Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kampus

Membiarkan Diskriminasi terhadap Mahasiswa Fakultas Peternakan Menjadi Salah Satu Aib Unsoed

Nova Karimatun Nabilah oleh Nova Karimatun Nabilah
14 Juni 2025
A A
Mahasiswa Fakultas Peternakan Unsoed Terdiskriminasi karena Dianggap Nggak Punya Masa Depan dan Bau  Mojok.co

Mahasiswa Fakultas Peternakan Unsoed Terdiskriminasi karena Dianggap Nggak Punya Masa Depan dan Bau  (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Kuliah di Fakultas Peternakan (Fapet) Unsoed penuh cerita pahit. Mahasiswa kerap menerima pertanyaan-pertanyaan menjengkelkan karena kalah populer dibanding fakultas primadona seperti Kedokteran, Ilmu Komunikasi, Hukum, Manajemen. Padahal, kalau mau diadu dari segi mental, saya yakin mahasiswa Fapet nggak kalah dari mahasiswa di fakultas-fakultas primadona itu.

Bagaimana tidak, setiap hari kami harus berhadapan dengan praktikum yang nggak kenal waktu. Bahkan, nggak jarang kami baru berangkat praktikum pukul 12 malam. Saya yakin anak Fapet lebih paham soal jam praktikum yang agak lain ini. 

Sayangnya mahasiswa fakultas lain dan orang awam tidak banyak yang tahu betapa susah kami kuliah. Mereka hanya tahu yang ada di permukaan sehingga berbagai kesalahpahaman pun muncul. Kesalahpahaman yang berujung berbagai tindakan diskriminasi yang kerap membuat mahasiswa Fakultas Peternakan jengkel. 

Kena diskriminasi di kampus sendiri

Seperti mahasiswa lain yang berada di jurusan saintek, praktikum menjadi makanan sehari-hari mahasiswa Peternakan Unsoed. Selain praktikum di laboratorium, anak Fapet juga ada praktikum kandang yang berisi berbagai hewan ternak atau experimental farm. Lokasi praktikum ini di luar fakultas atau lebih tepatnya di area ujung paling belakang Fakultas Biologi. 

Nah, tempat experimental farm ini memiliki aula yang salah satunya berada tepat di belakang gedung IAB (Integrated Academic Building). IAB adalah salah satu tempat penunjang praktikum bagi mahasiswa Fakultas Kedokteran dan fakultas ilmu kesehatan lain. Di IAB juga ada ruang-ruang kelas untuk beberapa jurusan yang kekurangan ruangan di fakultasnya.

Saat jam praktikum di siang hari, seperti biasa mahasiswa Fapet datang dan memarkirkan kendaraan motor di tempat parkir belakang gedung IAB. Di saat itu, ada salah satu satpam yang tiba-tiba mencegah mereka untuk tidak parkir di sana. Awalnya, mahasiswa Fakultas Peternakan mengira parkiran sudah penuh dan hendak mencari tempat parkir lain. Namun, pada siang hari itu terlihat jelas mahasiswa fakultas lain (FIB) diperbolehkan parkir di sana. Apa maksudnya ini semua? 

Berawal dari larangan parkir merambah ke UKT hingga sentimen bau

Salah satu mahasiswa yang ditolak parkir itu pun kesal dan menulis uneg-unegnya di menfess Unsoed yang ada di media sosial X. Ternyata ada akun yang membalas cuitan itu dengan pernyataan setuju kalau anak Fapet tidak boleh parkir di belakang gedung IAB. Alasannya, gedung IAB adalah tempat khusus anak FK dan Fikes praktikum. Lebih parahnya lagi,  akun itu malah menyinggung soal UKT.

Mahasiswa yang masuk FK dan Fikes dianggap memberi kontribusi lebih banyak daripada Fapet karena UKT-nya lebih tinggi. Itu mengapa mereka (mahasiswa FK dan Fikes) berhak mendapat fasilitas di sana. Lebih disayangkan lagi, ada juga yang menanggapi, menganggap anak Fapet bau karena sehari-hari berurusan dengan hewan dan kotorannya. Itu mengapa mereka menganggap wajar mahasiswa Fapet tidak boleh parkir di sana. 

Baca Juga:

Purwokerto (Tampaknya) Belum Ramah untuk Pejalan Kaki, Trotoar Masih Dikuasai Kapitalis-kapitalis Kecil

Mahasiswa Baru Wajib Tahu, Fakultas Teknik Unsoed itu Bukan di Purwokerto, tapi di Purbalingga!

Kami tidak habis pikir dengan balasan-balasan di menfess Unsoed itu. Fasilitas gedung IAB adalah milik bersama bukan fasilitas pribadi salah satu fakultas saja. Bahkan, kalau mau ditelusuri, gedung IAB dibangun di atas tanah yang dulunya sebagai lahan HPT (Hijauan Pakan Ternak) dan Experimental Farm yang akhirnya dipindah ke paling belakang. Kalau mau diukur siapa yang lebih diutamakan menggunakan gedung IAB, seharusnya mahasiswa Fapet yang paling berhak. 

