Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup Kesehatan

Menghadapi Pahitnya Dunia Aja Kuat, Masa Menghadapi Pahitnya Obat Ngeluh? Ini Alasan Kenapa Obat Rasanya Pahit

Nabial Chiekal Gibran oleh Nabial Chiekal Gibran
26 Juli 2023
A A
Menghadapi Pahitnya Dunia Aja Kuat, Masa Menghadapi Pahitnya Obat Ngeluh? Ini Alasan Kenapa Obat Rasanya Pahit aturan minum obat

Menghadapi Pahitnya Dunia Aja Kuat, Masa Menghadapi Pahitnya Obat Ngeluh? Ini Alasan Kenapa Obat Rasanya Pahit (Unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Obat-obatan yang beredar di pasaran, entah itu di warung, minimarket, ataupun apotek, sebagian besar harus diminum secara oral (mulut), dan harus melewati indra pengecap manusia yang bernama lidah. Banyak sediaan obat diminum secara oral ini seperti tablet, pil, kaplet, kapsul, sirup, tablet efervesen, puyer, suspensi, tablet kunyah, dan masih banyak lagi.

Sebagai seorang apoteker, saya sering mendengar keluhan teman-teman mengenai rasa obat-obatan yang pahit yang harus mereka minum saat sakit. Bahkan saya punya teman yang kesulitan meminum obat tablet dan harus menyelipkan tablet tersebut ke dalam potongan pisang sebelum bisa diminum dengan terpaksa.

Ada juga kawan yang mengeluhkan rasa pahit obat yang nggak hilang-hilang dari lidahnya sehingga saat dia sendawa, aroma getir nan tengik masuk ke saluran napasnya. Maka nggak usah heran kalau banyak orang yang tobat saat disuruh minum obat. 

Pahit pada obat itu baik

Loyd Allen, PhD., seorang apoteker sekaligus menjadi pemimpin redaksi International Journal of Pharmaceutical Compounding, menyatakan bahwa membuat obat-obatan yang lebih mudah diterima indra perasa kita bukanlah sebuah solusi. Sebab, saat obat dibuat menjadi enak dan lebih mudah diterima indra perasa kita, ada kemungkinan risiko senyawa atau zat aktif di dalam obat menjadi rusak dan terganggu.

Kalau sudah begitu, takutnya terapi yang diberikan obat nggak bisa menyembuhkan seseorang secara optimal. Selain itu, jika semua sediaan obat bercita rasa enak dan memiliki aroma harum, ada kemungkinan terjadi risiko konsumsi yang berlebihan atau overdosis.

Menambah rasa sama saja menambah biaya produksi

Jika obat-obatan yang diklaim pahit tadi dibuat menjadi enak, tentu akan menambah biaya produksi. Dengan menambah biaya produksi, hal tersebut akan berpengaruh pada harga jual obat-obatan di pasaran. Lagi pula penambahan rasa nggak mempengaruhi efektivitas cara kerja obat. Malah yang ditakutkan bisa mengganggu zat aktif pada obat seperti yang saya sampaikan sebelumnya. 

Selain itu, jika ada penambahan zat pemanis seperti sukrosa dan sorbitol, dapat akan menimbulkan masalah baru karena tingkat kepekaan zat tersebut terhadap panas cukup tinggi. Zat seperti sukrosa dan sorbitol yang melibatkan suhu tinggi harus dihindari dan nggak bisa dilakukan oleh pelaku industri farmasi.

Sudah ada solusinya, kok

Sejatinya, masalah pahit pada obat-obatan ini sudah ada solusi konkretnya. Ada beberapa solusi yang sudah ditawarkan industri farmasi sendiri untuk menutupi atau bahkan menghilangkan rasa pahit pada obat, misalnya dengan flavoring agent. Flavoring agent ini bertugas menambah rasa dari obat-obatan yang akan diproduksi.

Baca Juga:

Wisuda Terasa Biasa Aja bagi Mahasiswa Jurusan Farmasi karena Setelahnya Masih Harus Sekolah Lagi 

Minyak Gosok sampai Obat Kuat, Ini 5 Obat Cina yang Wajib Ada di Rumah Saya

Penambahan flavoring agent aslinya diperuntukkan untuk sediaan obat anak-anak seperti sirup. Penambahan flavoring agent ini memiliki peran penting dalam proses kesembuhan pasien. Bisa dibayangkan kan apa jadinya jika obat-obatan untuk anak-anak itu rasanya getir nan tengik? Selain anak nggak mau minum obat, hal itu akan menambah kekhawatiran orang tua. 

Obat-obatan yang memiliki rasa manis dan aroma buah akan lebih enak untuk ditelan. Anak-anak jadi tertarik untuk mengonsumsinya yang kemudian membuat pengobatan mereka jadi lebih efektif. Terdapat beberapa flavoring agent yang biasanya digunakan, misalnya minya aromatik dari jinten, cengkeh, lemon, spearmint, mawar, peppermint, licorice, vanili, mawar, dll.

