Lincah dan gesit meskipun besar
Selama ini kita selalu menganggap bahwa motor-motor yang berbodi besar selalu lemah dalam urusan kelincahan dan kegesitan. Tapi sepertinya anggapan itu nggak berlaku untuk Aerox. Meskipun bodi motor Yamaha satu ini bodinya tergolong besar, tapi ia tetap kelincahan, gesit, dan bahkan ketangguhannya.
Sebagai pengguna, motor Yamaha ini oke di segala medan. Untuk jalan pegunungan di Malang yang naik dan turun, jelas oke. Untuk bermanuver menembus jalanan kota yang ramai dan padat, semakin oke.
Maklum, mesinnya 155 cc Blue Core, dan ada fitur VVA (Variable Valve Actuation), jadi tenaganya selalu maksimal. Ibarat pemain bola, Aerox ini mirip Adriano di masa jayanya bersama Internazionale Milan. Tubuhnya gagah, tapi gesit dan lincah, bisa menembus pertahanan lawan dengan mudah.
BACA JUGA: Yamaha Aerox 155 Adalah Versi Sempurna Honda PCX dan Yamaha Nmax
Aerox itu paket lengkap
Di kelas sport matic atau maxi scooter, Aerox adalah paket lengkap. Motor besar, tapi gesit dan tangguh, plus, bodi dan desainnya juga keren. Jarang-jarang ada pabrikan motor yang memberikan paket lengkap.
Honda jelas nggak punya. Honda ADV hanya menang di masalah ketangguhan. Bodinya nggak proporsional dan nggak lincah. Sementara itu motor lain kayak Vario Sporty (160cc) juga sama, bodinya terlalu buruk rupa. Lagian, sejak Honda ada masalah dengan rangka ESAF beberapa tahun lalu, saya jadi trust issue sama mereka.
Makanya, lepaskan semua stigma negatif di mana pengguna brengsek menjadi penyebabnya. Aerox adalah paket lengkap. Motor Yamaha ini jadi harus menanggung stigma brengsek padahal ia adalah salah satu motor terbaik yang pernah ada.
Penulis: Iqbal AR
Editor: Yamadipati Seno
Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.



