Mahasiswa Fakultas Peternakan Unsoed dikira cuma cari rumput dan angon sapi 

Menyambung soal komentar bau tadi, itu mencerminkan betapa mahasiswa fakultas lain nggak mengenal Fakultas Peternakan Unsoed. Mereka tidak pernah benar-benar mengerti yang mahasiswa Fapet pelajari sehingga dianggap sehari-hari hanya mengurus hewan ternak lengkap dengan kotorannya. Selain bau, kesalahpahaman yang melekat pada mahasiswa Fapet adalah dididik jadi tukang angon sapi dan cari rumput. Itu mengapa mahasiswa fakultas ini kerap dipandang sebelah mata orang mahasiswa lain dan orang asing. 

Padahal, apa yang dipelajari mahasiswa Fapet lebih dari itu. Tidak melulu soal hewan ternaknya, kami juga mempelajari produk-produk dari peternakan seperti yoghurt, keju, steak, kue, es krim, sosis. Iya, produk yang sehari-hari kalian konsumsi itu kami juga mempelajarinya. Dengan kata lain, ilmu yang kami pelajari benar-benar berhubungan langsung dengan kehidupan banyak orang. Fakultas dengan ilmu yang signifikan ini kok ya masih dipandang sebelah mata dan menerima banyak diskriminasi. Heran. 

Penulis: Nova Karimatun Nabilah
Editor: Kenia Intan 

BACA JUGA 5 Pertanyaan yang Dibenci Mahasiswa Unsoed Purwokerto

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 18 Juni 2025 oleh

Tags: fakultas peternakanFakultas Peternakan Unsoedunsoed
Nova Karimatun Nabilah

Nova Karimatun Nabilah

ArtikelTerkait

Purwokerto (Tampaknya) Belum Ramah untuk Pejalan Kaki, Trotoar Masih Dikuasai Kapitalis-kapitalis Kecil

Purwokerto (Tampaknya) Belum Ramah untuk Pejalan Kaki, Trotoar Masih Dikuasai Kapitalis-kapitalis Kecil

8 Maret 2026
5 Tempat Main Gratis di Area Kampus Unsoed Purwokerto yang Jarang Disadari Mahasiswa

5 Tempat Main Gratis di Area Kampus Unsoed Purwokerto yang Jarang Disadari Mahasiswa

17 April 2025
Alumni Fakultas Peternakan Tidak Harus Jadi Peternak terminal mojok.co

Alumni Fakultas Peternakan Tidak Harus Jadi Peternak

15 Desember 2021
Teknologi Hasil Ternak: Jurusan Underrated dan Nggak Terkenal bahkan di Kampus Sendiri

Teknologi Hasil Ternak: Jurusan Underrated dan Nggak Terkenal bahkan di Kampus Sendiri

21 Desember 2023
Kisah Cinta Tak Sampai Pelaminan, Dituduh Pakai Pelet, dan Berakhir Platonis terminal mojok.co

Fakultas Peternakan Memaksaku Membunuh ‘Cinta yang Sedang Bersemi’

23 Agustus 2020
Purwokerto Kabupaten Penghasil Pengamen dan Pengemis (Unsplash)

Purwokerto Hari Ini Menjadi Kabupaten Penghasil Pengamen dan Pengemis yang Bertebaran Nggak Keruan

27 Juni 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Terima Kasih PO Sudiro Tungga Jaya Rute Surabaya Ngawi Sudah Banyak Berjasa di Rumah Tangga Saya Mojok.co

Terima Kasih PO Sudiro Tungga Jaya Rute Surabaya-Ngawi Sudah Banyak Berjasa di Rumah Tangga Saya

4 Juni 2026
Bahaya di Gamping Sleman- Ketika Anak Muda Pesimis Hidup (Unsplash)

Bahaya yang Saya Lihat di Gamping Sleman: Ketika Anak Muda Pesimis dengan Kondisi Ekonomi dan Lari ke Judol Sebagai Pelampiasan

1 Juni 2026
Panduan Mengenali Bakso Malang yang Asli dari Kera Ngalam, biar Kalian Nggak Kena Tipu

Susahnya Jadi Arek Malang di Jakarta: Berniat Mengobati Homesick Lewat Bakso Malang, eh yang Jual Malah Orang Tasik

4 Juni 2026
Suzuki GSX-R150, Motor Sport untuk Kalian yang Muak dengan Honda CBR dan Yamaha R15 suzuki hayate 125 motor suzuki shogun 110 suzuki access 125 motor suzuki nex crossover suzuki nex II

Suzuki Nex II Benar-benar Nggak Tahu Diri, Harganya Lebih Mahal dari Honda BeAT, tapi Fiturnya Masih Saja Tertinggal  

6 Juni 2026
Kopi Klotok Tidak Lagi Menarik, Warga Jogja Pilih Menghindar (Wikimedia Commons)

Kopi Klotok: Kuliner Wajib bagi Wisatawan, tapi Semakin Banyak Warga Lokal Jogja yang Memilih Menjauh dan Mencari Tempat Lain

6 Juni 2026
Jalan Dr Sutomo, Jalan Satu Arah yang Mencoreng Nama Baik Muntilan Magelang

Jalan Dr Sutomo, Jalan Satu Arah yang Mencoreng Nama Baik Muntilan Magelang

2 Juni 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.