Alternatif lain jika ingin menghindari rasa pahit adalah membeli obat dengan sediaan kapsul. Sebab, lidah kita nggak akan menyentuh obat secara langsung. Alih-alih terasa pahit, lidah pasien nggak akan merasakan apa-apa karena kapsul berbahan gelatin yang minim rasa. 

Sekarang sudah paham kan kenapa obat-obatan memang sengaja dibuat rasanya pahit? Sudahlah, nrimo ing pandum saja. Yang penting lekas sembuh.

Penulis: Nabial Chiekal Gibran
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Petunjuk Singkat Membaca Lambang Obat bagi Orang Awam.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 26 Juli 2023 oleh

Tags: farmasiindustri farmasiObat
Nabial Chiekal Gibran

Nabial Chiekal Gibran

Penjual obat yang legal| Penikmat film semua genre kecuali horor| Hanya menyediakan jasa tanya-tanya obat-obatan. Terkadang juga sering mengajar dan menulis.

ArtikelTerkait

Sulitnya Jadi Mahasiswa Jurusan Farmasi, Dikira Hafal Semua Obat hingga Bisa Langsung Buka Apotek Mojok.co

Sulitnya Jadi Mahasiswa Jurusan Farmasi, Dikira Hafal Semua Obat hingga Bisa Langsung Buka Apotek

23 Mei 2025
Money Games Berkedok Pekerjaan Remote : Mudah, Menggiurkan, Sekaligus Menyeramkan

Susahnya Cari Pekerjaan Remote bagi Lulusan Farmasi kayak Saya

8 Juli 2023
laporcovid-19 vaksinasi covid-19 vaksin nusantara indonesia lepas pandemi ppkm vaksin covid-19 corona obat vaksin covid-19 rapid test swab test covid-19 pandemi corona MOJOK.CO

Vaksin Corona Tetap Dibutuhkan meskipun Kelak Obatnya Sudah Ada

29 Juli 2020
Raditya Dika

Mengenal Penyakit Raditya Dika yang Belum Bisa Disembuhkan

6 September 2019
Petunjuk Singkat Cara Membaca Lambang Obat bagi Orang Awam terminal mojok

Petunjuk Singkat Membaca Lambang Obat bagi Orang Awam

5 November 2021
marijuana

Galaunya Si Marijuana: Haruskah Dilegalkan atau Tidak?

16 Oktober 2019
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Stasiun Cawang, Stasiun yang Bikin Saya Nangis Bawang Saking Ramenya yang Nggak Masuk Akal

Stasiun Cawang, Stasiun yang Bikin Saya Nangis Bawang Saking Ramenya yang Nggak Masuk Akal

26 Januari 2026
Lawson X Jujutsu Kaisen: Bawa Kerusuhan Klenik Shibuya di Jajananmu

Lawson X Jujutsu Kaisen: Bawa Kerusuhan Klenik Shibuya di Jajananmu

31 Januari 2026
3 Kuliner Probolinggo yang Direkomendasikan, Wisatawan Wajib Tahu

3 Kuliner Probolinggo yang Direkomendasikan, Wisatawan Wajib Tahu

28 Januari 2026
Ilustrasi Desa Sriwulan Kendal, Desa dengan Omzet Rp1,5 Miliar per Tahun (Wikimedia Commons)

Desa Sriwulan Kendal Bangkit Tanpa Berisik, Kini Menjadi Desa Wisata dengan Omzet Hampir Rp1,5 Miliar per Tahun

25 Januari 2026
Pandawa Water World Sempat Jadi Destinasi Wisata Primadona Solo Baru Sebelum Mangkrak seperti Sekarang Mojok.co

Pandawa Water World Sempat Jadi Destinasi Wisata Primadona Sukoharjo sebelum Mangkrak seperti Sekarang

30 Januari 2026
Sudah Saatnya Soreang Punya Mal supaya Nggak Bergantung sama Mal di Kota Bandung

Sudah Saatnya Soreang Punya Mal supaya Nggak Bergantung sama Mal di Kota Bandung

30 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Fakta Pahit soal Stunting. Apabila Tidak Diatasi, 1 dari 5 Bayi di Indonesia Terancam “Bodoh”
  • Indonesia Hadapi Darurat Kualitas Guru dan “Krisis Talenta” STEM
  • Kisah Pelajar SMA di Bantul Melawan Trauma Pasca Gempa 2006, Tak Mau Kehilangan Orang Berharga Lagi
  • Ironi Jogja yang “Katanya” Murah: Ekonomi Tumbuh, tapi Masyarakatnya Malah Makin Susah
  • Kalau Mau Bersaing di Era AI, Indonesia Butuh Investasi Energi 1 Triliun Dolar AS
  • Sasar Sekolah, Ratusan Pelajar di Bantul Digembleng Kesiagaan Hadapi Gempa Besar

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.