebanggaan dan Kebahagiaan

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.